
Empat orang bocah itu terdiam sesaat di tempat, sebelum akhirnya mereka membalikan badan.
Lalu buru buru hendak berlari meninggalkan tempat itu.
Tapi bagaimana pun mereka berlari.
Tubuh mereka bukannya maju, tubuh mereka malah bergerak mundur.
Mereka jadi seperti sedang berlari mundur kebelakang, dalam keadaan stress dan ketakutan, mereka segera berteriak panik,
"Yu Ming ke ke... tolong...kami...!!"
Teriak keempat anak itu dengan serentak.
Yu Ming yang melihat hal itu dari kejauhan sana, dia segera menurunkan beberapa anak berusia diantara 2 sampai 3 tahun keatas tanah.
"Kalian semua tunggu di sini.."
"Yu Ming ke ke mau kedepan sebentar menghukum orang jahat..."
anak anak kecil yang berkumpul di sana mengangguk patuh, mereka segera bertepuk tangan memberi semangat pada Yu Ming .
Yu Ming mengangguk pelan sambil tersenyum lembut.
Sesaat kemudian Yu Ming langsung melesat kedepan, dua tebasan Golok Naga Emas, langsung Yu Ming lepaskan kearah dua orang pendatang baru yang sedang mengulurkan sepasang tangan mereka kedepan.
Dari kedua tangan mereka muncul hawa penghisap kuat, yang memaksa keempat anak anak itu tubuhnya tertarik mundur kebelakang.
"Wusssshhh..!"
"Wusssshhh..!"
"Raaarrrr...!'
"Raaarrrr...!'
Saat Tebasan Golok Yu Ming lepaskan, dua bayangan Naga Emas yang terbentuk oleh kekuatan tenaga kasar Yu Ming melesat kedepan.
Mengincar kedua orang penjahat yang sedang menghisap keempat anak anak agar masuk kedalam cengkraman tangan mereka.
Melihat dua serangan tebasan dahsyat yang membuat tanah yang di lewati nya merekah.
Kedua penjahat itu tidak berani meremehkan serangan, yang Yu Ming lancarkan.
Mereka buru buru mengalihkan daya hisap tapak mereka, untuk mencoba menghentikan serangan yang Yu Ming lepaskan.
"Blaaarrrr...!"
"Blaaarrrr...!"
Terjadi dua ledakan dahsyat yang membuat dua penjahat itu, terpental mundur bergulingan diatas tanah.
Dari pertemuan benturan, Yu Ming memperkirakan kedua lawannya berada di tingkatan emas.
__ADS_1
Yu Ming sendiri sudah muncul menghadang di depan keempat bocah itu.
Yu Ming melindungi keempat bocah itu dari cedera, akibat ledakan benturan, pertemuan dua tenaga keras lawan keras.
Kekuatan Hei Pai Shi Phi membantu Yu Ming menciptakan energi pelindung, melindungi keempat bocah itu.
Kedua penjahat yang terpental mundur bergulingan diatas tanah, mereka segera menyadari.
Mereka bukan lawan Yu Ming , ada kemungkinan Yu Ming sudah memasuki tahap alam manusia langit.
Bila di teruskan mereka hanya akan mengantar nyawa, mati konyol di tempat itu.
Setelah berhasil melompat bangun, tanpa menghiraukan luka yang mereka alami.
Kedua orang itu memberi kode pada dua rekan mereka yang pipi kirinya bengkak.
Agar segera mengikuti mereka, melarikan diri dari tempat tersebut.
Setelah jarak mereka cukup jauh, salah satu dari mereka berteriak kearah Yu Ming ,
"Kamu tunggu saja, sekte iblis tidak akan pernah mengampuni mu..!"
"Suatu hari kamu akan membayar semuanya, berikut bunga...!"
Yu Ming tersenyum mengejek dan berkata,
"Aku akan menunggunya dengan senang hati..!"
Setelah keempat orang itu sudah tidak terlihat lagi bayangan nya.
"Kalian berempat tidak apa-apa..?"
"Kami baik baik saja, terimakasih Yu Ming ke ke.."
Ucap keempat anak kompak.
Yu Ming membelai kepala mereka berempat dengan lembut dan berkata,
"Syukurlah bila kalian baik baik saja.."
"Ayo kita lanjutkan perjalanan kita lagi.."
Selesai berkata, Yu Ming kembali menggendong beberapa anak kecil yang sudah tidak kuat berjalan sendiri.
Lalu dia dan rombongan anak kecil yang di pimpin nya, kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju kota Shang Qiu.
Yu Ming berhasil membawa rombongan anak kecil itu kembali kedalam kota, dengan selamat tanpa ada penghadangan lagi.
Memasuki kota Shang Qiu, yang pertama Yu Ming lakukan adalah, dia langsung mengajak anak anak yang mengikutinya.
Membeli Ping Tang Hu Lu, masing masing anak mendapatkan dua batang Ping Tang Hu Lu di tangan kanan kirinya.
Setelah membelikan mereka permen, Yu Ming baru melanjutkan tugasnya berikutnya.
__ADS_1
Mengantar anak anak itu kembali ke rumah tempat tinggal orang tua anak anak yang di culik itu.
Berdasarkan petunjuk dari beberapa anak yang berusia lebih tua.
Yu Ming berhasil menemukan tempat tinggal anak anak itu, satu persatu, yang berada di tempat tempat yang terpencar-pencar di seluruh pelosok kota Shang Qiu.
Kepulangan anak anak itu, tentu saja di sambut oleh orang tua anak anak itu.
Dengan antusias, heran, sulit di percaya, tapi mereka sangat bersyukur, dan bersuka cita,
Mereka yang tadinya terlihat muram dan sedih, putus asa.
Begitu melihat anak mereka di antarkan kembali oleh Yu Ming .
Wajah mereka seketika berubah menjadi ceria, gembira, dan bersemangat kembali.
Masing masing suami istri itu langsung berlari maju menerima, memeluk dan menggendong buah hati mereka.
Mereka dengan penuh antusias langsung menciumi anak mereka dengan penuh haru.
Yu Ming yang melihat hal itu. Dia, turut merasa gembira, melihat kebahagian keluarga anak anak itu.
Meski ada sedikit rasa pedih di hatinya, karena dalam dua kehidupannya.
Dia tidak pernah mengalami dan merasakan kehangatan kasih sayang orang tua kandung, seperti yang di alami oleh anak anak pada umumnya.
Tapi Yu Ming berusaha tetap terlihat tegar, dan mengubur semua rasa pedih itu dalam dalam.
Setiap tugasnya selesai, diam diam Yu Ming mengundurkan diri dari sana bersama rombongan nya .
Yu Ming tidak ingin kehadirannya, menganggu momen bahagia dan suka cita keluarga kecil itu, saat mereka sedang merayakan kebahagiaan pertemuan mereka.
Orang tua itu hanya tahu, nama tuan penolong keluarga mereka, lewat mulut anak anak mereka, yang memanggilnya Yu Ming ke ke.
Tapi mereka tidak sempat bertemu, dan membalas kebaikan Yu Ming , bahkan sekedar mengucapkan rasa terima kasih mereka, pun tidak sempat
Karena Yu Ming yang pada dasarnya tidak suka popularitas dan pencitraan dalam setiap tindakan menolong sesama.
Dia selalu berusaha sebisa mungkin, diam diam memilih pergi duluan.
Sebelum kehadiran nya mengantar anak anak itu kembali kerumah, di ketahui oleh kedua orang tua anak itu.
Ada beberapa keluarga yang sempat menyadari kehadiran Yu Ming datang mengantar putra ataupun Putri mereka.
Sehingga mereka selain mengucapkan rasa terimakasih berulang ulang, mereka juga ingin menahan Yu Ming.
Mereka ingin mengadakan pesta perayaan kecil, sebagai ucapan terima kasih.
Tapi Yu Ming selalu menolaknya, dengan alasan anak anak yang bersamanya itu.
Mereka juga sedang di tunggu tunggu orang tua mereka, jadi Yu Ming tidak bisa menunda nunda tugasnya yang masih harus dia selesaikan secepatnya.
Dengan alasan penjelasan ini, akhirnya Yu Ming berhasil mengundurkan diri dengan cara halus .
__ADS_1
Hingga semua anak berhasil, dia antarkan semua nya kembali ke pangkuan orang tua mereka masing-masing.
Yu Ming baru bisa, berjalan santai, menuju salah satu restoran terbesar di kota itu.