Legenda Pendekar Pedang

Legenda Pendekar Pedang
Kekosongan


__ADS_3

Whuss


"Angin ?... Fang Ling menoleh ke kanan dan kiri karena terkejut ketika merasa ada hawa yang begitu kuat berhembus dari belakang.


Merasa itu bukan apa-apa Fang Ling memilih untuk tidak memikirkannya,diapun berjalan ke tempat teman-temannya yang sedang berkumpul mengelilingi perapian.


Sebelum sampai ke tempat teman-temannya berada, Fang Ling mengambil banyak potongan daging hiu yang sudah di balut dengan daun lebar dari cincin dimensi.


Fang Ling meletakkan potongan daging itu di dekat perapian,"Silakan, jangan tanya aku mendapatkan semua itu dari mana, karena sebaiknya kalian cepat makan dan beristirahat,"


Semua orang pun bingung dari mana Fang Ling mendapatkan potongan daging segar, bahkan Wang Yihan merasa sangat ingin melontarkan beberapa pertanyaan, namun sepertinya Fang Ling menolak untuk berbicara.


Merasa heran sekaligus kagum karena melihat Fang Ling begitu di penuhi dengan misteri, Wang Yihan hanya dapat tersenyum kecut ketika orang yang di maksud duduk di sampingnya.


"Kak Yihan, apa yang akan kau lakukan jika kau berhasil memenangkan turnamen ini ? apakah kau akan berkelana bersama Kak Yue atau yang lain ??


"Entahlah, aku tidak yakin bisa menang jika adik Fang sudah berada di puncak,"Kata Wang Yihan.


"Hahaha.... Sepertinya kak Wang terlalu banyak berfikir, jujur saja, aku bukankah pendekar yang tidak bisa di kalahkan,"Fang Ling tertawa kecil.


"Adik Fang, apakah kau bercanda ? kemampuan mu sudah sangat tinggi, tidak mungkin orang seperti ku atau pendekar lain mampu mengalahkan mu,"


"Maksud kak Wang kemampuan ku sudah ada sejak lahir, tidak seperti kebanyakan pendekar yang harus berlatih keras untuk menjadi pendekar hebat ?


Wang Yihan menatap Fang Ling dengan tatapan penuh pertanyaan,"Bukankah memang begitu ?


"Tidak, kau salah. Aku sama seperti kalian, bukanlah sesuatu yang mudah untuk mencapai kemampuan seperti ini, bahkan saat aku kecil, aku memiliki kesedihan mendalam hingga membuat jiwa ku perlahan menghilang,"


Mata Wang Yihan melebar,"Kesedihan ?


"Benar, aku terlahir dari keluarga yang amat miskin, bahkan untuk makan setiap hari kami merasa kesusahan, pada puncaknya aku hampir di bunuh oleh kedua orangtuaku untuk alasan yang sangat menyakitkan,"


Dengan tatapan mata tertuju pada api unggun, Fang Ling menghela nafas panjang sebelum melanjutkan perkataannya.


"Orang tua ku merasa jika aku adalah beban dan memutuskan untuk membuang ku ke sebuah ngarai, tapi saat tubuh ku melayang masuk ke dalam ngarai, guru Luo Tang datang menyelamatkan ku,"


"Intinya, aku tidak pernah menjadi kuat secara instan. Melainkan butuh kerja keras, usaha,hingga rasa sakit yang kita rasakan selama berlatih akan perlahan membuat kita menjadi lebih kuat,"

__ADS_1


"Bukanlah kekuatan kitab atau pedang suci, jika pengguna kedua benda itu terlalu mengandalkan sesuatu yang menurutnya sangatlah kuat dan memilih untuk tidak berlatih, sadar atau tidak ribuan pendekar lain sedang meningkatkan kemampuan untuk mengalahkannya,"


"Pendekar sejati tidak pernah terlalu mengandalkan sesuatu yang sangat kuat seperti pedang suci, mereka juga harus yakin jika tubuh dan tulang yang mereka miliki lebih kuat dari apapun,"


"Jenius,orang awam atau bahkan sampah, akan menjadi kuat jika ada kemauan untuk melangkah maju, karena tidak ada yang namanya kuat atau lebih kuat, karena yang ada hanya kesetaraan bukan perbedaan,"


Fang Ling tersenyum cerah kepada Wang Yihan,"Kau harus percaya dengan kemampuan yang kau miliki, bahkan air mampu merusak batu jika menyerang di tempat yang sama,"


Mata Wang Yihan berkaca-kaca,karena Fang Ling juga harus berusaha untuk mencapai di tingkat yang sangat tinggi, bahkan dia juga bukan berada dari keluarga terpandang.


"Ternyata adik Fang adalah pemuda yang tidak mudah menyerah walaupun keadaan sangat sulit bagi mu, tidak seperti aku yang merupakan anak dari patriak sekte bulan,"Wang Yihan menghela nafas panjang sambil memperhatikan Yue Liang yang sedang memasak bersama teman-temannya.


"Kau adalah anak dari patriak sekte ?aku baru tau,"Fang Ling duduk bersila bersender di sebuah batu dan melipat kedua tangannya sambil ikut memperhatikan Shun Jing dan Yen Siulan.


"Benar, aku hidup sangat layak dan juga sangat ingin menjadi kuat untuk membuat sekte bulan di kenal semua orang, tetapi elemen air yang aku memiliki sangat lemah dan susah di gunakan saat bertarung,"


Fang Ling mengusap dagunya,"Hu...Elemen air ? sepertinya aku pernah menggunakan elemen itu, harus aku akui jika elemen air sangat susah di kendalikan,"


"Kau pernah menggunakannya ?! tapi aku tidak heran, adik Fang kau memang di kelilingi banyak misteri. Apa lagi yang kau sembunyikan dari orang-orang selain kemampuan mu yang sangat hebat,"Wang Yihan berkata terus terang.


"Misteri ? menyembunyikan ?? Hu...Aku tidak pernah menyembunyikan apapun dari kalian, bahkan tujuan ku tidak seistimewa yang kau pikirkan,"


Fang Ling termenung dia tidak sanggup untuk menjawab pertanyaan itu untuk beberapa saat, namun dia berangsur-angsur membuka mulutnya,"Aku hanya ingin ini semua berkahir, itulah tujuan ku,"


"Itu bukan tujuan tapi apa yang sedang kau pikirkan, tujuan adalah suatu yang benar-benar tulus kau ingin dari hati, sedangakan apa yang kau katakan barusan adalah suatu kata-kata orang yang tidak memiliki tujuan,"


"Lalu apa yang kau kejar di ujung jalan sana ? Wang Yihan menyentuh pundak Fang Ling dengan tangan kirinya.


"Entahlah...Aku...tidak tau,"


"Haa... Baiklah, bagaimana kau mendengar tujuan ku... Tujuan ku adalah hidup bahagia dalam damai bersama Yue Liang, itulah tujuan hidup sesungguhnya,"


Sudut bibir Fang Ling sedikit terangkat matanya mengganas dia menatap lekat kedua mata Wang Yihan,"Bahagia ?? ternyata masih saja ada orang yang mempercayai tahayul seperti itu,"


Sontak saja Wang Yihan terdiam di tempatnya duduk, dia hanya dapat meneguk air ludahnya begitu melihat sepasang mata mengerikan di hadapannya.


Sekilas Wang Yihan melihat sebuah kekosongan sekaligus kemarahan di kedua mata Fang Ling, bahkan kekosongan itu membuat hati Wang Yihan begitu berat dan sangat sesak.

__ADS_1


Dari belakang Yen Siulan berjalan pelan menghampiri Fang Ling terlihat seperti menahan sesuatu,"Fang Ling, apakah kau bisa menemaniku sebentar ? Kata Yen Siulan dengan wajah memerah.


Fang Ling beralih menatap Yen Siulan di belakangnya,"Lan'er,apa yang terjadi dengan mu ? kenapa wajah mu memerah ??


Yen Siulan hanya menarik pakaiannya ke bawah,"Ikuti saja, aku sudah tidak tahan,"


"Ba-baiklah"


Dengan tergesa-gesa Yen Siulan menarik tangan Fang Ling dan berjalan keluar dari dinding perisai, mereka pun hanya di perhatikan teman-temannya dengan tatapan datar.


Tapi Wang Yihan hanya duduk di tempatnya sambil mengingat kekosongan di kedua mata Fang Ling,"Apa itu tadi ??


Yue Liang yang menyadari hal itupun berjalan ke arah Wang Yihan dengan membawa makanan,"Ada apa dengan mu ? kau terlihat seperti melihat sesuatu yang mengerikan saja,"Yue Liang duduk di samping Wang Yihan dan memberikan makanan yang di bawanya kepada pemuda di sampingnya.


"Tidak ini lebih mengerikan, jauh mengerikan. Kegelapan itu sangat pekat, seolah-olah aku tercekik jika melihatnya. Apakah adik Fang selalu memikul beban sebesar itu ??


Yue Liang yang tidak mengerti dengan apa yang di katakan Wang Yihan hanya menatapnya datar, sambil mencoba menyuapi pemuda itu makan.



Pelajaran yang kita dapat dari gambar di atas adalah, kenapa harus mudah kalau ada yang susah 🗿


Jangan lupa tiga hal :


1.Vote


2.Like


3.Komen


Pemaksaan, siapa saja yang tidak mau akan di bantai Fang Ling


Mampir juga ke novel teman aku, judulnya :


•Legenda dewa pohenix


•Legenda dewa kematian

__ADS_1


•Pendekar pedang abadi


Bersambung....


__ADS_2