
Sin Iyuan melihat ke kiri dan kanan, ternyata tempat kediaman Sin Yintian sudah sangat sepih dan jarang ada orang yang berlalu lalang.
"Bagus... Sepertinya sudah aman, kuharap Tian'er masih sibuk dengan tamu dari berbagai kerajaan di benua."Segera setelah selesai memastikan keadaan, Sin Iyuan langsung menutup pintu kediamannya.
Ternyata di ruang tengah, Fang Ling telah berada pada hujud form naga kegelapan yang membuatnya terlihat santai dan tidak lagi terbawa nafsu.
Juga terlihat Fang Ling duduk santai di kursi, sementara itu Sin Iyuan berdiri di depan pintu nampak sedang memandangi Fang Ling dengan wajah memerah sampai tidak sadar jika dari tadi ia terus menggesek pahanya.
"Ku kira dia adalah orang yang sulit terpengaruh, ternyata dia hanya pemuda tampan lugu yang bahkan tidak sadar jika perempuan tua ini sedang menginginkan sesuatu."Sin Iyuan terkekeh di dalam hatinya, setelah itu dia berjalan menghampiri Fang Ling.
Wajah Sin Iyuan di penuhi keringat, bahkan keringat itu sedikit membasahi bagian tubuhnya sehingga bagian-bagian itu terlihat dengan jelas.
Sebenarnya umur Sin Iyuhan telah menginjak 30 sampai 45 Thn, tapi kemolekan tubuh dan kecantikannya memang tidak dapat di remehkan apalagi benda kembar berukuran besar yang tergantung di dadanya.
Kedua benda itu terlihat sangat besar, bahkan pakaian tipis yang di kenakkan Sin Iyuhan harus berkerja keras untuk menahan beratnya benda itu agar tidak melompat keluar.
Untungnya saat Sin Iyuhan masih berada di luar, Fang Ling telah berubah menjadi Form naga kegelapan sehingga kini dia terlihat santai karena memang tidak ada rasa ingin melakukan itu.
Berbeda dengan Fang Ling, Sin Iyuhan nampak sudah tidak tahan untuk menahan nafsunya bahkan sedari tadi wajahnya berubah merah padam dengan nafas tidak beraturan.
"Sial...Panas sekali, apa-apaan padahal aku sudah mandi, tapi kenapa udara terasa sangat panas."Sin Iyuhan nampak kepanasan, bahkan darahnya serasa mendidih saat melihat wajah Fang Ling yang begitu menggoda.
Apalagi sebelumnya Sin Iyuhan telah melihat kehebatan tubuh Fang Ling yang begitu menggoda bagi perempuan, bahkan sejak saat itu Sin Iyuhan terus terbayang-bayang dengan keindahan tubuh Fang Ling.
Tapi kali ini berbeda, Wajah Fang Ling terlihat lebih polos dan lebih peminim. Entah karena pikirannya yang sudah di kendalikan nafsu, Sin Iyuhan merasa ada yang aneh dengan ke tenangan yang di miliki Fang Ling.
Sin Iyuhan berdiri dan berjarak satu meter di depan Fang Ling, ia memperhatikan pemuda itu. Fang Ling nampak santai memandangi Sin Iyuhan seolah tidak tertarik sama sekali dengan pemandangan indah di hadapannya.
"Eh ? kenapa wajah anak ini sedikit berubah, dan lagi dia nampaknya tidak tertarik dengan godaan ku. Atau...dia sedang menahan diri."Gumam Sin Iyuhan di dalam hatinya.
Tiba-tiba tatapan Sin Iyuhan berubah genit dan tajam, dia terkekeh di dalam hatinya."Ayo kita lihat, sampai kapan kau akan terus menahan diri dari godaan ini."
Dengan santai Sin Iyuhan berjalan melenggang dan duduk tepat di samping Fang Ling. Dia memperhatikan wajah Fang Ling dari samping, hingga tangannya merebah ke adik kecilnya.
__ADS_1
"Nak, kau ingin minum apa ? atau kau ingin makan sesuatu yang sangat besar dan lezat ??"Sin Iyuhan terus melanjutkan aksinya, bahkan jari-jarinya bermain semakin nakal dan tidak segan-segan meremas adik kecil Fang Ling yang bernama kuli itu.
Seolah kehilangan kekuatan legendarisnya, kuli tidak tegang setelah beberapa kali di sentuh bahkan di remas oleh Sin Iyuhan.
"Apa-apaan, bahkan benda itu tidak tegak. Lumayan nak, kau memang sangat hebat dalam menahan diri."Batin Sin'Iyuhan, sambil tersenyum seolah sedang merencanakan sesuatu.
"Nona, jika tidak keberatan aku menginginkan segelas coklat hangat, itupun jika permintaan ku tidak merepotkan bagi anda."Fang Ling tidak menoleh ke arah Sin Iyuhan, ia hanya terus menghadap ke depan.
Sikap Fang Ling yang aneh dan tidak terlalu banyak bicara cukup membuat Sin Iyuhan kaget sekaligus gelisah, dia bingung bagaimana caranya meruntuhkan keimanan pemuda itu.
"Ba-baiklah, akan ku buatkan."Sin Iyuhan beranjak dari kursi, diapun berjalan ke dapur untuk membuat dua cangkir coklat hangat dan beberapa cemilan ringan untuk di makan Fang Ling.
Tidak berselang lama kemudian, dari ruang dapur Si Iyuhan kembali ke ruang tengah dengan membawa dua cangkir coklat hangat dan beberapa cemilan di atas sebagai nampan silver.
"Maaf membuatmu menunggu lama, aku sudah membuatkan coklat yang kau pinta..."Sin Iyuhan meletakan satu-persatu cangkir ke atas meja. Langsung saja Fang Ling yang bodoh karena sedang berada di form naga kegelapan menyeruput cangkir yang berisikan coklat hangat di atas meja.
Tiba-tiba Sin Iyuhan tersenyum genit dengan wajah merona."Apa kau tidak keberatan karena aku sudah menambahkan susu spesial di dalam minuman itu, bagaimana rasanya... Apakah enak ?"
Tentunya kejadian itu cukup membuat Fang Ling terkejut hingga tersedak, dia menatap isi cangkir di genggamannya dan memang benar terdapat air kental berwarna putih di dalamnya.
"Nona, dimana anak mu Sin Yintian ? ada sesuatu yang ingin ku bicarakan dengannya."Fang Ling duduk dengan santai, bahkan tidak terpengaruh sama sekali dengan godaan yang selalu di lancarkan Sin Iyuhan.
Alih-alih langsung menjawab pertanyaan Fang Ling, Sin Iyuhan merambah tubuh Fang Ling tanpa rasa malu sedikitpun."Jika ada yang ingin kau katakan kepada putriku, katakan saja kepadaku. Aku akan mendengarkan, atau kau ingin pindah ke kamar ?
"Tidak perlu nona ini tidak terlalu penting, akan ku katakan sesuatu ini kepadamu...Setelah Sin Yintian kembali, maka Katakan juga kepadanya."
Fang Ling bangkit dari tempat duduknya, kemudian ia mengibaskan tangan. Seketika emas yang sangat banyak keluar dari cincin dimensi, emas itu menumpuk seperti gunung hingga hampir membuat ruang tengah ini tertutup dengan emas.
Melihat hamparan gunung emas yang Fang Ling keluarkan, seketika jiwa belanja Sin Iyuhan bergejolak dan semakin bernafsu untuk melakukan sesuatu untuk membalas kebaikan Fang Ling.
Sin Iyuhan membuka sedikit kerah bajunya, memperlihatkan sesuatu berukuran yang besar menggantung di balik pakaian tipis itu.
"Nak, kau sudah terlalu baik kepada wanita tuan dan kerajaan ini. Kemari-lah, bagiamana jika kau mencoba sesuatu yang baru ? aku akan dengan senang hati membiarkan mu melakukan sesuatu kepadaku hingga puas,"
__ADS_1
Fang Ling menatap datar tindakan Sin Iyuhan,"Apa yang kau katakan, apa anda mengantuk ? kulihat nona selalu berbicara ngawur,"
Sontak Sin Iyuhan di buat malu,"Eh ? ak-aku tidak mengantuk, aku juga bersungguh-sungguh dengan perkataan sebelumnya."
Fang Ling beralih menatap tumpukan emas di depan, masih ada sedikit emas yang dirinya sisakan di cincin dimensi untuk di gunakan jika kelak ingin membeli sesuatu.
"Sudahlah, ingat semua koin emas ini ku serahkan kepadamu tanpa paksaan atau karena kasihan. Aku memberikan koin emas ini untuk menghormati orang-orang yang mati di Medan perang, mereka meninggalkan keluarga sendiri hanya untuk membantu kita
"Kuharap nona bisa membagi semua koin emas ini dengan sama rata, jika tidak maka kau akan di kutuk oleh roh mereka dan tidak akan mendapatkan pasangan sama sekali,"
Sin Iyuhan nampak serius mendengarkan perkataan Fang Ling, namun dia juga di buat jengkel olehnya."Kau mengejek ku ! Da-dasar, kau terlalu meremehkan wanita sepertiku,"
"Sebaiknya kau ceritakan semuanya kepada Sin Yintian, mungkin dia yang akan mengurus masalah ini karena sekarang ia adalah satu-satunya kaisar perempuan di sepuluh benua."
Fang Ling berjalan mendekati Sin Iyuhan, Perempuan itu terlihat terkejut begitu Fang Ling dengan berani menyentuh pundaknya. Tapi seketika nafsu yang mengebul di dalam tubuh Sin Iyuhan menghilang, Fang Ling lah yang menghilangkannya karena sebenarnya Sin Iyuhan membawa hawa gelap yang di berikan Wing Muchien sehingga perempuan itu terus ingin melakukan itu.
Hawa itu berkerja seperti tanaman parasit, dimana jika tuanya mati maka dia membutuhkan pengganti baru dan kebetulan sekali waktu itu Fang Ling menemukannya.
Hilangnya hawa itu juga membuat sosok Sin Iyuhan menjadi tegas kembali seperti ratu pada umumnya. Perempuan itu tertidur, Fang Ling membawanya masuk ke kamar dan meletakkannya di kasur.
Setelah urusannya selesai karena Sin Yintian tidak kunjung kembali sementara malam sudah semakin larut, Fang'Ling memutuskan untuk kembali ke kediaman Su Yulan karena gadis itu mungkin sedang menunggunya.
Tidak lupa Fang Ling mengunci pintu kediaman Sin Yintian, kemudian dia membuat celah dimensi dan langsung melompat ke dalamnya.
Hanya dalam sekejap mata Fang Ling tiba-tiba sudah berada di atas kasur di kediaman Su Yulan, gadis itu juga nampak tidak lagi terkejut dengan kedatangan Fang Ling yang selalu tiba-tiba.
Su Yulan memandangi wajah Fang Ling dengan penuh perasaan,"Eh ?! wajahmu, kenapa sedikit aneh,"
Fang Ling tersenyum kecut, sambil menggaruk kepala."Maaf, ada sesuatu yang harus aku lakukan dalam bentuk seperti ini."Fang Ling langsung kembali ke hujud aslinya, kemudian dia langsung menerkam Su Yulan seperti buaya kelaparan.
"Ahn ! Hei ja-jangan kasar-kasar... Tolong perlakukan aku dengan lembut,"
Ingat baik-baik, di bawah ini adalah bentuk dari hujud form naga kegelapan !!
__ADS_1
Bersambung....