Legenda Pendekar Pedang

Legenda Pendekar Pedang
Kembalinya Jubah tempur


__ADS_3

"pengendalian air tingkat tiga ! tombak air !


lin Yung melakukan beberapa gerakan memutar hingga air yang berada di sungai menari-nari di sekelilingnya hingga berubah bentuk menjadi sebilah tombak. Dengan gerakan capat,lin Yung melompat dan melakukan gerakan vertikal ke arah Shio Hong.


Shio Hong hanya tersenyum sinis melihat gerakan lin Yung yang masih kacau dan belum sempurna.dengan gerakan memutar tepat di posisi hadapannya. Shio Hong mampu mematahkan serangan lin Yung hingga membuatnya terpental menabrak pohon.


"ku kira kau memang hebat.ternyata hanya bocah yang besar mulut di tingkat kondensasi Qi alam Lv 2," Shio Hong melangkah maju ke arah lin Yung yang masih terdiam menundukkan kepalanya dengan tubuh Bersender di pohon.


Dengan arogannya,shio Hong menginjak perut lin Yung hingga membuatnya menjerit keras. Tidak berhenti di situ Shio Hong menginjak kaki lin Yung hingga terdengar suara gesekan tulang.


"Jubah tempur ! argh akan ku bunuh kau," Tubuh lin Yung di selimuti air hingga membentuk jubah perang Berwarna biru terang dengan Kapala hewan buas seperti harimau di dadanya.


Shio Hong melompat cukup jauh,hingga dirinya juga mengaktifkan jubah perangnya yang berwarna Jelek dengan warna hijau polos." kau kira hanya kau yang mampu mengaktifkan Jubah tempur ? sepertinya junior seperti mu harus di berikan pelajaran."


Dengan gerakan cepat hampir bersamaan,mereka berdua melakukan beberapa gerakan memukul dan menendang,hingga keduanya kembali mundur untuk melakukan sebuah gerakan yang kuat.


"Ketenangan air,bentuk lima kaisar harimau Jiwa air," lin Yung mengepal tangan kanannya di samping pinggangnya hingga di balut air yang menyerupai kepala seekor harimau.


"ketenangan bentuk alam,kelabang Jiwa alam," Tubuh Shio Hong mengeluarkan hawa cukup kuat Berwarna hijau hingga mampu menekan kemampuan milik lin Yung.


Secara bersamaan,mereka melepaskan kemampuan terkuat mereka hingga kedua energi yang berbentuk kelabang dan harimau itu bertabrakan menciptakan sebuah ledakan energi yang kuat. Ledakan keduanya, membuat lin Yung yang mempunyai tingkat lebih rendah dari Shio Hong terpental menabrak pohon.


Kawah cukup besar terbentuk akibat serangan keduanya yang membuat semua orang terdiam beberapa saat. Ledakan besar itu juga membuat semua perempuan yang asik bermain, terkejut hingga membuat jantung mereka berdetak kencang.


"ada yang berkelahi,ayo kita lihat aku akan melaporkan kepada tetua," Seorang wanita Berparas cukup cantik, memberitahukan teman-temannya tentang perkelahian yang terjadi sungai milik laki-laki.

__ADS_1


Wajah Yen Siulan langsung memucat,dia dalam benaknya dia begitu mengkhawatirkan keadaan Fang ling yang sepertinya tidak di sukai semua seniornya. Dengan langkah tergesa-gesa,ratusan perempuan itu kembali menggunakan pakaiannya untuk melihat apa yang terjadi di sungai laki-laki.


Ketiga teman lin Yung nampak sudah mulai kalah,dengan tubuh babak belur mereka terus melakukan serangan menggunakan Jubah perang mereka. Namun karena kelompok Yu Yuan,jauh lebih berpengalaman mereka dengan mudah mengalahkan kelompok Fang ling.


Sedangkan Fang ling dan Yu Yuan,masih belum terlihat akan mengambang di permukaan bahkan. tanda-tandanya saja belum terlihat sama sekali. Ketiga teman lin Yung melompat dari dalam air ke tepian sungai untuk membantu lin Yung.


"Sahabat bertahanlah,kita masih harus bertarung," Guan Xing mencoba menepuk-nepuk wajah lin Yung untuk menyadarkan nya dari pingsan.


"Sahabat,yang di katakan saudara Guan Xing benar.kita masih bisa bertarung adik kecil Fang masih belum terlihat," Tambah Zhang Ning yang duduk di samping lin Yung.


"Benar saudara,kita harus berusaha. karena adik Fang juga sedang berusaha bahkan melawan orang yang jauh lebih kuat," Kata Choi kang mencoba menyemangati lin Yung.


Perlahan lin Yung membuka kedua matanya dan menatap satu persatu sahabatnya sebelum kembali berdiri dengan di ikuti ketiga temannya. Mereka melakukan ancang-ancang dengan seluruh tubuh yang sudah di tutupi Jubah tempur.


Secara bersamaan,mereka mengeluarkan pedang dari elemen masing-masing dan membenturkan pedang mereka ke masing-masing lawannya,hingga membuat semua perempuan yang baru tiba terdiam melihat perkelahian mereka dengan menunggu seorang tetua untuk memisahkan mereka.


Mata Yen Siulan tidak berhenti mencari Fang ling dari segala arah,dia hampir menangis karena tidak tahu apa yang harus di katakan pada guru luo.karena murid nya sedang bertengkar dengan Kelompok Yu Yuan.


Yu Yuan dan ketiga temannya adalah anak tetua yang begitu baik,namun anaknya berbalik belakang dari sifat ayah dan ibunya. Mereka bakal dan suka berbuat tidak senonoh terhadap perempuan karena dia adalah anak dari tetua.


karena sudah kalah dalam Tingkatan pondasi, kelompok lin Yung terpental kuat hingga ketiganya menabrak tanah hingga membentur pohon hingga tidak sadarkan diri. Lin Yung yang terbentur ke tanah dekat dengan Yu Yuan menangkap kaki perempuan itu.


"Nona,Fang ling sedang berada di dalam air. dia belum nampak mengambang saat Yu Yuan menyerangnya," setelah mengatakan itu lin Yung pingsan dengan jubah tempur yang masih menutupi tubuhnya.


Dari Jalan hutan bambu,dua tetua yang merupakan ayah dari Yu Yuan dan Ayah lin Yung datang dengan perasaan cemas. lin tong yang melihat anaknya terkapar di tanah dan tidak sadarkan diri membuat nya ketakutan dan juga panik.

__ADS_1


"habislah aku akan di marahi istri ku," lin tong menepuk wajah lin Yung mencoba untuk menyadarkan nya. dengan lembut lin tong menyentuh jubah anaknya hingga membuat jubah itu hilang secara perlahan.


Sedangkan ayah Yu Yuan nampak sedang menanyakan sesuatu kepada salah satu anak laki-laki." Siapa yang sedang berkelahi anak muda ?


"te-tetua yang sedang berkelahi adalah anak anda Yu Yuan,"kata pemuda tersebut.


Nampak di wajah pria paruh baya itu amarah yang besar karena ini bukan pertama kalinya Yu Yuan membuat masalah." akan aku hajar anak itu."


"lalu di mana Yu Yuan sekarang ? tanya kembali ayah Yu Yuan.


"dia masih berada di dalam air, karena sedang mengerjai seorang anak kecil dengan tubuh kurus." Jelas pemuda itu dengan terbata-bata.


Seolah sudah berada di batas kesabaran,wajah ayah Yu Yuan memerah mengetahui anak nya sedang mencelakai anak kecil." anak kecil ? apakah itu adalah murid dari tetua luo tang. Jika benar habislah sudah."


Blaararrrrrr


Dari dalam air,muncul dua sosok-sosok yang sudah di balut dengan jubah tempur masing-masing. Salah satu Dari mereka mencengkram bahu masing-masing,hingga membuat salah satu dari mereka terkena Serangan tendangan yang membuat nya melesat membentur tanah.


ayah Yu Yuan yang tau jika yang melesat membentur tanah adalah anak nya hanya tersenyum cerah, karena ada seseorang yang mampu menghajar Yu Yuan.


"Saudara Yu lang, cepat selamatkan anak mu...apakah kau tidak sadar hawa yang di pancarkan Orang itu," lin tong menunjuk ke seorang pemuda yang memiliki tinggi seumur anak berusia Lima belas tahun.


Tubuh dari pemuda itu sudah di balut dengan Jubah tempur yang memiliki tiga warna sekaligus. menandakan jika pemuda itu memiliki tiga elemen. Di bagian kanan jubah berwarna merah dengan kepala naga di bahunya. sedangkan di bagian kepala bagian kiri sampai kaki Berwarna biru dengan kepala naga di bahunya. Di bagian dada terdapat sebuah kepala naga Berwarna hitam.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2