
Di luar dugaan Pemuda Berjubah Merah menggunakan kaki kirinya melakukan lompatan keatas.
Kemudian dengan cepat dia memberikan tendangan keras ke wajah Yu Ming .
Datangnya tendangan ini, membuat Yu Ming harus melakukan gerakan akrobatik bersalto kesamping.
Menghindari serangan beruntun Pemuda Berjubah Merah , sekaligus Yu Ming langsung melepaskan tebasan memisahkan gelap dan terang.
Begitu jurus ini di lepaskan cuaca langsung berubah, langit di tutupi awan mendung hujan badai segera turun.
Di belakang Yu Ming pun sekaligus muncul roh gaib hitam dan roh gaib putih, memberikan dukungan kekuatan ke Yu Ming .
Pemuda Berjubah Merah yang tahu bahaya, dia segera terbang mundur menghindari Tebasan tersebut.
Lalu dari arah samping, dia melakukan gerakan sepasang tangan seperti burung rajawali y mengibaskan sayapnya.
Menerjang serangan pedang Yu Ming dari samping memunculkan dua rangkum angin kuat bagaikan badai, membantu memukul serangan Yu Ming dari samping.
Hingga serangan Yu Ming di paksa tertolak melenceng menjauhi posisinya.
Yu Ming di posisi berbeda, diam diam mengagumi kemampuan Pemuda Berjubah Merah yang sangat piawai membaca situasi dan kesempatan.
Serangan Yu Ming yang melenceng menghantam tebing batu gunung hingga hancur meluruk kebawah.
Yu Ming tidak ada waktu menyaksikan itu, dia sudah tiba dengan jurus keduanya.
"Tebasan pemisah langit dan bumi."
Begitu Tebasan di lepaskan dari langit dan bumi muncul dua bayangan pedang yang melesat cepat ingin memisahkan apapun yang dilewati oleh energi pedang tersebut.
Langit DJ buat terbelah udara di buat terbelah, tanah di puncak gunung pun di buat terbelah oleh jurus sakti tersebut.
Sekali ini Pemuda Berjubah Merah di paksa untuk menyambut serangan ini
Dia tidak bisa lagi menghindar ataupun menghilang dari sana.
Tekanan energi yang begitu kuat membuatnya kesulitan untuk bergerak lincah.
Dia hanya di beri pilihan untuk menyambutnya atau dia membiarkan dirinya tewas terbelah dua.
Tidak punya pilihan lain Pemuda Berjubah Merah akhirnya menggunakan sepasang cakar merahnya, untuk menyambut serangan energi pedang yang datang dari atas dan bawah.
Terjadi.ledakan di udara dan area sekitarnya saat cakar dan bayangan pedang bertemu.
Yu Ming terlihat mendorongkan sepasang telapak tangannya kedepan.
__ADS_1
Sedangkan Pedang Xuan Yuan bergerak sendiri bagaikan mata biru menyerang ke bagian tengah tubuh Pemuda Berjubah Merah .
Pemuda Berjubah Merah sendiri terlihat tanpa penjagaan, karena sepasang tangan nya sedang di rentangkan keatas dan kebawah menyambut serangan bayangan pedang dari atas dan bawah.
Sepasang kakinya juga tidak dapat di gerakkan, karena di jadikan sebagai kuda kuda untuk menumpu dua tekanan raksasa dari atas bawah.
Di saat kritis bayangan rajawali merah muncul dari dada Pemuda Berjubah Merah .
Melesat maju menerjang pedang Xuan Yuan dengan sepasang cakar dan kibasan sayap lebar nya .
Benturan dahsyat kembali terulang di puncak gunung emas itu.
Sehingga gunung itu mengalami getaran hebat seperti mau roboh.
Semua penduduk asli di pulau besar itu, semuanya pada berlutut menyembah kearah puncak gunung.
Mereka mengira dewa di puncak gunung sana marah.
Makanya mereka pada memanjatkan doa dan melakukan tarian sambil membaca mantra mantra dari leluhur mereka.
Sedangkan di puncak gunung sendiri, Yu Ming dan Pemuda Berjubah Merah masih saling mengadu kekuatan tenaga sakti dari jarak jauh.
Melihat pedang Xuan Yuan perlahan tapi pasti terus terdesak mundur oleh bayangan rajawali merah.
Yu Ming akhirnya menarik pedangnya kembali, lalu dia melepaskan Tebasan Pedang Tiada Awal Tiada Akhir.
"Semuanya.kembali.keasal.!"
Begitu tebasan pedang itu di lepaskan, pedang Xuan Yuan langsung memancarkan cahaya pelangi melesat menerjang kearah bayangan rajawali merah.
Rajawali mencoba menggunakan sepasang cakar raksasa dan kibasan kuat sepasang sayapnya untuk menyambut serangan jurus ketiga Yu Ming .
Tapi sekali ini hasilnya berbeda, sepasang kaki rajawali merah begitu bertemu dengan cahaya pedang pelangi langsung terpapas putus.
Begitu pula sepasang sayapnya juga ikut terbabat putus, saat berusaha menahan datangnya pedang Xuan Yuan.
Pedang Xuan Yuan akhir menembus dada rajawali merah, meneruskan pergerakan nya.
Meluncur cepat kearah dada Pemuda Berjubah Merah yang terbuka lebar.
Tiba tiba dari bagian tengah dada, Pemuda Berjubah Merah, muncul sebuah bola cahaya merah.
Dengan cepat membentuk kubah pelindung melindungi Pemuda Berjubah Merah dari serangan jurus ketiga pedang Xuan Yuan.
"Blaaarrrr...!"
__ADS_1
Terjadi ledakan keras yang menimbulkan bias energi berbentuk lingkaran cincin cahaya pelangi menyebar kesegala penjuru.
Melihat kemampuan dan daya tahan Pemuda Berjubah Merah yang begitu.mrngagumkan.
Yu Ming segera menghimpun kekuatan alam semesta memenuhi seluruh tubuhnya bersiap untuk melepaskan jurus keempat nya.
"Tebasan Pedang Kosong Adalah Tiada..!"
Bentak Yu Ming sambil melepaskan serangan jurus keempatnya, untuk menambah kekuatan daya gedor serangannya.
Di tempat lain Pemuda Berjubah Merah juga menghimpun kekuatan tenaga sakti rajawali tanpa batas.
Pertama tama, sepasang cakar Pemuda Berjubah Merah diarahkan keatas dan kebawah mencabik hancur bayangan pedang pemisah langit dan bumi.
Setelah itu dia baru fokus mendorongkan bola cahaya merah melesat kedepan menyambut datangnya Tebasan Pedang cahaya pelangi Pedang Xuan Yuan.
Bola cahaya merah seperti di muntahkan keluar dari paruh bayangan kepala Rajawali raksasa yang terbuka lebar.
Suara pekik nyaring burung rajawali mengiringi melesatnya bola cahaya merah menyambut serangan jurus keempat Yu Ming .
Akhirnya benturan yang meluluh lantakkan seluruh tebing tinggi di puncak gunung itupun terjadi.
Yu Ming dan Pemuda Berjubah Merah terbang ke udara, meninggalkan puncak gunung emas yang meledak oleh kekuatan benturan dahsyat pertemuan kekuatan serangan Yu Ming dan Pemuda Berjubah Merah .
Belum juga keadaan di bawah sana membaik, Yu Ming dan Pemuda Berjubah Merah yang melayang di angkasa.
Kembali saling serang, Yu Ming melepaskan jurus ke lima nya.
"Tebasan Pedang melepaskan Ego Melepaskan Fana.."
Lagi lagi seberkas cahaya pelangi dengan kekuatan yang jauh lebih dahsyat meluncur kedepan.
Pemuda Berjubah Merah juga tidak mau kalah, di kembali melepaskan bola cahaya merah yang jauh lebih besar kedepan untuk menyambut serangan Yu Ming .
Pemuda Berjubah Merah terlihat menentramkan darah segar dari sudut bibirnya.
Dia hampir mencapai batas puncak kekuatan nya, ini adalah kekuatan terakhirnya.
Dia sudah mempertaruhkan semuanya, hidup atau mati hari ini ditentukan oleh serangan terakhir ini.
Yu Ming yang sedang melancarkan jurus kelima, tiba tiba di depan matanya muncul pencerahan dari sepasang roh gaib hitam dan putih.
Menunjukkan jurus ke 6 dari Tebasan Pedang Tiada Awal Tiada Akhir.
Setelah paham Yu Ming pun meniru pergerakan yang muncul di depan matanya.
__ADS_1
Setelah bersilat sendiri di udara, Yu Ming akhirnya menambahkan satu jurus susulan.
"Jurus keenam, Tebasan Pedang Tiada Wujud Tiada Bentuk..!"