
"Tentu saja aku bisa membuat sebanyak itu...tapi apa mereka semua bisa menggunakannya ?"Tanya Fang Ling.
Yukimura berdiri, tangannya bergetar saat menahan beratnya pedang es walaupun sudah menggunakan dua tangan.
Beberapa saat Yukimura mampu menahan beratannya beban pedang es, bahkan membuat Fang Ling sedikit kagum di buatnya.
Tapi tidak lama kemudian wajah Yukimura berubah, dia nampak sangat panik dan tak menyangka dan langsung saja melepaskan pedang es hingga tertancap di tanah.
"Te-tenaga dalam ku habis terkuras ! bahkan ini tidak sampai lima menit, jika begini.. tidak mungkin mereka bisa menggunakan senjata ini,"
Pedang es sendiri menghisap tenaga dalam jika penggunanya tidak memiliki fisik kuat, hal ini membuat sebuah rencana bagi Fang Ling.
"Yukimura, Kemari-lah..."Fang Ling berdiri, sedangakan Zuge Liang hanya diam duduk memperhatikan apa yang di lakukan Fang Ling.
Berpikiran ada hal yang penting untuk di jelaskan Fang Ling, Yukimura berjalan menghampiri pemuda itu dan berdiri di hadapannya dengan nafas terputus-putus.
"Pedang es ini menghisap tenaga dalam jika fisik penggunanya tidak cukup kuat..Sehingga aku akan memberikan sedikit kekuatan ku kepada mu untuk melatih fisik semua pendekar itu
"Elemen es terlalu berbahaya bagi tubuh mu jika terdapat dua dominasi elemen berbeda, karena kulihat kau memiliki elemen api...Jadi kekuatan ini hanya sedikit dan akan hilang dengan sendirinya beberapa minggu ke depan,"
Fang Ling menyentuh dahi Yukimura dengan ujung jarinya, secara ajaib ujung jari Fang Ling mengeluarkan cahaya kebiruan yang memasuki kepala Yukimura.
Rasa sakit dan dingin elemen es yang menggerogoti otak di rasakan oleh Yukimura, namun dia dapat bertahan hingga proses itu selesai.
"Angkat pedang itu, lakukan beberapa gerakan dasar dan hancurkan batu itu,"
Fang Ling menunjuk ke sebuah batu besar yang berada cukup jauh di depan.
Dengan keyakinan tinggi Yukimura berjalan ke arah pedang es tertancap, kini dengan mudah dan tanpa beban sama sekali diapun mampu menggunakan pedang itu.
"Hebat ! jadi begini rasanya menggegam pedang di tingkat kristal, kekuatannya menjalar ke seluruh bagian tubuh ku,"
Batin Yukimura sambil mengagumi dan menatapi pedang di tangannya, kini dia beralih menatap batu besar yang di katakan Fang Ling.
"Tebasan horizon !
__ADS_1
Dengan lincah Yukimura Sanada melompat dan melakukan tebasan horizontal yang melepaskan gelombang energi sabit. Gelombang itu menghancuran batu dan mengubahnya menjadi butiran es dengan sangat mudah.
"Ini sungguh hebat !!!
Merasa sangat senang Yukimura melakukan beberapa gerakan ringan, sedangkan Fang Ling dan Zuge Liang memperhatikannya sambil tersenyum kecil melihat keantusisan pemuda itu.
Tanpa di duga-duga ternyata semua pendekar aliansi dari awal telah memperhatikan tindakan Yukimura, hal ini sontak membuat mereka penasaran dan berjalan berbondong-bondong untuk memperhatikan pemuda itu lebih dekat.
Nampak ketertarikan terpancar dari seluruh wajah pendekar aliansi begitu melihat kekuatan pedang es dan kelincahan gerakan Yukimura Sanada saat melakukan beberapa gerakan.
"Wah keren, apa aku bisa melakukannya saudara ? aku ingin mencoba,"
Seorang pemuda tampan berpakaian mewah berwarna hijau berjalan mendekati Yukimura, nampak sangat tertarik dengan pedang es.
Merasa tidak terbebani Yukimura dengan senang hati memberikan pedang es kepada pemuda di hadapannya, di luar dugaan pendekar itu mampu menahan pedang es dengan mudah.
"Pedang ini hampir berada di tingkat kristal puncak, kekuatannya juga sangat hebat namun susah di gunakan ,"
Pemuda yang masih tidak di ketahui namanya itu nampak memperhatikan pedang es, dia mengayunkan pedang itu beberapa-kali sebelum mengembalikannya kepada Yukimura.
Dapat di pastikan jika kemampuan pemuda berpakaian hijau itu sudah sangat tinggi, hal ini bahkan sedikit membuat Fang Ling kagum.
"Sangat hebat ! kalian berdua memiliki kemampuan tinggi..Jadi aku putuskan kalian melatih mereka semua untuk mengendalikan pedang es,"
Fang Ling mengangkat tangan kanannya, dari atas ratusan bahkan langsung bertambah ribuan senjata dari jenis pedang, tombak, panah dan lain sebagainya jatuh dan menumpuk di atas tanah.
"Perkerjaan ku sudah selesai, hancur tidaknya benua ini tergantung dari semangat kalian dalam berlatih..Tetua Shin akan membuat obat untuk di berikan kepada kalian semua secara rutin, semua ini di lakukan agar kalian bisa kuat dengan cepat,"
Secara tidak langsung kobaran api semangat semua pendekar aliansi tersulut dengan adanya kata-kata dari Fang Ling, mereka nampak bersemangat dan langsung mengambil senjata es sesuai minat mereka.
Sedangkan Yukimura dan pemuda tidak di kenal berpakaian hijau nampak antusias melatih ribuan pendekar itu, dengan bantuan dari ratusan tetua lain pelatihan langsung di lakukan hari itu juga.
Di sebuah ruangan yang sangat terpencil di bagian barat kerajaan, Fang Ling duduk bersila di atas tumpukan kristal alam yang menggunung.
Dengan keadaan di sisi dan di luar bagian kediamannya itu yang sangat sepi tanpa ada satupun orang, Fang Ling mulai melakukan pelatihan tertutup.
__ADS_1
Shin Hye nampak sedang berbincang dengan sang putri di sebuah ruangan tahta kerajaan, di tempat itu juga ada beberapa petinggi kerajaan yang ikut serta dalam perbincangan itu.
Di atas kursi tahta nan megah, sang putri nampak sangat kesal mendengar penjelasan tentang pernikahan dirinya dengan seorang pemimpin dari aliansi aliran hitam yang di minta langsung oleh salah seorang petinggi.
"Lancang !! Kau tau sedang berbicara dengan siapa kau sekarang, dia adalah pemimpin yang sah di kerajaan ini...Jadi jaga sikap mu atau ku penggal kepal mu !!"
Sangking kesalnya melihat penghinaan yang di terima sang putri, seorang petinggi kerajaan berperawakan tegas mengeluarkan pedangnya dan hendak menebas kepala seorang petinggi di sampingnya.
"Tahan tuan Long Kin, aku ingin mendengar penjelasan dan apa yang menjadi dasar dari perkataan petinggi Wun Ernian,"Kata sang Putri.
"Baik putri,"
Petinggi yang mengacungkan pedang bernama Long Kin, dia adalah penasehat hukum bagi raja terdahulu dan jabatannya kini tetap sama.
Walaupun masih menyimpan amarah, petinggi Long Kin tidak kuasa membantah perkataan sang putri dan duduk kembali di tempatnya.
Sedangkan petinggi yang menghina sang putri bernama Wun Ernian, dia membawa berita dan memohon kepada sang putri untuk menerima lamaran dari pemimpin aliansi aliran hitam.
"Petinggi Wun Ernian kau di perbolehkan untuk membela diri, katakan apa alasan mu berkata kepada ku agar menerima lamaran ini ?"Kata putri.
Setelah mendapat ijin dari sang putri, petinggi Wun Ernian berdiri dengan penuh hormat dan menghadap ke arah gadis pemimpin itu.
"Putri hamba mohon untuk menerima lamaran ini, pikirkan tentang anak-anak di kota...Belum lagi kota-kota lain di benua teratai perak,"
Mampir woy
Jangan lupa tiga hal :
1.Vote
2.Like
3.Komen
__ADS_1
Pemaksaan, siapa saja yang tidak mau akan di bantai Fang Ling