Legenda Pendekar Pedang

Legenda Pendekar Pedang
Kematian tidak mampu menahan nya


__ADS_3

Jantung Fang Ling berdetak cepat, seluruh bagian tubuhnya bergetar hebat saat melihat Xian Guo di hadapannya kesulitan mengambil nafas dengan tubuh yang semakin pucat dan lemah.


"Hei ! ayolah bangun" Fang Ling mengguncang tubuh Xian Guo, namun tubuh itu seakan sudah mati dan tidak dapat merespon dalam bentuk apapun.


Dengan perasaan yang sangat panik, Fang Ling menekan dada Xian Guo yang terlihat jelas jika dia adalah seorang perempuan yang menggunakan perban untuk menutupi dadanya.


"Bangunlah ! apa-apaan ini, seharusnya darah ku mampu menolongnya,"Dengan wajah di penuhi keringan dingin, Fang Ling menekan dada Xian Guo dan merasakan semua tulangnya sangatlah lunak dan rapuh.


Seketika mata Fang Ling melebar melihat luka sayatan di bagian perut Xian Guo, yang dimana luka itu melukai lautan dantian nya dan membuat tubuh Xian Guo lemah dan sangat rapuh.


"Pantas saja darah ku tidak mampu menyembuhkan nya, itu di sebabkan luka parah di lautan dantian... sampai-sampai membuat tubuhnya semakin melemah, dan besar kemungkinan jika dia akan mati di umur dua puluhan tahun karena luka di lautan dantian milikinya cukup parah,"


Fang Ling mengangkat tubuh Xian Guo dan melompat dari pohon ke pohon untuk mencari sebuah aliran air, untuk mengobatinya di sana dengan leluasa.


Tidak membutuhkan waktu lama Fang Ling langsung saja dapat menemukan suara percikan air dari kejauhan, dirinya dengan cepat menghampiri suara air itu hingga ia menemukan sebuah air terjun cukup besar di tengah hutan.


Fang Ling menurunkan Xian Guo dari gendongannya dengan pelan dan membuka semua pakaiannya, hingga tinggal menyisakan pakaian tipis berwarna putih yang menutupi bagian kewanitaannya.


Dengan sebilah pedang Fang Ling mengoyak pergelangan tangannya dan membuat kata-kata kuno di bagian dada Xian Guo, dirinya menempelkan kedua tangannya di sana dan melakukan pertukaran jiwa.


"Shisio fuin, penukar jiwa !


Tubuh Fang Ling memucat seketika tubuhnya terjatuh dan ia menjadi jiwa yang mampu memperbaiki kerusakan-kerusakan di tubuh Xian Guo.


Walaupun bisa menyelamatkan Xian Guo dari kematian, Fang Ling akan terkena efek samping dari penggunaan jurus penukar jiwa. Dirinya tidak akan mampu bergerak beberapa saat setelah menggunakan kemampuan itu.


Dengan hati-hati Fang Ling menusuk dada Xian Guo dengan tangannya yang bisa menembus raga seseorang, untuk memperbaiki kerusakan terutama organ vital yang begitu sulit di perbaiki.


Dengan hati-hati Fang Ling membuka dan menutup semua luka yang merusak lautan dantian Xian Guo, hingga waktu penggunaan kemampuan penukar jiwa hampir habis.

__ADS_1


Jika kemampuan itu di gunakan lebih dari tiga menit, tubuh asli Fang Ling akan mati karena tidak ada jiwa di dalam tubuh yang kosong, akan perlahan membuat tubuhnya mati dengan membawa dirinya.


Dengan cepat Fang Ling menutup luka sayatan di dada Xian Guo setelah dantian milikinya berhasil di selamatkan, dan perlahan kulit Xian Guo mulai menghangat dan berwarna.


"Tutup gerbang kematian ! Fang Ling menusuk Jiwanya di bagian dada untuk kembali ke tubuh aslinya, namun setelah beberapa kali mengulangi hal itu ia tidak kunjung kembali ke tubuh aslinya.


"Hahaha lihat apa yang kita temui di sini, wah ternyata kaisar naga... Sepertinya kali ini aku bisa mengambil jiwa mu setelah ribuan kali gagal,"


Dari arah belakang terdengar suara yang sangat mengerikan, Fang Ling seketika berbalik menoleh kebelakang dan menemukan seorang pria menggunakan kerudung hitam dengan membawa sebuah sabit besar di tangannya.


"Benarkah ? kau kira aku bodoh, mari kita lihat apakah dewa akan membiarkan aku mati hari ini," kata Fang Ling dengan santainya, seolah tau jika dirinya tidak akan mati untuk saat ini.


"Setelah berada di ujung kematian kau masih bisa sombong, waktumu hanya tinggal satu meniti jika lebih dari itu kau belum kembali ke tubuh mu kau akan mati untuk selamanya,"ucap hujud itu terkekeh.


"apa yang membuat mu begitu yakin jika kau masih bisa hidup ? kata sosok itu kembali dengan suaranya yang mengerikan.


Pinggiran bibir Fang Ling terangkat, ia menunjuk Xian Guo dan berkata,"Jika aku tidak bisa kembali melewati alam jiwa, bagaimana jika tubuh asli ku di bangunkan dari alam kesadaran ? pada akhirnya aku akan tetap hidup,"


"aku sangat yakin, coba kau lihat kata-kata kuno yang aku tulis di dadanya,"Kata Fang Ling setengah tertawa.


Mata sosok itu melebar melihat tulisan kuno yang di gambar Fang Ling dengan media tubuhnya sendiri sebagai pemasok energi, yang di serap tubuh Xian Guo agar dapat kembali hidup.


"Dasar licik, kau menghubungkan dua jiwa dalam perentara kematian dan kehidupan, Kau melanggar hukum kematian ! Sosok itu hendak menyerang jiwa Fang Ling dengan sabitnya, namun gerakannya terhenti mendengar tertawaan Fang Ling.


"Jangan gegabah, jika kau membunuh jiwa seseorang yang belum tentu mati...maka seharusnya kaulah yang melanggar, kau tau jelas apa hukumannya kan ? Kata Fang Ling dengan nada mengejek dan setengah tertawa.


"Kau ! ...Sosok itu kehabisan kata-kata untuk membalas cacian Fang Ling, yang begitu benar adanya.


"Walaupun yang kau katakan benar, apakah gadis itu akan segara terbangun ? sedangakan waktumu hanya tinggal beberapa detik lagi,"Kata sosok itu kembali dengan nada mengejek.

__ADS_1


Fang Ling tersenyum dan menunjuk ke arah Xian Guo yang sudah terbangun,"Kau lihat saja sendiri,"


Seketika Xian Guo terkejut melihat tubuhnya yang hanya di tutupi pakaian tipis, namun yang membuatnya semakin terkejut adalah tubuh Fang Ling yang tergeletak di sampingnya yang terlihat sangatlah pucat.


Tidak perduli dengan tubuhnya yang terlihat jelas lekukannya, Xian Guo menghampiri tubuh Fang Ling dan menggoncang nya sambil memanggil namanya beberapa kali.


Namun tubuh Fang Ling tidak merespon, Xian Guo yang merasakan kehidupan Fang Ling begitu tipis langsung saja memberikan nafas buatan dengan mencium nya dengan kuat.


"Selama tinggal dasar bodoh ! Jiwa Fang Ling mulai tersedot ke tubuh aslinya, tidak lupa ia mengangkat jari tengahnya kepada mahluk mengerikan yang ingin mencabut nyawanya.


"Sial aku gagal lagi, apa yang akan aku katakan kepada dewa kamatian," dengan tangan kosong, mahkluk itu menebas udara kosong dan berjalan memasuki sebuah portal.


Sedangkan tubuh asli Fang Ling mulai merespon jiwanya dengan tanda yang berupa tubuhnya kembali cerah dan hangat, hingga ia membuka matanya dan menemukan Xian Guo masih mencium dirinya dengan kuat.


merasa Fang Ling sudah sadar, Xian Guo melepaskan ciumannya dan melihat Fang Ling yang ternyata masih belum membuka matanya.


Merasa di permainkan Xian Guo memukul perut Fang Ling hingga membuat ia seketika membuka matanya, sambil meringis kesakitan dengan memegangi perutnya.


"apakah kau membutuhkan nya lagi ? Xian Guo hendak memukul perut Fang Ling untuk kedua kalinya.


"Tidak-tidak itu sudah cukup, jika kau memukul ku lagi aku akan benar-benar mati,"Kata Fang Ling mencoba menenangkan Xian Guo.


Seketika mereka berdua terdiam untuk waktu yang lama, karena Fang Ling terus menatap tubuh Xian Guo dengan hidung yang mengeluarkan darah segar.


"Tubuh yang bagus,"


Plaaakk


__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2