
Setelah informasi dan peta lokasi lengkap, Li Tek baru lah berani memilih menempatkan pasukannya di tempat itu.
Untuk tidak mendatangkan kecurigaan di mana kedatangan mereka terdeteksi oleh mata mata pasukan Huo Shu.
Li Tek membagi pasukannya menjadi kelompok kecil kecil, bergerak untuk berkumpul di lokasi yang di tentukan secara terpisah pisah.
Semua pasukan Li Tek mengenakan pakaian rakyat biasa, sedangkan seragam militer di sembunyikan di dalam pakaian menyamar mereka.
Setelah berkumpul di sana, Li Tek tidak langsung bergerak menyerang. melainkan dia terus mengirim anak buahnya pergi mengumpulkan informasi tentang lawan mereka
Dari informasi yang berhasil anak buahnya kumpulkan akhirnya Li Tek jadi tahu.
Apa kelebihan dan kelemahan pasukan Huo Shu, di mana titik penting mereka yang harus di serang, agar bisa mengalahkan pasukan besar itu.
Semua informasi itu Li Tek kumpulkan dahulu dengan hati hati baru dia membuat perencanaan secara cermat.
L Tek dan pasukan nya yang di bagi menjadi 5 kelompok, mulai bergerak.
Dua kelompok pertama khusus menarget batu jimat formasi yang di jaga ketat di dua tebing tinggi, yang bagian bawahnya adalah mulut jalan untuk keluar dari lembah tengkorak.
Sedangkan 2 kelompok lainnya, bertugas secara bergantian menyerang dengan cara muncul menghilang, melakukan serangan mendadak, dengan tujuan mengacaukan konsentrasi lawan. Mereka bertugas sebagai pengalih perhatian.
Li Tek sendiri, memimpin 10 ribu pasukan menarget pusat perbekalan musuh, yang di jaga dengan sangat ketat.
Saat muncul di mulut jalan rahasia yang langsung bisa menarget titik tengah pasukan Huo Shu.
Li Tek menyisakan 2 kelompok pengalih perhatian bertahan bersembunyi di sana.
Menunggu waktu tepat untuk bergerak, dya pasukan yang akan menarget puncak tebing, Jimat batu berada.
Mereka berangkat duluan menyusuri jalan tebing terjal dan celah sempit, untuk mencapai lokasi yang menjadi tujuan target mereka.
Sedangkan Li Tek menyusul belakangan dengan memimpin 10 ribu pasukan bergerak menarget bagian ransum perbekalan pasukan Huo Shu.
Sebelum menyerang, Li Tek sudah mengumpulkan informasi bahwa bagian itu.
Di jaga oleh 200.000 pasukan Huo Shu secara sangat disiplin.
Li Tek sadar menyerang secara frontal itu sangat mustahil.
Sehingga L Tek memilih mengirim 1000 personil pergi menyerang dan mengusik bagian perbekalan Huo Shu ditengah malam buta.
Di mana langit sedang gelap gulita, tiba tiba pasukan Li Tek datang melumpuhkan petugas jaga yang sedang mengantuk.
Setelah itu mereka menerobos masuk k bagia.lebih dalam , untuk melakukan pengacauan, dan menyalakan api di gudang perbekalan.
__ADS_1
Membuat keadaan menjadi panik takut dan agak sedikit kacau.
Berdasarkan kondisi tersebut, saat pasukan Huo Shu mulai berdatangan menenangkan situasi.
Pasukan Li Tek segera bergerak mundur meninggalkan tempat tersebut.
Di saat pasukan Li Tek menarik diri mundur kedalam hutan di sekitar perkemahan perbekalan di bangun.
Di tempat lain dari mulut jalan rahasia, satu kelompok pasukan Li Tek mulai bergerak melakukan serangan mendadak ketitik pusat.
Setelah berhasil melumpuhkan para penjaga diatas menara dengan anak panah.
Mereka bergerak cepat melumpuhkan pasukan penjaga yang sedang mengantuk.
Serangan yang bersifat mendadak dan datangnya saat tengah malam.
Berhasil menewaskan cukup banyak pasukan Huo Shu yang sedang tidak siap.
Pergerakan mereka baru berhenti, saat mereka bertemu dengan rombongan pasukan patroli Huo Shu.
Perang kecil pecah, keributan segera mengundang pasukan Huo Shu dalam jumlah lebih besar terus berdatangan.
Melihat situasi kurang baik, pasukan Li Tek segera bergerak mundur, menghilang dalam Kegelapan malam.
Beberapa waktu setelah serangan tersebut, di mana pasukan Huo Shu masih sibuk mendata kerugian yang di derita oleh pihak mereka.
Kekacauan di bagian tengah, otomatis menarik Sebagian pasukan Huo Shu, yang di tugaskan untuk menjaga dan mengawasi batu jimat.
Masing masing puncak yang di jaga oleh 50.000 personil, mereka segera mengirim 30.000 personilnya bergerak menuruni puncak tebing untuk memberikan bantuan.
Tapi begitu pasukan mereka terbagi untuk memberikan bantuan ke pasukan bagian tengah. Yang terus menerus di serang secara berganti gantian oleh pasukan Li Tek.
Keadaan di puncak tebing langsung diserang, di sini mereka pasukan LiTek tidak lagi maju mundur.
Meski satu lawan dua, mereka terus nekad melakukan perlawanan gigih.
Sambil berusaha merobohkan sebanyak mungkin pengepung di hadapan mereka.
Mereka kini pantang mundur, mereka akan terus berjuang hingga titik darah penghabisan
Di saat kekacauan sedang berlangsung di berbagai posisi.
Li Tek kembali mengirim 1000 personilnya, untuk menyerang dan mengacaukan bagian perbekalan Huo Shu.
Tapi begitu perang pecah, pasukan L Tek lagi lagi menghilang kedalam hutan.
__ADS_1
Jendral yang bertugas mengawasi bagian perbekalan menjadi kesal dan marah.
Akibat bagian perbekalannya terus di usik sepanjang malam oleh pasukan Li Tek, yang dilakukan secara berganti gantian.
Dia segera mengerahkan 10.00/ pasukannya untuk masuk.kedalam hutan, begitu pagi tiba.
Tapi naas bagi pasukan yang di kirim kesana, mereka semuanya masuk dalam perangkap yang di persiapkan oleh Li Tek untuk menyambut mereka.
10.000 personil di kirim, 5000 tewas terkena senjata jebakan Li Tek, yang menggunakan jebakan senjata bambu runcing, senjata gelondongan kayu besar, lubang jebakan dan masih banyak lagi jebakan yang di persiapkan untuk mereka .
5000 tewas terkena jebakan, 5000 sisanya tewas di bawah pengeroyokan pasukan Li Tek.
Sedangkan komandan pasukan nya tanpa perlawanan berarti langsung tewas di tangan Li Tek.
Kepala komandan yang di lempar keluar dari balik hutan.
Tentu membuat jenderal bagian perbekalan sangat marah.
Dia sendiri yang memimpin 50.000 personil dengan di kawal oleh 4 komandan pasukan nya.
Mereka mencoba memasuki hutan melakukan pengejaran.
Saat memasuki hutan belantara yang gelap dan banyak jebakan.
Sebentar saja Jendral Lu, Jendral bagian urusan perbekalan menderita kerugian.
Hampir 10.000 pasukan nya tewas terkena senjata jebakan lawan.
Saat mereka melanjutkan pengejaran, memasuki hutan yang lebih dalam.
Mereka terus menerus menerima serangan anak panah dari tempat tersembunyi.
Sehingga pasukan nya kembali berguguran.
Tidak sampai di sana saja, mereka terus mengalami serangan secara diam diam.
Di mana pasukan Li Tek yang bersembunyi di tempat gelap,.terus membantai pasukan yang di bawa oleh jendral yang berada di tempat terang.
Saat Jendral Lu hanya tersisa 20.000 personil, dia memutuskan untuk mundur.
Saat itu, mereka kembali menghadapi serangan anak panah dari berbagai penjuru.
Hingga dari 20.000 personil, saat mereka berhasil keluar dari hutan bagian tengah.
Kini hanya tersisa 5000 personil saja.
__ADS_1
Di sini Li Tek baru muncul bersama pasukannya melakukan pengepungan.