
Akhirnya setelah berhasil memergoki satu penyusup yang mampu menyamar menjadi Wang Yihan, kelompok Fang Ling kembali berjalan mengikuti penyusup tersebut walaupun sebenarnya hari sudah larut malam.
Selama perjalanan terutama pada perempuan mereka terlihat masih sangat kesal dengan penyusup yang di tangkap Fang Ling, terutama Yue liang yang terlihat sangat ingin membunuhnya.
Walaupun begitu kesal Yue liang mengerti keadaan sekarang yang masih membutuhkan petunjuk dari penyusup itu, sehingga terpaksa dia harus mengurung emosinya dalam-dalam.
Fang Ling yang berjalan tepat di belakang penyusup itu terlihat sedang memperhatikan sekiranya, terlihat luas ruangan di sana mulai melebar dari sebelumnya saat baru masuk.
"Sepertinya terdapat rongga-rongga yang merujuk pada ruang tanah dan bagian dinding tertentu, aku tau ada tempat seperti itu namun belum mengetahui jalan masuk dan keluarnya,"
Penyusup yang berjalan di depan terkejut mendengar perkataan Fang Ling, walaupun terlihat seperti orang sombong namun Fang Ling memiliki kemampuan untuk memperhatikan sekitarnya dengan baik dan sangat teliti.
"Benar sekali tuan, walaupun dari luar area enam hanyalah ruangan lurus tanpa kelokan, sebenarnya terdapat banyak ruangan rahasia di area ini,"Ujar penyusup itu sambil terus berjalan.
"Contohnya ?? Fang Ling menaikan satu alisnya.
Penyusup itu berbaik ke belakang,"Kita sudah sampai, inilah jalan masuk di mana teman kalian yang bernama Wang Yihan di tangkap, namun kalian harus berhati-hati terhadap sepuluh senior ku,"
Semua teman Fang Ling mengangguk, kemudian penyusup itu mengambil kerikil kecil di bawah kakinya dan melemparkan kerikil itu ke dinding ngarai.
Kerikil itu mengenai sesuatu yang menonjol di dinding ngarai dan memicu sebuah pintu di bawah kaki kelompok Fang Ling terbuka, sehingga mereka terjatuh ke bawah.
Dengan cepat pintu itu kembali menutup setelah semua kelompok Fang Ling terjatuh ke dalamnya, terlihat di dalam bawah tanah terdapat beberapa jalur yang di pisahkan tembok yang juga terbuat dari tanah.
"Apakah kalian baik-baik saja,"Fang Ling kembali berdiri walaupun sempat terjatuh karena tidak menyangka jika dia berdiri di sebuah pintu rahasia.
Semua perempuan itu mengangguk dan kembali berdiri sambil membersihkan pakaiannya yang sedikit kotor terkena tanah akibat terjatuh.
Setelah di perhatikan tempat itu di penuhi dengan obor yang menyala di setiap sudut dan di pinggir dinding, sehingga Fang Ling dapat melihat dengan jelas.
"Lanjutkan perjalanan, kita tidak boleh mempersingkat waktu mungkin saja Wang Yihan sedang dalam bahaya"Kata Fang Ling tegas.
Akhirnya rombongan itu kembali berjalan masuk ke salah satu area di mana area itu memiliki dia meter sempit karena di himpit dua dinding tanah.
"Argh, Fang Ling aku sesak nafas dan juga sangat haus,"Yen Siulan berjalan menyusul Fang Ling sambil menghentak kakinya karena merasa kesulitan bernafas.
__ADS_1
Mendengar rengekan Yen Siulan, Fang'Ling mengeluarkan nafas panjang sebelum mengeluarkan sebuah botol air dari cincin dimensi tanpa di ketahui orang-orang.
"Bersabarlah Lan'er, minumlah pelan-pelan, memang di sini terasa sesak karena kita berada di dalam tanah tanpa lobang pentilasi,"
Fang Ling memberikan botol air kepada Yen Siulan dan langsung saja gadis itu meminumnya hingga habis tidak tersisa, lalu dia memberikan botol kosong itu kepada Fang Ling.
"Kau ini ikan atau apa ? bahkan tidak menyisakan air untuk teman-teman yang lain,"Fang Ling menyimpan kembali botol itu dan menarik telinga Yen Siulan.
"Aw aw, maaf aku sangat haus karena lupa membawa air saat melewati area lima,"Yen Siulan meringis kesakitan karena telinganya di tarik.
Seketika Fang Ling menatap Shun Jing yang berjalan di belakang,"Jing'er apakah kau tidak mau minum, pasti kau juga kehausan setelah melewati area lima,"
Shun Jing hanya diam tidak menjawab dan berjalan pelan menyusul Fang Ling sambil menjulurkan kedua tangannya begitu sampai.
"Eh, kenapa ? apakah kau lelah,"Fang Ling mengeluarkan satu lagi botol air tanpa sepengetahuan orang dan memberikan botol itu kepada Shun Jing.
Dengan ketus Shun Jing mengambil botol itu dan meminum air di dalamnya hingga habis, namun kali ini Fang Ling tidak marah malahan mengelus kepalanya.
"Kenapa aku di marah sedangakan Shun Jing juga menghabiskan banyak air tapi tidak di marah, apakah sekarang kau milih-milih,"Yen Siulan mengembungkan pipinya dan melipat kedua tangannya.
"Tentu saja tidak, jika kau menjelaskan apa yang terjadi terlebih dahulu aku juga tidak akan marah,"Kata Fang Ling.
Sudut bibir Fang Ling sedikit terangkat dia mendekati wajah Yen Siulan dan menjilat telinganya,"Tentu saja aku tidak akan milih-milih, karena aku suka yang besar seperti kalian,"
"Da-dasar mesum !! jangan mengatakan hal memalukan seperti itu,"Yen Siulan menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya.
Fang Ling tertawa kecil sebelum berjalan kembali di belakang penyusup, hingga saat setelah beberapa jam mereka lalui dengan berjalan, kini mereka di suguhi dengan suatu ruangan yang lebar.
Di langit-langit ruangan itu terdapat sebuah celah cukup besar yang di mana celah itu mengeluarkan cahaya bulan, terlihat cahaya itu sedang menyinari sebuah kolam kecil yang berisikan bibit kecil mengambang.
"Itu bibit lotus salju, sepertinya kalian menang berencana memanen bunga itu untuk kalian sendiri,"Fang Ling berjalan memasuki ruangan itu tanpa di temani sang penyusup.
"Kau salah tuan,bunga lotus itu akan di gunakan untuk membuat pil peningkat kemampuan,"Penyusup itu berkata dengan jujur sambil berjalan mengikuti Fang Ling dari belakang.
"Obat peningkat ? bukankah kalian membutuhkan banyak darah manusia untuk mengubah lotus salju menjadi lotus darah,"Fang Ling berbalik dan menatap sang penyusup di belakang.
__ADS_1
"Be-benar tuan, tapi senior-senior ku tidak akan membunuh mereka semua sebelum tepat tengah malam, karena saat itu cahaya bulan purnama akan berada di puncaknya,"Jelas penyusup itu segera menundukkan kepalanya.
"Lalu di mana mereka menyimpan orang-orang yang akan di korbankan ? Tanya Fang Ling yang mulai kesal karena lotus merah adalah tanaman terlarang, karena membutuhkan darah segar manusia untuk menumbuhkan tanaman itu.
"Me-mereka ada di balik dinding di ruangan bundar ini,"Kata penyusup itu dengan nada terbata-bata.
"Di balik dinding ? Fang Ling terlihat bingung mendengar perkataan pemuda di hadapannya.
Penyusup itu segera mengangguk beberapa kali,"Benar tuan,aku akan menunjukkannya,"
Segera saja penyusup itu berlari ke arah dinding dan menancapkan sebuah belati kecil di celah, tanah bergetar dari balik dinding ratusan orang terlihat terikat di sebuah kuris batu.
Tidak membutuhkan waktu lama Fang Ling menemukan Wang Yihan yang tidak sadarkan diri, tengah duduk di sebuah kursi dengan keadaan di ikat menggunakan tali tenaga dalam.
Tali tenaga dalam tidak mungkin bisa di lepas kecuali oleh orang yang membuat tali itu sendiri, kini Fang Ling dan semua temannya hanya dapat menunggu.
"Jangan gegabah mereka semua ada di sini"
Jangan lupa tiga hal :
1.Vote
2.Like
3.Komen
Pemaksaan, siapa saja yang tidak mau akan di bantai Fang Ling
Mampir juga ke novel teman aku, judulnya :
•Legenda dewa pohenix
•Legenda dewa kematian
__ADS_1
•Pendekar pedang immortal
Bersambung....