
Pagi pagi sekali setelah berunding dengan Ji Lian Hua.
Di saat kakek pemilik rumah sedang tidur.
Yu Ming seorang diri, di hari masih agak gelap, dia sudah pergi ke sungai untuk mandi dan duduk berendam di sana.
Hanya bagian kepala yang dia biarkan muncul di permukaan sungai.
Yu Ming duduk bersila di sana dengan sepasang mata terpejam.
Meski tidak bisa melihat keadaan sekitarnya, pendengaran dan seluruh tubuh Yu Ming dalam keadaan siaga.
Menanti kedatangan mahluk yang sedang di tunggu nya, dengan menggunakan dirinya sendiri untuk memancing kedatangan mahluk tersebut.
Tidak perlu menunggu lama, Yu Ming segera mendeteksi mahluk itu sedang bergerak cepat mendekatinya dari arah belakang sana.
Yu Ming tahu, tapi dia berpura pura tidak tahu sambil menunggu kesempatan tiba.
Akhirnya yang Yu Ming tunggu tunggu .mulai mendekat, moncongnya terlihat sudah membuka lebar.
Dalam jarak 5 meter mahluk itu melompat keluar dari air, dia dengan moncong terbuka bergerak cepat ingin mencaplok Yu Ming dengan mulutnya yang elastis sehingga bisa terbuka begitu lebarnya.
Mahluk itu bermaksud dengan satu pergerakan dia ingin menelan Yu Ming hidup hidup.
Yu Ming tahu persis pergerakan mahluk itu, tanpa perlu melihat'nya.
Yu Ming sengaja menunggu kesempatan terbaik, agar tidak gagal dalam satu kali serang.
Karena dalam pertemuan sebelumnya Yu Ming tahu persis, mahluk ini memiliki kekebalan tubuh yang sangat luar biasa.
Dia tidak akan berhasil, bila menyerang secara sembarang, untuk itu Yu Ming sengaja mengambil sikap menunggu.
Penantian Yu Ming akhirnya membuahkan hasil, saat mahluk itu membuka mulutnya ingin mencaploknya.
Dengan perhitungan yang tepat, Yu Ming mengeluarkan pedang Xuan Yuan.
Melakukan tusukan sepenuh tenaga, terarah tepat kearah langit langit bagian dalam mahluk itu.
Yu Ming dalam satu gerakan memberikan tiga tusukan cepat dan tepat.
Dia tusukan dari langit-langit mulut menembus kearah sepasang mata.
Saat mahluk itu meronta kesakitan dan seperti gila bergerak kesana-kemari karena kesakitan hebat.
Saat itu pula pedang Xuan Yuan bersarang di dinding langi langit rongga mulut, hingga menembus ke pusat otak.
Begitu bagian penting tersebut tembus oleh pedang di tangan Yu Ming .
__ADS_1
Mahluk itu langsung terdiam tidak bergerak lagi, dalam hitungan detik.
Selanjutnya saat tubuh mahluk itu terlempar kesamping,ahlul itu hanya bisa mengapung sebentar di permukaan air.
Sebelum kemudian tubuhnya perlahan lahan tenggelam kedalam sungai.
Setelah berhasil menewaskan mahluk itu, Yu Ming baru bangkit berdiri dan berjalan pergi menuju.tepuan sungai.
Tapi saat Yu Ming sedang bergerak menuju tepi sungai, Yu Ming tiba tiba merasakan ada hawa intimidasi yang jauh lebih besar sedang mendekat.
Saat mahluk kedua muncul ke permukaan dan semakin mendekati posisi Yu Ming .
Segera terlihat ukuran mahluk kedua ini saat muncul di permukaan air sangatlah fantastis.
Bentuknya dengan mahluk pertama hampir sama persis, bedanya cuma mahluk pertama tidak ada kakinya.
Mahluk kedua ini justru ada dua pasang kaki, di bagian depan dan belakang tubuhnya.
Sehingga dia lebih terlihat mirip buaya daripada ikan.
Tapi bila ingin di sebut buaya juga tidak bisa, karena hanya bagian kakinya saja yang mirip.
Tapi bentuk tubuhnya tetap lebih mirip ikan, sedangkan bagian kepalanya sama persis dengan mahluk pertama yang lebih kecil ukuran nya
Merasa ada hawa intimidasi kuat sedang mendekat, Yu Ming segera membalikkan badannya menghadap kebelakang.
Pedang Xuan Yuan sudah kembali terhunus bersiap menghadapi serangan apapun dari mahluk yang penuh intimidasi itu.
Kedua surai mahluk itu di pergunakan untuk menangkap Yu Ming .
Surai mahluk itu bergerak seperti dua buah cambuk yang di gerakkan dari jauh.
Bisa menangkap juga bisa menyerang dengan maksud membelah maupun menusuk tubuh Yu Ming .
Surai juga sangat kuat tidak bisa di tebas putus oleh pedang Yu Ming .
Mahluk itu terus menyerang Yu Ming dengan sepasang Surai nya yang bergerak lincah, mengejar kemanapun Yu Ming pergi.
Setiap kali terdesak, Yu Ming terpaksa menangkis serangan Surai, dengan membuatnya terpental oleh tangkisan nya
Dari dalam sungai, perkelahian di mana mahluk itu terus menyerang, Yu Ming terus bertahan, perlahan-lahan mulai berpindah hingga ke darat.
Mahluk itu setelah berulang kali gagal menyerang Yu Ming, dia mulai segera mengerahkan aliran listrik memenuhi Surai nya.
Sehingga kini Surai nya bisa menyerang seperti cambuk petir.
Yu Ming di paksa terbang kesana kemari, pontang panting di serang oleh dua buah Surai yang sangat kuat itu.
__ADS_1
Yu Ming sambil menghindar kesana kemari dia berulang kali membalas dengan tebasan pedang Xuan Yuan dari jarak jauh.
Tapi semua serangan itu, tidak mempan terhadap tubuh mahluk itu, yang kebal terhadap serangan senjata tajam.
Serangan dahsyat Yu Ming yang bisa membelah apapun dengan mudah.
Tapi terhadap mahluk itu, semua serangan Yu Ming kandas, mahluk itu bahkan seperti tidak merasakan apa-apa atas serangan Yu Ming .
Pertarungan dahsyat yang berpindah ke darat dan mendatangkan suara ledakan dahsyat.
Tanah juga di buat bergetar seperti di Landa oleh gempa dahsyat.
Hal ini membuat para penduduk desa pada keluar dari dalam rumah mereka untuk menyaksikan apa yang sedang terjadi di tepi sungai sana.
Semua orang dibuat terbelalak kaget oleh pertarungan dahsyat antara Yu Ming dan mahluk itu.
Ji Lian Hua berhasil membujuk kakek kepala desa, untuk mengajak seluruh warganya mengungsi menjauhi arena pertempuran yang kacau balau.
Melihat mereka semua telah pergi jauh, Yu Ming baru merasa jauh lebih tenang.
Bisa lebih berkonsentrasi penuh menghadapi mahluk yang sangat kuat dan sangat sulit dia kalahkan tersebut.
"Blaaarrrr...!"
Tanah terbelah di hajar oleh Surai mahluk itu yang mengincar Yu Ming .
Tapi dengan ilmu langkah cahaya, Yu Ming sudah berhasil menghindari serangan tersebut.
Sambil terbang menghindar, Yu Ming menggunakan pedang Xuan Yuan untuk menangkis Sambaran Surai yang lain yang mengancam pinggang nya.
"Trangggg...!"
Memanfaatkan daya pentalan tersebut, Yu Ming melayang mendekati mahluk itu.
Dari jarak sekitar dua meteran, Yu Ming melepaskan
"Tebasan Pedang Xuan Yuan Es Surgawi..."
Dengan bantuan energi dari Pai Shi Phi di gabung dengan pedang Xuan Yuan sendiri.
Serangan sepenuh tenaga ini menjadi sangat dahsyat.
"Wuzzzzzz...!"
Seluruh tubuh mahluk itu langsung di buat membeku oleh serangan yang Yu Ming lancarkan.
Segera mahluk itu berubah menjadi sebongkah es beku, bahkan kedua Surai nya pun terlihat ikut membeku.
__ADS_1
Yu Ming terbang diatas tubuh mahluk itu, sambil menghimpun air sungai untuk naik keatas.
Sebelum di hempaskan semua kearah mahluk itu.