PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
CHI WEN


__ADS_3

"Hah..Chi Wen..!"


Ucap Yu Ming kaget.


Dia segera ingin bergerak menjauhi mahluk aneh yang muncul di belakangnya.


Chi Wen adalah mahluk hasil perkawinan Naga dan ikan.


Wajahnya mirip Naga, tapi dia tidak bertanduk, hanya memiliki dua kumis panjang mirip Surai naga.


Mulutnya sangat besar dan lebar, dengan gigi runcing runcing seperti pedang .


Sepasang matanya juga selalu melotot besar menyeramkan.


Tubuhnya berbentuk seekor ikan, tapi memilki sirip dan ekor mirip ekor Naga.


Mahluk ini adalah mahluk penguasa air tawar, sangat ganas dan rakus, dia bisa memakan apa saja.


Yu Ming yang awalnya sempat heran telaga sebesar ini, terlihat begitu sepi.


Tidak ada seekor pun mahluk air yang terlihat, kini dia baru mengerti .


Ternyata mahluk legenda inilah yang menjadi penyebabnya.


Yu Ming yang berusaha bergerak mundur menjauh, pergerakan nya tertahan oleh arus air yang tersedot kedalam mulut Chi Wen yang sedang terpentang lebar.


Yu Ming ikut terhisap bersama Aris air yang tersedot masuk kedalam mulut Chi Wen.


"Ahhh..!"


Keluh Yu Ming kaget.


Saat tubuhnya ikut terhisap masuk kedalam mulut Chi Wen yang sedang terpentang lebar .


Bagaimana pun Yu Ming meronta, tubuh' terus terseret mendekati mulut Chi Wen yang sedang terpentang lebar.


Yu Ming yang terus terseret kehabisan akal untuk meloloskan diri.


Tiada pilihan lain, Yu Ming mengeluarkan pedang Xuan Yuan yang kini bisa membantunya dengan Chi 25%.


Yu Ming segera memberikan tebasan pedang cahaya emas, melesat membelah air .


Menerjang kuat kearah Chi Wen.


"Blaaarrrr...!"


Chi Wen terpental oleh tebasan pedang cahaya emas yang Yu Ming lontarkan.


Tapi mahluk itu, tidak menyerah begitu saja, dia menggunakan kumis panjangnya untuk melilit pinggang, dan mengunci kedua lengan Yu Ming.


Sesaat kemudian dia segera menjulurkan lidahnya yang panjang besar, lebar dan lengket.


Untuk menempel tubuh Yu Ming , lalu menyeretnya masuk kedalam mulut .


Yu Ming yang kedua tangannya terkunci, oleh kumis Chi Wen, di tambah lagi ditempel oleh lidah Chi Wen.


Di luar kendali, Yu Ming langsung terseret masuk kedalam mulut Chi Wen.


Chi Wen langsung mengatupkan mulutnya, dia berusaha menggunakan giginya yang runcing untuk memotong motong tubuh Yu Ming .


Sebelum dia nanti akan menelan nya hingga habis.


"Cranggg..!"


"Cranggg..!"

__ADS_1


"Cranggg..!"


"Cranggg..!"


"Cranggg..!"


"Cranggg..!"


Tapi sepasang mata Chi Wen yang sudah melotot, menjadi semakin melotot kaget.


Saat tubuh Yu Ming yang dia kunyah, ternyata keras seperti sepotong besi, yang sulit di kunyah dan di hancurkan.


Karena tidak mampu menghancurkan dengan giginya, Chi Wen langsung memutuskan untuk menelan Yu Ming hidup hidup.


Membiarkan asam di dalam perutnya yang menghancurkan tubuh Yu Ming yang keras seperti sepotong besi itu .


Yu Ming segera di telan bulat bulat oleh Chi Wen masuk kedalam perut nya.


Yu Ming terlempar kesana kemari, memasuki sebuah terowongan besar licin dan panjang.


Sebelum tumbuhnya terlempar masuk ke sebuah wadah mirip kolam berair dangkal.


Dasar wadah dan sekelilingnya sangat lembut dan licin.


Yu Ming yang terlempar ke tempat itu.


Sulit bangun untuk sekedar berdiri, dia hanya bisa bangun untuk duduk saja.


"Hoeeekk..!"


"Hoeeekk..!"


"Hoeeekk..!"


Sesaat selagi Yu Ming sedang muntah muntah, tiba tiba muncul cairan asam tumpah ruah memenuhi tempat tersebut.


Yu Ming langsung terhempas kedalam cairan asam yang memenuhi seluruh wadah itu.


Benda di sekitar Yu Ming segera di hancurkan oleh cairan asam tersebut.


Yu Ming pun sebenarnya mengalami hal yang sama, untungnya Yu Ming memiliki kemampuan meregenerasi diri, karena Sum Sum tulangnya sudah di murnikan.


Sedangkan tulang Yu Ming yang telah di tempa dengan sempurna, melebihi kerasnya baja.


Cairan asam itu tidak mampu mempengaruhi nya.


Yu Ming juga bisa bernafas dengan normal meski berada di tempat ini, dan di tenggelamkan di dalam cairan asam lambung Chi Wen.


Semua ini berkat Yu Ming mendapatkan saluran Chi dari pedang Xuan Yuan di dalam genggamannya.


Beberapa saat kemudian Yu Ming dan sisa ampas yang tidak bisa diproses.


Terlempar keluar dari saluran pembuangan Chi Wen.


Yu Ming akhirnya kembali ke dasar telaga yang gelap gulita.


Yu Ming menunggu hingga Chi Wen berenang menjauh, dia baru berenang naik keatas.


Yu Ming tidak berani menggunakan mutiara malam sebagai penerangan.


Karena dia hanya akan menarik perhatian Chi Wen untuk kembali memangsanya.


Yu Ming hanya terus berenang berusaha naik keatas permukaan telaga.


Titik cahaya jauh diatas sana, adalah tujuan Yu Ming untuk kembali keatas permukaan telaga.

__ADS_1


Dengan menggunakan kekuatan otot kaki dan tangan nya, tubuh Yu Ming mampu melesat keatas seperti sebutir peluru.


Tidak lama kemudian Yu Ming akhirnya naik juga ke permukaan telaga.


"Byuuur...!"


"Huffff...!"


Akhirnya Yu Ming berhasil muncul ke permukaan telaga, dia kembali bisa bernafas dengan bebas, tanpa perlu menggunakan Chi dari bantuan pedang Xuan Yuan lagi.


Baru saja Yu Ming muncul ke permukaan telaga, Yu Ming saat menoleh kesekitarnya.


Dia segera menemukan air telaga yang tenang dari kejauhan seperti terbelah.


Di bawah permukaan air seperti ada sesuatu yang besar sedang bergerak menuju kearahnya.


Melihat hal itu, Yu Ming pun secara reflek berusaha berenang menuju tepi telaga.


Tapi pergerakan mahluk itu sangat cepat, sebentar saja dia sudah hampir menyusul Yu Ming .


Melihat mahluk itu semakin mendekat, Yu Ming segera menggunakan kedua tangannya untuk memukul permukaan telaga.


Sedangkan kedua kakinya melakukan tendangan kuat kebawah.


"Byuuur..!"


Tubuh Yu Ming langsung terbang keluar dari dalam air.


Yu Ming langsung melakukan beberapa kali salto di udara.


Agar dia bisa segera meninggalkan telaga dan kembali ke darat.


Tapi mahluk itu sepertinya tidak ingin melepaskan Yu Ming , Chi Wen ikut terbang keluar dari dalam air.


"Byuuur...!"


Tubuhnya yang besar saat terbang keluar dari dalam air, segera membuat air telaga muncrat tinggi ke udara.


Chi Wen dengan mulut terpentang, berusaha mengejar Yu Ming , ingin mencaploknya.


Dia juga menggerakkan kumisnya ingin menangkap'Yu Ming .


Sayangnya di air dan di udara adalah dua hal yang berbeda.


Yu Ming yang sedang melayang di udara.


Melihat ada kumis Chi Wen yang mengejarnya di belakang, dengan gerakan secepat kilat.


Yu Ming melepaskan tiga tebasan pedang cahaya emas.


"Singggg...!"


"Singggg...!"


"Singggg...!"


Tiga energi tajam, yang terbungkus dalam cahaya emas, melesat kebelakang.


Dua menyambut datangnya kumis Chi Wen, sedangkan satu yang terakhir bergerak menyerang moncong Chi Wen yang sedang terbuka.


"Tessss..!"


"Tessss..!"


Dua kumis Surai ikan Naga, Chi Wen terpotong oleh energi pedang Xuan Yuan.

__ADS_1


__ADS_2