Legenda Pendekar Pedang

Legenda Pendekar Pedang
Sebelum perang III


__ADS_3

Di luar kediaman sang putri, Shin Hye baru saja keluar dari kediaman itu dan langsung mencari keberadaan Fang Ling dengan menanyakan ke beberapa pelayan yang lewat.


Tidak ada satupun pelayan yang tau keberadaan Fang Ling, hal ini membuat Shin Hye bingung karena pil dan kristal alam dari sekte elang emas telah tiba beberapa jam lalu.


"Tetua mencari ku ?"


Secara tiba-tiba Fang Ling muncul di belakang Shin Hye dengan memegang sebuah apel yang setengahnya telah di gigit di tangan kanannya.


"Kau ini kemana saja ! hais, sudahlah tak perlu di bahas... pil dan kristal yang kau pinta telah datang dan di letakan di sebuah ruangan tertutup di area barat kerajaan,"


"Apa hanya itu yang tetua sampaikan? di luar nampaknya sangat ramai, apa ada sesuatu yang menarik di sana,"


Kata Fang Ling, dengan jelas dia dapat merasakan hawa ribuan pendekar yang berada di aula utama.


"Itu adalah semua murid sekte elang emas dan campuran dari sekte lainnya..Jumlah mereka jika di gabungkan mungkin mencapai lima ribu pendekar,"


"Sedikit sekali..."Fang Ling menghabiskan apel di tangannya dan memasang wajah serius,"Apa sekte di benua ini tidak perduli dengan nasib benua mereka sendiri ?!


"Ya mau bagaimana, hanya mereka yang baru di kirim saat ini... untuk seterusnya aku tidak tau harus melakukan apa ? bagaimana menurutmu ??


"Tetua bertanya bagaimana dengan menurut ku ?"


Fang Ling menaikan alisnya dan nampak amat kesal,"Jika mulai besok masih tidak ada yang datang, aku akan pergi dan membiarkan benua ini hancur,"


Melihat reaksi Fang Ling membuat Shin Hye tersenyum canggung, kini dirinya merasakan hawa berbahaya dari tubuh pemuda di hadapannya.


"Hawa dingin apa itu tadi ? sekilas pemuda ini nampak sangat serius dengan perkataannya,"Batin Shin Hye. Dia memperhatikan Fang Ling lebih dalam.


Menyadari jika Shin Hye sedang memperhatikannya lebih dalam, Fang Ling langsung memalingkan wajah dan nampak kembali santai.


"Tetua, bawa aku sekarang ke kediaman yang anda maksud...aku akan segera melakukan pelatihan tertutup,"


"Sekarang ? lalu siapa yang akan mengurus kedatangan bantuan dari sekte lain, jika bukan kau"


"Perhatian jendela di belakangku, dia yang akan mengatur semua ini selagi aku melakukan pelatihan tertutup,"


Dengan perasaan sedikit bingung Shin Hye melirik jendela di belakang Fang Ling. Di jendela itu nampak sangat putri sedang mengintip mereka secara diam-diam.


Shin Hye mengangguk,"Baiklah, kau lurus saja dari tempat ini ke aula utama.. tanyakan pada pelayan yang kau temui di sana untuk di antarkan ke sebuah ruangan paling terpencil di kerajaan ini,"


Begitu mendapatkan penjelasan Shin Hye, Fang Ling mengagguk sebelum berjalan kembali ke aula utama namun dari belakang Shin Hye kembali memanggilnya.


"Aku tidak tau apa yang kau pikiran saat ini, selama pelatihan mu..serahkan semua masalah ini kepada ku,"Shin Hye mengeluarkan senyuman percaya diri.

__ADS_1


Fang Ling tersenyum kecil, dia kembali berjalan dengan pikiran kembali tenang. Dengan kemampuan Shin Hye saat ini, dia mampu melawan dua pendekar di tingkat setengah abadi dengan mudah.


Setelah berada di aula utama Fang Ling di kejutkan dengan keramaian di luar kerajaan, diapun berjalan keluar untuk sekedar melihat jumlah pendekar saat ini.


Terlihat di halaman luas di luar kerajaan, lima ribu pendekar yang di kirim dari berbagai sekte berbaris rapih menggunakan pakaian khas dari sekte masing-masing.


Semua pendekar itu nampak sedang mendengarkan ceramah dari salah seorang pria sepuh yang sempat di temui Fang Ling saat sebelum pergi ke kediaman Yung Qian.


Melihat reaksi malas dan kesal semua pendekar saat mendengar ceramah, membuat Fang Ling merasa kasihan kepada mereka.


"SESAGEYO !!


Fang Ling berjalan menghampiri tetua yang di maksud, sangking asiknya berceramah mengenai keberanian dan rela berkorban demi kemenangan, tetua sepuh itu tidak sadar Fang Ling berdiri di sampingnya.


"Tetua, apa kita bisa berbicara berdua ?"Kata Fang Ling, hal ini membuat tetua sepuh itu sangat tertarik sebab sudah mendengar jika strategi kali ini di buat oleh Fang Ling.


"Junior Fang ! aku sudah mendengar strategi brilian buatan mu..Ayo kita duduk di tempat itu untuk bercerita,"


Dengan sangat antusias tetua sepuh itu mengajak Fang Ling untuk duduk di sebuah pohon rimbun, hal ini membuat semua pendekar senang karena tidak perlu mendengar ceramah lagi.


Setelah duduk di pohon yang di maksud, Fang Ling kini tau jika nama tetua sepuh itu adalah Zuge Liang.


"Junior Fang kau ini benar-benar sulit di tebak, bagaimana bisa kau memikirkan strategi seperti ini ??


Saat kedua pria itu asik bercerita sambil memperhatikan setiap pendekar aliansi, datang seorang pria muda menggunakan jubah tempur lengkap dan meminta untuk bergabung.


"Maaf membuat tuan sekalian terganggu..Apa aku boleh ikut bergabung bersama dengan kalian ?"Pria muda itu menghilangkan jubah tempurnya dan tersenyum ramah ke arah Fang Ling dan Zuge Liang.


Permintaan itu tentu saja di perbolehkan oleh Fang Ling dan Zuge Liang, mereka bertiga kemudian saling berkenalan.


Pria tampan berambut merah yang baru datang itu memperkenalkan dirinya yang bernama Yukimura Sanada, dia merupakan panglima tertinggi di kerajaan teratai perak.


"Saudara, jika begitu mungkinkah kau yang memimpin pasukan khusus kerajaan ? pastinya kau tau pasti dengan jumlah mereka,"Kata Fang Ling.


Dengan santai Yukimura Sanada mengagguk membenarkan perkataan Fang'Ling, diapun mengingat jumlah pasukan kerajaan saat ini.


"Kini prajurit kerajaan hanya tersisa setidaknya sebanyak 100Ribu, itupun masih banyak yang terluka akibat peperangan yang berlangsung beberapa minggu lalu,"


Seketika kepala Fang Ling terasa sangat sakit, dia tidak menyangka jika pasukan milik kerajaan akan sangat sedikit mungkin saja jumlahnya akan di kalahkan oleh aliansi aliran putih..


"Itu sangat sedikit, apa kau tau ada berapa jumlah pasukan aliansi aliran hitam ?"Tanya Fang Ling, namun kini dengan nada sedikit tinggi karena merasa kesal dengan keadaan saat ini.


"500Ribu bahkan lebih,"

__ADS_1


Mata Fang Ling melebar, kepalanya kembali berdenyut-denyut. Berperang melawan musuh sebanyak itu tidak mungkin bagi mereka dengan jumlah yang kalah jauh.


"Si-sialan ! apa-apaan ini ?? lalu jika aliran hitam memiliki pasukan sebanyak itu kenapa mereka tidak melakukan penyerangan,"Lanjut Fang Ling.


"Aku juga tidak tau, tapi yang jelas mereka menginginkan putri kaisar... saat ini mereka masih menunggu jawaban dari petinggi kerajaan, mungkin sebab itulah mereka tidak menyerang,"


Fang Ling mengepal kuat tangannya, namun kebingungan itu tak berlangsung lama begitu dirinya mendapat ide untuk membuat senjata dari elemennya.


Paling tidak senjata dari elemen Fang'Ling memiliki kemampuan setara dengan senjata tingkat kaisar, hal ini bisa membantu pihaknya untuk bertahan.


"Sialan, apa peperangan ini akan merenggut banyak nyawa... musuhnya saja sebanyak itu,"Batin Fang Ling.


"Lalu di tingkatan apa saja semua pendekar gabungan ini ?"Tanya Fang Ling.


"Mereka berada di tingkat pembentukan Jiwa sampai mencari Da'o tingkat akhir,"Jelas Yukimura Sanada.


"Ada harapan !!! Aku akan membuatkan jutaan senjata yang akan kalian gunakan, hal ini tak terlalu sulit bagiku,"


Untuk memberikan kepercayaan kepada Yukimura, Fang Ling membuat sebilah pedang es dan memberikannya kepada pemuda itu.


Dengan tangan gemetaran Yukimura Sanada menggegam pedang es, ia merasa bobot pedang itu sangat berat hingga hampir membuatnya kehilangan keseimbangan.


"Kekuatan pedang ini sangat hebat ! jika bisa membuat banyak maka ini akan benar-benar sangat membantu,"


Jangan lupa tiga hal :


1.Vote


2.Like


3.Komen


Pemaksaan, siapa saja yang tidak mau akan di bantai Fang Ling


Mampir juga ke novel teman aku, judulnya :


•Legenda dewa pohenix


•Legenda dewa kematian


•Pendekar pedang abadi


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2