PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
KEMBALI KE KEDIAMAN MIN MIN


__ADS_3

Yu Ming melayang ringan keluar dari dalam lubang yang tercipta oleh adu kekuatan dirinya dan Pang De.


Dia mendarat di pinggir mulut lubang, mengedarkan pandangannya kesekitarnya.


Di mana ada ratusan anggota sekte iblis yang sedang mengepungnya dengan pedang di tangan.


Yu Ming berkata pelan,


"Tahu diri segera kembalikan barang, lalu tinggalkan tempat ini.."


"Aku akan memberikan kalian satu kesempatan memperbaiki diri.."


Yu Ming menyimpan pedang Xuan Yuan, kini dia menggantikan nya dengan Golok Naga Emas.


Menghadapi orang orang kasar ini, Yu Ming yakin dan percaya mereka bukanlah tandingannya, sekalipun tanpa Chi.


Ratusan anggota sekte iblis yang mengepung Yu Ming di sana, terlihat agak ragu.


Karena pimpinan mereka yang sakti saja, Yu Ming mampu menghabisinya dengan mudah.


Apalagi mereka yang memiliki kemampuan jauh di bawah pimpinan mereka.


Tapi terbentur oleh peraturan sekte yang keras kejam dan tanpa ampun.


Mereka tidak berani melanggarnya, akhirnya dengan setengah terpaksa mereka segera berteriak keras untuk menguatkan mental mereka.


Setelah itu mereka berlarian cepat, menghambur kearah Yu Ming dengan senjata di tangan.


Yu Ming menghela nafas panjang dan berkata,


"Kalian cari mampus.."


Setelah itu Yu Ming melesat kedepan dengan Golok Naga Emas di tebaskan. Untuk menyambut kedatangan anggota sekte iblis yang berada di hadapan nya.


"Cranggg..!"


"Sraaat...!"


"Ahhhh...!"


"Cranggg..!"


"Sraaat...!"


"Ahhhh...!"


Dalam sekejab mata, puluhan anggota sekte iblis telah tergeletak di atas tanah, dengan lengan putus sebatas siku.


Anggota sekte iblis yang terus berdatangan, membuat Yu Ming juga tidak berhenti bergerak.


Cahaya emas terus membungkus dirinya menerjang kesana kemari, menghukum para anggota sekte iblis .


Semuanya mengalami nasib sama kehilangan lengan yang memegang senjata.


Yu Ming sengaja' lakukan hal ini, untuk menghukum sekaligus memperingatkan mereka agar tidak terus berbuat jahat lagi.


Dengan kehilangan lengan, itu juga akan memperkecil kemungkinan mereka kembali kejalan sesat itu.


Rombongan anggota sekte iblis yang mengepung Yu Ming , mereka seperti hamparan rumput liar, yang menunggu kedatangan mesin pemotong rumput.

__ADS_1


Lengan lengan pada beterbangan di udara, suara jeritan ngeri juga memenuhi tempat itu.


Saat Yu Ming menghentikan pergerakan nya, setelah berhasil keluar dari kepungan.


Suasana ngeri terlihat di jelas, tubuh manusia pada tergeletak bergelimpangan banjir darah.


Dengan lengan dan senjata berserakan di mana mana.


Sisa anggota sekte iblis yang belum mencicipi keganasan Golok Naga Emas.


Mereka semua nyalinya ciut, tidak ada lagi yang berani menyerang Yu Ming .


Begitu melihat Yu Ming memutar badan menatap kearah mereka.


Mereka pada melemparkan senjata mereka.


Lalu berlari berhamburan kesegala arah, secepat meninggalkan tempat tersebut.


Melihat mereka pada melarikan diri, Yu Ming mengincar anggota sekte iblis, yang pakaian dan aksesoris melekat di tubuh nya, berbeda dengan yang lainnya.


Dalam satu kali lompatan,Yu Ming sudah berada di hadapannya dengan Golok menempel di keningnya.


Orang itu langsung menjatuhkan diri berlutut di depan Yu Ming menyembah nyembah kearah Yu Ming , memohon pengampunan.


Dengan mengemukakan segudang alasan dan janji, bahwa dia tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.


Yu Ming hanya berdiri dengan sikap tenang dan berkata pelan,


",Cukup,.. tak perlu di teruskan.."


"Antarkan saja aku ketempat penyimpanan barang barang rampasan kalian.."


Ucapan Yu Ming membuat orang berpakaian hitam itu terkejut, tapi sesaat kemudian dia segera bangkit berdiri dan berkata,


"Mari saya antarkan tuan kesana.."


Yu Ming segera mengikuti di belakang orang itu, orang itu membawa Yu Ming melewati sebuah hutan kecil.


Hingga akhirnya mereka tiba di sebuah lapangan seluas 100 meter persegi.


Di mana di tempat itu terlihat kereta kuda, yang memuat berbagai macam peti, gulungan kain dan lain sebagainya.


Semuanya ada di tempat itu, masih dalam keadaan utuh.


Ada puluhan anggota sekte iblis yang berjaga di sana.


Tapi mereka semua hanya memandang bingung kearah atasan mereka.


Tidak ada yang berbicara ataupun bergerak tanpa di suruh.


Orang itu, tanpa memperdulikan kehadiran anak buahnya di sana yang terlihat bingung.


Orang itu dengan penuh hormat berkata kepada Yu Ming


"Ini Tuan pendekar.."


"Silahkan di cek, barang barang ini belum ada yang menyentuhnya."


Yu Ming mengangguk pelan dan berkata,

__ADS_1


"Suruh anak buah mu, membawa kereta kereta yang ada di sini, mengikuti ku kembali ke kota Lin Zi..."


"Kita harus kembalikan semua barang ini, ke expedisi Garuda putih.."


Orang itu mengangguk cepat , sekarang dia baru memberi perintah agar anak buahnya membantunya membawa kereta sesuai dengan permintaan Yu Ming .


Tanpa berani membantah, mereka segera membawa kereta berisi barang barang kawalan expedisi Garuda putih.


Meninggalkan hutan kecil, mengikuti Yu Ming kembali kekota Lin Jl.


Dengan patuh mereka mengikuti Yu Ming mengantarkan semua barang itu hingga tiba di depan halaman rumah perusahaan ekspedisi Garuda putih.


Saat rombongan Yu Ming, tiba kembali ke kota Lin Ji, hari sudah pagi.


Seorang pembantu rumah tangga kediaman Thio Sin Bu, yang baru keluar dari dalam rumah dengan tangan memegang sapu.


Bersiap melakukan tugas rutinnya, menyapu dan membersihkan halaman rumah besar tersebut.


Pembantu itu sempat kaget melihat ada anggota sekte iblis yang hadir di sana.


Tapi saat dia melihat Yu Ming berada di antara mereka, pelayan itu pun tersenyum ramah dan berkata,


"Tuan muda Yu Ming harap tunggu sebentar, biar saya beritahu dulu kedalam.."


Yu Ming mengangguk dan berkata,


"Pergilah.."


Setelah pelayan itu menghilang di balik pintu, Yu Ming baru menoleh kebelakang dan berkata,


"Kalian semua sekarang boleh pergi dari sini.."


"Tapi ingat, bila di kemudian hari kita kembali bertemu, kalian masih berbuat jahat.."


"Maka saat itu, hukuman kalian tidak akan seenak hari ini lagi.."


Orang yang menjadi pimpinan kelompok itu, dia langsung mengangguk cepat.


Dia dengan sikap penuh hormat dan agak sedikit terburu-buru, selesai mengucapkan terimakasih ke Yu Ming .


Dia segera memimpin semua anggotanya bergerak cepat meninggalkan tempat itu.


Sesaat kemudian Thio Sin Bu istrinya putrinya juga Yang Ni, mereka semua terlihat hadir disana.


Thio Sin Bu sambil tersenyum senang, dia segera menghampiri Yu Ming dan berkata,


"Pendekar muda, terimakasih banyak atas pertolongan ini.."


"Bila tidak ada anda, kemungkinan besar perusahaan ekspedisi ku pasti akan segera gulung tikar ."


Yu Ming tersenyum dan berkata,


"Paman Thio tidak perlu sungkan, ini sudah kewajiban ku.."


"Karena dari awal semua kejadian ini juga berawal dari aku, jadi wajar saja aku yang harus bertanggung jawab.."


Thio Sin Bu mengangguk dan berkata,


"Baiklah pendekar muda, tapi bagaimana pun juga, kedatangan anda kemari, secara berulang kali justru telah membantu kami mengatasi berbagai masalah dan kesulitan.."

__ADS_1


"Ini adalah suatu kenyataan, oleh karena itu saya mohon dengan sangat.."


"Agar pendekar muda tidak menolak perjamuan kecil dari kami sebagai tanda ucapan terimakasih kami sebagai tuan rumah.."


__ADS_2