PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
Tapak Hantu Kegelapan


__ADS_3

Energi yang membalik di sambut dengan kibasan kebutan bulu di tangan Che Lung.


Sehingga energi tersebut teralihkan dan meledak di tempat lain, menghancurkan pepohonan bambu yang tumbuh di sekitar sana.


Banyak pohon bambu yang berdetak patah dan tumbang, menimbulkan suara hiruk pikuk di sekitar tempat tanah kosong itu.


Di mana Che Lung dan Yu Ming berdiri sedang saling berhadap hadapan.


Melihat serangan pertama nya, gagal Che Lung segera melanjutkan dengan serangan jarak jauh keduanya.


Kini cahaya biru yang di lepaskan lebih kental warnanya, tapi jumlahnya berkurang satu.


Bila sebelumnya Che Lung menyerang dengan tiga cahaya biru berbentuk bianglala.


Kini yang datang menerjang Yu Ming, tinggal dua berkas cahaya berbentuk bulan sabit.


Begitu dua cahaya biru berbentuk bulan sabit di lepaskan, tanah di bawah sana yang di lewati oleh dua buah cahaya biru kental itu.


Segera meledak berhamburan, meninggalkan jejak parit sedalam setengah meter dari permukaan tanah.


"Blaaarrrr...!'


"Blaaarrrr...!'


Dua ledakan beruntun terjadi di udara, akibat pertemuan dua cahaya biru berbentuk bulan sabit dengan perisai pelindung diri Yu Ming .


Tanah bergetar hebat saat benturan kuat terjadi.


Perisai cahaya energi Chi Ciu Sen Kung juga terlihat bergetar hebat.


Sebelum kedua cahaya energi berwarna biru kental berbentuk bulan sabit, di pentalkan balik dengan kekuatan dua kali lipat, di balikkan kearah Che Lung.


Che Lung sendiri sampai tidak berani menerima nya, dia lebih memilih terbang mundur menghindari serangan tersebut.


Saat kedua energi tersebut terus bergerak mengejarnya, Che Lung menotolkan kakinya keatas tanah.


Tubuhnya segera membal keatas, melayang ringan di udara, membiarkan dua energi membalik melewati kedua ujung kakinya.


Sesaat kemudian ledakan dahsyat pun terjadi di belakang nya, lagi lagi pohon bambu di belakangnya yang menjadi sasaran keganasan tenaga membalik tersebut.


Che Lung tidak ambil perduli dengan pohon pohon bambu yang pada patah bertumbangan, di terjang oleh kekuatan serangannya yang membalik.


Justru saat dia sedang melayang turun kembali keatas tanah, Che Lung terlihat sedang berusaha menghimpun kekuatan yang jauh lebih dahsyat lagi.


Dia masih ingin kembali memberikan serangan yang lebih dahsyat lagi kearah Che Lung.


Begitu energi yang di perlukan, terhimpun, sambil berteriak keras, sepasang kaki Che Lung menjejak tanah.

__ADS_1


Sesaat kemudian tubuhnya melayang ke udara, dari atas sana .


Che Lung yang mengisi kebutan bulu nya dengan jurus pamungkas.


Dia menebaskan kebutan nya dari atas kebawah, sambil berteriak.


"Kebutan pembasmi dewa...!"


Kini hanya seberkas cahaya biru tunggal, berbentuk seperti cahaya kilat petir menyambar kearah Yu Ming yang terlindung di balik energi perisai Chi Ciu Sen Kung.


"Blaaarrrr...!'


Terjadi ledakan yang jauh lebih dahsyat lagi hingga bias energi ledakan nya, memapas roboh sejumlah pohon bambu di sekitar tanah luas itu, sejauh 100 meter kebelakang.


Perisai energi Yu Ming bergetar hebat, seiring dengan tenaga serangan Che Lung di kembalikan.


Perisai energi Chi Ciu Sen Kung yang di ciptakan oleh Yu Ming pun buyar.


Serangan cahaya biru mirip kilat petir yang membalik, di hindari oleh Che Lung.


Sambil merubah bayangan dirinya menjadi 8.


Lalu dia melesat dari 8 arah berbeda, mengikuti arah mata angin menyerang Yu Ming dengan tapak tangan nya, yang di selimuti oleh bayangan hantu kecil kecil menyertai pergerakan serangannya.


Selain serangan tapak serangan kebutan yang bagian bulu nya yang biasanya lemas, kini memegang tajam seperti sebuah tombak pendek.


Khusus di gunakan untuk menyerang dan menotok seluruh jalan darah di tubuh Yu Ming .


Dia juga ikut berubah menjadi 8 bayangan berkelebat kesana kemari, mengimbangi serangan dari bayangan Che Lung, yang datang dari 8 penjuru arah mata angin.


"Trangggg..!"


"Tringg...!"


"Trangggg..!"


"Tringg...!"


"Trangggg..!"


"Tringg...!"


Segera terdengar suara benturan benda logam keras, memenuhi udara.


Bayangan kedua belah pihak saling berkelebat di udara saling serang dengan kecepatan yang sulit diikuti oleh tatapan mata orang awam.


Sepanjang pertempuran berlangsung, Yu Ming hanya bertahan, menghindar dan menangkis.

__ADS_1


Dia bahkan belum terlihat ingin memberikan serangan balasan kearah Che Lung.


Che Lung yang merasa diatas angin, mengira Yu Ming hanya tahu menghindar dan menangkis.


Terdesak hingga sulit memberikan serangan balik, Che Lung segera mempercepat dan memperkuat daya dobrak serangan nya..


Mencoba mengepung dan mendesak Yu Ming . dengan cara lebih ganas lebih cepat dan kuat.


Che Lung terus mendesak dan menyerang Yu Ming yang mengimbangi serangan nya.


Dengan delapan bayangan dirinya bergerak kesana kemari, saling berbelit dan membaur dengan serangan Che Lung, yang di lepaskan secara bertubi-tubi.


Dengan satu tujuan yaitu melenyapkan Yu Ming dari muka bumi ini selama lama nya.


Tapi keinginan dan kenyataan tidak sama, sekuat apapun Che Lung menyerang Yu Ming .


Dia tetap saja tidak bisa menembus pertahanan Yu Ming yang bahkan mungkin lebih keras dari tembok kota manapun.


Setelah beberapa waktu tanpa hasil, kini Che Lung yang berpengalaman mulai was was.


Dia mulai menyadari, bahwa selama ini Yu Ming belum menyerang bukan karena dia terdesak.


Tidak, justru dia terlihat sangat santai dalam menghadap semua serangan yang Che Lung lepaskan.


Sikap waspada Che Lung sangatlah membantu nya, karena begitu Yu Ming mulai balas menyerang dengan pedang Xuan Yuan yang mengeluarkan cahaya pelangi,menutupi pandangan mata Che Lung.


Satu persatu bayangan ciptaan Che Lung lenyap, di tebas oleh pedang cahaya pelangi.


Begitu delapan bayangan yang bergerak mengepung Yu Ming sirna.


Sebuah tusukan pedang yang membentuk cahaya pelangi, dengan cepat melesat kearah Che Lung.


Belum terlihat arah yang hendak di serang oleh Yu Ming , tahu tahu ujung pedang Xuan Yuan hampir saja menusuk tenggorokan Che Lung.


Beruntung Che Lung sudah menaruh curiga dan waspada lebih awal.


Sehingga saat serangan tiba dia masih sempat menghindar sambil menggunakan kebutan nya, menyerang nadi di pergelangan Yu Ming .


Begitu serangan tersebut berhasil Yu Ming hindari, serangan susulan dengan cepat berubah menjadi lilitan ujung kebutan .


Mencoba mengunci pergelangan tangan Yu Ming, begitu terkunci, serangan dengan tendangan, dan sikutan lutut,. langsung dia lepaskan.


Dan serangan yang paling mengerikan adalah pukulan tapak hantu kegelapan, juga dia lepaskan mengincar kening Yu Ming .


Tapak Hantu kegelapan, membuat serangan tapak Che Lung.


Jadi di selimuti oleh kabut asap hitam dan mahluk halus, yang berseliweran mengikuti pergerakan telapak tangan Che Lung.

__ADS_1


Telapak tangan yang diselimuti oleh kabut asap hitam, dan roh roh penasaran, yang beterbangan mengikuti di sekitar telapak tangannya Che Lung.


Terlihat bergerak cepat menyusup, diantara kedua tangan Yu Ming , ingin menghajar dada Yu Ming .


__ADS_2