
Note : biasakan like sebelum baca ❤️
Semua orang datang dan melakukan serangan terbaik yang di pusatkan langsung ke arah Fang Ling, di mana serangan mereka sama sekali tidak mempengaruhi konsentrasi Fang Ling dalam mengumpulkan energi.
Begitu jarak orang-orang hanya beberapa puluh meter, secara bersamaan energi yang di kumpulkan Fang Ling sudah berada di atas puncak.
Dengan gerakan pelan Fang Ling melakukan tebasan ke depan, hasil dari tebasan itu membentuk sebuah energi sabit yang melesat cepat.
Energi itu bergerak menuju ke arah semua orang yang hendak menuju ke arah Fang'Ling. Karena cepatnya gerakan energi tersebut, sepuluh orang mati akibat tidak sempat menghindar.
Tidak berhenti di sana energi hasil dari tebasan pedang tersebut masih melaju dengan cepat dan memotong setengah bagian bangunan lelang.
Tebasan rapih hasil dari energi tersebut membuat beberapa pendekar menjadi gentar, beberapa dari mereka mencoba untuk kabur dengan terbang.
Tetapi saat akan terbang melalui atap lalang yang sudah terbelah. Tetapi beberapa pendekar yang hendak kabur tiba-tiba menabrak sesuatu yang tidak terlihat, benda seperti dinding itu langsung melenyapkan tubuh mereka menjadi butiran abu.
Di atas panggung Fang Ling berdiri dengan menggenggam sebilah pedang di tangan, dia dapat melihat semua orang mulai ketakutan dari balik topeng.
"Percuma saja. Kalian semua tidak akan bisa pergi terlalu jauh dari bangunan ini, karena aku sudah melapisinya dengan energi dari elemen api yang seketika akan melenyapkan kali jika melewati dinding energi tersebut."
Penjelasan Fang Ling membuat semua orang menjadi panik, tidak sedikit dari mereka yang tidak percaya dan mencoba untuk kabur tetapi hasilnya mereka mati dengan tubuh menjadi abu.
"Apa masih ada yang mau mencoba.??"Fang Ling berkata santai, sambil melihat kerumunan pendekar di depan yang mulai panik.
Semangat ratusan pendekar itu nampak pudar, mereka menatap Fang Ling dengan perasaan takut namun juga ada yang menganggap ini hanya mimpi.
"Apa-apaan dia..? Apa dia memang berencana membunuh kita semua di sini..?!"Seorang pria muda berkata dengan lantang, wajahnya pucat serta di penuhi keringat dingin.
Perkataan orang itu malah membuat yang lain semakin ketakutan, sampai pria pertama yang berani menantang Fang'Ling kembali berkata.
"Jangan takut, apa yang pria bertopeng rubah itu katakan hanya lelucon dan gertakan. Kita memiliki jumlah yang jauh lebih banyak, kemungkinan menang ada di tangan kita bila kita semua berkerjasama.!!"
Lagi-lagi kumpulan para koruptor itu terdorong oleh api semangat, mereka berkerjasama untuk mengalahkan Fang'Ling dengan menyerang dia secara bersamaan.
Serangan demi serangan datang dan hendak melukai Fang Ling, tetapi dengan lihai Fang Ling dapat begerak lincah di antara orang-orang sambil melakukan tebasan beruntun.
Tidak sedikit dari mereka mencoba menghancurkan pelindung energi yang mengurung teman Fixie. Tetapi hasilnya sia-sia saja, meski di coba berkali-kali mereka tetap akan gagal.
Di saat Fang Ling di sebutkan oleh ratusan serangan yang datang.. Sang manager lelang mengambil kesempatan itu utuk kabur dengan melewati pintu belakang, serta membawa setidaknya lima orang penjaga.
Sesampainya di depan pintu keluar..
__ADS_1
Sang Manager sengaja mendorong satu prajurit hingga prajurit itu mati dengan tubuh menjadi abu.
"B4jingan itu ternyata tidak sedang berbohong, bangunan ini sepenuhnya di lingkup oleh sebuah kubah energi tidak terlihat."Kata manager itu sambil mengusap dagu, memikirkan bagaiman cara keluar.
"Lalu apa yang harus kita lakukan, tuan..? Tidak mungkin Kuba ini bisa di hancurkam hanya dengan senjata biasa..Menghancurkan kurungan elf tadi saja kita tidak mampu."Ujar salah seorang penjaga.
"Gali sebuah terowongan berdiameter cukup dalam, kita semua akan keluar bagaimanapun caranya."Kata manager itu tidak mau menyerah.
Empat orang penjaga yang tersisa mengangguk, merekapun segera menggali sebuah terowongan dengan menggunakan alat seadanya.
Di tempat pertarungan Fang Ling masih mendominasi permainan meski di keroyok habis-habisan, apalagi kemampuan lawan sudah meningkat pesat setelah di bantu oleh pendekar pendukung.
Setidaknya seratus lebih orang sudah mati di tangan Fang Ling, membuat panggung lelang di penuhi dengan darah segar yang berasal dari orang mati.
Dari yang hanya menggunakan sebilah pedang, kini Fang Ling sudah menggunakan kemampuan tiga pedang dan siap mengiris serta memotong siapa saja yang berani maju.
Teman Fixie yang berada di dalam kurungan nampak ketakutan, baru kali ini dia melihat seorang pria nekat melakukan pembantai di tengah kalayak ramai.
Untung saja lelang ini tidak resmi sehingga Fang Ling tidak akan menjadi buronan, meski begitu dia juga telah menggunakan topeng rubah sehingga identitas-nya tetap terjaga.
Tidak seperti orang-orang kuat gak ngotak, meski memiliki kemampuan tingkat tinggi tetap saja di dalam pengeroyokan ini Fang Ling mendapatkan sejumlah luka.
Tetapi di saat hampir terdesak dan berjalan mundur, akibat puluhan orang menekan tubuhnya kebelakang.
Dari dalam kurungan entah setan mana yang mampu membuat teman fixie menjadi sadar dari keterpurukan, serta ketakutan.
Yang jelas, teman fixie mampu berpikir untuk menggunakan kekuatannya dalam membantu Fang Ling daripada hanya duduk menonton.
Berkat bantuan terlambat dari elf tersebut Fang Ling sudah terlanjur babak belur. Tetapi kekuatan penyembuhan milik elf tersebut segera membuat semua luka Fang Ling menjadi pulih.
Atribut serta efek serangan Fang Ling meningkat pesat berkat bantuan teman Fixie, dengan mudah dia dapat membalikan keadaan dengan memukul mundur ratusan lawan di depan hanya dengan satu tebasan.
Pertarungan yang awalnya tidak imbang karena Fang Ling hanya memiliki seperempat sisa kekuatan, menjadi berat sebelah ketika kekutan Fang Ling Kembali normal..Dimana ratusan musuh di depan, menjadi ampas terbang di hadapan tiga mata pedang Fang Ling.
__________________________
Di saat Fang Ling tengah berusaha tetap hidup, Lang Ming tengah berlari pontang-panting menuju ke arah utara kota mikaze dengan menuntun ratusan budak dan hewan spiritual.
"Lebih cepat..!! Setelah melewati gerbang itu kita akan menemukan kapal..!!"Kata Lang Ming dengan nada lantang, agar semua orang bisa mendengar.
Setidaknya gerbang utara kota milaze masih berjarak seratus meter..Tetapi di belakang, Lang Ming merasa ada ratusan orang tengah mengejar.
__ADS_1
"Sial..! Di saat seperti ini kenapa masih ada orang yang keluar mengejar, apa yang sebenarnya saudara Ling lakukan di sana."Batin Lang Ming berdecak kesal, seraya mengutuk perbuatan Fang Ling.
Ternyata 200 meter di belakang kelompok Lang Ming, manager sebelumnya berhasil keluar..Tidak hanya itu saja, dia juga sempat membawa ratusan bandit dan penjahat kelas paus untuk mengejar dan menangkap semua budak dan hewan spiritual yang kabur.
"Kejar dan tangkap mereka..!! Akan ku bayar berapa saja untuk kalian yang berhasil menangkap satu dari mereka dan membawanya hidup-hidup..!!"Kata manager itu lantang.
Karena sudah menyangkut urusan uang dan kekayaan, ratusan bandit itu semakin di buat semangat sampai-sampai gerakan mereka bertambah menjadi semakin cepat dan hendak menyusul kelompok pelarian yang di pimpin Lang Ming.
Di saat semua orang itu semakin dekat, Lang Ming berlari dan akhirnya terbang melalui semua orang untuk segera membuka gerbang.
Saat beranggapan jika gerbang itu tidak di kunci, beberapa gigi Lang Ming patah ketika wajahnya terbentur besi gerbang tersebut.
"Te-teenyata gerbang ini terkunci, sial aku tertipu."Batin Lang Ming, seraya mencoba mendorong gerbang tersebut
"Tuan, semua orang itu sudah semakin dekat..!!" Seru seorang anak laki-laki yang sempat Fang Ling temui, terlihat dia masih menggandeng tangan gadis kecil sebelumnya.
Lang Ming melirik ke belakang, di mana ratusan bandit di bawah kepemimpinan manager sudah semakin dekat..Hingga dari bagian luar gerbang, penjaga senior teman tipu-tipu Fang Ling membuka gerbang tersebut.
"Ayo bergegas keluar, aku sudah menyiapkan banyak kapal untuk kalian."Ujar penjaga senior berhati suci tersebut.
Sontak semua orang tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut, mereka berbondong-bondong keluar gerbang dan menaiki kapal yang sudah di sediakan. Sementara senior tadi masih berdiri di belakang gerbang karena mencoba untuk menutup-nya.
"Hei..! apa yang kau lakukan, kemari dan naik kapal."Kata Lang Ming yang sudah menaiki kapal.
"Baik, aku datang."Kata penjaga senior itu, diapun bergegas berlari ke arah kapal dan tidak sadar jika pintu gerbang tidak sepenuhnya tertutup.
Hingga saat akan mencapai kapal, sebuah anak panah melesat melewati celah gerbang dan menusuk tepat menembus jantung senior tersebut sampai membuat-nya tersungkur tidak berdaya.
Lang Ming yang melihat hal itu segera melompat dari kapal, lalu mencoba membopong tubuh senior itu tetapi naas pria itu sudah berada di depan ajal.
"Jangan repot-repot pendekar...
"Sungguh aku tidak menyesal..Orang jahat sepertiku akan sangat bahagia bisa mati setelah melakukan satu kebaikan di antara ratusan kejahatan."
"Tolong ucapakan terimakasi ku kepada Saudara Fang Ling, katakan juga kepada pria tampan itu jika aku sangat menyayangi anakku."
•Pendekar rajawali
•Legenda sang dewa naga
Bersambung...
__ADS_1