
Roh gaib putih tersenyum sabar dan berkata,
"Kamu tenang saja, tumbuhan itu biasanya tumbuh tidak jauh dari kumpulan kelinci perak bertanduk tadi ."
"Lagipula batu bayi kelinci itu cuma sedikit fungsinya.."
"Dia itu serakah, besar kecil mau semua.."
"Nanti setelah kamu kalahkan kelinci perak bertanduk, di sarangnya pasti ada wortel perak.."
"Kamu bisa konsumsi wortel perak, baru serap batu Siluman Kelinci perak bertanduk.."
"Hasilnya pasti jauh lebih baik, kamu bisa gunakan energi itu untuk merubah susunan dan kekuatan tulang mu.."
Ucap roh putih gaib menjelaskan dengan sabar.
Yu Ming yang tidak paham dengan sistem seperti itu, karena dulu dia di kahyangan begitu lahir semua sudah sempurna.
Tidak ada yang perlu di serap di makan semua sudah sempurna, bahkan menghimpun Chi Dewa pun sangat mudah, karena Chi berlimpah ada di mana mana.
Terutama di langit lapis ketiga keatas, hawa Dewa di sana sangat sempurna dan murni.
Efeknya pun ratusan kali lipat di bandingkan hawa dari dunia saat ini, yang kotor dan tidak murni lagi.
Kini mendengar penjelasan roh gaib putih, selain mengangguk
Yu Ming tidak tahu apa yang mau dia tanggapi.
Sesaat roh gaib putih menghilang, Yu Ming pun buru buru mengangkat daging kelinci kedua yang hampir hangus.
Karena dia lupa memutar mutarnya saat di panggang, karena terlalu asyik mendengarkan hal hal baru dari kedua roh hitam putih itu.
Kini Yu Ming melanjutkan makan, sambil memutar-mutar panggangan daging keduanya, agar matang merata.
Karena terlalu banyak dagingnya, Yu Ming mulai mengambil dagingnya, buat di simpan dalam bungkusan dedaunan lebar yang ditemukannya.
Setelah itu dia simpan, termasuk daging kelinci kedua, semuanya Yu Ming kupas ambil dagingnya buat dia simpan.
Setelah semuanya beres, dia sudah mencuci tangan nya di kolam berair jernih di dekat sana.
Kini Yu Ming mulai mencoba memasuki rerimbunan semak belukar dengan Golok Naga Emas siaga di tangan, di gunakan untuk membantu rumput membuka jalan.
"Wuttttttt..,!"
"Wuttttttt..,!"
"Wuttttttt..,!"
Kekuatan tenaga luar Yu Ming yang kuat, dan terlatih Membuatnya dengan mudah membuka jalan, memasuki rerimbunan semak belukar.
__ADS_1
Di dalam rerimbunan cukup banyak binatang siluman tikus ular yang berukuran cukup besar.
Tapi mereka tidak ada yang berani mendekati Yu Ming , karena tebasan golok Yu Ming yang kuat.
Membuat mereka memilih menyingkir jauh jauh dari Yu Ming .
Semak belukar itu ternyata sangat luas. Setelah menghabiskan waktu semalam suntuk, terus bergerak menebas di dalam semak belukar tersebut.
Baru saat pagi tiba, Yu Ming akhirnya berhasil keluar dari dalam rerimbunan semak belukar yang luas itu.
Begitu keluar dari dalam semak belukar, Yu Ming segera menemukan puluhan kelinci perak bertanduk sedang berkumpul di sana.
Semuanya kini menatap kearah Yu Ming dengan tatapan mata curiga.
Tiga kelinci perak bertanduk yang kehilangan tanduk di kening masing masing.
Mereka segera mengeluarkan suara riuh rendah, seketika kelinci kelinci lain nya.
Langsung bersiaga, dengan tubuh berdiri tegak, semua nya menatap kearah Yu Ming dengan tatapan mata marah.
Sesaat kemudian puluhan ekor kelinci mulai bergantian melompat menyerang Yu Ming dengan tanduk di kepala mereka.
Tapi Yu Ming menanggapinya dengan tenang, setiap goloknya menggunakan ilmu tebasan Naga Emas bergerak.
Pasti ada tanduk patah dan kepala kelinci perak, yang terlepas dari tempatnya.
Sekejab saja belasan ekor kelinci, telah tergeletak tak bernyawa di sekitar tempat itu.
Bersama kelinci kelinci perak sebesar anjing, yang belum punya tanduk.
Yu Ming tidak mengejar maupun menghabisi mereka lagi.
Persediaan stok dagingnya masih cukup banyak, sedangkan yang belasan ekor ini.
Yu Ming sama sekali tidak berminat untuk mengambil dagingnya.
Yu Ming hanya mencari mutiara Siluman mereka, mengambilnya.
Lalu Yu Ming bergerak mencari tempat tinggal kelinci kelinci yang rata rata tinggal di lubang lubang besar di bawah pohon raksasa.
Di dalam sana Yu Ming akhirnya berhasil menemukan wortel perak, yang di carinya.
Setelah mengumpulkan wortel perak, atas anjuran roh gaib putih, Yu Ming tidak boleh memasaknya.
Yu Ming harus memakannya mentah mentah, ini adalah pekerjaan yang tidak mudah.
Yu Ming sampai merasa ngilu ngilu seluruh gigi nya, ketika dia harus mengunyah wortel wortel perak yang keras dan pahit luar biasa itu.
Tapi khasiatnya bisa langsung dia rasakan, setiap kali dia menelan wortel itu masuk kedalam perut nya.
__ADS_1
Yu Ming merasakan tenaga dingin terus menerus mengalir masuk kedalam Pai Shi Phi.
Sebaliknya ketika dia mulai menyerap mutiara kelinci perak bertanduk hingga hancur berkeping-keping.
Yu Ming segera merasakan energi panas, terserap masuk kedalam tubuhnya, sebelum kemudian semuanya terhisap kedalam Hei Shi Phi.
Setelah menyerap cukup banyak kekuatan mengisi Hei Pai Shi Phi nya.
Yu Ming memilih duduk di salah satu pohon besar yang tumbuh di dekatnya.
Dengan duduk di atas salah satu cabang pohon besar yang tinggi.
Yu Ming dengan tenang mengikuti petunjuk roh gaib hitam merubah sedikit demi sedikit struktur tulang di tubuh nya.
Setiap tulangnya mengalami kenaikan kualitas satu tingkat, Yu Ming pasti akan mendesis menahan rasa nyeri luar biasa yang dia alami langsung.
Yu Ming yang asalnya adalah kualitas tulang manusia biasa, mulai naik kualitasnya menjadi kualitas besi, lalu menjadi kualitas baja.
Sampai sini kualitas tulang Yu Ming mentok, tidak bisa di kembangkan lagi.
Wortel besi dan mutiara Siluman kelinci bertanduk, kini sudah kehilangan khasiat di tubuh Yu Ming .
Untuk naik 3 tingkat lagi keatas, Yu Ming harus bisa mengumpulkan sumber daya lainnya yang lebih berkualitas.
Tapi untuk itu, Yu Ming harus memasuki ke bagian hutan yang lebih dalam.lagi.
Mencari Siluman yang kekuatannya masih diatas Siluman kelinci.
Baru memasuki belasan meter kedalam hutan, Yu Ming kini dipertemukan dengan sekumpulan Siluman Rubah hitam yang ukurannya sebesar seekor kerbau muda.
Yu Ming jadi teringat dengan Siao Li, saat berhadapan dengan rubah rubah itu.
Tapi saat melihat tatapan mata mereka yang ganas dan tidak bersahabat.
Yu Ming segera mengingatkan diri nya, agar lebih waspada dan berhati hati.
Benar saja sekelompok rubah itu, mulai menggereng galak kearah Yu Ming.
Sesaat kemudian mereka masing masing melesat dengan kecepatan luar biasa menerkam.kearah Yu Ming .
Padahal bila di lihat dari ukuran tubuhnya yang begitu besar, seharusnya pergerakan mereka akan jauh lebih kaku.
Tapi pada kenyataannya pergerakan mereka sedikitpun tidak kaku.
"Breeet...!"
Breeet...!"
Breeet...!"
__ADS_1
Beberapa kali Yu Ming terlambat menghindari terkaman yang sangat cepat itu.
Punggung, dada dan perutnya mengalami luka gores dari cakar rubah itu.