PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
Kilat petir langit tingkat ke 9


__ADS_3

Begitu kabut putih kebiruan berhembus keluar dari dorongan sepasang telapak tangan pria berambut putih itu.


Segera lantai di sekitar Yu Ming dan rombongannya muncul stalagmit tajam yang tumbuh keatas.


Stalagmit itu seperti tombak tajam, yang bisa menusuk apapun yang berada diatasnya tanpa ampun.


Serangan seperti ini tidak berbahaya buat Yu Ming , tapi Ji Lian Hua istrinya tentu berbeda.


Beruntung Yu Ming tepat waktu mundur kembali ke sisi Ji Lian Hua.


Menariknya terbang ke angkasa, sehingga stalagmit yang muncul dari permukaan tanah, tidak ada yang berhasil melukai nya .


Di posisi lain Naga Panca Warna Yu Ming tidak perlu khawatir, karena Naga Panca Warna yang bisa terbang sendiri.


Serangan seperti itu tidak ada pengaruh nya, bahkan seandainya dia tidak bisa terbang sekalipun.


Cukup dengan sisik pelindung di tubuhnya, yang lebih keras dari senjata pusaka .


Stalagmit itu juga tidak akan bisa membawa pengaruh apapun, yang bisa mengancam keselamatannya.


Naga Panca Warna mengikuti Yu Ming Ming dan Ji Lian Hua terbang melayang di udara


Sehingga stalagmit tidak mampu menyentuhnya.


Yu Ming memanfaatkan situasi yang ada, dia segera melempar Ji Lian Hua ke punggung Naga Panca Warna dan berkata,


"Paman Naga,..tolong bantu kaga Hua er untuk ku.."


"Sirambut putih itu aku akan pergi mengurusnya.."


Naga Panca Warna mengerti situasi, dia maju menyambut Ji Lian Hua duduk manis di punggungnya.


Lalu dia segera terbang tinggi melayang di udara, untuk menemani Ji Lian Hua sebagai pengamat situasi .


Memberikan Yu Ming ruang ketenangan, agar bisa 100 % fokus menghadapi si rambut putih.


Yu Ming sendiri setelah menitipkan Ji Lian Hua, ke Naga Panca Warna .


Dengan tenang dia melayang turun kebawah, mendarat di atas salah satu bagian puncak, paling ujung dari stalagmit es beku yang runcing.


Yu Ming berdiri ringan di atas stalagmit tersebut dengan satu ujung kaki menempel ringan di sana.


Seperti seekor burung besar yang bertengger di sana, dengan kaki sebelah.


Di tempat lain , pria berambut putih yang telah melontarkan pukulan menyerang Yu Ming dan rombongannya.


Dia terlihat berdiri di depan pintu masuk istana menatap tajam kearah Yu Ming dan berkata,


"Bocah kamu boleh juga, pantas begitu sombong, berani datang mengacau kemari..!"


"Tapi kemampuan yang kamu tunjukkan, belum mampu membuat aku tunduk padamu.!"

__ADS_1


"Bila kamu bocah ingin terus bersombong di sini, silahkan tunjukkan lagi kemampuan lebih mu..!"


Selesai berkata, pria berambut putih di bawah sana, kedua tangannya bergerak memutar di depan dada.


Memunculkan tiga batang bayangan pedang cahaya biru di depan dadanya.


Lalu dia berkata,


"Pedang ulir.. temukan dia untukku..!"


Begitu dia berkata begitu, salah satu energi yang membentuk bayangan pedang cahaya biru.


Melesat kedepan dengan sangat cepat, berubah menjadi pedang ulir mengejar kearah Yu Ming .


Yu Ming yang mendapatkan serangan bayangan pedang ulir cahaya biru yang ingin menembus tubuhnya.


Yu Ming segera terbang menghindari serangan bayangan pedang ulir tersebut.


Tapi bayangan pedang ulir tersebut seperti bernyawa, terus mengejar kearah Yu Ming.


Bagaimana pun Yu Ming menghindari kejaran pedang itu, pedang ulir itu tetap saja terus mengejarnya.


Tidak sampai di sana saja, bahkan setelah Yu Ming mengeluarkan Pedang Xuan Yuan.


Untuk menangkis serangan Pedang ulir tetap saja pedang itu setelah tertangkis melenceng dari sasaran.


Setelah dia menghancurkan target yang di lewati nya, dia kembali lagi menyerang Yu Ming .


Yu Ming selalu menjadi target utama yang menjadi incarannya.


Di tempat lainnya pria berambut putih yang melihat pedang ulir nya belum bisa menyulitkan Yu Ming .


Dia segera memerintahkan pedang keduanya maju menyusul,


"Pedang mata satu..kamu maju bantu Pedang ulir..!"


Selesai berkata, dia menunjuk kearah Yu Ming dengan jari telunjuk nya.


Pedang mata satu seperti mengerti ucapan tuannya, Pedang Mata Satu segera melesat menyusul menyerang Yu Ming .


Membantu Pedang ulir menyelesaikan misi nya.


Kini baik Pedang ulir maupun Pedang Mata Satu keduanya seperti bekerja sama, berseliweran mengejar dan mengurung Yu Ming .


Tapi sejauh ini Yu Ming masih dengan tenang mampu menghindar dan menangkis kedua energi pedang yang mengejarnya.


Dalam satu kesempatan, Yu Ming memanfaatkan serangan kedua energi pedang yang datang mengincar nya.


Yu Ming dengan ringan menotol diatas badan energi pedang yang menyerangnya.


Lalu dia melesat cepat menghampiri sirambut putih, yang berdiri santai di depan istana nya.

__ADS_1


Menjadi pusat akar masalah kedua energi pedang yang terus mengejar Yu Ming .


Yu Ming begitu mendekati pria berambut putih itu, dia segera memberikan serangan balasan menyerang balik.


"Tebasan Pedang Xuan Yuan Cahaya Petir langit tingkat 9..!"


Begitu Yu Ming melepaskan jurus tersebut seberkas cahaya pedang emas yang di selimuti kilatan petir.


Bergerak cepat menyambar kearah, Pria berambut putih itu tanpa ampun.


Melihat Yu Ming yang di kejar oleh dua energi pedangnya, masih mampu datang menyerangnya dengan mempertontonkan gerakan ringan tubuh tingkat tinggi yang indah.


Pria berambut putih, itu segera memutar kedua tangannya, dari energi pedang yang hanya tinggal satu siaga di depan dadanya.


Kini bertambah menjadi 8 bayangan energi pedang melayang di depan dada nya,


Pria itu terlihat memberikan perintah kepada energi pedang biru nya menambah kekuatan menghadapi serangan energi pedang petir Yu Ming .


"Pedang gerigi maju..!"


"Pedang Mata Paku maju..!"


"Pedang mata ganda maju..!


"Pedang mata tumpul maju..!"


"Pedang mata lentur maju..!"


"Pedang mata hijau maju..!"


"Pedang mata kilat maju..!"


"Habisi dia untukku..!"


Bentak Pria berambut putih itu satu persatu, agar energi pedang biru nya, bergerak maju menyerang Yu Ming .


Kini tujuh dari energi pedang birunya, melesat memenuhi udara, membentuk formasi pedang.


Menerjang kearah Cahaya emas bayangan Pedang Xuan Yuan yang diselimuti petir.


Benturan beruntun bertemu di udara, membuat bayangan Pedang Xuan Yuan bergetar hebat.


Sebelum akhirnya bayangan Pedang Xuan Yuan, hancur musnah oleh serangan tambahan dari Pedang ulir dan Pedang Mata Satu, yang berbalik ikut mengepung dan menekan bayangan Pedang Xuan Yuan.


Bertepatan dengan meledak nya, bayangan Pedang Xuan Yuan.


Dari atas langit tiba tiba melesat seberkas cahaya petir putih terang, yang sangat kuat, dan memilki kilatan listrik besar.


Menyambar ke 9 energi pedang cahaya biru, hingga ke 9 energi pedang itu lenyap tertelan kilat listrik putih besar itu


Kilat listrik itu tidak cukup sampai di sana, dia kini setelah menelan ke 9 energi pedang cahaya biru.

__ADS_1


Dia melesat cepat mengincar pria berambut putih di bawah sana.


Pria berambut putih tidak melakukan gerakan apapun, dia hanya dengan tenang, mendorong sisa pedang tunggal di depan dadanya, maju menyambut serangan kilat petir putih yang tiba.


__ADS_2