
Pagi hari kemudian, di dalam kamar Fang Ling terlihat di masih dalam proses bermeditasi dengan seluruh tubuh mengeluarkan cairan hitam, cairan itu merupakan partikel racun dan kotoran yang melekat di dalam maupun di bagian luar tubuhnya.
Hueeeeaaff
Fang Ling menarik nafas dalam-dalam dan mengeluarkan nya kembali menjadi asal putih, diapun terus melakukan cara itu berulang kali hingga tubuhnya bergetar hebat menandai puncak perbaikan tulang dan katalis darahnya akan segera di mulai.
"Teknik dewa kuno, kaisar naga pembangkit jiwa...Mulai !!
Braaaaak Kraaaak
Di awali suara patahan tulang dari ujung jari kemudian di lanjutkan ke pergelangan tangan hingga mencapai seluruh bagian tubuh Fang Ling, tulang-tulangnya kembali di bentuk dengan bantuan seni kuno yang di milikinya.
Suara erangan tertahan terdengar dari mulut Fang Ling sesaat tulangnya berada di dalam proses perbaikan, sangking sakitnya ia mengigit bibir bagian bawahnya sampai berdarah.
"Uuhkk, sial kenapa begitu sakit, aku harus cepat menyelesaikan ini,"
Walaupun merasa begitu sakit Fang'Ling mempercepat proses perbaikan tulangannya dengan menggunakan kemampuan kuno, setelah itu terlihat ketiga Holow Fang Ling bersinar terang memancarkan masing-masing sinar yang berbeda dari belakang punggungnya.
Suara patahan tulang Fang Ling semakin menjadi-jadi hingga ia tidak lagi mampu menahan untuk tidak menjerit, walaupun proses perbaikan tulang itu sudah di percepat hingga maksimal ganjarannya Fang Ling akan menerima dua lipat rasa sakit dari awalnya.
Setelah terdengar jeritan kuat dari dalam kamar Fang Ling, suara ledakan besar terdengar hingga beberapa kali diiringi dengan asap putih tebal yang menyelimuti tubuh Fang Ling.
"Hu hu hu"
Beberapa saat setelah semua tulangnya berhasil masuk ke tingkat awan muda hanya dalam satu hari, hal itu sudah sangat menjanjikan mengingat jika setiap orang membutuhkan waktu paling tidak satu minggu untuk mengupgrade tulangnya ke tingkat awan muda.
Beberapa saat Fang Ling habiskan untuk mengambil nafas karena setelah ini dia akan memperbaiki katalis darahnya agar lebih kuat dalam mengolah tenaga dalam di lautan dantian milikinya.
"Baiklah ayo kita mulai proses nya,"Fang Ling kembali duduk bersila begitu puas menghirup nafas, ia melepaskan bajunya dan melukai dada di sisi jantungnya hanya menggunakan ujung jari.
Luka yang di buat Fang Ling bertujuan untuk mengeluarkan racun yang selama ini terus berputar-putar di area jantung dengan memperbaiki katalis darah.
Setelah siap Fang Ling kembali memejamkan matanya, ia mulai merasakan tubuhnya di cabit-cabit dari dalam akibat darahnya yang bergejolak efek dari perbaikan katalis pertama belum lagi seterunya, karena katalis darah berjumlah lima ratus di setiap inti tubuh manusia berguna untuk mengalirkan tenaga dalam dan Qi murni.
Sedangkan perbaikan dantian akan di lakukan jika seorang pendekar sudah mencapai tingkat setengah abadi, namun yang paling penting adalah untuk memperbaiki lima ratus katalis darah sebelum melakukan hal itu.
__ADS_1
Kedua alis Fang Ling seketika terangkat bersamaan dengan wajahnya yang mulai pucat, darah kental keluar dari luka di dadanya, lama kelamaan darah yang keluar berubah warna menjadi hitam pekat hingga mengotori seprai.
Braaaaak Boooooom
Suara ledakan itu menandakan menjadi tanda jika Fang Ling berhasil memperbaiki satu katalis di dalam tubuhnya, walaupun satu tetap saja hal itu berdampak besar pada aliran tenaga dalam di tubuhnya.
"Akhirnya aku berhasil menerobos ke tingkat pembentukan Jiwa Lv 1 dengan tulang di tingkat awan muda hanya dalam satu hari berkat bantuan dari kristal alpha yang aku dapat,"
Fang Ling terdiam beberapa saat untuk mengambil nafas, ia kembali bersila begitu tubuhnya kembali bisa di gerakan.
"Hais... Walaupun sudah sekuat ini kenapa tiga pedang legendaris milik ku tetap saja masih tersegel di sebuah kristal,"Fang Ling menjadi murung begitu mengingat ketiga pendengarnya yang masih di segel di alam bawah sadar, karena seharusnya dengan kekuatan yang di milikinya sekarang pedang-pedang itu otomatis bisa di gunakan.
Merasa pusing memikirkan ketiga pedangnya yang entah kapan terbangun dari tidur, Fang Ling beranjak dari kasur dengan tubuh di penuhi dengan kotoran berwarna hitam.
Fang Ling menghampiri sebuah cermin besar yang menempel di dinding kamar, diapun begitu kaget melihat penampilan aslinya mulai muncul akibat menggunakan kemampuan kuno kaisar naga pembangkit jiwa.
Kini di pantulan cermin terlihat seorang pemuda yang sangat tampan berambut hitam pekat dengan sepasang mata odd merah dan biru.
Merasa seluruh tubuhnya lengket dan berbau tidak sedap, Fang Ling berjalan keluar dengan penampilan setengah telanjang. Setelah keluar dari rumah Fang Ling langsung jatuh menembus awan dengan sangat cepat.
Menyadari jika dia akan menabrak seseorang, Fang Ling menjadi panik karena sudah tidak sempat membuka sayap sebelum tubuhnya menimpa seseorang hingga masuk ke dalam air.
Byurrr
"Ma-maaf aku tidak sengaja,"Setelah berada di permukaan air, Fang Ling langsung meminta maaf kepada seorang gadis di hadapannya yang tidak sengaja tertimpa sesaat dirinya jatuh.
"Dasar bodoh !! apakah kau tidak punya mata untuk melihat jika ada seseorang di sini, atau tubuh ku kurang besar untuk di lihat kedua mata mu !!"
Setelah gadis itu berbalik ternyata dia adalah Mu Yang, seketika gadis cantik itu menutupi kedataran dadanya yang sedikit terlihat begitu menyadari jika pemuda yang menimpa
Seketika tatapan Fang Ling menjadi tanpa ekspresi,"Ayolah untuk apa di tutupi, bahkan punya Ah Bai lebih besar dari milik mu,"Batin Fang Ling mengomentari dada Mu Yang yang datar.
Seketika sifat pemarah Mu Yang menghilang, dia bahkan tersenyum lembut sehingga membuat orang-orang yang mengenal sifat aslinya terkejut melihat iblis wanita itu tersenyum kepada seorang pemuda.
"Adik Fang apakah kau juga ingin mandi ?? setiap sore dan pagi hari, tempat ini akan sangat ramai karena pada jam itu semua pendekar akan membersihkan tubuh sebelum menjalani misi,"
__ADS_1
Mu Yang tersenyum lembut menatap Fang Ling di hadapannya, sedangkan pemuda itu nampak biasa saja sebelum kembali masuk ke dalam air untuk melihat kaki Mu Yang yang terangkat walaupun gadis itu menggunakan gaun panjang berwarna putih, gaun itu biasa di gunakan untuk mandi di tempat umum karena tertutup.
"Kakinya lumayan ramping, eh kenapa dia menggunakan warna biru,"Fang Ling mengomentari kaki Mu Yang dan tidak sengaja melihat CD gadis itu yang terangkat akibat gelombang kecil laut.
Menyadari hal itu wajah Mu Yang menjadi semerah apel matang, iapun menarik gaunnya ke bawah agar Fang Ling tidak bisa melihat sesuatu itu lebih jauh.
Fang Ling kembali naik ke permukaan air,"Kau memiliki kaki yang ramping, namun...."Fang Ling menatap dada Mu Yang secara terang-terangan,"Sayangannya apakah benda itu tidak bisa menjadi lebih besar ?? karena pemuda lebih suka yang besar,"
Wajah Mu Yang memerah namun kali ini terlihat marah,"Jika punya ku kecil memangnya kenapa ?!
Sontak Fang Ling terdiam beberapa saat ketika melihat sifat Mu Yang yang tiba-tiba berubah drastis, setelah beberapa saat terdiam barulah Fang Ling dapat menebak apa yang ada di dalam pikiran gadis itu.
"Tidak aku hanya memberi nilai, dengan dada sebesar itu kau akan susah untuk mendapatkan pasangan,"Kata Fang Ling dengan wajah polosnya.
"Apakah kau bisa tidak membicarakan hal itu untuk saat ini ? karena sekarang kau sudah menjadi perhatian banyak pasang mata,"
Jangan lupa tiga hal :
1.Vote
2.Like
3.Komen
Pemaksaan, siapa saja yang tidak mau akan di bantai Fang Ling
Mampir juga ke novel teman aku, judulnya :
•Legenda dewa pohenix
•Legenda dewa kematian
•Pendekar pedang abadi
__ADS_1
Bersambung