
Sambil melakukan gerakan manuver menghindar Manusia bersisik hijau, melemparkan tombaknya kearah Naga Panca Warna .
Tombak cahaya hijau cagak tiga, meluncur deras menuju tenggorokan Naga Panca Warna, yang sedang terbuka lebar, karena sedang melepaskan semburan api.
Naga Panca Warna tidak sempat menghindar, sedangkan tenggorokan bagian rongga dalam mulut adalah wilayah yang rawan.
Datang nya serangan mendadak seperti ini membuat Naga Panca Warna tidak bisa berbuat banyak.
Dia hanya membalas serangan tersebut dengan kibasan ekor nya, menyerang balik Manusia bersisik hijau.
Naga Panca Warna ingin mengajaknya mampus bersama.
Tapi di saat kritis, terdengar suara benturan senjata.
"Tranggg...!'
Tombak cahaya hijau cagak tiga milik Manusia bersisik hijau, terpental melenceng kearah lain terkena tangkisan pedang Xuan Yuan dari Yu Ming .
Selanjutnya Yu Ming merubah cahaya menjadi senjata energi, ribuan bayangan cahaya pedang emas.
Melesat mengejar kearah Manusia bersisik hijau di saat dia sedang terpental oleh tamparan ekor Naga Panca Warna .
Tangan kiri Yu Ming melakukan gerakan menghisap Tombak cahaya Hijau cagak tiga.
Sehingga tombak cagak hijau yang sedang terpental, terhisap balik kembali ketangan kiri Yu Ming .
Yu Ming merubah dirinya menjadi 4, 3 diantaranya adalah ilusi satu adalah asli.
Masing masing melemparkan tombak cagak tiga menerjang kearah Manusia bersisik hijau.
Tiga diantaranya adalah bayangan ilusi, hanya satu yang asli.
Manusia bersisik hijau yang sedang sibuk, menghadapi serangan energi pedang Yu Ming .
Di sela sela pergerakan mundurnya, dia berusaha sebisanya dengan pukulan tapak hijau nya menangkis serangan tombak yang datang dari 4 arah mata angin.
Sebisanya Manusia bersisik hijau menangkis keempat serangan itu, meski pada akhir tiga tangkisannya menemui tempat kosong, hanya satu yang benar benar ada tombaknya.
Di saat Manusia bersisik hijau, sedang terdesak dan keteteran oleh serangan yang datang mengurungnya.
Yu Ming melepaskan Tebasan Pedang Xuan Yuan Energi Petir 9 langit .
Saat tubuh Manusia bersisik hijau tersambar oleh serangan tersebut.
Sesaat tubuhnya yang sedang melayang di udara mengalami kejang kejang.
Di saat dia sedang alami kejang kejang inilah,pedang Xuan Yuan yang sulit menembus sisik di tubuhnya.
Di gantikan oleh Yu Ming dengan Golok Cahaya Biru, begitu Golok Cahaya Biru di tebaskan.
__ADS_1
Cahaya biru melesat cepat, melewati bagian leher Manusia bersisik hijau.
Belum sempat Manusia bersisik hijau, berteriak, kepalanya sudah terbang meninggalkan badannya.
Golok Cahaya Biru terlalu kuat dan tajam, tidak apapun yang dapat menghalau senjata tersebut.
Bila Yu Ming sudah mengeluarkan senjata tersebut, sudah pasti akan langsung menelan korban.
Kini Manusia bersisik hijau lah yang menjadi korban ketiga keganasan Golok itu.
Tubuh Manusia bersisik hijau yang tidak ada kepalanya, langsung jatuh tenggelam kedalam laut menyusul kepalanya yang sudah lebih dulu tengelam kedalam air.
Begitu tubuh dan kepala itu, menyentuh air, kepala dan tubuh Manusia bersisik hijau yang sudah terpisahkan.
Kini secara mengejutkan telah bersatu kembali, Manusia bersisik hijau hidup kembali.
Tangan nya yang terbuka memanggil tombak cagak tiga nya, kembali kedalam genggaman tangannya.
Begitu senjata itu kembali kedalam tangan nya, Manusia bersisik hijau segera melesat kembali ke udara.
Manusia bersisik hijau mencoba mendekati Yu Ming untuk memberikan serangan balasan.
Hanya dengan pertarungan jarak dekat, dia bisa hindari serangan jarak jauh Yu Ming lepaskan.
Selain itu dia juga bisa mengurangi kemungkinan Naga Panca Warna menyerang nya. Dengan sesuka hati.
Banyak manfaat di banding kerugian yang bisa di peroleh, bila dia berhasil memaksa pertarungan jarak dekat.
Dengan heran dia melepaskan beberapa Tebasan Golok Cahaya Biru, menyambut kedatangan Manusia bersisik hijau.
Tapi Manusia bersisik hijau, dengan cerdik bergerak kesana kemari menghindari serangan cahaya biru.
Sambil terus maju mendekati Yu Ming, dengan cepat dia sudah memperpendek jarak dengan Yu Ming .
Dari jarak dekat, dia langsung menghujamkan tombak nya, yang berubah menjadi 3 bayangan tombak, secara bersamaan menyerang leher dada dan perut.
Melihat serangan jarak dekat yang cepat dan kuat telah di lepaskan oleh Manusia bersisik hijau.
Yu Ming melayaninya dengan baik, dengan melayang kesamping, sambil memiringkan tubuhnya.
Yu Ming memberikan satu Tebasan cepat Golok Cahaya Biru, lagi lagi mengincar leher Manusia bersisik hijau.
Manusia bersisik hijau yang tidak mau menjadi korban untuk kedua kalinya.
Dia segera membungkukkan badannya kedepan sehingga serangan dari tebasan Golok Cahaya Biru lewat di atasnya.
Manusia bersisik hijau, tahu golok itu sangat tajam, dia harus berhati hati.
Tidak boleh sembarang menangkisnya, bila tidak sedang terpaksa, atau senjata pusaka nya, mungkin harus menjadi barang rongsok nantinya.
__ADS_1
Gerakan Manusia bersisik hijau yang sudah terbaca oleh Yu Ming .
Saat dia wajahnya membungkuk kebawah, justru wajahnya terlihat seperti datang menyambut ujung sepatu Yu Ming .
Benturan tak terhindarkan,
"Dessss..!"
Wajah Manusia bersisik hijau yang mencium ujung sepatu Yu Ming , di paksa mendongak keatas.
Akibat benturan keras tersebut, hidung nya yang mancung patah.
Sehingga darah menyembur keluar dari lubang hidungnya dengan deras.
Sepasang matanya terasa perih dan pandangannya menjadi kabur berbayang.
Karena benturan keras yang mematahkan hidungnya, membuat airmatanya mengalir tak terkendali.
Selagi keadaan Manusia bersisik hijau sedang kacau.
Yu Ming menggerakkan goloknya melakukan tebasan membalik yang kembali dia arahkan ke leher Manusia bersisik hijau.
Manusia bersisik hijau untungnya dalam keadaan kacau, refleknya masih ada.
Dua buru buru menarik tubuhnya mundur kebelakang, melakukan satu tendangan reflek kearah tangan Yu Ming untuk memaksa Yu Ming melepaskan pegangan tangannya pada Golok Cahaya Biru yang mengerikan.
Yu Ming membalikkan serangan goloknya yang menebas leher secara horisontal, kini berbalik menebas kebawah secara vertikal
Menyambut datangnya tendangan kaki Manusia bersisik hijau, bila kaki nya sampai tertebas.
Otomatis Manusia bersisik hijau akan kehilangan sebelah kakinya .
Tentunya Manusia bersisik hijau tidak ingin mengumpankan kakinya untuk di belah oleh Golok Cahaya Biru .
Dia buru buru menarik kembali kakinya, menggantinya dengan kaki lain melakukan tendangan sepak bola takraw kearah samping leher Yu Ming .
Yu Ming mengangkat lengannya menahan tendangan keras tersebut, dan membalasnya dengan sebuah tendangan lurus kedepan.
Tepat mengenai ulu hati Manusia bersisik hijau.
"Dessss...!"
Manusia bersisik hijau terpental mundur, tapi dia baik baik saja, karena seluruh tubuhnya kebal terlindung oleh sisik nya yang keras.
Yu Ming memanfaatkan situasi Manusia bersisik hijau terpental mundur.
Yu Ming menghilang dari tempatnya, dengan langkah cahaya.
Yu Ming tiba tiba muncul di belakang Manusia bersisik hijau, menyarangkan Golok nya.
__ADS_1
Tepat menembus punggung hingga ujung golok muncul di depan dada nya.