
"Singggg..!"
Sarung pedang Ji Lian Hua meluncur deras kearah wajah Yu Ming.
Meski ini adalah simulasi, bagi Yu Ming ini seperti layaknya pertarungan nyata.
Yu Ming dengan gerakan ringan, meniru gaya sebelum nya, dia memiringkan wajahnya.
Sehingga lewatlah sarung pedang itu di depan ujung hidung nya, hanya selisih satu Cun dari ujung hidungnya.
Begitu serangan tersebut berhasil Yu Ming hindarkan, serangan berikutnya kembali tiba.
Pedang biru Ji Lian Hua kini sudah datang, mengincar tujuh titik di bagian depan tubuh Yu Ming.
Pedang cahaya biru ditangan gadis itu, membawa hawa dingin membekukan, hingga merasuk ke tulang dan persendian.
Yu Ming terlihat sedikit mengigil di buatnya.
Yu Ming terdiam di tempat.
Untuk menghilangkan rasa dingin yang menyelimutinya, Yu Ming memilih segera mengibaskan golok di tangan nya, untuk menangkis serangan pedang gadis itu.
Secara reflek, Yu Ming kembali memainkan jurus, Golok Naga Emas Mengibaskan Ekor.
Begitu Golok di kibaskan, muncul serangkum.angin berkesiur kuat, membentuk bayangan seekor Naga, yang terbentuk dari debu pasir di sekitar Yu Ming.
Bayangan Naga tersebut terlihat meliuk liuk, di sekitar tubuh Yu Ming.
Kemudian mengibaskan ekornya, untuk menghalau serangan pedang biru simulasi dari Ji Lian Hua.
Yu Ming terlihat bersilat sendiri memainkan jurusnya.
Tapi efek yang di timbulkan justru jauh lebih dahsyat dari pada pertarungan sebelumnya.
Yu Ming mencoba menyempurnakan pergerakan nya, dalam melakukan serangan balik.
"Trangggg !Trangggg.! Trangggg.!"
"Trangggg !Trangggg.! Trangggg.!"
"Trangggg.!"
Dengan jurus ini Yu Ming di dalam simulasinya, dia berhasil mematahkan semua serangan pedang Ji Lian Hua.
Angin berkesiur kuat permainan golok Yu Ming, juga berhasil membalikkan hawa dingin, yang terpancar dari pedang biru di tangan Ji Lian Hua.
Dalam simulasi Ji Lian Hua yang terkena arus serangan balik, dan daya tolak kekuatan kibasan golok Yu Ming .
Dia terpental mundur dengan tubuh mengalami mengigil, dan sulit bergerak.
Seperti senjata makan tuan.
Yu Ming dalam simulasinya, dia kembali memainkan ilmu Golok Naga Emas, jurus yang berikutnya.
"Naga Emas Mencari Mangsa..!"
__ADS_1
Bentak Yu Ming di sesuaikan kondisi yang di hadapinya.
Yu Ming terlihat bergerak memutar mutar Golok, yang mendatangkan angin kesiur, yang membentuk bayangan Naga mengelilingi tubuh nya.
Bayangan Naga itu, kemudian bergerak mengikuti Yu Ming dan Golok nya, menerjang kearah Ji Lian Hua, seperti serangan angin badai.
Ji Lian Hua dalam simulasi, buru buru mengambil langkah, membuang diri kebelakang, dengan bersalto beberapa kali di udara, bergerak menjauh dari serangan Yu Ming.
Dengan ilmu ringan tubuhnya, setelah bersalto di udara, Ji Lian Hua,.mampu bergerak melayang, memutari Yu Ming.
Kemudian dari arah belakang Yu Ming, dia melepaskan energi pedang biru, melesat menerjang ke arah Yu Ming.
"Cuiiitt...!" "Cuiiitt...!" "Cuiiitt...!"
"Cuiiitt...!" "Cuiiitt...!" "Cuiiitt...!"
"Cuiiitt...!" "Cuiiitt...!" "Cuiiitt...!"
Gadis itu menyerang Yu Ming secara tiba-tiba, dari arah belakang, dengan energi pedang yang tidak main main.
Bila dalam kejadian sebelumnya Yu Ming memilih membuang dirinya kedepan, melakukan gerakan Tiger sprong, lalu dia segera bergulingan menjauh menghindari serangan dari Ji Lian Hua.
Tapi sekali ini berbeda, Yu Ming memilih menjejakkan kakinya keatas tanah, sekuat tenaga dia melompat keatas.
"Naga Emas terbang keangkasa.."
Tubuh Yu Ming melesat terbang keangkasa.
Dari atas sana dia langsung melepaskan tebasan ke bawah.
"Naga Emas Membelah Bumi..!"
Dengan serangan balasan mendadak ini, Yu Ming memprediksi Ji Lian Hua, akan menghadapi serangan nya dengan perisai energi.
Karena gadis itu punya kemampuan tersebut, cara itu adalah yang paling praktis .
Ketimbang dia harus memutar tubuh menangkis, di mana dia belum tentu sempat melakukannya.
Cara lainnya adalah membuang diri kedepan, dengan bergulingan melakukan gerakan Tiger sprong kedepan seperti yang dia dulu pernah lakukan.
Tapi cara ini akan membuat pakaian gadis itu jadi kotor, bila tidak dalam keadaan terpaksa Yu Ming yakin gadis itu tidak akan sudi melakukan cara tersebut.
Jadi dari analisa Yu Ming, satu satunya cara yang mungkin gadis itu lakukan adalah dengan menggerakkan perisai energi pelindung nya .
Di dalam otak Yu Ming melakukan analisa, tapi di kenyataan.
Serangan yang dia lepaskan sudah menghajar keatas tanah.
"Boooommm.!"
Terjadi ledakan dahsyat, tanah di bawah sana menjadi korban keganasan tebasan yang Yu Ming mainkan.
Sebuah lubang tercipta di bawah sana.
Dengan perubahan pergerakan ini, Yu Ming sudah merubah situasi, di mana sebelumnya dia harus menghindar dengan bergulingan dan terpental hingga keluar dari arena.
__ADS_1
Kini justru dia yang berada diatas angin melakukan tekanan ke Ji Lian Hua.
Kini yang selanjutnya Yu Ming pikirkan adalah kekuatan nya, tidak akan cukup untuk menghancurkan perisai energi Ji Lian Hua.
Sebaliknya dia akan di pentalkan oleh dorongan kekuatan energi tenaga pelindung Ji Lian Hua.
Kemudian Ji Lian Hua akan menyerang balik di saat dirinya terpental.
Dia akan mengejarnya dengan pedangnya, berubah menjadi 8 bayangan yang mengurungnya.
Selanjutnya dia akan kembali ke posisi seperti sebelumnya terkapar diatas tanah di bawah todongkan pedang.
Kembali menjadi pecundang untuk kedua kalinya.
Berpikir sampai di sini, Yu Ming yang sudah mendarat di atas tanah, tiba tiba berteriak keras,
"Tidak itu tidak boleh terjadi..!"
"Blaaarrrr...!"
Dia menghantamkan Golok Naga Emas kedepan, sehingga kembali terbentuk sebuah parit memanjang kedepan.
Yu Ming berdiri diam di sana dengan sepasang mata terpejam, dia mencoba menganalisa ilmu pedang yang di mainkan oleh Ji Lian Hua.
Bagaimana caranya dia akan memenangkan pertarungan tersebut.
Setelah menganalisa berbagai kemungkinan, termasuk menggunakan ilmu Golok Naga Emas 8 Penjuru.
Yu Ming memprediksi itu tidak akan efektif, Ji Lian Hua pasti akan merubah pergerakan nya.
Dan memberikan serangan mematikan lainnya yang tetap akan mengurung hingga dia kalah.
Setelah berpikir beberapa waktu Yu Ming akhirnya tersenyum bangga.
Yu Ming bergumam sendiri penuh keyakinan, sepasang mata nya bersinar penuh keyakinan diri.
"Benar hanya dengan cara itu, dengan cara itu akan mengakhiri semuanya.!"
"Ji Lian Hua kamu tunggu saja..!"
"Aku pasti akan mengalahkan mu, menyelamatkan guru dan mengembalikan harga diri kami yang kalian injak injak..!"
"Nenek peot kamu tunggu saja pembalasan ku..!"
Ucap Yu Ming sambil tersenyum gembira.
Yu Ming mencoba melihat kearah sampah yang di bakar nya.
Melihat api sudah padam,tinggal asap nya saja.
Yu Ming segera menggunakan sebatang ranting panjang, untuk mengorek ngorek sisa sisa pembakaran di bagian bawah.
Untuk memastikan bahwa di bawah sana, pembakaran sudah merata, tidak ada lagi api yang tersisa.
Setelah yakin, dia baru bisa pergi dari sana.
__ADS_1
Hal ini untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan.