
Sontak saja semua orang terkejut dan sebagian ada juga yang mendukung Fang Ling karena perbuatan jahat lima pendekar itu kepada Ah Bai.
Perempuan berambut hijau yang di kepang hingga menyentuh tanah itu terlihat tidak lagi mampu berdiri, iapun hanya dapat termangap-mangap dengan wajah babak belur berposisi terbaring lemah di tanah.
Salah satu pemuda yang ada di kelompok lima pendekar terkuat itu terlihat berjalan ke arah gadis yang terluka, iapun mengeluarkan sesuatu dari tangannya yang terlihat seperti kristal merah.
Kristal merah itu mengeluarkan cahaya merah yang mampu menyembuhkan semua luka di tubuh gadis berambut hijau, berselang beberapa saat gadis itu nampak sangat sehat dan mampu kembali berdiri.
"Sudah lihat ? kami memiliki seorang teman berkekuatan pendukung, bersama-sama kami akan membuat tempat ini menjadi kuburan untuk mu,"Perempuan berambut hijau itu tertawa licik.
Di kehidupan pertamanya Fang Ling tau betul jika ada orang-orang yang memiliki kemampuan pendukung, yaitu kemampuan yang bisa meningkatkan daya serangan dan kemampuan penyembuhan.
Semua atribut akan di optimalkan untuk di pergunakan dengan kekuatan penuh, namun satu kelemahan bagi orang-orang berkemampuan pendukung, yaitu sangat rentan di serang.
Awalnya Fang Ling sudah menanam benih peledak di tubuh gadis berambut hijau itu, namun ia berencana mengaktifkan peledak itu jika gadis yang di maksud berdekatan dengan pemuda berkemampuan pendukung.
Kini yang menjadi masalah Fang Ling bagaimana dia bisa menghadapi lima orang di hadapannya seorang diri,
namun tidak lama masalah Fang Ling hilang begitu pemuda buta berjalan dan berdiri di sampingnya.
"Aku akan membantumu, aku akan menghadapi dua dari mereka dan kau sisanya,"Ujar pemuda buta itu santai sambil memegang sebuah tongkat giok hijau di tangan kanannya.
Walaupun pemuda di sampingnya memiliki fisik yang tidak sempurna, tapi hawa yang di keluarkan tubuhnya begitu kental dan sangat kuat, hal itulah yang membuat Fang Ling tidak meremehkannya.
Terlihat pemuda buta itu memakai topi jerami dan berpakaian putih sederhana, juga tidak sedikit jahitan yang ada pada pakaian yang di kenakan nya.
"Baiklah ... gadis rambut hijau itu adalah milik ku, kau lawan saja satu orang yang berada paling belakang dari semua orang-orang itu,"
Ucapan Fang Ling tertuju pada seorang pemuda tampan berambut merah dan berbadan kekar dengan berwajah datar, juga pemuda itu terlihat sedang menenteng sebuah pedang lebar berukuran besar dengan mudahnya.
Pemuda buta di samping Fang Ling sedikit tertarik dengan pemuda yang di maksud Fang Ling, karena sejauh ini ia merasa pemuda itulah yang memiliki kekuatan paling tinggi di antara teman-temannya.
"Licik sekali, tapi aku akan menerima tawaran ini dan satu lagi, bantuan ku tidak gratis,"Pemuda buta itu memainkan telapak tangannya seolah-olah sedang meminta sesuatu.
Fang Ling tersenyum kecil dan menyerahkan sebuah kristal api kepada pemuda buta di sampingnya,"Dengan menggunakan beda itu kau bisa tinggal di sebuah penginapan mewah selamanya,"
"Wah Wah, jarang sekali ada pendekar yang mampu menciptakan sebuah kristal dari elemennya, nama ku Lang Ming,"Kata Lang Ming sambil menyimpan kristal pemberian Fang Ling ke dalam cincin dimensi berwarna putih.
Sontak melihat pemuda itu memiliki cincin dimensi, Fang Ling semakin terkagum-kagum di buatnya dan sangat ingin mengenal Lang Ming lebih jauh.
"Aku Fang Ling, kebetulan sekali aku membutuhkan teman seperti mu untuk membantu ku melawan seseorang bernama Yun kang,"Kata Fang Ling
__ADS_1
"Yun Kang ? aku sedikit tertarik, bagaimana kita membalaskan dendam mu terlebih dahulu ?? Lang'Ming mengayunkan tongkatnya dan menciptakan sebuah jubah tempur putih berelemen angin.
Sreeek
Pipi Fang Ling sedikit tergores akibat bersentuhan langsung dengan angin yang menyelimuti tubuh Lang Ming, iapun menjaga jarak karena merasa elemen angin milik Lang Ming adalah tipe mutasi.
Dengan pendengarannya yang sangat tajam Lang Ming langsung menghilang dari tempatnya berdiri dan menyerang pemuda yang di katakan Fang Ling sesuai dengan kesepakatan.
Braaaaak
Di luar dugaan ayunan tongkat Lang Ming mampu di tahan lawannya dengan mudah menggunakan pedang lebarannya, dari belakang empat orang yang tersisa mencoba menyerang Lang Ming.
"Rantai nebula, hisap !!
Fang Ling mengikat semua orang yang mencoba menyerang Lang Ming dan menghisap energinya, namun seolah-olah ada penghalang kini kemampuan penghisap tidak bisa di gunakan.
Kini perhatian Fang Ling kembali tertuju pada pemuda tampan yang selalu mengeluarkan cahaya merah dari kristal di tangan kanannya.
"Ternyata begitu, kristal itu membuat kemampuan menghisap ku tidak lagi berfungsi,"Fang Ling memperhatikan pemuda yang berkemampuan pendukung dengan teliti, sudut bibirnya terangkat dan berubah menjadi senyuman.
Ctaak !!
Boooooom
"Ha-ha-ha, Siapa yang tertawa sekarang,"Tidak berhenti di situ Fang Ling terbang tinggi dan menciptakan puluhan bola api yang mengambang di atas udara.
Belum sampai efek ledakan bibit api habis Fang Ling menambhakan lagi puluhan bola api dan menyerang mereka secara bertubi-tubi, hingga menciptakan asap putih tebal hasil dari ledakan.
Sedangkan Lang Ming terlihat bertarung sengit dengan pemimpin dari kelompok itu, dia secara sengaja mengayunkan tongkatnya untuk menghalau debu yang menutupi korban Fang Ling.
Ketika debu perlahan menghilang, dari dalamnya nampak keempat orang yang masih terjebak di ikatan rantai nebula di lindungi sebuah kristal merah, alhasil semua serangan Fang Ling tidak ada yang mempan namun hasil dari ledakan benih api masih ada.
Terlihat luka-luka berupa tubuh hancur mulai di regenerasi dengan sangat cepat hingga dapat kembali seperti semua dalam waktu yang sangatlah singkat.
"Huuu...di luar dugaan kemampuan pendekar penduduk sungguh sangat banyak, bahkan mampu membuat perisai yang bisa menahan bola api,"Batin Fang Ling terlihat sangat terkejut melihat kemampuan pendekar pendukung.
Di luar area pertarungan bertempat cukup jauh Ah Bai terlihat mulai sadar sambil meringis kesakitan memegangi perutnya yang lebam,"Fang Ling....."Kata Ah Bai terdengar sangat lemah.
Telinga Fang Ling yang sangat tajam mampu mendengar panggilan Ah Bai, diapun langsung muncul di sampingnya dan mengusap wajah Ah Bai yang di basahi keringat.
"Ah Bai apakah kau tidak apa-apa, apakah sakit ?? Jika ada yang tidak nyaman katakan saja,"Fang Ling melihat perut Ah Bai yang terluka dan langsung mengusapnya dengan api berwarna biru, hingga secara ajaib luka itu menghilang.
__ADS_1
"Hati-hati, jangan sampai terluka,"Kata Ah Bai sambil mengangkat tangannya untuk mengusap pipi Fang Ling.
"Hahahah, sempat-sempatnya bersikap manja di tengah pertempuran, apakah di mata mu kami sangat lemah ? ? Kata seorang laki-laki lain yang memegang sebuah busur panah di tangannya.
Keempat orang itupun mengeluarkan hawa tempur dahsyat yang mampu memutuskan rantai milik Fang Ling, secara bersamaan keempat orang itu berlari ke tempat Fang Ling.
Di tengah-tengah keempat orang itu berlari ke tempat Fang Ling, seorang perempuan bertubuh kekar berhenti di tengah jalan dan memukul tanah dengan kedua tangannya.
"Hujaman tanah !! Sebuah tanah bercampur batu panas yang menandakan jika itu adalah elemen tanah mutasi keluar dan menjulang dari bawah tempat Fang Ling dan Ah Bai.
Namun sebelum sempat tanah itu muncul Fang Ling sudah menggunakan langkah naga petir, sehingga saat ini dia berdiri di atas puncak tanah runcing yang menjulang dengan menggendong Ah Bai.
Ratusan pendekar yang hanya dapat menonton terlihat sangat kagum dengan kecepatan dan kemampuan yang di miliki Fang Ling, namun mereka juga sangat terkejut melihat lawan-lawan Fang Ling karena memiliki kemampuan yang juga tidak kalah tinggi.
Pertarungan itu juga menjadi perhatian semua senior yang kebetulan ada di tempat itu, mereka juga hanya dapat menonton karena semua pendekar di perbolehkan untuk bertarung.
Dengan Ah Bai yang ada di gendongannya, itu sama sekali tidak mempengaruhi kemampuan Fang Ling dalam menghindar dengan menggunakan kecepatannya.
Dia pun membawa Ah Bai ke kerumunan pendekar-pendekar yang menonton dan kembali ke dalam area pertarungan, diapun mulai mengeluarkan kemampuannya dan ingin bertarung serius.
"Tombak naga api,"
Jangan lupa tiga hal :
1.Vote
2.Like
3.Komen
Pemaksaan, siapa saja yang tidak mau akan di bantai Fang Ling
Mampir juga ke novel teman aku, judulnya :
•Legenda dewa pohenix
•Legenda dewa kematian
•Pendekar pedang abadi
__ADS_1
Bersambung....