Legenda Pendekar Pedang

Legenda Pendekar Pedang
Tertimpa masalah


__ADS_3

Gemuruh gempa pun terjadi begitu Fang Ling dan Su Yulan malam ini melakukan ronde kedua, mereka memang tengah di mabuk cinta sehingga tidak heran akan melakukan hal itu sampai puas.


__________________________


Sementara itu di hutan bagian perbatasan benua salju abadi, sekelompok orang menggunakan kuda tengah di kejar oleh sesuatu yang tidak jelas jumlahnya dan tidak jelas pula siapa mereka.


Kelompok yang menggunakan kuda itu tidak lain adalah Lang Ming bersama dengan kedua putri dari kerajaan salju abadi, mereka tidak bertiga melainkan Yu Niang mengutus lima orang prajurit untuk ikut dalam perjalan ini.


Tapi sejak beberapa menit lalu Lang Ming merasa ada sesuatu yang janggal saat memasuki hutan, dia juga memerintahkan kepada semua orang untuk bergerak cepat menuju kerajaan yang memiliki letak masih sangat jauh.


Tidak jelas siapa yang mengejar mereka saat ini, dan lagi pengejar itu memiliki kemampuan yang tidak main-main karena mampu bergerak sangat cepat dan lincah di antara dahan pohon.


Di bagian depan Lang Ming berkuda layaknya orang normal, dia memang sengaja tetap berada di belakang Yu Niang dan kakaknya agar dapat melindungi kedua gadis itu jika ada serangan datang.


Di belakang Lang Ming juga terdapat lima orang pengawal berkuda, mereka terlihat mulai ketakutan dengan pengejar di belakang karena semakin lama mereka semakin dekat.


Di tengah-tengah bahaya itu Lang Ming terus memutar otaknya, tidak mungkin bagi mereka bisa keluar dari kejaran itu karena berada di tengah hutan yang di kelilingi pepohonan.


Apalagi daerah ini begitu menguntungkan bagi pengejar itu karena bisa bergerak leluasa, bahkan sekarang mereka sudah berada semakin dekat.


Lang Ming menoleh kebelakang, dia mulai dapat merasakan jika orang-orang itu mempercepat pergerakannya dan hampir mencapai prajurit berkuda di belakang.


Keterdesakan itu memaksa Lang Ming untuk berpikir keras bagaimana cara untuk lepas dari kejaran itu, bahkan dia terus berdebat dengan dirinya sendiri.


"Mereka sepertinya bukan penguntit biasa, bahkan aku sendiri tidak mampu menebak jumlah mereka dan tingkat kekuatannya. Tapi melihat dari cara mereka dalam menyembunyikan hawa keberadaan dengan sangat baik, pastinya mereka sudah sangat ahli dalam melakukan ini."


Lang Ming menoleh ke arah Yu Niang dan kakaknya di depan, dia sadar jika mereka akan tetap tertangkap karena penguntit itu tidak berniat menyerah.


Setelah cukup memperhatikan punggung Yu Niang, Lang Ming mendapatkan sebuah kenyataan."kurasa mereka memang di utus oleh seseorang untuk membunuh kedua gadis itu."


Braaaaak

__ADS_1


"Ka-kalian tolong aku !!


Dari belakang seorang prajurit berkuda bawahan Yu Niang di serang oleh anak panah. Panah itu tepat mengenai kudanya dan seketika membuat kuda itu ambruk bersama dengan penunggangnya.


Seketika kuda itu mati dengan tubuh kaku entah apa penyebabnya. Segera dua orang pria yang seluruh bagian tubuhnya di tutup dengan pakaian serba hitam, menyerah prajurit Yu Niang yang terjatuh.


Prajurit itu sempat melawan namun pada akhirnya dia tetap mati di tangan kedua orang itu, kemudian dari belakang puluhan orang langsung mengejar prajurit lain yang masih tersisa.


Lang Ming menoleh kebelakang dan dapat dengan jelas merasakan jumlah orang yang mengejar mereka memiliki jumlah lima puluh orang, belum lagi Lang Ming belum sempat mengukur kemampuan mereka semua.


Di dalam hatinya Lang Ming berdecak kesal,"Sial ! seharusnya aku tidak membantu mereka, jika saja berhasil di kejar maka habislah sudah,"


Beberapa saat kemudian Lang Ming sadar jika dirinya tidak akan sanggup melawan lima puluh orang di belakang yang ternyata mereka semua sudah berada di tingkat Mencari Da'o.


Memang benar Lang Ming pernah membunuh ribuan orang namun mereka hanyalah pendekar di tingkat pembentukan Jiwa ke bawah, sementara sekarang dia di hadapkan oleh lima puluh orang di tingkat Mencari Da'o yang pasti akan membuatnya kerepotan.


Di bagian belakang satu persatu prajurit bawahan Yu Niang mati tanpa melakukan perlawanan yang berarti, bahkan lima puluh orang di belakang tidak ada yang mendapatkan luka.


"Apa !!


Braaaaak


Saat ujung jari pria yang hendak menangkap Lang Ming berhasil memeluk tubuhnya, Lang Ming memukul kepala kudanya sendiri sehingga kuda itu marah dan melakukan tendangan kuat yang menyebabkan orang di belakang terkena dan terpental menabrak tanah.


Satu orang berhasil Lang Ming halau namun hal itu tidaklah bertahan lama. Dari belakang orang-orang yang lain langsung mempercepat gerakannya untuk menangkap Lang Ming.


Namun Lang Ming melihat hamparan dahan kecil di depan, dia dengan lincah menarik dahan itu dan melepaskannya saat orang di belakang mulai mendekat.


Alhasil orang itu harus terjatuh ke tanah begitu wajahnya terkena dahan yang di tarik Lang Ming sebelumnya.


Lang Ming menoleh kebelakang, ternyata orang itu masih mengejar bahkan kini bergerak semakin dekat dan mulai merasa kesal terdapat Lang Ming hingga tidak sedikit dari mereka menyerang dengan menggunakan anak panah.

__ADS_1


Puluhan anak panah terbang dan dengan sangat cepat melesat ke arah Lang Ming juga Yu Niang dan kakaknya.


"Tolakan angin !!


Untuk menyambut puluhan anak panah itu Lang Ming mengeluarkan kekuatannya untuk mengendalikan angin kencang, angin itu berhasil menolak anak panah yang melesat hingga hanya ada satu anak panah yang luput dari pertahanan itu.


Jlebbb


Satu anak panah menembus punggung Lang Ming, di bagian ujung anak panah itu terdapat racun berwarna hitam yang reaksinya dengan cepat dapat di rasakan dan membuat tubuh Lang Ming semakin susah di gerakan.


Lang Ming merasakan sakit di sekujur tubuhnya, bahkan darah kental mulai keluar dari sudut bibirnya. untuk menahan darahnya agar tidak banyak keluar, Lang Ming menekan bagian tubuh yang terkena anak panah dengan tangan kirinya.


"Kuat sekali ! Racun ini sangat berbahaya, sebaiknya aku harus menahan mereka di sini dan membiarkan kedua gadis itu kabur,"Batin Lang Ming, sambil memegangi dadanya.


Merasa tidak ada pilihan lain selain menahan semua orang itu, Lang Ming melompat dari kudanya dan langsung berbalik untuk menghadang lima puluh orang yang masih mengejar.


Lima puluh orang itu nampak terkejut beberapa dari mereka berhenti namun sisanya mencoba untuk tetap mengejar Yu Niang, namun Lang Ming segera menciptakan area angin yang mengurung lima puluh orang itu bersama dengan dirinya.


Alhasil beberapa orang yang awalnya berencana untuk mengejar Yu Niang dan kakaknya menghantam sesuatu yang tak kasat mata.


Lang Ming bersiap bertarung, dia mengeluarkan tongkat giok yang selalu di bawanya dari cincin dimensi."Jangan berpikir bisa lepas, lawan kalian ada di sini...Majulah lawan aku seperti kebanyakan pendekar hebat."


Seorang pria yang memiliki tubuh kekar dengan menggunakan pakaian serba hitam nampak kesal, dia menatap Lang Ming di depan."Hei, sialan !! apa yang kau lakukan ha ?!


"Jika kau menunggu jawaban dariku, maka kau akan menunggu sampai mati... Seperti itu kata-kata yang selalu di ucapkan saudara ku,"Lang Ming terlihat santai dengan berdiri tegak di hadapan puluhan lawannya.


Pria yang membentak Lang Ming sebelumnya adalah pemimpin dari kelompok itu, perkataan Lang Ming justru semakin membuat pria berbadan kekar itu semakin kesal.


Seseorang dari kelompok itu menyentuh udara kosong, dia merasa seperti sedang menyentuh tembok keras namun sesuatu itu tidak terlihat.


"Apa ini ? Kak, si sialan Kita mengurung kita !!

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2