
Diluar dugaan walaupun semua serangan Fang Ling telak mengenai bagian sendi dan Vital, pria buncit itu malah tersenyum kecil di balik perlindungan kedua tangannya.
"Terlalu ceroboh, anak ingus seperti mu ternyata tidak mengerti menyerang orang besar dengan jarak dekat seperti ini akan sangat berbahaya,"
Wajah Fang Ling menegang,"Apa !!
Dari bawah pria buncit itu mengunci kedua tangan Fang Ling dan menghempas tubuhnya ke lantai, dengan mengandalkan bobot tubuhnya yang berat dia menghimpit Fang Ling.
Dengan posisi yang berada di bawah dan di himpit oleh pria buncit, kini Fang Ling semakin terdesak karena berat dari tubuh pria itu menekan tubuhnya hingga tidak dapat bergerak leluasa.
'Posisi ini sangat tidak menguntungkan, aku harus mencari selah lain untuk membantuku keluar dari kuncian ini'Batin Fang Ling di tengah keterdesakannya.
Lagi-lagi pria buncit itu menduduki tubuh Fang Ling dan juga kedua tangannya, diapun dengan leluasa dapat memukul wajah Fang Ling hingga membuat pemuda itu kewalahan menghindari serangan itu.
Beberapa serangan sempat mengenai wajah Fang Ling, namun dengan kemampuannya Fang Ling mencengkram adik kecil pria buncit sekuat tenaga hingga kedua tangannya bebas dan kekangan pria itu melonggar.
"Apa-apaan ini ! ka- kurang ajar !!"Pria itu meringis kesakitan, sehingga tidak sadar ketika kedua tangan Fang Ling sudah terbebas disitulah letak kesalahannya.
Fang Ling menggunakan kesempatan itu untuk memukul wajah pria itu hingga membuatnya terbaring, dengan cepat Fang Ling bangkit berdiri dan melakukan gerakan mengunci dengan kedua kaki membelit leher pria buncit.
Dengan posisi duduk di atas dada pria buncit, Fang Ling dengan beringas memukuli wajah pria itu namun tidak berselang lama pria itu kembali melawan, tapi Fang Ling menguatkan kuncian-nya dan meneruskan serangan itu.
Semua orang tercengang melihat kebrutalan pertarungan itu, sampai-sampai wajah mereka memucat karena baru pertama kali melihat pertarungan sebenarnya.
Sedangkan di kursinya. Mu Tong dan Shin Hye nampak terkagum-kagum melihat kemampuan Fang Ling yang mampu menguasai teknik pertarungan dari benua ke enam (Angin laut) teknik Muay Thai.
"Tidak pernah aku mengira jika kekuatan dan kemampuan pemuda itu dalam mengambil tindakan akan sangat akurat, bahkan dari awal pertemuan, dia tidak pernah tidak mengejutkan ku,"Shin Hye nampak kagum, dia merasa sangat senang melihat pertarungan itu.
"Kapan terakhir kali aku melihat kakek tersenyum bangga,"Mu Tong ikut merasa senang, begitu melihat Shin Hye yang pemarah kini terlihat antusias menyaksikan pertarungan Fang Ling.
Di atas arena. Fang Ling tidak berhenti memukuli wajah pria buncit hingga membuat wajahnya berdarah-darah dan mengotori pakaian Fang Ling.
"Cukup...Aku menyerah !!"Pria buncit itu berteriak sambil menepuk arena pertarungan menandakan jika dia sudah tidak bisa melanjutkan pertarungan.
Semua orang bersorak meriah begitu pertama kali melihat seorang junior mampu mengalahkan tetua yang kemampuannya berada di setengah abadi, bahkan kemenangan itu membuat Lang Ming tersenyum kecil, Mu Yang juga terlihat bergembira karena sempat mengira jika Fang Ling akan mati.
Dengan nafas tersengal-sengal Fang Ling berdiri begitu pria buncit menyerah, dia menoleh kebelakang hendak akan menuruni arena namun sesuatu mencengkram kakinya.
__ADS_1
"Dasar Bodoh !!"
Ternyata pria buncit itu tidak benar-benar menyerah , dia menarik kaki Fang Ling dan tidak segan-segan membantingnya ke lantai hingga membuat beberapa tulang rusuk Fang Ling patah dan membuatnya muntah darah.
Orang-orang yang melihat kelicikan itu menjadi sangat marah, bahkan Lang Ming hendak turun tangan namun tetua Shin Hye menghentikan semua orang dengan mengangkat sebelah tangannya.
"Jangan ikut campur ! ini adalah pertarungan murni, jika kalian membantu Fang Ling sama saja dengan melanggar peraturan,"Shin Hye berkata dengan nada tinggi membuat semua orang terdiam di tempat, namun tidak bagi Lang Ming yang merasa sangat marah.
"Bukankah ini pelanggaran ? tetua lihat sendiri dia melakukan tindakan licik, seharusnya kalian menghentikan pertarungan ini,"Ujar Lang Ming dengan nada tinggi nampak tidak takut sedikitpun walaupun berhadapan dengan orang yang jauh lebih kuat darinya.
"Bocah jaga perkataan mu di hadapan tetua Shin !!"Seorang tetua hendak menyerang Lang Ming, namun Shin Hye menghentikannya.
"Jika itu pertarungan resmi mungkin saja akan di hentikan, pertarungan ini adalah pertarungan yang tidak di ijinkan dan hanya menunggu siapa yang mampu bertahan di atas arena,"Jelas Shin Hye.
Lang Ming terdiam, dia bisa saja berkata 'Perseta* dengan kalian, kami telah menjadi petani cukup lama dan akhirnya di hajar habis-habisan oleh seorang tetua', namun Lang Ming memilih untuk tetap diam dan percaya dengan kemampuan Fang Ling.
Di atas arena terlihat pertarungan tidaklah imbang di lihat dari sekujur tubuh Fang Ling yang penuh luka, berbeda dengan pria buncit yang awalnya terluka parah kini kembali sembuh karena melakukan regenerasi secara diam-diam.
"Kau berantakan sekali ! apakah masih bisa bertahan menghadapi ku ??"Pria buncit itu melakukan ancang-ancang seolah ingin melakukan sesuatu seperti teknik Sumo.
Pria buncit itu bergerak ke arah Fang Ling hendak menghempas tubuhnya seperti gerakan sebelumnya, namun kali ini Fang Ling melakukan serangan cepat dengan kakinya dan tepat mengenai wajah pria itu hingga membuatnya kehilangan fokus.
Saat pria itu lengah, Fang Ling dengan cepat menyerang bagian punggung kaki pira itu dengan menginjaknya sekuat tenaga hingga terdengar suara patahan tulang dan jeritan yang datang bersamaan.
Pria itu menjadi pincang di saat itulah Fang Ling menyerang dengan kekuatan penuh menggunakan lutut dan sikutnya, diapun melakukan gerakan membabi-buta hingga membuat pria itu tersungkur.
Tidak berhenti di situ, Fang Ling menginjak tangan kiri pria itu hingga patah dan di lanjutkan dengan menginjak tangan kanannya hingga patah.
Semua orang tercengang mereka dapat melihat tatapan ganas dari kedua mata odd Fang Ling, bahkan hal itu membuat nyilu orang-orang yang tidak tahan dengan suara patahan tulang.
Anak dari pria buncit itu tiba-tiba sadar dan menemukan dirinya tengah terbaring di atas arena, tidak jauh dari tempatnya, ia melihat ayahnya sedang di hajar habis-habisan oleh pemuda yang sama saat menghajarnya.
"Kurang ajar !! awas kau, akan ku buat kau menyesal,"Pemuda bertubuh besar itu bangkit dengan kedua tangan sudah di regenerasi, dia hendak menyerang Fang Ling namun malah dia yang tersungkur duluan akibat pukulan mendadak dari Fang Ling.
Dengan posisi berdiri Fang Ling memukuli pemuda itu walaupun dia mempunyai tubuh lebih besar darinya, Fang Ling melakukan gerakan berganti dengan menyerang di tulang rawan dan di lanjutkan dengan area vital untuk melumpuhkan lawan.
Di saat pemuda itu sedang di pukuli Fang Ling, ayahnya yang merupakan pria buncit bangkit berdiri dengan sebagian luka sudah kembali di regenerasi.
__ADS_1
Dengan sekuat tenaga dia memeluk tubuh Fang Ling dari belakang dan mengunci kedua tangannya, melihat kesempatan itu anaknya langsung memukuli Fang Ling hingga membuat luka di rusuknya semakin parah.
"Aghhh !"Fang Ling berubah ganas, dia membelit kepala pemuda berbadan besar itu dan memelintir kepalanya dengan kuat hingga dia tersungkur di arena dengan keadaan tidak bernyawa.
"Tidak anak ku !! Sialan kau bocah...
Belum sempat melanjutkan kata-katanya, pria itu tersungkur ke lantai dengan sekujur tubuh terasa sangat sakit akibat organ Vitalnya mulai hancur akibat terus-menerus di serang Fang Ling di awal.
Pria itu ikut ambruk tidak bernyawa menimpa tubuh anaknya sendiri dan mati dalam keadaan memalukan, sedangkan kemenangan itu di sambut meriah oleh semua orang ketika pemuda yang di kenal dengan tukang pukul itu mati dan tidak akan menganiaya pendekar lain lagi.
Dengan keadaan setengah pingsan dan keadaan tubuh babak-belur Fang Ling berjalan terhuyung sebelum benar-benar kehilangan kesadaran dan ambruk.
Mu Yang langsung berlari ke atas arena dan langsung membantu Fang Ling, namun ternyata kemampuan penyembuhan yang di milikinya tidak bisa menolong Fang Ling hingga dari belakang Lang Ming berjalan menghampirinya.
"Jika tidak bisa berbuat apa-apa, jangan memaksakan diri, jika begini saja kau hanya akan di jauhi Fang Ling,"
Setelah mengatakan itu Lang Ming mengangkat tubuh Fang Ling dan membawanya pergi, dari belakang Mu Yang hanya dapat melihat Fang Ling babak-belur tanpa bisa melakukan hal berguna bagi pemuda itu
Jangan lupa tiga hal :
1.Vote
2.Like
3.Komen
Pemaksaan, siapa saja yang tidak mau akan di bantai Fang Ling
Mampir juga ke novel teman aku, judulnya :
•Legenda dewa pohenix
•Legenda dewa kematian
•Pendekar pedang abadi
Bersambung
__ADS_1