
Note : Budayakan like sebelum baca ❤️
Serpen berjarak beberapa meter di depan dengan bagian kepala sudah berada di udara setinggi sejajar dengan tinggi terbang Fang Ling.
Ular itu tidak langsung melakukan serangan, dia sendiri terlihat seperti hewan yang memiliki akal untuk berpikir.
Fang Ling juga dapat menilai jika serpen memiliki kepintaran yang setara dengan manusia, bahkan hewan itu terus menatap ke arah Fang Ling guna menemukan titik lemah.
Seperti serpen atau tidak sama sekali, Fang Ling tidak memiliki titik lemah di manapun..Butuh waktu ratusan tahun bagi serpen itu untuk melihat, tetapi tidak akan lagi lama.
Fang Ling mengayunkan pedang di tangan kanan-nya, ayunan pedang itu menciptakan energi biru muda berbentuk sabit yang melesat cepat.
Energi itu telak mengenai bagian wajah serpen, alih-alih menghindar sepren sama sekali tidak bergerak, Serangan Fang Ling nampak hanya membentur dan hilang begitu saja saat bersentuhan dengan sisik serpen yang sangat keras.
"Sudah kuduga jika serangan seperti itu tidak akan mempan.."Fang Ling menatap ke arah kapal Lutfi.
"Aku harus menjauhkan hewan ini atau menahan-nya untuk memberikan kesempatan bagi awak Lutfi untuk bergerak menjauh."
Fang Ling segera melesat cepat ke arah serpen dengan membawa dua bilah pedang es dan api..Sementara di atas kapal, perseteruan sebelum-nya kembali berlanjut.
Nampak Yumian menodong Lutfi dengan sebilah pedang panjang..Sementara Lutfi hanya diam, karena sedang membopong Fixie yang pingsan.
"Berikan elf itu padaku..Atau terima akibat-nya."Yumian menggertak Lutfi, tetapi tidak ada rasa takut di kedua mata Lutfi meski di todong pedang.
"Aku tidak tau apa yang sebenarnya kau inginkan..Tetapi pria itu sedang menahan serpen, tidak seharusnya kau melakukan hal lain selain membantu."
Lutfi berkata dengan nada menantang, sehingga membuat Lumian termakan ucapan-nya dan beralih menatap ke arah pertarungan serpen dan Fang Ling.
"Yaa...Benar, jika aku bisa membunuh serpen itu maka akan mendapatkan gelar dari pemimpin."
Lumian tersenyum lebar, dia sangat mengimpikan kedudukan..Hingga tidak sadar jika dia sudah buta, karena serpen bukanlah tandingan-nya.
Lumian segera melesat cepat ke tempat pertarungan Fang Ling dan serpen, pertarungan kedua-nya berada satu kilo meter dari kapal.
Tetapi karena ukuran serpen yang sangat besar, membuat mereka nampak sangat dekat sekaligus mengerikan.
Sepuluh menit Fang Ling habiskan dengan mencoba menyayat tubuh serpen, tetapi tetap saja nihil, tidak ada serangan yang dapat melukai serpen.
Serpen sendiri tidak melakukan gerakan spontan selama Fang Ling menyerang, dia dengan percaya diri-nya hanya diam dan membiarkan Fang Ling menyerang sebanyak apapun yang dia mau.
Fang Ling berhenti sejenak, dia tau apa yang sudah di pikirkan oleh ular berakal tersebut.
"Menunggu ku lelah..? Kau akan menunggu sampai mati.."
Sebelum kembali menyerang Fang Ling kembali menciptakan dua bilah pedang dari elemen yang sama, karena dua pedang tadi sudah patah saat berbenturan dengan sisik serpen.
Fang Ling kembali melakukan tebasan beruntun dengan menggunakan langkah kaisar naga..Sehingga serangan yang dia lancarkan tidak terlihat.
Tenaga Fang Ling hampir tidak terbatas, hanya saja dia membutuhkan titik berhenti untuk bernafas.. Karena sehebat apapun orang akan mati jika tidak bernafas dengan baik.
__ADS_1
Gerakan Fang Ling nampak seperti kilatan petir ungu yang muncul dari segala arah, serta selalu menebas tubuh serpen dengan kekuatan penuh.
Saat pedang Fang Ling mengenai sisik serpen, dia merasa getaran hebat antara keras-nya pedang dan sisik serpen yang saling berbenturan.
Tidak jarang tebasan Fang Ling menciptakan percikan api, tetapi tidak berselang lama kesombongan Serpen menghilang.
Semua orang tau jika es memiliki kemampuan korosif yang sangat langkah, sekuat apapun baja akan perlahan hancur akibat keganasan es.
Entah karena sisik serpen dan baja berasal dari benda yang sama, es Fang Ling mampu perlahan-lahan menghancurkan pertahanan serpen.
Tetapi butuh waktu lama untuk melakukan-nya meski memiliki tenaga hampir tidak terbatas, Fang Ling tetap saja membutuhkan energi dari ketiga elemen-nya untuk bertarung.
Energi dari elemen biasan-nya tergantung seberapa tinggi tingkat seseorang, tetapi jika di gunakan secara terus menerus secara perlahan akan habis.
Semakin besar kekuatan yang di keluarkan, maka akan semakin boros penggunaan energi dari elemen.
Sedangkan untuk tenaga dalam Fang'Ling hanya memiliki tiga sampai empat lingkaran saja, sebagai sudah hilang semenjak peperangan lalu.
Sadar jika serangan Fang Ling semakin lama semakin memperbaharui ketahan sisik-nya, serpen segera melakukan beberapa serangan.
Serangan serpen dia lakukan dengan mengibaskan ekor serta mengayunkan kepala untuk menghantam Fang Ling, tetapi perbedaan jauh antara kedua-nya adalah kecepatan.
Kecepatan berada di tangan Fang Ling, sementara ketahanan berada di tangan serpen..Meski begitu, ketahan serpen mulai dapat di kalahkan.
Saat dari arah kanan ekor serpen dengan cepat melesat ke arah-nya, Fang'Ling segera melesat mundur..Diapun berhadapan dengan serpen, kedua-nya saling bertatapan.
Fang Ling menatap ke arah kedua pedang-nya yang sudah patah."Ini sudah yang ke lima kalinya, tetapi tetap tidak bisa mengalahkan ular itu..Dia malah terlihat semakin marah."Gumam Fang Ling di dalam hatinya.
Serpen sendiri tidak langsung menyerang, meski tidak terlalu jelas ia masih dapat merasakan rasa dingin di sekujur tubuhnya akibat paparan es korosif bekas tebasan Fang Ling.
Karena sudah terlanjur jengkel serpen mengumpulkan energi besar di dalam mulutnya..Fang Ling yang sadar akan hal itu segera melindungi diri dengan dinding tenaga dalam.
Secara bersamaan saat serpen melepaskan nafas berwarna hijau terang, Lumiyan tiba-tiba muncul di depan nampak sudah tidak bisa menghindar.
Reflek Fang Ling menciptakan lobang holow yang menyedot Lumiyan masuk ke dalam dinding energi sedangkan dirinya terlempar keluar ke tempat Lumiyan sebelumnya.
Dengan cepat nafas hijau serpen berhasil mengenai Fang Ling yang tidak sempat menghindar.. Bahkan kejadian pemindahan tadi, hanya berlangsung beberapa detik sebelum nafas serpen mengenai Fang Ling.
Di kejauhan..
Semua kru kapal berserta Lutfi dan sembilan prajurit pengawas laut pasir nampak sangat terkejut..Mereka tidak berkedip, melihat Fang Ling mampu menahan nafas hijau serpen.
Sebelum nafas itu mengenai tubuh-nya Fang Ling sudah lebih dulu menciptakan dua bilah pedang, meski tidak terlalu lama dia masih dapat bertahan setelah di terjang nafas serpen dengan menyilangkan pedang.
Mata serpen melotot sadar jika Fang Ling sedang menahan serangan-nya. Dia pun segera bertindak dengan memperkuat serangan nafas itu.
Fang Ling masih bisa bertahan lengkap dengan raut wajah datar, meski beberapa sayatan sudah ia dapatkan di wajahn-nya akibat patahan pedang-nya sendiri.
Perlahan serangan nafas serpen menghilang karena kehabisan energi, Fang Ling juga sudah mendapatkan luka di sekujur tubuhnya begitu menahan serangan kuat itu selama beberapa menit.
__ADS_1
Ternyata saat pedang-nya patah akibat tidak sanggup menahan serangan nafas serpen, Fang Ling menahan serangan itu dengan tangan kosong..Sehingga melukai kedua pergelangannya dengan cukup parah.
Sementara di dalam dinding energi Lumyian nampak kebingungan, karena saat mengedipkan mata ia tiba-tiba sudah berada di tempat itu.
Fang Ling menoleh ke belakang, tepatnya ke arah Lumiyan..Dia melakukan teleportasi kepada gadis itu dan melemparnya kembali ke kapal.
Fang Ling yang masih berada di area pertarungan menatap ke arah kapal Lutfi..Dia menciptakan sebilah pedang es, lalu mengayunkan pedang itu dengan kuat ke arah kapal Lutfi.
Ayunan pedang Fang Ling kali ini tidak mengeluarkan energi berbahaya, melainkan hanya angin yang sangat kuat.
Angin itu berhembus kencang hingga membuat pasir di sekitar bergejolak dan menciptakan gelombang besar yang mendorong kapal Lutfi menjauh.
Di dalam bopongan lutfi, Fixie kembali bangun, dia tidak sengaja melihat ke arah pertarungan Fang Ling sementara kapal bergerak cepat menjauhinya.
Fixie memberontak untuk segera membantu Fang Ling, sementara Lutfi yang menjaga amanah Fang Ling tidak membiarkan elf itu pergi ke sana.
"Tenanglah,Fang Ling tau apa yang di lakukannya...
Boooooom
Tidak berselang lama suara ledakan terdengar berkilo-kilo meter jauhnya..Dari kapal, semua orang melihat seekor naga putih tengah bertarung dengan seekor serpen.
Hallo semuanya, saya limitid author dari novel LPP ingin menyampaikan sesuatu 😉
Terdapat dua bentuk perubahan pada pengguna pedang suci saat memasuki perubahan tubuh suci.
Tahap pertama adalah tubuh normal :
Tahap normal adalah tahap pertama dari perubahan tubuh suci pengguna pedang suci, mereka semua akan berubah pada tahap normal / original....
Tahap kedua :
Tahap kedua atau di kenal dengan sebutan mode petarung / suci..Semua pengguna pedang suci bisa melakukan perubahan ketingkat ini, mereka akan mendapatkan mode petarung.
Lebih mudahnya : tahap normal / original adalah tingkatan pertama dari perubahan tubuh suci..Sedangkan tahap petarung / suci adalah tingkat selanjutnya dari tingkat pertama.
Perbedaan dari kedua tahap ini adalah kekuatan, tahap kedua akan jauh lebih kuat dan jarang di gunakan karena akan menarik banyak perhatian.
Ingat ! semua pengguna pedang suci bisa melakukan kedua tahap di atas dan melakukan pertarungan dengan dua kaki dengan hujud tingkat kedua.
•Pendekar rajawali
•Legenda sang dewa naga
Bersambung...
__ADS_1