Legenda Pendekar Pedang

Legenda Pendekar Pedang
Gerbang neraka IV


__ADS_3

Melihat pusaran di depan semakin besar dan perlahan menghisap perahu, Fang'Ling dan Wang Yihan lagi-lagi menjerit seperti wanita.


Mereka berdua langsung menciptakan sebuah pedang dari elemen masing-masing, dengan menggunakan pedang itu mereka mencoba mengayuh perahu tersebut menjauhi pusaran dengan mengayuh dari sisi yang berbeda.


"Jika tidak mau menjadi makanan panggang, sebaiknya kau mengayuh lebih cepat,"Fang Ling berkata sambil mengayuh menggunakan pedang dengan sekuat tenaga, bahkan sangking cepatnya gerakannya saat mengayuh terlihat sangat pelan.


"Hiii, aku tidak mau mati terbakar, adik Fang cepat,"Wang Yihan terus mengayuh hingga tidak sadar jika dia hanya mengayuh udara kosong, karena pedangnya sudah lama menghilang akibat panas dari lautan larva.


Di tengah-tengah keributan dan usaha Fang Ling bersama Wang Yihan, semua perempuan yang berada di belakang perahu hanya bersikap santai sambil terus bercerita seolah tidak melihat kesulitan yang di hadapi kedua laki-laki itu.


"Me-mereka masih sempat-sempatnya bercerita....


Saat ingin melanjutkan perkataannya Fang Ling dan semua teman-temannya di kejutkan dengan ledakan besar yang menyemburkan cairan panas dari tengah-tengah pusat larva yang kini semakin besar.


Dengan keadaan basa kuyup karena keringat yang bercucuran, Fang Ling menoleh ke belakang dan memerhatikan pusaran larva.


"Apa ?! Walaupun aku tidak tau pasti, tapi sepertinya lautan larva ini seakan semakin surut,"Fang Ling menyadari jika lautan larva itu kini semakin surut seolah pusaran tersebut juga menyedot semua larva yang ada.


Benar saja, dari inti pusar sebuah tangan besar keluar dan hendak menghempas perahu yang di gunakan kelompok Fang Ling, namun serangan itu meleset dan membuat perahu Fang Ling terhempas Keluar dari area pusaran.


"Apa-apaan itu !! Wang Yihan berdiri dan menghadap ke arah pusaran, alangkah terkejutnya saat dia melihat sebuah tangan raksasa yang terbuat dari campuran batu dan larva merangkak dari inti pusaran hendak keluar dengan bantuan satu tangan lain.


Insting Fang Ling yang sangat kuat merasa jika ada bahaya besar di hadapannya, dia langsung menciptakan sebuah bola api raksasa dengan menggunakan kedua tangannya untuk menopang bola itu.


Teman-teman lain yang merasakan hawa panas dari bola api milik Fang Ling, hanya dapat meringis sambil menggunakan tangannya untuk berlindung walaupun seluruh wajah mereka meneteskan keringat.


Perlahan dari dalam pusaran sebuah kepala Golem raksasa perlahan keluar, namun dengan setengah tubuhnya yang masih berada di dalam pusaran larva.


"Bola api !!


Dengan cepat Fang Ling melempar bola itu ke kepala monster Golem berharap dapat menghancurkan monster itu sebelum dia berhasil sepenuhnya keluar dari dalam pusaran larva.


Serangan itu berhasil mengenai kepala monster Golem dan menciptakan ledakan dahsyat yang menciptakan efek gelombang ledakan, membuat perahu Fang Ling terombang-ambing, namun dengan kemampuannya Fang Ling dapat berdiri tegak seolah menentang hukum gravitasi.


"He-hebat sekali, apakah monster itu sudah kalah ? Wang Yihan terduduk lemas memegangi pinggiran perahu, nampak kagum melihat serangan Fang Ling yang sangat dahsyat.


"Tidak dia masih selamat, bahkan tidak terluka sedikitpun,"


Semua orang terkejut, mereka kembali menatap tempat Golem itu menghilang, tetapi dari dalam sisi pusaran sebuah Golem raksasa keluar dengan tubuh mengeluarkan hawa panas.


Terlihat sangking besarnya, lautan larva yang sangat dalam hanya sebatas betis monster itu.


Grooooo

__ADS_1


Monster Golem itu berteriak keras dan mengambil sebuah palu raksasa dari dalam lautan larva, diapun berjalan mendekati perahu Fang Ling dan langsung memukulnya dengan kuat.


Tentunya pukulan itu menyebabkan gelombang raksasa yang siap menggempur perahu kelompok Fang Ling, namun Fang Ling tidak semuda itu membiarkan teman-temannya terluka.


"Hunusan tombak naga api !


Fang Ling menciptakan sebuah tombak, namun kali ini tombak itu terlihat sangat berbeda karena mempunyai dua mata berbentuk taring naga di ujungnya.


Langsung saja begitu ombak larva mulai mendekat, Fang Ling melempar tombak naga api, namun tidak berselang lama tombak itu nyemplung ke dalam lautan larva dan tidak sempat mengenai ombak yang di ciptakan Golem tersebut.


"Adik Fang sepertinya kali ini bukanlah waktu untuk bermain-main,"Wang Yihan kembali berdiri dan menepuk pundak Fang Ling, semua teman lain juga terlihat menatap serangan Fang Ling dengan eskpresi datar seolah meremehkan serangan itu.


Ctaak !


Fang Ling menjentikkan jarinya, memicu tombak naga api yang berada di dalam lautan larva meledak dan menciptakan gelombang berukuran sama seperti gelombang yang hendak menghempas perahu kelompok Fang Ling.


Gelombang Fang Ling dan Gelombang Golem saling mengarah ke satu sama lain, hingga menciptakan ledakan besar begitu kedua gelombang tersebut saling bertubrukan.


Mulut semua teman yang lain terbuka lebar karena tidak mengira jika serangan Fang Ling kali ini tidaklah main-main, hingga mampu menghentikan gelombang yang di ciptakan raksasa Golem.


Mengerti jika raksasa itu tidak akan berhenti, Fang Ling terbang meninggalkan teman-temannya karena mengerti jika elemen yang mereka miliki tidak mendukung untuk mengalahkan raksasa Golem.


Merasa tidak enak hati karena membiarkan Fang Ling selalu saja bertarung sendirian, semua teman yang lain hanya dapat terdiam karena kehadiran mereka juga hanya akan menggangu konsentrasi Fang Ling.


Tidak gentar bahkan tersenyum kecil melihat serangan Golem itu bergerak cepat ke arahnya, Fang Ling menciptakan dua tombak dan menciptakan ledakan dahsyat begitu kedua senjata itu berbenturan.


"Ti-tidak mungkin Fang Ling bisa bertahan dari serangan itu, bahkan ukuran palu Golem itu jauh lebih besar dari tubuhnya,"Wang Yihan hanya dapat menggelengkan kepalanya begitu melihat serangan Golem itu berhasil mengenai Fang Ling.


"Sepertinya kalian semua masih saja tidak memercayai kemampuan Fang Ling.... Jujur saja terkadang aku ragu, apakah benar kalian begitu mengenal Fang'Ling,"Ah Bai tersenyum sinis melihat semua teman Fang Ling beranggapan jika dia sudah kalah.


Merasa kesal Shun Jing berdiri dan mencengkram kerah baju Ah Bai,"Kau tau apa bocah ?! aku menyukainya, kau harus ingat dengan kedudukan mu yang hanya hewan spiritual miliknya,"


"Menyukainya ? kau bercanda, bahkan mungkin kau tidak tau apa yang di pikirannya dan apa sebatas mana dia menderita,"Ah Bai berkata dengan berterus terang, bahkan di kedua matanya memancarkan hawa dingin.


"Si sialan ini...."Shun Jing hendak memukul wajah Ah Bai.


"Kau ingin memukul ku ? lakukan saja aku tidak perduli, bukankah tadi kau bilang aku hanya hewan spiritual milik Fang Ling. Harus kau ketahui, aku adalah hewan suci yang mampu berubah menjadi dewa dan menjadi manusia pada umumnya, jadi ketahuilah kedudukan mu yang tidak mengetahui apapun mengenai Fang Ling,"


"Kau selalu berkata menyukai Fang Ling dan merasa jika dia juga menyukaimu, tapi sayang pikiran mu terlalu kekanak-kanakan, sehingga kau terus mengatakan menyukai tapi tidak mengerti tentang apa yang di rasakan orang yang kau sukai,"


Darah Shun Jing mendidih dia tidak mampu mengatakan sepatah katapun dari mulutnya, sedangakan Ah Bai terlihat santai karena tidak berniat bertarung dengan perempuan di hadapannya.


Yue Liang yang merasa jika apa yang di katakan Ah Bai memang sangat hebat, hanya dapat menggelengkan kepalanya karena merasa sudah menjadi beban Fang Ling selama di perjalanan.

__ADS_1


"Kau tau apa tentang Fang Ling, hewan ?! Shun Jing memukul wajah Ah Bai satu kali, hingga membuat bibirnya mengeluarkan darah.


"Lihat saja sendiri, bukankah kau sebelumnya mengira jika dia sudah mati,"Ah Bai tersenyum kecil.


Boooooooomm


Sontak setelah terdengar suara ledakan besar, semua orang dapat melihat Fang Ling mampu menahan palu dari monster Golem hanya dengan menggunakan tangan kanannya.


"Ti-tidak mungkin,"Shun Jing nampak tidak percaya melihat Fang Ling masih dapat terbang walaupun dengan pakai yang hanya meninggalkan celana.


"Bentakan apa yang aku katakan, kau sama sekali tidak tau apa-apa mengenai Fang Ling, kau selalu menilai diri mu tinggi karena kau berhujud manusia sempurna, sedangakan aku hanyalah siluman,"Ah Bai mencengkram tangan Shun Jing, hingga cengkraman gadis itu terlepas dari pakaiannya.


Sedangkan Fang Ling yang masih menahan palu raksasa di tangan kanannya nampak tidak gentar sedikitpun, dia memukul palu itu hingga membuat monster Golem mundur beberapa langkah.


"Tempat ini akan hancur, area tujuh sudah tidak ada lagi setelah ini !! Fang Ling mengeluarkan cahaya Holow naga api dari langit, Holow itu menghentak tubuhnya dan secara ajaib memberikan salah satu kemampuan dahsyat milik Fang Ling yang sudah hilang.


Seketika energi dahsyat terkumpul di tangan kanan Fang Ling, Holow naga api di atas kepalanya bersinar terang menandakan siap meledak kapanpun.


Fang Ling mengatur Holow lingkaran di kepalanya ke depan tubuhnya, dengan sekuat tenaga Fang Ling melepaskan energi besar dan menembakan cahaya api dari dalam Holow naga api.


"Hikeeen !!! pukulan kaisar naga !



Jangan lupa tiga hal :


1.Vote


2.Like


3.Komen


Pemaksaan, siapa saja yang tidak mau akan di bantai Fang Ling


Mampir juga ke novel teman aku, judulnya :


•Legenda dewa pohenix


•Legenda dewa kematian


•Pendekar pedang abadi


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2