
Yu Ming yang sudah mendengar Xiao Cien Shen adalah si peringkat dua.
Tentu saja Yu Ming tidak berani menganggap remeh Xiao Cien Shen .
Apalagi setelah Xiao Cien Shen menunjukkan dirinya bisa memanggil 7 pedang dari 7 tempat berbeda.
Ini menunjukkan Xiao Cien Shen jelas bukan orang sembarangan, setidaknya dia punya hati pedang jiwa pedang dan menyatu dengan pedang, sehingga dia punya kemampuan berkomunikasi dengan roh pedangnya.
Yu Ming melihat serangan pedang langit sudah tiba di depan wajahnya.
Yu Ming Segera mengerahkan ilmu Chi Ciu Sen Kung.. sehingga bagaimana pun pedang langit itu menyerangnya.
Dia akan selalu tertolak oleh ilmu Chi Ciu Sen Kung milik Yu Ming . Chi Ciu Sen Kung adalah sejenis kekuatan yang mirip dengan kekuatan sebuah bola.
Berapa keras kamu menyerang, kamu akan di pentalkan balik oleh kekuatan tenaga sakti bola itu.
Xiao Cien Shen di tempat jauh melihat Thian Cien nya kesulitan menembus pertahanan Yu Ming .
Berturut turut Xiao Cien Shen mengirim pedang Ti Cien, Shan Cien, Hai Cien, tiga pedang di kirim sekaligus, membantu Thian Cien menyerang Yu Ming .
Kedatangan ketiga pedang susulan ini, membuat Yu Ming sedikit terdesak mundur kebelakang.
Ji Lian Hua yang tahu situasi, begitu Yu Ming di serang, dia sudah terbang mundur menjauh.
Dia tidak mau dirinya menjadi beban bagi Yu Ming .
Dia tahu persis situasi Yu Ming, di mana setiap saat Yu Ming bisa saja celaka.
Bila dia gagal fokus dengan lawan lawannya yang semakin hari semakin hebat .
Yu Ming sendiri meski terlihat terdorong mundur dua langkah kebelakang.
Tapi dia masih mampu menahan 4 dari 7 pedang andalan Xiao Cien Shen .
Xiao Cien Shen juga sudah banyak mendengar tentang Wu Ming.
Bahkan terakhir terakhir ini buku misterius harus terus memperbaiki peringkat.
Karena nama Wu Ming terus mendesak naik keatas, sedangkan nama nama diatasnya, bila tidak mati tentu cacat.
Sehingga buku misterius harus mencari pengganti untuk mengisi kekosongan posisi orang yang telah meninggal ataupun cacat.
Saat ini pun Wu Ming di buku misterius sudah menempati peringkat ketiga.
Jadi Xiao Cien Shen sangat berhati hati menghadapi Wu Ming yang selalu menyimpan kejutan buat lawan lawannya.
Melihat 4 pedang nya, juga belum berhasil, Xiao Cien Shen, kini mengirim sisa tiga pedang di hadapannya.
Huo Cien, Ping Cien dan Lei Cien.
Begitu ketiga pedang ini tiba.
__ADS_1
Yu Ming lagi lagi terdorong mundur 3 langkah kebelakang.
Ketiga kekuatan terakhir yang membawa tiga elemen. Api, es, dan listrik.
Segera membuat perisai pelindung Yu Ming sebentar membeku, sebentar terbakar.
Sebentar kemudian meledak oleh sambaran petir dan di selimuti oleh kilatan listrik menyambar nyambar di luar perisai pelindung.
Yu Ming di dalam sana, mengerahkan Chi Dewa nya untuk memberikan dorongan balik.
"Hyaaahhh...!"
Teriak Yu Ming dari dalam sana.
Seketika ke 7 pedang itu terpental balik ke Xiao Cien Shen .
Ke 7 pedang yang di retur balik oleh kekuatan Chi Ciu Sen Kung.
Melesat cepat menyerang balik kearah Xiao Cien Shen .
Tapi uniknya pedang pedang itu, seperti mengenali tuan nya, saat tiba di hadapan Xiao Cien Shen .
Pedang pedang itu berhenti sendiri di udara, merubah posisi tergantung di udara.
Dengan gagang pedang menghadap keatas. Ujung pedang terlihat menghadap kebawah.
Tidak lama kemudian mengikuti jari telunjuk Xiao Cien Shen yang membuat gerakan berputar.
Pedang pedang itu berputaran mengelilingi tubuh Xiao Cien Shen .
Seketika ketujuh pedang itu membelah udara menimbulkan suara cuitan tajam menerjang kearah Yu Ming .
Melihat serangan gelombang kedua Xiao Cien Shen yang lebih dahsyat tiba.
Yu Ming tidak mau kalah, pedang Xuan Yuan dia keluarkan.
Kemudian Yu Ming ubah menjadi tujuh pedang dan dua dorongkan kedepan.
Tujuh batang pedang Xuan Yuan yang berubah menjadi cahaya pelangi juga melesat kedepan menerjang kearah datangnya 7 pedang Xiao Cien Shen .
"Blaaarrr..!"
terjadi ledakan di udara, baru di susul dengan ledakan susulan secara beruntun.
Di sekeliling pusat pertemuan ke 7 pedang pelangi dan 7 pedang dari Xiao Cien Shen .
Saat kabut debu hilang, terlihat 14 batang pedang bertemu di udara, saling tekan.
Xiao Cien Shen menunjukkan jari telunjuk kanan nya kedepan, dengan di bantu tangan kiri nya yang memegang erat nadi pergelangan tangannya sendiri.
Xiao Cien Shen berusaha bertahan dan saling menekan dengan Yu Ming dari arah posisi saling berlawanan.
__ADS_1
Yu Ming menarik sedikit kedua telapak tangan terbuka nya kebelakang.
Lalu dia dorongkan kedepan dengan pengerahan Chi Dewa lebih besar lagi.
Segera ketujuh pedang Xiao Cien Shen , sedikit demi sedikit mulai terdesak mundur.
Bukan hanya pedang Xiao Cien Shen yang di paksa mundur, Xiao Cien Shen sendiri juga bergeser mundur dengan kedua kaki menyeret diatas tanah sejauh 5 meter.
Itupun belum berhenti, 7 pedang pelangi dari Yu Ming masih terus menekan dan terus menekan dengan gelombang kekuatan yang seperti tiada putusnya.
Xiao Cien Shen akhirnya menjejak sepasang kakinya keatas tanah.
Dia melayang mundur, lalu melakukan gerakan salto di udara.
Sedangkan tujuh pedangnya di belokan keangkasa, sehingga kekuatan dorongan Yu Ming terbawa terdorong keatas.
Xiao Cien Shen kemudian berteriak,
"Mundur kalian...!"
Tujuh pedang itu seperti mengerti, setelah melesat keangkasa, mereka kembali meluncur turun dan balik kesisi Xiao Cien Shen .
Xiao Cien Shen setelah tujuh pedang kembali kesisi nya.
Dia langsung berteriak,
"Tujuh pedang menyatu...!"
Ketujuh pedang dengan cepat menyatu, membentuk sebatang pedang baru.
Kemudian di bawah arahan Xiao Cien Shen yang melayang keatas, dari atas sana pedang gabungan nya, diarahkan untuk menyerang dari atas kebawah.
Melihat yang dilakukan oleh Xiao Cien Shen , Yu Ming juga menarik kembali pedang Xuan Yuan.
Begitu pedang Xuan Yuan kembali ketangan Yu Ming .
Yu Ming sendiri langsung melesat keatas, sambil membawa pedang Xuan Yuan di tangan.
Yu Ming siap berhadapan langsung dengan pedang Xiao Cien Shen yang sedang meluncur kearahnya.
Saat sudah dekat Yu Ming melepaskan satu Tebasan Pedang keatas, sambil berteriak.
"Tebasan Pedang Memisahksn Gelap Dari Terang..!"
Seberkas sinar terang yang menyilaukan mata melesat membelah pedang Xiao Cien Shen .
"Trangggg...!"
Pedang Xiao Cien Shen terpental, saat berbenturan dengan cahaya pedang Xuan Yuan.
7 pedang kembali keasal masing masing kembali terpisahkan mental ke segala penjuru.
__ADS_1
Yu Ming sendiri terus meluncur keatas, dan sekali lagi melepaskan Tebasan jurus yang sama menyerang Xiao Cien Shen .
"Tebasan Pedang Memisahksn Gelap Dari Terang..!"