Legenda Pendekar Pedang

Legenda Pendekar Pedang
Sarang Hydra II


__ADS_3

Fang ling terus memacu kudanya untuk terus bergerak cepat. sedangkan hydra itu terus mengejarnya dari belakang, hingga membuat pohon-pohon tumbang akibat ukurannya yang begitu besar.


Braaaaak


Fang ling dan kudanya terpental menabrak pohon, akibat kibasan ekor hydra yang telak mengenai tubuhnya. mengakibatkan tubuh kuda Fang ling hancur berkeping-keping, seolah hanya terlihat seperti potongan kecil serpihan kaca.


Luo tang yang menyadari muridnya dalam masalah, langsung melompat dari kudanya dan mengaktifkan Jubah Tempurnya. Dengan cepat, luo tang melesat menggendong Fang ling yang Bersender lemas di antara pohon.


Secara bersamaan, hydra itu hampir memakan Fang ling. namun kecepatan Luo tang yang sangat cepat Berhasil menyelamatkan Fang ling, membuat hydra itu hanya memakan pohon yang mempunyai ukuran terbilang besar.


Tidak mau berbasa-basi, luo tang hendak membawa Fang ling ke tempat semua orang berkumpul. yang merupakan sebuah jembatan gantung, berlokasi cukup jauh dari tempat mereka berdua sekarang.


Fang ling menepuk pundak luo tang sambil tersenyum lembut,"Guru,kau bantulah mereka untuk melewati jembatan itu...aku akan menahan hydra ini, walaupun hanya sebentar."


Luo tang menggelengkan kepalanya,"kita akan pergi bersama, kau tidak akan bisa menahannya."


"Dengarkan aku, jika kita pergi berdua...itu sama saja kita menggiring hydra itu untuk memakan semua orang," Kata Fang ling


Luo tang terdiam sejenak,"anak ini bukanlah anak biasa, aku yakin dia mampu menghadapi situasi seperti ini...Jika aku berada di sekitarnya, aku hanya akan mengganggunya." Batin luo tang


Fang ling mendorong luo tang cukup keras,"Cepatlah tidak ada waktu lagi ! tunggu aku di desa tidak jauh dari sini."


Dengan perasaan tidak enak, luo tang terbang dengan cepat untuk kembali ke tempat semua orang berkumpul. Sedangkan Fang ling hanya menatap punggungnya yang perlahan menghilang di antara pepohonan.


Dari belakang, hydra itu mengigit tubuh Fang ling dan nampak sangat marah, saat dia sadar jika yang di gigitannya adalah potongan besar es.


Merasa sangat marah, Hydra tersebut mengeluarkan cahaya merah dari setiap kepalanya yang berjumlah lima dan memporak-porandakan pepohonan yang ada di sekitarnya dengan menggunakan ekornya.


Hujud hydra tersebut semakin jelas saat cahaya matahari menyinari tubuhnya yang sebesar seekor naga berukuran besar. Nampak sangat jelas, di sekitar tubuh hydra itu terdapat lumut yang berarti hydra tersebut sudah tertidur sangat lama dan merasa sangat lapar.

__ADS_1


"Ternyata itulah penyebab hewan-hewan tidak ada lagi... karena semuanya sudah berada di dalam perut hydra itu," Fang ling memperhatikan hydra di hadapannya yang seperti mencari keberadaannya di pepohonan yang sudah tumbang.


Dengan tiba-tiba,- hydra itu menoleh ke arah semua orang yang nampak sedang mencoba menyebrang jembatan gantung. Dengan ukurannya yang begitu besar, hydra tersebut mampu melihat dari kejauhan dengan sangat jelas.


Fang ling yang menyadari teman-temannya sedang dalam bahaya, langsung keluar dari tempat persembunyiannya dan berhadapan langsung dengan hydra tersebut.


"Jubah tempur kaisar naga"


Tubuh Fang ling yang sudah di balut Jubah tempurnya, langsung menyerang salah satu kepala hydra itu dengan menggunakan pedang yang terbuat dari elemen es.


Seakan tau jika pedang Fang ling tidak akan mampu melukainya, hydra itu hanya diam menerima serangan Fang ling yang membentur salah satu kepalanya.


"Ke-keras sekali, bagai mana cara menyerangnya," Fang ling menghentikan serangannya yang sia-sia dan terbang mundur cukup jauh.


Dengan cepat, hydra itu menyerang tubuh Fang ling dengan menebaskan ekornya dengan kuat. Melihat bahaya sedang mengarah kepadanya, Fang ling mencoba menahan serangan itu dengan merapatkan kedua tangannya.


alih-alih dapat bertahan, tubuh Fang ling melesat cepat menghantam tanah hingga menciptakan sebuah kawah besar yang tercipta dari benturan yang begitu kuat.


"Kau sudah berani melawan kaisar naga es ! Suara Fang ling berubah manjadi sangat mengerikan seolah-olah ada banyak orang yang berbicara bersamanya.


Hydra itu menjulurkan lidahnya dan perlahan mengeluarkan suara,"Kaisar naga, sekarang kau bisa apa dengan kekuatan yang sudah tidak lagi kuat...aku sudah muak dengan mu semenjak kita di lahirkan dan sekaranglah saatnya untuk aku menghabisi diri mu."


"Maju jika kau mampu" tubuh Fang ling tiba-tiba membesar, perlahan tubuhnya di penuhi dengan sisik putih kebiruan.


Fang ling mengerang kuat, tubuhnya yang sekarang sudah berubah manjadi hujud aslinya yang berupa seekor naga. perlahan membesar dan membesar hingga berukuran sama dengan hydra di hadapannya.


Tanpa basa-basi, Fang ling langsung menghantam tubuh hydra itu ke tanah hingga menciptakan sebuah guncangan hebat. Dengan kedua cakarnya, Fang ling menyayat tubuh hydra itu hingga memotong salah satu kepalanya.


Diluar dugaan regenerasi hydra itu sangatlah cepat. hingga kepala hydra yang awalnya terputus kini kembali menumbuhkan dua kepala. dengan beringas, hydra tersebut berbalik mengigit tubuh Fang ling dengan kuat.

__ADS_1


Semua orang yang merasa getaran kuat, langsung melihat ke arah dua ekor makhluk berukuran sangat besar, hingga hampir menyentuh awan. mereka berdecak kagum melihat pertarungan keduanya yang begitu hebat.


Perlahan satu persatu orang berhasil melewati jembatan gantung dan hanya tinggal luo tang yang masih menatap lekat kedua mahkluk besar yang nampak saling menyerang dengan kekuatan penuh.


"Semuanya, lanjutkan perjalanan. kita akan dalam bahaya jika terus berada di sini," Luo tang mengarahkan semua orang untuk kembali melanjutkan perjalanan. dengan menyusuri ngarai sempit yang akan mengantar mereka ke desa terdekat.


Wajah Su Yulan dan Yen Siulan nampak sangat pucat, mereka kehilangan Fang ling saat mereka baru sadar jika pemuda itu tidak ada saat menyebrangi jembatan.


"Tetua luo, aku kehilangan Fang ling," kata Su Yulan dengan wajah sangat panik hingga hampir menangis.


"Tenanglah nona, aku tau murid ku akan kembali... sekarang yang harus kita lakukan adalah menjauh dari tempat ini," kata luo tang mencoba untuk menenangkan Su Yulan.


"Tetua luo, kau tau dari mana jika dia baik-baik saja... kita harus kembali untuk membantunya," kata Yen Siulan.


Luo tang mengeluarkan sebuah batu Berwarna biru terang dari balik jubahnya," Batu ini adalah pemberian Fang ling, jika batu ini hancur menandakan jika dia sudah mati... namun sekarang batu ini masih bersinar terang tanpa lecet sedikitpun, yang menandakan jika dia baik-baik saja."


Su Yulan dan Yen Siulan terpaksa melanjutkan perjalanan dengan mempercayai perkataan luo tang, tentang Fang ling yang akan baik-baik saja.


Walaupun merasa sangat bersalah karena sudah berbohong, luo tang harus melakukan itu untuk menyelamatkan semua orang. walaupun dirinya juga tidak tau dengan keadaan Fang ling sekarang.


Getaran hebat terus terjadi, Fang ling kembali menghantam tubuh hydra tersebut ke tanah dan mengeluarkan sebuah cahaya berwarna biru dari dalam mulutnya.


Fang ling menembakkan cahaya di dalam mulutnya tepat ke semua kepala hydra di bawahnya. merasa semuanya sudah berakhir, Fang ling melepaskan cengkeraman cakarnya dari tubuh hydra Tersebut yang nampak terkapar di atas tanah.


Sebuah cahaya berwarna merah, muncul di belakang tubuh naga Fang ling. membuatnya kembali menghadap kebelakang untuk memastikan apa yang sedang terjadi di belakangnya.


Saat menghadap kebelakang, Fang ling di kejutkan dengan dua ekor hydra berkepala lima sudah berdiri di hadapannya dengan tatapan membunuh.


__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2