PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
WEN ZHUNG KAKEK LUAR YU MING


__ADS_3

Sementara Yu Ming yang jatuh dari ketinggian saat memasuki mulut Goa.


Tubuhnya tertahan oleh pepohonan besar yang tumbuh subur di dasar Goa.


Setelah daya laju jatuh nya tertahan oleh rerimbunan pohon, akhirnya Yu Ming jatuh terbanting diatas tanah becek dan dingin di dasar Goa.


"Blukkkkk..!"


Tubuh Yu Ming terbanting cukup keras di atas tanah lembek itu, Yu Ming terbaring dalam posisi tertelungkup diam tidak bergerak.


Siang berganti malam, malam berganti pagi, Yu Ming akhirnya terbangun juga dari tidur panjangnya.


Di mulai dari bulu matanya yang bergerak gerak, juga ujung jari nya yang juga ikut mulai bergerak.


Sesaat kemudian akhirnya sepasang mata Yu Ming pun mulai terbuka.


"Hufff..!"


Yu Ming mengeluh pelan, sebelum dia perlahan lahan berusaha untuk bangkit duduk.


Setelah berhasil duduk, Yu Ming segera memeriksa keadaan tubuhnya.


Yu Ming mendapatkan seluruh tubuhnya baik baik saja, seluruh luka di tubuhnya telah di sembuhkan dengan sendirinya.


Lewat regenerasi sel darah dan Sum Sum tulangnya yang sudah di murnikan.


Tulangnya yang berkualitas baik sangat kuat, sehingga bantingan keras, saat tubuhnya terjatuh dari atas pohon kebawah, tidak berdampak apapun bagi kesehatan nya.


Sedangkan duri Qiong Qi yang tadinya menancap di seluruh tubuhnya, kini sudah terlepas semua luka nya juga sudah pulih.


Yu Ming yang terbanting menembus rerimbunan pohon, menimbulkan gesekan seluruh tubuhnya dengan daun, ranting, dan dahan pohon.


Sehingga duri duri milik Qiong Qi semuanya sudah tercabut secara alami.


Sedangkan lukanya, langsung beregenerasi dan sembuh dengan sendirinya.


Jadi kini Yu Ming selain bingung, lapar, sedikit pusing kepala nya, dan merasa sedikit lemas kurang bertenaga.


Lainnya sangat normal, kondisinya masih termasuk cukup baik.


Yu Ming mencoba untuk duduk bersila, lalu dia menggunakan bantuan kekuatan Hei Pai Shi Phi, Untuk di alirkan keseluruh titik Meridian di dalam tubuhnya. Membantu memperlancar aliran darah di dalam tubuhnya.


Hingga Yu Ming merasa seluruh tubuhnya sudah normal, rasa pusingnya sudah hilang.


Yu Ming baru menghentikan proses pelatihannya.


Kemudian Yu Ming mencoba mengamati situasi di sekitarnya.


Yu Ming segera menemukan dirinya berada di tengah tengah rerimbunan pohon yang tinggi dan besar besar.

__ADS_1


Tempat itu begitu sepi, dan sunyi. Seolah olah tidak ada penghuninya sama sekali.


Setelah beberapa saat mengedarkan pandangannya, Yu Ming kemudian bangkit berdiri.


Lalu Yu Ming mencoba untuk menjelajahi tempat itu, beberapa saat berkeliling.


Yu Ming menemukan sebuah Goa alam, yang tersembunyi di balik akar akar pepohonan liar yang menutupi mulut Goa tersebut.


Dengan Golok Naga Emas di tangan, Yu Ming segera menebas dan membersihkan semua tanaman yang menutupi mulut Goa.


Setelah bersih, Yu Ming tidak langsung masuk kedalam Goa.


Sambil berdiri di mulut Goa penuh waspada.


Yu Ming mengeluarkan kekuatan aura intimidasi nya masuk kedalam Goa.


Bila di dalam Goa ada mahluk lain, mahluk yang merasa memiliki kekuatan yang sama.


Di mana mahluk itu, bila merasa batas wilayahnya terancam oleh Yu Ming .


Tentu dia akan keluar dengan sendirinya, sedangkan mahluk merasa kekuatannya lebih lemah.


Tentu dia akan mencari jalan menyingkir jauh jauh dari Yu Ming .


Beberapa saat menunggu, tidak terjadi reaksi apapun dari dalam Goa.


Yu Ming akhirnya memutuskan untuk masuk memeriksanya, dengan mengandalkan Mutiara malam miliknya.


Di dalam Goa, Yu Ming hanya menemukan sebuah ruangan seluas 6x6 meter, dengan sebuah ranjang batu.


Di mana, diatas ranjang batu, ada terlihat satu sosok yang meski sudah berubah menjadi tengkorak.


Dia tetap mengambil posisi duduk bunga teratai, dengan badan tegak.


Di dinding Goa terlihat banyak lukisan orang sedang bersilat.


Yu Ming dengan di penuhi rasa penasaran, dia segera menghampiri sosok yang sedang duduk bersila itu.


Di hadapan sosok yang sedang duduk bersila itu, terlihat sederet tulisan.


Yu Ming mencoba untuk membaca ukiran tulisan rapi yang tertera di atas ranjang batu itu.


Seumur hidup mengabdi pada Yin Tsang, mendukung menjaga dan melindungi Kerajaan Yin Tsang, selama dua generasi berturut turut.


Selalu setia mengabdi dengan sepenuh hati, tapi sebagai gantinya, keluarga hancur, kerajaan musnah.


Putri tunggal ku, di sia sia kan. di buang oleh raja, yang selalu aku bela, dari semenjak dia kecil sampai dewasa.


Hingga dia berhasil meraih tahta dan menjadi Raja.

__ADS_1


Aku berjuang di garis depan untuk nya, tapi dia tega membuang putri ku, hingga meninggal dalam keadaan menyedihkan.


Bahkan cucu tunggal ku pun ikut hilang tanpa jejak.. karena nya.


Aku Wen Zhung yang selalu diagung agungkan benar benar seorang manusia yang paling tidak berguna.


Sia sia aku punya segudang kemampuan, akhirnya harus mati ditempat sepi ini seorang diri.


Sungguh suatu hal yang menyedihkan dan membuat diri ini penasaran..


Sampai di sini, deretan pesan tertulis itupun putus.


Yu Ming yang pernah mendengar cerita tentang orang tua kandungnya dari ibu angkatnya.


Dia segera mengenali, siapa sosok yang ada di hadapannya ini.


Yu Ming segera menjatuhkan diri berlutut di hadapan sosok itu dari berkata dengan suara sedih.


"Kakek,.. maafkan Yu Ming yang tidak bisa menjalankan bakti ku sebagai cucu luar kakek.."


"Yu Ming berharap, setelah ini kakek sudah boleh beristirahat dengan tenang ."


Selesai berkata Yu Ming segera membenturkan dahinya di hadapan Kakek nya.


Setelah memberi hormat, Yu Ming segera membuat sebuah lubang, lalu dia membantu menguburkan kakek luarnya, yang kini hanya tinggal tulang belulang nya saja.


Setelah selesai melakukan penguburan dan membuatkan sebuah nisan sederhana untuk mengenang kakek luar nya.


Yu Ming sekali lagi berlutut di hadapan makam kakek nya.


Yu Ming bersujud tiga kali di depan makam baru kakek luar nya.


"Kakek kamu beristirahatlah dengan tenang.."


"Ming Er berjanji akan menjadi orang yang berguna, tidak akan mempermalukan marga Wen kita."


"Di Xin ayah ku adalah orang yang tidak setia dan tidak berguna, Ming Er mulai hari ini akan gunakan marga kakek .."


"Ming Er bersumpah tidak akan pernah mengecewakan harapan kakek.."


Sesaat kemudian Yu Ming setelah melakukan pemeriksaan di dalam Goa tidak menemukan apa-apa.


Selain jasad kakeknya yang sudah di kebumikan, Yu Ming pun berjalan keluar dari dalam Goa.


Sesaat kemudian Yu Ming kembali melakukan pemeriksaan dengan teliti keadaan, tempat di mana dia berada saat ini.


Tapi sampai selesai Yu Ming hanya menemukan tempat itu adalah sebuah cekungan mirip guci arak yang memiliki bagian dasar sedikit lebih luas dari bagian mulut jalan masuk.


Kebetulan saat itu hujan turun, Yu Ming pun memutuskan kembali kedalam Goa tempat kakeknya di semayamkan.

__ADS_1


Karena tidak ada kegiatan, Yu Ming akhirnya memilih untuk tidur di dalam sana.


Baru saja Yu Ming tertidur, dia langsung bermimpi di datangi oleh seorang pria setengah tua berpakaian seragam militer perang yang indah dan mewah.


__ADS_2