
Sontak semua orang memasang wajah terkejut. Mereka tau betul, jika benua yang di maksud Fang Ling adalah benua ketiga (gurun mati).
Mereka juga sudah lama curiga dengan gerak gerik pedagang dari benua ini. Karena, tidak sedikit dari mereka tau pasti tentang masala besar yang di hadapi satu benua dengan mencari informasi berkedok pedagang.
Tapi untungnya, sejak beberapa tahun lalu benua teratai perak jarang sekali menerima pendatang dari benua lain. Benua teratai perak lebih memilih barang yang di jual oleh benua sendiri, ketimbang benua lain.
Walau begitu, tetap saja pedagang-pedagang itu bisa keluar masuk dengan sangat leluasa walaupun tidak ijin terlebih dahulu. Karena benua ketiga(gurun mati) pemasok pedagang terbesar dan terpenting di seluruh benua.
Adapun sepuluh benua yang terdiri :
•Benua utama :Daun wangi
•Benua kedua :Teratai perak
•Benua ketiga :Pasir mati
•Benua keempat :Embun malam
•Benua kelima :Lotus salju
•Benua keenam :Bintang Virgo
•Benua ketujuh : Green land
•Benua kedelapan :Salju abadi
•Benua kesembilan :Kristal langit
•Benua kesepuluh :Bulan origin
Kesepuluh benua ini terikat langsung dengan pedagang benua ketiga. Hal ini juga sangat penting, mengingat rempah-rempah yang di jual pedagang itu sangat langkah bahkan mampu membuat masakan menjadi sangat enak.
Tapi di ingatan pertama Fang Ling, rempah-rempah ini adalah pertanda. Jika peperangan akan segera terjadi antara benua lain, mengingat benua ketiga dan aliran hitam berencana memecah-belah benua lain agar mudah di taklukan.
Dengan begitu tidak mungkin bagi benua pasir mati untuk menyerang secara terbuka. Mereka akan cenderung untuk menyerang secara diam-diam, mengingat mereka masih bagian dari sepuluh benua.
Dengan informasi ini dapat setidaknya membuat benua teratai perak lebih berhati-hati dengan benua pasir mati. Daripada itu, mereka lebih takut dengan Fang Ling yang seolah bisa menebak apa yang akan terjadi kedepannya.
__ADS_1
Keterkejutan ini tidak langsung di apresiasikan oleh semua orang di dalam ruangan lebar itu dengan menanyakan sesuatu yang menyangkut setiap masalah kepada Fang Ling. Tentunya mereka juga harus berhati-hati, dan melakukan apa yang di katakan Fang Ling tanpa harus ikut campur mengenai apa yang akan di lakukan pemuda itu kedepannya.
Beberapa menit kemudian Sin Yintian memberikan Fang Ling sebuah kertas. Di dalam kertas itu tertulis beberapa perkataan yang berkaitan dengan kerjasama antar benua dalam menangani masalah.
Dengan sopan Fang Ling melangkah menghampiri Sin Yintian. Dia mengambil kertas yang di serahkan gadis itu, setelahnya kembali berjalan ke tempatnya semula.
Terlihat Fang Ling membaca isi surat itu, hingga beberapa detik kemudian sudut bibirnya sedikit terangkat.
"Seperti yang di katakan oleh orang-orang, putri Sin Yintian memang pintar. Surat ini di tulis dengan baik, aku sungguh berterimakasih,"
Pujian yang terlontar dari Fang Ling secara tidak sengaja membuat wajah Sin Yintian merah padam. Rekasi itu tidak sengaja di lihat oleh petinggi kerajaan, hingga membuat mereka tersenyum penuh makna melihat putri mereka menyukai seseorang.
Di balik itu semua ada suatu hawa mematikan yang hanya dapat Fang Ling rasakan. Hawa ini sungguh sangat berbahaya, bahkan bisa membuat seorang Fang Ling menggigil ketakutan.
Tidak lain dan tidak bukan, hawa ini di kirim langsung oleh Su Yulan. Gadis itu terlihat tersenyum, tapi bagi Fang Ling dia sedang menyembunyikan kemarahannya.
Dengan tubuh menggigil Fang Ling kembali berjalan menghampiri Si Yintian, kemudian mengembalikan kertas di tangannya kepada Sin Yintian.
"Pendekar naga, kapan aku harus menginformasikan tentang bantuan ini sekaligus kerjasama kepada semua benua ?"Tanya Sin Yintian.
"Tergantung kapan semua benua akan berkunjung ke kerajaan ini untuk merayakan kemenangan anda, putri,"
Mendengar nama Shin Hye sudah sangat terkenal di semua benua, entah kenapa sebuah beban lagi-lagi menghilang dari pundak Fang Ling.
"Bagus jika begitu,aku turut senang...Tetua Shin memang sangat hebat, pantas di kenal oleh semua orang,"
"Pertemuan itu di kenakan setiap pemimpin benua setidaknya membawa dua sampai tiga pendekar pilihan. Jika mau, pendekar naga bisa ikut dalam pertemuan ini,"
"Wah kebetulan sekali, dengan begitu aku langsung bisa melihat secara langsung reaksi pemimpin semua benua tentang gagasan perdamaian ini,"Batin Fang Ling.
"Jika anda tidak mau, saya bisa mengajak orang lain yang bersedia untuk...
"Tentu saya mau, tuan putri,"Kata Fang Ling memotong perkataan Sin Yintian.
Merasa mod Su Yulan semakin tidak baik, Fang Ling segera pamit kepada sang putri dan semua petinggi kerajaan di dalam ruangan ini.
Setelah berada di luar dan pintu rapat kerajaan sudah di tutup rapat. Fang Ling langsung menerima satu pukulan kuat di perutnya dari Su Yulan.
__ADS_1
Segera setelah menerima pukulan, Fang Ling tak kuasa untuk tidak mengeluarkan darah dari mulutnya. Bahkan pukulan Su Yulan tidak di iringi dengan tenaga dalam, namun kekuatannya sudah sejauh ini.
"Rasakan, siapa suruh kau bersikap menggoda kepada orang lain di hadapanku,"
Dengan perasaan sedikit kesal, Fang Ling mengusap darah di mulutnya dengan tangan.
"Siapa yang menggoda ? aku hanya memuji kemampuan Sin Yintian dalam menulis, apa itu perbuatan yang salah ?
"Jelas saja itu perbuatan yang salah. Kau memuji wanita lain di hadapanku, itu sama saja kau meremehkan ku,"
"Haaaa, mau ini malah membuatku emosi. Bagaimana kita cari ayah, kemungkinan dia masih di sini bersama dengan guru Luo Tang,"
Dengan acuh Su Yulan melipat tangannya,"Kita akan mencarinya dimana ? tempat ini terlalu besar untuk di susuri satu persatu,"
Di saat yang sama, seorang pelayan laki-laki hendak masuk ke ruang rapat, dengan sopan Fang Ling menghentikan pemuda itu dan bertanya.
"Apa saudara tau dimana tetua Su Ming berada ?
Pelayan itu terlihat sedang mengingat sesuatu,"Tetua Su Ming, apa salah satu dari mereka bertiga memiliki rambut hitam dan putih ?
Merasa jika pelayan itu sedang mengatakan ciri-ciri, guru Luo Tang, Fang Ling langsung terlihat bersemangat.
"Benar,"
"AH, mereka berada di taman utama kerajaan, di sana semua tetua sedang berkumpul bersama,"
Setelah mengucapkan terimakasih kepada pelayan itu dan tidak lupa memberikan dua koin emas kepadanya. Fang Ling tiba-tiba menghilang begitu pelayan tersebut ingin berterimakasih.
"Mereka yang menghilang atau aku yang berhalusinasi melihat dua pasangan tadi ??"Pelayan itu nampak terkejut, setelah itu diapun berjalan memasuki ruangan rapat.
Di sebuah jalan koridor di bagian barat daya, Fang Ling dan Su Yulan berjalan menuju taman utama kerajaan untuk menemui Su Ming karena ada yang ingin di sampaikan oleh Fang Ling.
Dari kejauhan tampak banyak tetua tengah berkumpul di sebuah kursi bundar di bawah pohon. Mereka terlihat tengah adu bermain catur, dimana terlihat Luo Tang sedang bertarung dengan Shin Hye.
Pertarungan catur itu terlihat sangat menegangkan. Bahkan semua tetua nampak menonton dengan dramatis seolah sedang melihat sebuah peperangan yang nyata.
Karena melihat salah satu penonton adalah Su Ming, Fang Ling langsung berjalan menghampirinya.
__ADS_1
"Apa reaksi orang itu begitu tau jika aku telah membuat sedikit perubahan pada rencana dengan mengajak sepuluh benua berkerja sama. Dengan begitu Yun Kang tidak akan memiliki pasukan yang cukup, karena benua lotus salju akan tertekan dengan rencana ini,"
Bersambung....