Legenda Pendekar Pedang

Legenda Pendekar Pedang
Lebih parah dari iblis


__ADS_3

Fang Ling di tuntun anak pemilik penginapan ke lantai paling atas, terlihat hanya ada tiga kamar di lantai itu dan ruangan lainnya adalah ruang kosong yang tidak tau di gunakan untuk apa.


"Tuan, sebelah sini,"Gadis itu berhenti di depan sebuah pintu kayu berukir indah,"Ini kamar anda... jika memerlukan sesuatu silakan panggil saya, jangan ibu saya,"


Dengan perasaan bingung Fang Ling hanya sekedar mengangguk, diapun masuk ke dalam kamar penginapan untuk sekedar melihat-lihat.


Di dalamnya terdapat beberapa ruangan besar dan balkon kamar yang berada di luar. Di Karenakan sekarang Fang Ling berada di lantai tiga, dia dapan melihat setengah kota otaru dari balkon kamar.


Fang Ling berjalan ke arah balkon untuk sekedar mengilustrasikan pemandangan di kota otaru, iapun dapat mendengar berbagai suara di kota.


"Lumayan, tapi cuaca ini tidak bagus untuk bersantai di balkon..Gadis kecil, dimana makanan hangat ku ?"Fang Ling berbalik dan menatap ke arah anak pemilik penginapan yang ternyata masih berada di kamar penginapannya.


"Ehh..Ba--baik tuan, tunggu sebentar aku akan segera membawakan makanan anda."


Anak pemilik penginapan itu berjalan keluar, diapun tidak lupa untuk menutup pintu kamar Fang Ling.


"Kenapa kini banyak orang-orang aneh,"Fang Ling menggelengkan kepala, dia berencana untuk kembali melanjutkan perjalanan esok hari.


Pakaian Fang Ling yang basah mulai mengering berkat tenaga dalam yang keluar dari dalam tubuhnya.


Dari arah pintu pemilik penginapan masuk ke kamar Fang Ling dengan membawa anak kecil berambut putih bersamanya.


Juga terlihat anak kecil itu sudah menggunakan pakaian bagus berwarna biru muda, dengan penampilan bersih karena sudah di mandikan.


Sekilas anak itu sangat mirip dengan Fang Ling dengan kedua mata memancarkan amarah terpendam, iapun juga memiliki kemampuan untuk berkultivasi dengan baik saat Fang Ling tidak sengaja berkontak langsung dengan anak itu.


"Tuan siapa nama anak ini ?"Tanya wanita pemilik penginapan, iapun menurunkan anak kecil di gendongannya.


Fang Ling hanya diam untuk beberapa saat, karena dari awal dia payah dalam memberi nama kepada seseorang.


Melihat reaksi Fang Ling yang datar, membuat wanita pemilik penginapan itu merasa canggung karena merasa terlalu banyak bertanya.


"Kau tidak harus menjawab pertanyaan ku....


"Namanya Fang Hei Long, dia anakku sekaligus murid ku,"Ujar Fang Ling memotong perkataan wanita pemilik penginapan.


Wanita pemilik penginapan itu terdiam beberapa saat, dia menatap wajah Fang Hei Long dan membandingkannya dengan wajah Fang Ling.


"Be--benar juga, kalian memang sangat mirip walaupun hanya di bedakan dengan warna rambut,"Wanita itu tersenyum canggung melihat kemiripan Fang Ling dan Fang Hei Long.


Mendengar perkataan Fang Ling yang mengatakan jika dia adalah anaknya tidak membuat Fang Hei Long terkejut, namun dia merasa sangat senang.


Rasa senang di hati Fang Hei Long tertutup dengan wajah datarnya, hingga dia terlihat mirip dengan Fang Ling namun Versi kecil.


Merasa aneh dengan Fei Hei Long, Fang Ling berjalan menghampiri bocah yang sebesar anak berusia lima tahun itu sambil tersenyum.


Fang Ling berjongkok dengan sebelah lutut menyentuh lantai dan menghadap Fang Hei Long.


"Nak, kemarikan tangan mu,"


Dengan wajah datar namun juga menyimpan perasaan bingung, Fang Hei Long menyodorkan tangan kanannya ke arah Fang Ling.


Dengan lembut agar tidak menyakiti bocah itu, Fang Ling menggegam tangannya untuk merasakan tulang dan elemen Fang Hei Long.


Beberapa saat memeriksa Fang Ling menemukan sesuatu yang mengejutkan hingga membuat dia menaikkan alisnya.

__ADS_1


"Elemen mu tidak ada ? Tapi, tulang mu sudah berada di kristal awan tingkat puncak ! kau siapa !!


Dengan kuat Fang Ling menerjang Fang Hei Long hingga membuat tubuh bocah itu menghantam dinding kamar penginapan.


Sontak Wanita pemilik penginapan sangat terkejut dengan yang di lihatnya, iapun hendak berlari membantu Fang Hei Long namun Fang Ling menghentikannya.


Dengan wajah serius Fang Ling menangkap tangan kanan wanita pemilik penginapan dan menariknya kebelakang.


"Jangan ! aku berbohong tentang dia yang merupakan anak ku, awalnya aku mengira jika dia adalah manusia biasa,"


"Jika bukan manusia dia siapa ?! kau ini yang bukan manusia karena sudah melukai anak kecil,"


Wanita pemilik penginapan memukul Fang Ling melihat perbuatannya yang sangat kasar, hingga dia berhenti begitu mendengar suara tawa mengerikan.


"Hahahahhahahahaha !!!


Dengan tubuh yang mulai membesar Fang Hei Long berdiri dengan wajah yang mulai berubah menjadi iblis dengan telinga elf.


Mata Fang Ling melebar, serta tubuhnya gemetar karena melihat sesuatu yang sangat janggal.


"Elf bulan !..Ap--apa kenapa kau menjadi seperti ini ?


"Sungguh hebat ! kau bahkan bisa menyadari hal ini, bahkan ayah sudah merubah wajah ku hingga sangat mirip dengan mu,"


Fei Hei Long berdiri dengan tubuh setara dengan Fang Ling namun berwajah ungu dengan telinga elf.


"Pertama-tama namaku adalah Wen Tian, aku adalah salah satu kloning mu yang di buat dari tubuh elf bulan dengan kekuatan kegelapan,"


Seketika kedua kaki Fang Ling menjadi lemas, dia tak kuasa menahan tubuhnya agar tidak terjatuh.


"Ji-jika begitu berarti alam kehidupan sudah...


Wen Tian tersenyum lebar menampakan giginya yang sangat runcing,"Jangan khawatir, Ayah masih mencari sisa elf bulan yang masih tersisa dan sekarang sedang bersembunyi,"


Mata Fang Ling melebar, rencana dari raja dunia bawah jauh melenceng dari ingatan pertamanya, hal ini juga di awali dengan kloningan tubuhnya yang baru terjadi di ingatannya saat ini.


"Kau berkata jika kau adalah salah satu kloning ku, lalu ada berapa banyak lagi yang masih belum turun tangan,"Kata Fang Ling dengan nada yang terlihat sedikit bergetar sambil menundukkan kepalanya.


"Haaaa ! haruskah aku katakan ?! Kau akan melihat sendiri berapa banyak kloningan mu jika sudah melangkah ke alam kehidupan,"


"Jadi kloningan itu akan di jadikan sebagai prajurit ?! jadi mereka semua akan menghancurkan alam kehidupan dengan kloning ku ??


"Kau ini sudah mengerti, apakah sekarang kau menjadi bodoh ?"


"Tidak... bukan aku yang bodoh melainkan kau,"Kata Fang Ling dengan nada mengejek,"Biar ku tebak, kau ini pasti kloning gagal,"


Alis Wen Tian terangkat naik,"Apa maksud mu kepar4t !!


"Terimakasih sudah membantuku untuk mendapatkan beberapa informasi penting, jadi sekarang kau akan mati,"


"Apaaa....


Braakkkk


Dengan emosi memuncak Fang Ling melesat cepat ke arah Wen Tian dan mencekik lehernya, Fang Ling terbang menembus atap penginapan berencana bertarung di lokasi aman karena akan berbahaya jika di lakukan di sebuah kota.

__ADS_1


"Tuan, di arah Utara tidak jauh dari sini terdapat hutan lebat, kau bisa bertarung di tempat itu,"Ujar Kaisar naga es.


Dengan tangan kanan yang masih mencekik leher Wen Tian, Fang Ling terbang ke arah Utara dengan hawa membunuh yang tak tertahankan.


"Lepaskan aku kepar4t"


Dengan tubuh terjuntai seperti ular yang di angkat seekor Garuda, Wen Tian menggeliat untuk melepaskan cekikan Fang Ling.


"Di bawah mu sekarang adalah hutan, Tuan,"Kata Kaisar naga es.


"Tadi kau berkata lepas, baiklah aku akan kabulkan,"


Dengan kuat Fang Ling melempar Wen Tian ke bawah hingga tubuh iblis itu membentur tanah dan membuat sebuah kawah akibat benturan.


"Ahkk, apa-apaan kekuatan ini, ayah bilang dia tidak sekuat ini bahkan tulangku yang berada di kristal awan masih merasakan sakit,"


Dengan keadaan terletak di tengah-tengah kawah, Wen Tian tidak lagi mampu bergerak setelah hawa membunuh yang sangat berat menghimpit tubuhnya.


Dari atas langit Fang Ling mendarat dengan memegang tiga bilah pedang berelemen beda, dia berdiri di atas perut Wen Tian dengan ujung kakinya.


"Sepertinya kau adalah mata-mata, karena tidak mungkin pertemuan kita adalah kebetulan,"Kata Fang Ling dengan wajah datar.


"Apa yang kau maksud ha !"Kata Wen Tian dengan nada tinggi.


"Bukan apa-apa, aku hanya akan menyiksa mu habis-habisan,"


Dengan sebilah pedang es Fang Ling menancapkan pedang itu ke tangan kanan Wen Tian, terlihat iblis itu hanya meringis kesakitan karena memang sudah tidak bisa bergerak.


Setelah pedang es menembus tangan kanan, Fang Ling kembali melanjutkan aksinya dengan menancapkan pedang api ke tangan kiri iblis itu.


"Sebenarnya, yang iblis itu aku atau kau,"Tanya Wen Tian melihat mata Fang Ling yang tidak nampak rasa kasihan sedikitpun.


"Lucu kau bertanya seperti itu, jika kau iblis maka aku lebih parah dari itu,"


Kedua tangan iblis itu tertancap oleh dua pedang terlihat seperti paku, hal inipun terulang kembali saat Fang Ling kebingungan ingin menancapkan pedang terakhir kebagian mana.


Dengan beringas Fang Ling memotong kecil-kecil kaki iblis itu dengan pedang kegelapan, untuk beberapa saat terdengar suara sayup teriakan mengerikan.


Jangan lupa tiga hal :


1.Vote


2.Like


3.Komen


Pemaksaan, siapa saja yang tidak mau akan di bantai Fang Ling


Mampir juga ke novel teman aku, judulnya :


•Legenda dewa pohenix


•Legenda dewa kematian


•Pendekar pedang abadi

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2