PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
Istana Wilayah Timur


__ADS_3

"Satu lagi tuan muda, tuan muda harus segera bisa kembali ke kahyangan.."


"Penglihatan ku yang bisa menembus langit, saat ini melihat keadaan kahyangan sedang tidak baik baik saja.."


Ucapan roh gaib hitam ketiga segera membuat Yu Ming tersentak kaget.


Dia segera berkata,


"Apa yang kamu lihat, apa yang terjadi..!?"


"Cepat katakan..!"


Roh gaib hitam berkata,


"Aku melihat kebangkitan dari neraka, di pimpin oleh seorang pemuda, mereka sedang bergerak menuju Nan Thian Men.."


"Aku hanya bisa melihat tidak bisa mendengar, jadi aku tidak tahu apa yang sedang terjadi dengan jelas.."


"Andai saudara keempat ada tentu dia bisa bantu mendengarkan apa pembicaraan mereka.."


Ucapan roh gaib ketiga meski tidak bisa memberikan jawaban penuh.


Tapi Yu Ming di hati sudah bisa menebaknya, kemungkinan yang sedang berulang melakukan pemberontakan, adalah saudara keduanya Yu Long, yang tidak pernah bisa berubah sifat jeleknya.


Yu Ming mencoba menenangkan pikirannya, dengan menghela nafas berulang kali.


Dia sadar, dia harus bersikap tenang dan menyelesaikan segala tugasnya.


Panik tidak akan ada gunanya, karena saat ini dia memang tidak bisa melakukan apapun, selain menyelesaikan semua tugas di dunianya.


Setelah itu dia baru bisa bebas kembali ke kahyangan, untuk membantu menangani masalah di atas sana.


Yu Ming setelah mengambil nafas panjang dan membuangnya berulang ulang.


Dia akhirnya berkata pelan,


"Baiklah terimakasih informasinya, sekarang kamu bergabunglah dengan saudara mu.."


"Aku sebentar lagi akan pergi temukan saudara keempat mu..!"


Roh gaib hitam dengan senyum gembira, dia segera merubah dirinya menjadi kabut hitam.


Lalu dia segera melesat masuk lewat kening Yu Ming .


Setelah roh gaib hitam masuk bergabung dengan ke 2 saudara lainnya, yang sedang menanti kedatangan nya di dalam sana.


Yu Ming kini melesat kearah timur, kemudian dia terjun masuk kedalam telaga.


Berenang cepat menuju dasar telaga di sebelah timur.


Dengan mengikuti posisi arah matahari, Yu Ming akhirnya menemukan wilayah yang di carinya.

__ADS_1


Di dasar telaga bagian timur, terlihat sebuah istana yang di bangun membelakangi, sebuah dinding tebing raksasa, yang tegak lurus keatas.


Istana di dasar telaga cukup besar dan megah, tapi terlihat sepi.


Dari kejauhan Yu Ming melihat istana itu sepertinya istana kuno yang tidak ada penghuninya lagi.


Mungkin dulu di bangun di permukaan tanah, tapi seiring waktu, istana tersebut jadi tenggelam di dasar telaga ini.


Yu Ming yakin peti mati Giok Hitam yang di carinya, kemungkinan besar ada di dalam istana tersebut.


Yu Ming segera mempercepat berenang nya menuju istana tersebut.


Tapi baru saja Yu Ming mendarat di depan halaman istana bawah air itu.


Dari dalam istana yang gelap gulita, terdengar suara berkumandang keluar,


"Anak muda sebaiknya tinggalkan tempat ini, jangan menganggu tugas kami menjaga tempat ini..!"


"Disini tidak ada apa apa, selain roh yang sangat jahat..!"


"Jadi lebih baik batalkan niat mu, segera pergi dari sini..!"


"Jangan suka banyak mencampuri urusan yang tidak ada hubungannya dengan diri mu..!"


Yu Ming berdiri tenang di dasar telaga, dengan ilmu pemberat tubuh Yu Ming bisa melakukan nya dengan mudah.


Yu Ming kesulitan untuk menjawab, sehingga dia membuat gerakan menulis di udara.


"Maaf bila kedatangan ku menganggu ketenangan senior.."


"Aku juga tahu apa yang senior jaga di dalam sana..."


"Tapi aku juga dalam keadaan terpaksa, tidak ada jalan lain.."


"Jadi maaf, bila aku berkurang ajar, aku harus mendapatkan roh gaib hitam di dalam peti Giok Hitam itu.


Sesaat setelah Yu Ming selesai menulis di udara, kemudian dia dorongkan masuk kedalam istana.


Yu Ming segera menemukan dari balik Kegelapan ada dua bola senter cahaya merah yang menyorot keluar.


Tidak lama kemudian segera menyusul sebuah kepala Naga hijau besar muncul keluar dari pintu gerbang istana.


Baru kepalanya saja, Yu Ming sudah terlihat seperti seekor kelinci kecil di depan hadapan Naga itu.


Naga yang bisa berbicara seperti manusia tersebut, dia kembali berkata,


"Anak muda, aku ingatkan sekali lagi..!"


"Segera tinggalkan tempat ini, atau aku tidak akan bersikap lunak lagi pada mu..!"


Yu Ming menanggapi ancaman Naga Hijau yang terlihat tidak sedang main main itu dengan senyum tipis.

__ADS_1


Dan memberi kode dengan tangannya, agar Naga Hijau bergerak maju menyerang nya.


Naga Hijau yang melihat hal itu, dia mengernyitkan kedua pelipis nya keatas.


Sepasang kumis Naga nya terlihat bergerak gerak, sesaat kemudian Naga itu membuka moncongnya.


Menyemburkan air kearah Yu Ming, semburan air yang lebih kuat 10 kali lipat, daripada tembakan air mesin hidran pemadam kebakaran .


Segera menyerbu kearah Yu Ming , tapi Yu Ming tetap diam tidak bergerak.


Dia masih berdiri di posisinya dengan seluruh tubuh telindungi oleh bola energi yang membungkus dirinya.


Tembakan keras air dari Naga Hijau, saat bertabrakan dengan Yu Ming yang terlindung oleh perisai energi nya.


Tembakan air itu terlihat terbelah dua, melewati kiri kanan posisi Yu Ming berdiri.


Naga Hijau yang melihat Yu Ming sangat tidak biasa, Yu Ming mampu menahan semburan air nya dengan cara seperti itu.


Itu hanya menunjukkan kemampuan Yu Ming tidak berada di bawahnya.


Naga Hijau kini bersikap lebih hati hati tidak asal menyerang.


Naga Hijau kini mencoba menggunakan sepasang kumisnya yang bergerak gerak melakukan pengejaran kearah Yu Ming .


Kemanapun Yu Ming menghindar, Naga Hijau akan menggunakan kumisnya untuk berusaha menangkap Yu Ming .


Yu Ming yang terus bergerak dengan langkah cahaya, dia sejauh ini masih bisa menghindari serangan kumis itu.


Hingga satu ketika Yu Ming berkata,


"Cukup...!"


Yu Ming sekaligus mengeluarkan Pedang Xuan Yuan dan Golok Naga Emas.


Golok Naga Emas Yu Ming gunakan untuk menahan dan membiarkan kumis naga melilitnya.


Lalu saat tarik menarik terjadi, Hingga kumis Naga merenggang di sana, dengan gerakan cepat pedang Xuan Yuan melepaskan satu tebasan melewatinya.


Cahaya kuning berkelebat cepat, dua potong kumis naga pun terpental ke udara.


Naga Hijau yang kumisnya terpotong langsung mengeluarkan suara raungan marah.


Dia yang tadinya hanya memunculkan kepala nya keluar dari dalam istana, untuk menyerang Yu Ming .


Kini setelah Yu Ming melakukan hal yang melukainya, Naga Hijau segera melesat keluar dari dalam istana.


Bergerak menyerang Yu Ming dengan moncong terbuka lebar, siap mengigit dan mencabik cabik Yu Ming , sebelum dia menelan nya bulat bulat.


Yu Ming yang melihat Naga Hijau mulai terpancing mengejarnya, Yu Ming segera bergerak mundur menghindari serangan Naga Hijau.


Sambil terus bergerak mundur menuju permukaan air.

__ADS_1


__ADS_2