
Yu Ming setelah beberapa saat, bergerak menghindari kejaran gurita raksasa .
Hingga dia berhasil memancing gurita raksasa yang terus mengejarnya itu, sampai keluar dari dalam Goa.
Semakin lama semakin menjauhi Goa tempat persembunyian, Yu Ming yang jadi teringat saat dia masih di kahyangan dulu, dia pernah datang kedunia untuk membasmi siluman gurita.
Kini kembali berhadapan dengan gurita raksasa, Yu Ming berpikir dua seperti sedang mengulangi masa lalunya.
Yu Ming mulai mengeluarkan pedang Xuan Yuan di tangannya.
Setiap sinar emas di lepaskan untuk menyambut tangan dan kaki gurita yang datang menyerang nya.
Tangan dan kaki gurita itu pasti putus beterbangan di udara, di sambar oleh energi pedang Xuan Yuan yang tajam.
Tapi gurita yang selalu bisa meregenerasi tangan dan kakinya yang putus oleh tebasan pedang Xuan Yuan.
Dia seperti tidak ada takutnya terus menyerang Yu Ming dengan tangan kaki nya.
Gurita raksasa itu seolah olah tiada kapoknya, dia terus saja menyerang Yu Ming , meski potongan tangan dan kakinya sudah banyak yang tertebas putus oleh ketajaman pedang Xuan Yuan .
Yu Ming yang melihat hal itu, dia mulai membalas menyerang dengan tebasan pedang jarak jauh mengincar bagian kepala dan tubuh Gurita raksasa itu.
Gurita raksasa itu segera menggunakan kaki tangannya yang banyak untuk menahan serangan Yu Ming .
Di samping itu dia kini juga mulai menggunakan semburan air dari lubang lubang di tangan dan kakinya untuk menyerang Yu Ming .
Semburan air itu sangat kuat mampu memecahkan batu dan melubangi tanah .
Bila tubuh tidak di lindungi Chi pelindung terkena semburan tersebut.
Yu Ming tubuhnya pasti akan di buat berlubang lubang oleh tembakau air yang sangat kuat itu.
Tapi berhubung seluruh tubuh Yu Ming terbungkus oleh Chi pelindungnya.
Maka serangan tembakan air itu menjadi tidak berarti.
Serangan tembakan air itu tidak berefek bagi Yu Ming .
Sebaliknya Gurita raksasa mulai keteteran meregenerasi kaki dan tangannya.
__ADS_1
Karena tebasan pedang jarak jauh Yu Ming semakin lama semakin cepat, terus menghancurkan kaki tangan Gurita raksasa itu, hingga dia jadi kesulitan beregenerasi.
Tangan dan kaki Gurita raksasa sulit beregenerasi otomatis tubuh dan kepala nya yang menjadi sasaran serangan target Yu Ming berikutnya.
Gurita raksasa yang semakin terdesak akhirnya dia menyemburkan kabut tinta beracunnya menyerang Yu Ming .
Sekaligus dia ingin mengaburkan pandangan mata Yu Ming , sehingga dia bisa menyerang Yu Ming dengan bebas dari balik kegelapan menggunakan kaki tangan nya yang bisa muncul kapan saja dan di mana saja.
Hanya dia yang bisa melihat Yu Ming , Yu Ming tidak akan bisa menemukan keberadaannya.
Tapi Yu Ming tidak takut dengan racun Gurita raksasa karena dia di lindungi oleh roh gaib dewa Ginseng yang menyatu di dalam tubuhnya..
Selain itu tinta yang membuat keadaan di sekitarnya gelap gulita, dengan putaran pedang Xuan Yuan yang membentuk pusaran cahaya emas.
Yu Ming dengan mudah bisa mengusir gelap, sehingga dia bisa kembali menemukan keberadaan Gurita raksasa itu.
Gurita raksasa itu menyadari, dia bukan lagi lawan Yu Ming , bila di teruskan cepat lambat dia akan mati konyol.
Gurita raksasa tersebut kini berusaha melarikan diri dari Yu Ming .
Tapi hal itu mudah di pikirkan, tidak mudah di lakukan.
Di bawah tebasan cahaya emas yang membuka tabir kegelapan, di sertai kilatan petir yang mampu melumpuhkan Gurita raksasa itu, bila sampai tersambar kilatan listrik tegangan tinggi tersebut
Yu Ming setelah menuntaskan Gurita raksasa , dia kini bergerak memasuki goa gelap gulita itu dengan pedang Xuan Yuan di tangan.
Pancaran cahaya emas dari pedang Xuan Yuan yang terang benderang.
Memudahkan Yu Ming bergerak menelusuri Goa yang panjang gelap dan berkelok kelok itu.
Pada satu titik Goa yang Yu Ming telusuri cukup lama, akhirnya berhenti di sebuah lorong buntu.
Di depan jalan hanya ada dinding batu karang tebal yang tidak ada jalannya lagi.
Yu Ming maju memeriksa dinding jalan buntu di dalam air tersebut.
Setelah melakukan pemeriksaan beberapa waktu, Yu Ming akhirnya menemukan ada sebuah rongga kecil yang menghisap air masuk kedalam celah tersebut.
Yu Ming ingin menelusurinya lebih jauh, sayangnya persediaan balon udaranya menipis.
__ADS_1
Di tambah lagi Chi nya yang belum sempurna tidak bisa membantunya membuat gelembung udara yang bisa membantunya bebas bernafas di dalam air.
Yu Ming akhir nya, harus membatalkan niatnya itu, dia segera berenang keluar dari dalam Goa, untuk kembali ke permukaan laut.
Untuk mengumpulkan hawa udara segar, setelah memperoleh nafas cukup.
Yu Ming baru kembali menggunakan ilmu pemberat tubuhnya, yang membuatnya bisa lebih cepat tiba di dasar laut, ketimbang dia melakukan nya dengan berenang
Dengan menghirup udara segar dan mengisi kantung udara yang cukup.
Yu Ming kembali bergerak menuju dasar laut, kemudian dia kembali masuk kedalam Goa.
Saat tiba kembali di ujung jalan buntu, Yu Ming segera menggunakan pedang Xuan Yuan untuk memperbesar celah sempit di dinding Goa di dalam air.
Pedang Xuan Yuan tanpa kesulitan bisa membantu Yu Ming .membentuk sebuah lubang yang bisa Yu Ming lewati.
Setelah melakukan penggalian sedalam 1 tombak, Yu Ming akhirnya menemukan sebuah lorong lainnya yang masih tetap di bawah air, tapi lorong ini cukup besar.
Bisa di lalui manusia dewasa dengan gerakan tubuh miring .
Yu Ming yang penasaran segera bergerak dengan tubuh miring menyusuri jalan di dasar laut itu .
Beberapa saat menempuh perjalanan dengan tubuh miring, sehingga Yu Ming terlihat bergerak kedepan seperti seekor kepiting berjalan .
Yu Ming akhirnya tiba di Goa bawah laut lainnya yang lebih luas jalan nya
Yu Ming kembali melanjutkan perjalanan nya, yang tidak tahu akan berakhir di mana dan apa yang akan dia temukan.
Setelah melakukan perjalan panjang menyusuri Goa bawah laut.
Akhir nya Yu Ming menemukan sebuah ruangan luas, ada undakan anak tangga, di bangun untuk mencapai sebuah pintu gerbang baru raksasa .
Sama seperti sebelumnya tempat ini juga terletak di bawah air.
Sekali lihat saja Yu Ming yakin, tempat ini dulunya adalah bagian dari suatu bangunan istana.
Mungkin pulau yang menjadi tempat istana tempat ini di bangun, tenggelam di sapu air laut.
Sehingga pintu batu tebal yang mungkin adalah pintu otomatis gudang harta, bagian dari sebuah istana yang tenggelam di dasar laut.
__ADS_1
Kini pintu ruang harta itulah yang berada di hadapan Yu Ming .
Yu Ming segera maju untuk memeriksa dinding pintu gerbang itu secara teliti.