
Yu Ming setelah melarikan diri, dia akhirnya kembali ke tepi telaga untuk membersihkan diri, di bagian tepi telaga.
Yu Ming tidak berani lagi bermain ke tengah telaga, yang ada ikan Chi Wen nya.
Di tepi telaga pun, Yu Ming bersikap hati hati, selalu waspada.
Setelah selesai membersihkan diri.
Yu Ming segera meninggalkan tempat tersebut, dia ingin kembali ke Goa untuk beristirahat.
Sekaligus memikirkan cara untuk menahlukkan Siluman Beruang yang sangat kuat itu.
Sesampai di dalam Goa, Yu Ming segera merebus Umbi dan dan Jamur merah buat di makan.
Lalu khasiatnya dia serap dan simpan kedalam Pai Shi Phi.
Selesai Yu Ming menyimpan kekuatan kedalam Pai Shi Phi, Roh putih gaib muncul dan berkata,
"Ming Er,.. kamu harus segera menyelesaikan latihan menembus seluruh titik meridian besar dan kecil di dalam tubuh mu.."
"Agar kamu bisa meningkatkan penggunaan Chi mu dengan lebih lancar dan maksimal.."
"Segera kamu harus dapatkan mutiara Siluman Beruang itu, juga Chi Wen kamu harus cari akal menghabisinya.."
"Mahluk itu adalah mahluk setengah kahyangan setengah dunia, mutiaranya kemungkinan besar punya khasiat luar biasa.."
Yu Ming mengangguk, Lalu dia segera mengambil posisi duduk bersila di atas sebuah batu.
Yu Ming mengikuti petunjuk dari Roh putih gaib, yang mengetahui persis semua tata letak Meridian di dalam tubuh nya.
Dengan menggunakan bantuan kekuatan dari Hei Pai Shi Phi, Yu Ming perlahan-lahan membuka satu persatu titik meridian besar di tubuhnya.
Sementara Yu Ming di dalam Goa sedang larut dalam latihannya.
Di luar Goa sana, mulai turun hujan.
Awalnya kecil, tapi semakin lama semakin besar dan deras hujan nya.
Angin badai kencang menyertai hujan deras yang turun diluar sana. Sehari berlalu, hujan tidak juga berhenti.
Segera hari kedua pun berlalu, hujan bukannya reda malah semakin deras.
Tepat di hari ketiga, saat Yu Ming menyelesaikan pelatihan Meridian besarnya.
Siluman Beruang yang basah kuyup terlihat berkeliaran di depan mulut Goa.
Dia tidak menemukan pintu Goa, karena mulut Goa dari luar sana, terlihat seperti sebuah dinding tebing batu padat.
Tapi akibat Hujan yang terus turun, air mulai mengalir masuk kedalam Goa.
Siluman Beruang yang melihat ke janggalan, di mana air bisa bebas mengalir masuk kedalam Goa.
Dia yang tidak mau basah di luar sana, dia segera mengikuti kemanapun air mengalir masuk melalui bawah tebing.
Dengan mengikuti aliran air, akhirnya Siluman Beruang menemukan mulut Goa.
Dia segera bergerak masuk kedalam Goa, demi menghindari hujan.
Tidak di sangka saat masuk kedalam Goa, dia malah bertemu dengan musuh bebuyutan nya.
Sedang duduk bersila di atas sebuah batu, yang terletak di sudut ruangan.
__ADS_1
"Growwwarr...!"
Siluman Beruang segera mengeluarkan suara raungan dahsyat, yang menggetarkan seluruh Goa.
Lalu dia segera berlari mengejar kearah Yu Ming, menyerang Yu Ming dengan sabetan cakar besarnya.
"Wuutttt..!!"
"Blaaarrrr..!"
Batu tempat Yu Ming duduk bersila, meledak hancur oleh tamparan cakar Siluman Beruang.
Yu Ming sendiri sudah bersalto di udara, menghindari serangan tersebut.
Kemudian mendarat ringan di sudut lain nya.
Yu Ming yang sudah berhasil membuka 108 titik meridian besar di tubuh nya.
Dia segera mengeluarkan pedang Xuan Yuan nya, Yu Ming segera menemukan kenyataan, kini pedang Xuan Yang bisa mengalirkan Chi sebesar 35 % kedalam tubuhnya.
Dengan gembira dan penuh semangat, Yu Ming segera melayani pertarungan lanjutan dengan Siluman Beruang tersebut.
Pertarungan yang jauh lebih seru dan imbang pun terjadi di dalam Goa.
Tanpa menghiraukan hujan yang semakin deras, angin badai semakin kencang.
Seolah olah hari kiamat akan segera tiba, mereka berdua di dalam sana terus bertarung dengan sengit.
Kini setiap tebasan pedang Xuan Yuan yang Yu Ming lakukan mulai berhasil melukai Siluman Beruang tersebut.
Bulu bulu beruang itu yang rontok, adalah penyebab utama, Siluman Beruang mulai berhasil di lukai oleh pedang Xuan Yuan di tangan Yu Ming.
Dari luka luka parah di hampir seluruh bagian tubuh Siluman Beruang.
Yu Ming yang melihat bagian ketiak dan bagian leher beruang itu, mengalami luka paling parah.
Dia segera memutuskan secara berturut turut, mencoba untuk menyerang secara fokus pada kedua tempat itu.
Hasilnya segera terlihat, setiap pedang Yu Ming bersarang di tempat yang dia incar.
Siluman Beruang pasti akan berteriak kesakitan, darah yang mengucur dari luka nya pun semakin lama semakin deras keluar nya .
Dalam satu kesempatan Siluman Beruang meraung keras,
"Groowaaarrrrrrr..!"
"Wuttttttt...!"
"Wuttttttt...!"
"Wuttttttt...!"
"Wuttttttt...!"
Siluman Beruang sambil meraung marah, dia juga terus melepaskan serangan sepasang cakarnya.
Yu Ming setelah bergerak menghindar kesana kemari, tiba tiba Yu Ming melakukan gerakan melompat terbang keatas.
Pedang Xuan Yuan yang teraliri Chi sampai 35 % melakukan tebasan cepat kearah bagian leher Siluman Beruang yang terbuka.
"Singggg...!"
__ADS_1
"Sraaat..!"
Cahaya tajam pedang Xuan Yuan sekali ini berhasil membuat sebuah lubang terbuka lebar di bagian leher Siluman Beruang.
Hingga darah terlihat muncrat muncrat dari luka di bagian leher tersebut.
"Arggghhh..!!"
Lolong beruang besar itu kesakitan.
Langkah sepasang kaki belakang nya menjadi kacau. Siluman Beruang terlihat terhuyung-huyung mundur mundur kebelakang .
Di saat langkahnya sedang goyah, Yu Ming dengan cepat, setelah berhasil menghindari tamparan cakar balasan Siluman Beruang.
Dia menyelinap diantara kedua sela sela kaki Siluman Beruang.
Lalu sambil bergulingan di atas tanah.
Yu Ming kembali memberikan tebasan pedang Xuan Yuan dengan kekuatan penuh.
"Singggg...!"
"Sraaat..!"
Kini yang diincar adalah nadi besar yang terletak di belakang sambungan lutut Siluman Beruang.
"Arggggghhh...!"
Sekali lagi Siluman Beruang melolong kesakitan, sebelum kemudian tubuh nya yang tinggi besar.
"Brukkkk..!"
Untuk pertama kalinya ambruk keatas tanah, hingga menimbulkan suara hiruk pikuk di dalam Goa.
Tidak kalah kuat dengan suara berisik hujan badai di luar sana.
Siluman Beruang yang bertubuh besar, dan berat, sekali ambruk dia langsung kesulitan untuk bangkit berdiri.
Memanfaatkan situasi itu, Yu Ming sambil bergerak melompat keatas.
Dia kembali melancarkan sebuah tebasan pedang Xuan Yuan sinar emas, yang di lakukan dari jarak jauh.
"Cranggg...!"
Tebasan kuat itu, masih berhasil di halau oleh sepasang cakar depan Siluman Beruang yang sangat kuat .
Yu Ming sebelum mendarat keatas tanah, dia kembali melepaskan dua tebasan serangan pedang jarak jauh.
Satu diarahkan ke perut, satu lagi kembali diarahkan ke bagian leher Siluman Beruang yang telah terluka parah.
"Singggg,...!!"
"Cranggg...!"
"Singggg...,!"
"Sraaat...!"
Tebasan kearah perut dengan cepat, memancing reaksi Siluman Beruang untuk menggunakan kedua cakar depannya untuk menangkis kebawah.
Di saat sepasang cakarnya bergerak menjaga bagian perut, di saat itulah dengan cepat, serangan lainnya menebas leher.
__ADS_1
"Crakkkk...!"