
Seketika tempat itu hening sesaat setelah pemuda yang di permalukan pergi setelah menelan amarahnya sendiri, hingga tidak sadar jika tubuhnya beraroma tidak sedap dan sangat menggangu.
Di tempat duduknya Fang Ling mengusap kepala Shun Jing dan Yen Siulan di dekapannya, hingga terdengar suara dari beberapa senior memberi arahan kepada semua orang untuk berkumpul.
Fang Ling tidak langsung berdiri dia memperhatikan sekitarnya terlebih dahulu, setelah tau masih banyak orang yang masih duduk diapun melakukan hal sama dengan duduk di tempatnya.
Melihat tingkah kekanak-kanakan dari sebagain pendekar yang keras kepala, sebagian senior mau tidak mau harus berjalan ke tempat pendekar lain yang masih duduk.
Tidak jauh di depan Fang Ling seorang perempuan cantik berpakaian merah terlihat membawa sebuah gulungan di tangannya, dia memperhatikan semua orang tidak terkecuali sebelum tersenyum penuh siasat.
"Dengarkan aku, kalian boleh membuat tim semau Kalian dan mulai dari area ini kalian tidak akan di dampingi oleh pendekar senior, mati dan hidup akan bergantung pada diri kalian sendiri.
"Agar adil, kalian akan di berikan jarak dari tim lain, di dalam ngarai ini terdapat jalan berliku-liku, bahkan bisa saja apa yang kalian langkahi dapat membunuh kalian atau bahkan orang yang kalian percayai akan melakukan hal sama,"Senior perempuan itu mengakhiri penjelasannya sambil tersenyum kecil dan berjalan kembali ke tempatnya.
Mendengar penjelasan dari senior itu Wang Yihan dan Yue liang berjalan ke tempat Fang Ling untuk melakukan kerjasama, Xiao Qing dan Xiao Bai juga melakukan hal sama.
Setelah satu tim kuat berhasil di bentuk tidak mungkin ada orang-orang yang mampu menghentikan langkah kelompok Fang Ling, kecuali sekelompok pendekar dari berbagai kalangan yang berada di bawah pohon cukup jauh di depan Fang Ling.
Kelompok pendekar itu mempunyai basis yang lebih banyak dari kelompok lain, karena memiliki jumlah dua puluh pendekar yang kemungkinan besar berada di tingkat pengembangan Roh.
Tidak hanya itu pemimpin dari kelompok itu adalah pemuda tampan berperawakan baik berpakaian mewah, jika di lihat sekilas dia seperti anak baik namun di mata Fang Ling pemuda itu terlihat penuh dengan siasat buruk.
Merasa terus di perhatikan pemuda itu berbalik menoleh ke arah Fang Ling dan tersenyum kecil, Fang Ling menanggapi pemuda itu dengan mengacuhkan pandangannya seolah tidak melihat apapun kecuali tumpukan sampah.
Juga terlihat di dalam kelompok itu ada pendekar yang berbau busuk, terlihat pemuda itu terus menatap Fang Ling dengan tatapan membunuh seolah-olah jika tatapannya adalah pisau, maka Fang Ling sudah tersayat ribuan pisau.
Fang Ling hanya diam menanggapi tatapan pemuda itu, walaupun ia tidak menoleh sekalipun, dirinya tau jika pemuda itu masih memperhatikannya dengan tatapan dendam.
Satu persatu kelompok masuk ke dalam celah ngarai yang berdiamater tidak lebih dari dua meter, sebelum masuk seperti biasa pendekar-pendekar akan di sungguh persenjataan yang sudah di persiapkan.
Tentunya hanya sedikit pendekar yang mengambil senjata itu, karena kini semua pendekar sudah memiliki elemen yang dapat di kendalikan dan di ubah menjadi senjata dalam bentuk apapun.
__ADS_1
Merasa bingung dengan jalan yang di lalui nya Fang Ling meminjam gulungan peta milik Shun Jing, dapat di lihat di dalam gulungan itu area enam memiliki jalur yang sangat panjang.
Setelah di perhitungkan paling tidak Fang Ling membutuhkan waktu seminggu di dalam area enam, tapi jika dia dapat mengambil jalan pintas maka akan lebih cepat untuk menemukan jalan keluar.
Tidak hanya jalan berliku, di dalam peta juga terdapat kilauan yang sengaja di buat dengan tinta emas entah untuk apa di gambar dengan itu, karena bingung Fang Ling mencoba bertanya kepada teman-temannya.
"Apakah kalian tau tanda apa ini ??"Fang Ling menunjuk tanda Kilauan emas yang berada sepanjang jalur area enam kepada teman-temannya.
Setelah memperhatikan cukup lama tanda yang di katakan Fang Ling, sudut bibir Wang Yihan sedikit terangkat,"Di dalam ngarai terdapat banyak tanaman obat bahkan ada sebuah tanaman legendaris bernama lotus salju, konon lotus ini hanya tumbuh jika bulan purnama bersinar dan menyentuh kelopaknya, khasiatnya dalam kultivasi dapat meningkatkan sepuluh lingkaran tenaga dalam, khasiatnya bagi tubuh dapat memperkuat tulang dan otot tendon,"
Seketika semua orang terkagum-kagum dan bersemangat untuk mencari lotus yang di katakan, berbeda dari yang lain, Fang Ling hanya menganggap tumbuhan itu adalah tanaman biasa karena dapat di temui dengan mudah di benua utama.
Sangking mudahnya di temui, lotus itu berubah menjadi bahan hiasan tidak berguna dan biasa di konsumsi anak kecil untuk sarapan setiap hari.
Tapi di tangan Fang Ling, lotus salju dapat menjadi bahan berbahaya bahkan sangat mematikan karena kandungan racun yang ada di dalam tumbuhan itu sangat berbahaya.
Jika di olah dengan benar maka racun itu dapat membunuh pendekar di tingkat pengembangan Roh, tapi hanya Fang Ling yang tau rahasia pengolahannya.
Setelah pusing berpikir akhirnya Fang Ling ingat untuk memeriksa pasokan makanan mereka, karena jika sudah berada di dalam ngarai semua orang tidak akan lagi bertemu dengan yang namanya ayam hutan.
"Sepertinya semua makanan ini masih sangat berlimpah dan belum tentu akan habis untuk waktu dekat, walaupun kami memiliki jumlah yang tidak sedikit,"Batin Fang Ling memperhatikan isi dalam cincin dimensi yang dapat di lihat dari luar.
Perlahan area tempat istirahat mulai sepi bahkan hanya terdapat beberapa kelompok yang masih berada di luar untuk menunggu giliran, bosan menunggu akhirnya giliran kelompok Fang Ling untuk memasuki area enam.
Dengan tubuh bagian atas tidak tertutup Fang Ling berjalan bersama Wang Yihan sedangakan untuk perempuan berjalan di belakang, saat beberapa senior perempuan melihat Fang Ling berjalan mendekat seketika mereka terdiam.
Wajar saja semua orang terdiam karena kelompok Fang Ling semuanya adalah bibit unggul, tidak hanya berparas tampan dan cantik tapi dalam kemampuan mereka sangat unggul.
"Ba-baiklah adik, hati-hati di dalam kau hanya dapat percaya dengan diri sendiri,"Senior perempuan itu berkata tergagap sambil memperhatikan otot perut Fang Ling.
Dari belakang Shun Jing dan Yen Siulan dengan cepat menarik tangan Fang Ling dan menyeretnya langsung ke dalam area enam, teman-temannya hanya mengikuti mereka sambil tertawa melihat tingkah mereka yang lucu.
__ADS_1
Terlihat di dalam ngarai itu, cahaya matahari hanya sedikit yang mampu masuk dan menyinari jalan dengan cahaya remang-remang bahkan setiap sudut ngarai mempunyai tanah lembek membuat suasana menjadi hening dan mencengkam.
Kali ini Fang Ling merasa sedikit takut hingga membuat buku kuduk berdiri karena mendengar suara aneh di ujung jalan, bahkan Shun Jing dan Yen Siulan memeluk tangan Fang Ling karena takut melihat hantu.
"Hahahaha, jangan takut di dunia ini mana ada yang namanya hantu, jika ada sekalipun aku akan memukul mereka,"Fang Ling berkata yakin sambil mengusap kepala kedua pasangannya itu.
"Kau berkata seperti itu ? tapi kenapa kedua lutut mu bergerak cepat,"Wang Yihan berkata dengan nada mengejek sambil berjalan mendekati Fang Ling dengan di ikuti teman yang lain.
"Tidak ini...Aku hanya kedinginan, baiklah ayo kita berangkat"
Jangan lupa tiga hal :
1.Vote
2.Like
3.Komen
Pemaksaan, siapa saja yang tidak mau akan di bantai Fang Ling
Mampir juga ke novel teman aku, judulnya :
•Legenda dewa pohenix
•Legenda dewa kematian
•Pendekar pedang immortal
Bersambung....
__ADS_1