Legenda Pendekar Pedang

Legenda Pendekar Pedang
Menemui Mu Tong


__ADS_3

Hari semakin terik dan semakin panas. Di taman utama kerajaan, Fang Ling dan Su Ming asik menonton permainan catur para tetua dari kursi di bawah pohon sebelumnya.


"Tetua Ming, sekarang giliran anda melawa tetua Luo Tang,"


Seru seorang pria sembari melambaikan tangannya ke arah Su Ming yang memperhatikan.


"Baik. Aku datang,"


Setelah selesai berbincang dengan Fang Ling, akhirnya tibalah giliran pria muda itu untuk bermain catur melawan Luo Tang. Su Ming segera ke tempat permainan catur, kemudian Su Yulan tiba-tiba berada di samping Fang Ling.


"Eh...Kapan Lan'er datang ??


Fang Ling terlihat pura-pura terkejut, dia menatap Su Yulan dengan raut wajah kagum dan sedikit terkejut.


Bletak


Akibat itu Fang Ling mendapatkan pukulan cukup keras dari Su Yulan di bagian kepala. Su Yulan terlihat kesal, dia tau jika Fang Ling hanya berpura-pura terkejut.


"Jangan berpura-pura, Dasar !"


Walaupun Su Yulan memukul. Kepala keras Fang Ling membuat pergelangan tangan Su Yulan memerah hingga menimbulkan rasa yang lumayan sakit bagi pendekar di tingkat abadi.


Menyadari pergelangan tangan kanan Su Yulan tengah gemetaran dan sedikit memar. Fang Ling langsung menggenggam lembut pergelangan tangan Su Yulan dan meniupnya beberapa kali.


"Pergilah rasa sakit... Pergilah rasa sakit... Pergilah rasa sakit,"


Sebenarnya tiupan yang di lakukan Fang Ling tidak berefek apapun pada pergelangan tangan Su Yulan. Tapi, perbuatan kecil yang di lakukan Fang'Ling berhasil membuat wajah Su Yulan merah seperti apel masak.


Dengan polos Fang Ling sedikit mendongak menatap Su Yulan,"Apa sudah terasa mendingan ? Tapi sekarang wajahmu yang memerah, apa di bagian sana sakit ??


Cepat-cepat Su Yulan menarik tangannya, dia terlihat salah tingkah dengan perlakuan kecil yang di lakukan Fang Ling kepada dirinya.


"Ti-tidak, aku baik-baik saja... Terimakasih,"


"Baguslah jika Lan'er baik-baik saja,"

__ADS_1


Fang Ling kembali memperhatikan pertarungan catur di depan, dia terlihat sangat asik melihat pertarungan itu karena sekarang guru Luo Tang sedang melawan Su Ming.


Melihat perlakuan santai Fang Ling saat akan menghadapi perang yang tidak lama lagi akan terjadi, cukup membuat Su Yulan kagum. Dari awal, dia terus mendengar pembicaraan Fang Ling tanpa sepengetahuannya.


Entah mengapa mendengar jika Fang'Ling akan menghadapi perang lagi, membuat Su Yulan merasa sedikit takut bercampur tidak rela. Memikirkan jika Fang Ling pergi lagi menghadapi bahaya hanya demi menyelamatkan orang-orang yang bahkan tidak di kenalnya.


Sempat di ketahui oleh Su Yulan jika Fang Ling tengah merahasiakan identitasnya. Hal itu cukup membuat Su Yulan khawatir dan memutuskan untuk membuat sesuatu untuk Fang Ling.


"Fang'er, aku membuatkan mu sesuatu,"Su Yulan mengambil sebuah topeng rubah yang telah di siapkan nya dari awal. Topeng itu berbentuk wajah rubah dan didominasi warna putih.


"InI memang tidak seberapa...Paling tidak, gunakan topeng ini saat kau berada di dalam kondisi sedang menyembunyikan identitas,"


"Topeng ini aku buat dari elemen kegelapan, topeng ini tidak akan hancur...Jika hancur sekalipun, maka akan dapat bagus kembali jika kau menginginkannya,"


"Topeng ini akan mengubah hawa mu dan mengubahnya menjadi hawa orang lain, sehingga mampu mengelabuhi orang yang sedang mengejar,"


Fang Ling mengambil topeng yang di berikan Su Yulan dan segera menggunakannya. Seketika hawa keberadaan Fang Ling menghilang dan menjadi hawa keberadaan orang lain, seperti yang di katakan Su Yulan.


Walau sederhana, topeng ini sebenarnya sangat berguna bagi Fang Ling. Diapun menyimpan topeng rubah tersebut ke dalam cincin dimensi, setelah itu Fang'Ling menatap Su Yulan sambil tersenyum lembut.


"Terimakasih Lan'er, ternyata kau begitu mengkhawatirkan ku,"


"Bawa saja kedua adikmu ke sini, aku juga sedang tidak ada kerjaan selain menemui satu lagi orang penting di sekte naga langit. Jadi, aku akan mengajakmu melihat-lihat sekte itu,"


Su Yulan terlihat ragu,"Tidak apa-apa, kau bisa mengajak Shun Jing dan Yen Siulan pergi ke sana...Mereka juga ingin bersama dengan mu kan,"


Mendengar perkataan Su Yulan sontak Fang Ling terbayang bagaimana jika Kedua gadis yang di maksud bertarung di sekte naga langit.


"Mereka berdua sepertinya sudah kembali ke rumah masing-masing, setelah kejadian sebelumnya,"


Su Yulan memiringkan kepalanya,"Kejadian sebelumnya ??


"Kau tidak perlu berpikir yang aneh-aneh, sekarang jemput saja Su Yun dan Su Liang di rumah,"


Dengan santainya Fang Ling menebas udara kosong dengan pedang api, hingga tercipta portal yang bagian dalamnya langsung terlihat halaman kediaman rumah keluarga Su.

__ADS_1


Tanpa basa-basi Su Yulan masuk ke dalam portal. Tidak berselang lama, dia kembali muncul dengan membawa kedua adik kembarnya, juga penampilan Su Yulan juga telah berubah.


Terlihat kini Su Yulan menggunakan gaun biru dengan topi lebar di atas kepalanya. Perpaduan antara kulit putih giok milik Su Yulan dan gaun cantik memilikinya, benar-benar menyilaukan mata.


"Hem... apa bidadari surgawi merasa inscur dengan penampilan anggun putri Su Yulan,"Gumam batin Fang Ling, sambil memperhatikan Su Yulan.


"Apa terlihat aneh ??"Tanya Su Yulan malu-malu.


Fang Ling mengacungkan jempol,"Tidak kau benar-benar sempurna, lebih cantik dari biasanya,"


Su Yulan menyerengit nampak kesal,"Tidak seperti biasanya ?? Jadi sebelumnya aku di matamu seperti pengemis ??


Sadar jika dirinya telah salah berbicara. Fang Ling langsung menebas udara kosong dan menciptakan sebuah portal yang langsung menuju ke benua embun malam.


"Kau bilang ingin pergi ke sekte naga langit, kenapa portal itu menuju ke sebuah hutan ??


Fang Ling tersenyum kecut,"Portal ku hanya bisa melompati satu benua dalam satu kali penggunaan... hingga kita mencapai benua green land, barulah bisa ke sekte naga langit,"


"Bawa Su Luo, jaga dia jangan sampai dia menangis,"Tatapan Su Yulan berubah ganas,"Kau tau apa yang akan ku lakukan jika dia menangis,"


Gertakan Kecil dari Su Yulan membuat bulu kuduk Fang Ling tegang. Dia membeku sesaat, hingga sebuah tangan kecil menarik jubahnya.


"Kakak apa kau tidak apa-apa ?? Apa kak Su Yulan menyakiti mu,"Kata Su Luo adik perempuan Du Yulan dengan polosnya, sehingga dia nampak sangat menggemaskan.


"Produk buatan ayah Ming dan ibu Su Yun memang tidak pernah mengecewakan...Bahkan ketakutan ku pada anak kecil langsung menghilang,"


Dengan penuh semangat Fang Ling menggendong Su Luo, diapun masuk ke dalam portal menyusul Su Yulan dengan adik laki-lakinya yang sudah pergi lebih dulu.


Setelah berada di dalam hutan di benua embun malam, Fang Ling kembali menciptakan portal ke benua bintang virgo dan di lanjutkan dengan portal ke benua gren land hingga sampai di sekte naga langit.


"Waaaa...Cantik,"


Su Luo terlihat sangat kagum dengan keindahan sekte naga langit yang tidak di ragukan lagi. Dia dapat melihat pergunungan dengan jelas karena berada di altar naga.


Su Yulan yang menggendong Su Liang dan berdiri di samping Fang Ling juga tidak dapat menyembunyikan keterkejutannya. Dia terlihat sangat senang, bahkan tidak mau mengedipkan mata takut jika pemandangan indah itu akan hilang.

__ADS_1


Di saat keluarga kecil itu tengah terkagum-kagum dengan pemasangan di sekitar sekte naga langit. Hanya Fang Ling yang terlihat kebingungan, pasalnya sekte itu terlihat sangat ramai tidak seperti biasanya.


Bersambung...


__ADS_2