
Beberapa saat kemudian permukaan air laut terlihat terbelah dengan cepat, seperti di bawah sana ada mahluk yang bergerak dengan kecepatan penuh, melakukan pengejaran kearah kapal Yu Ming
Dari angkasa terlihat dengan jelas, mahluk di bawah permukaan air sana, yang sedang bergerak dengan kecepatan tinggi adalah mahluk menyeramkan setengah ikan setengah buaya yang telah menghabisi nyawa dua ekor ikan raksasa, yang tadi mengejar kapal Yu Ming .
Pergerakan mahluk menyeramkan itu, ternyata jauh lebih cepat dari pergerakan kedua ekor ikan besar tadi.
Dalam sekejap saja,dia sudah berhasil mengimbangi pergerakan kapal Yu Ming .
Saat mahluk setengah buaya setengah ikan itu, berbelok ingin menubruk kearah kapal Yu Ming .
Saat itu pula Naga Panca Warna muncul melesat dengan kecepatan tinggi dari atas kebawah.
Sepasang cakar Naga Panca Warna yang besar dan berkuku runcing seperti pedang pusaka.
Langsung menembus sisik tebal di punggung mahluk itu, Moncong Naga Panca Warna yang terbuka.lenat juga mengigit bagian kepala mahluk itu.
Mahluk itu segera di bawa terbang ke angkasa oleh Naga Panca Warna.
Mahluk itu terus berusaha meronta kuat ingin melepaskan diri dari cengkraman dan gigitan kuat Naga Panca Warna.
Tapi cengkraman dan gigitan itu begitu kuat, bagaimana pun dia meronta, tetap saja dia tidak mampu melepaskan diri.
Malahan setelah di bawa terbang tinggi keangkasa, Naga Panca Warna mempermainkan nya.
Melepaskan mahluk itu, jatuh dari ketinggian sana kebawah.
Lalu mahluk itu dia sambar kembali, di bawa terbang lagi, lalu di jatuhkan lagi.
Lama kelamaan mahluk itu lemas sendiri, karena mahluk itu adalah sejenis ikan, bila kelamaan diatas permukaan air.
Dia tidak bisa bernafas, otomatis akan lemas sendiri.
Kondisi ini juga bukan tidak di pahami oleh Naga Panca Warna yang merupakan raja dari semua hewan di dunia.
Naga Panca Warna yang cerdik justru memanfaatkan situasi seperti itu, untuk memajukan mahluk itu.
Setelah puas mempermainkan mahluk ganas yang kini terkulai lemas tidak bisa memberikan perlawanan sama sekali.
Naga Panca Warna akhirnya.mengeraskan gigitannya, sehingga mahluk itu akhirnya tewas di udara.
Setelah memastikan mahluk itu sepenuhnya tewas, Naga Panca Warna baru melepaskan tubuh mahluk itu melayang turun dari angkasa jatuh kedalam air.
Tenggelam sebentar, sebelum kemudian mengambang lagi di permukaan air.
Melihat mahluk itu tidak lagi bergerak, Naga Panca Warna dengan gerakan tenang baru terbang diatas permukaan air melewatinya untuk kembali ke kapal Yu Ming .
__ADS_1
Siapa sangka saat Naga Panca Warna terbang melintas melewati mahluk itu.
Secara tiba-tiba mahluk itu membuka sepasang matanya yang tadinya terpejam rapat.
Lalu dia segera terbang keatas, menggunakan rahangnya yang kuat mengigit leher Naga Panca Warna.
Kemudian sekali ini giliran dia yang menyeret tubuh Naga Panca Warna masuk ke dalam air.
Naga Panca Warna yang tidak menduga hal itu, dia menjadi gelagapan di gigit dan di seret oleh mahluk menyeramkan itu masuk ke kedalam dasar laut.
Yu Ming yang melihat dari kejauhan menjadi cemas, saat melihat hewan tunggangannya di seret mahluk mengerikan itu masuk kedalam air.
Yu Ming dengan suara cemas berkata,
"Hua er kamu tunggu aku di kapal ya.."
"Aku mau menyusul ke bawah sana untuk menolong paman Naga.."
"Aku tidak ingin sesuatu terjadi padanya.."
Ji Lian Hua mengangguk paham dan berkata,
"Pergilah,..kamu hati hati.."
"Aku akan menunggumu.."
Yu Ming tentu menyadari nya, tapi saat ini situasi sedang kritis, dia tidak bisa banyak pertimbangan.
Yu Ming setelah mencabut Golok Cahaya Biru keluar dari gelang penyimpanan nya.
Yu Ming langsung melesat terbang menuju posisi Naga Panca Warna di bawa oleh mahluk itu turun ke dasar laut.
Tiba di lokasi, Yu Ming langsung meluncur masuk kedalam air.
Dengan sangat cepat tubuh Yu Ming menggunakan ilmu pemberat tubuh, meluncur cepat turun ke dasar laut.
Karena kedua mahluk yang di cari nya, sama sama berukuran besar, tanpa kesulitan berarti Yu Ming segera menemukan nya.
Yu Ming segera meluncur ke bawah bersiap menyerang mahluk itu, bila Naga Panca Warna nya dalam kesulitan.
Tapi saat tiba di bawah sana, menyaksikan apa yang terjadi.
Yu Ming segera menemukan bahwa mahluk itu belum berhasil mengalahkan sahabatnya.
Tadi sahabatnya sesaat hanya kaget saja, sehingga terseret kedasar laut.
__ADS_1
Setelah di dasar laut, sahabatnya Naga Panca Warna, dia ternyata bisa berenang dan bernafas di bawah air dengan bebas seperti seekor ikan.
Kondisi di bawah air sana tidak memberinya pengaruh berarti, dia tetap bisa bergerak bebas.
Malahan kini, Naga Panca Warna terlihat balas melilit kuat tubuh mahluk itu, hingga tulang tulang di dalam tubuh mahluk itu pada berbunyi.
Mahluk itu terlihat seperti kesakitan, hingga tidak mampu mempertahankan gigitannya yang juga gagal menembus sisik Naga Panca Warna yang sangat keras.
Bahkan bila bukan pedang pusaka khusus, jangan harap bisa menembus sisik yang melindungi seluruh tubuh Naga Panca Warna.
Di saat mahluk itu kesakitan hingga melepaskan gigitannya, kini berbalik Naga Panca Warna yang berbalik membalas mengigit leher mahluk itu .
Mencabik cabik nya dengan ganas hingga kepala mahluk itu terpisah dari tubuhnya.
Setelah berhasil membunuh mahluk yang menyebalkan itu, Naga Panca Warna melepaskan raungan ganasnya di bawah permukaan air .
Raungan ganas Naga Panca Warna, membuat seluruh dasar lautan seperti di Landa gempa hebat.
Ikan besar kecil, terlihat pada melarikan diri ketakutan menjauh dari Naga Panca Warna.
Tempat itu menjadi sepi, tidak ada lagi tanda tanda kehidupan, selain potongan tubuh mahluk setengah buaya setengah ikan yang kini tergeletak di atas permukaan dasar laut.
Selanjutnya Naga Panca Warna menemukan Yu Ming berada tidak jauh dari sana, dia segera bergerak menghampiri Yu Ming .
Membiarkan Yu Ming duduk diatas punggung nya, lalu dia membawa Yu Ming terbang keluar dari dasar laut.
Sebelum kemudian menurunkan Yu Ming kembali keatas kapal, lalu dia segera menghilang menyatu kedalam tubuh Yu Ming .
Berubah menjadi sebuah tato Naga Panca Warna melilit di seluruh badan Yu Ming .
Yu Ming setelah kembali ke atas kapal, dia segera menghampiri Ji Lian Hua.
"Bagaimana Yu Ming ke ke, mahluk itu apa masih hidup..?"
Tanya Ji Lian Hua cemas.
Yu Ming menggelengkan kepalanya dan berkata,
'Tidak,.. paman Naga telah menghabisi nya.."
"Mahluk itu kini bukan ancaman lagi buat kita.."
"Kira bisa melanjutkan lagi perjalanan kita.."
"Aku rasa dalam radius beberapa mil ke depan tidak mungkin akan ada gangguan lagi.."
__ADS_1
"Tapi selain itu kita bila mau tangkap ikan mungkin juga akan sulit.."
"Raungan kemarahan paman Naga tadi di bawah sana, telah membuat semua mahluk air, pada melarikan diri dan bersembunyi ketakutan.."