PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
Kura kura hitam raksasa


__ADS_3

Setelah mereka semua mendarat di pulau itu, Yu Ming juga sudah berkeliling memeriksa keamanan pulau itu.


Dia menemukan pulau itu memang aman sepenuhnya, Yu Ming baru berani memutuskan untuk pergi menemukan lokasi di peta itu.


Ji Lian Hua sendiri juga terlihat sangat gembira dan menikmati pulau eksotis, yang sangat tenang dan nyaman itu .


Melihat hal itu Yu Ming turut gembira, dia sedikit merasa berkurang rasa bersalahnya.


Di mana dia tidak bisa melibatkan gadis itu dalam pertualangan nya, yang mereka sarat bahaya itu.


Setelah memastikan keadaan pulau itu sepenuhnya aman, Yu Ming pun, bersiap meninggalkan pulau itu, untuk melanjutkan pertualangan barunya.


Menemukan harta misterius, yang tidak tahu apa, tapi sangat membuat nya penasaran.


Pagi itu, di saat pantai sedang sepi, hanya di temani oleh Ji Lian Hua seorang saja.


Yu Ming mengundang Naga panca warna tunggangan kakek luarnya Wen Zhung,. Agar menampakkan diri.


"Paman Naga keluarlah aku membutuhkanmu.."


Ucap Yu Ming pelan.


Tidak perlu dia mengulanginya, Naga panca warna langsung keluar dari tato, yang melingkar di tubuh Yu Ming .


Naga Panca Warna langsung muncul di hadapan Yu Ming dan berkata,


"Tuan muda, lama tidak bertemu apa kabar..?"


"Aku pikir tuan muda sudah melupakan Naga tua ini..?"


Yu Ming tersenyum dan berkata,


"Mana mungkin, hanya belum waktunya saja.."


"Ayo paman, sekarang giliran paman yang menemaniku berpetualang.."


Naga Panca Warna mengangguk gembira dan berkata,


"Baik tuan muda, naiklah.."


"Tunjukkan saja lokasimu, kita segera akan meluncur kesana.."


Yu Ming mengangguk, lalu dia menoleh kearah Ji Lian Hua dan berkata pelan,


"Hua er,.. aku pergi dulu, kamu jaga diri mu .."


"Selama aku pergi, dalam segala hal harus berhati hati.."


"Hati waspada jangan pernah sampai tidak ada.."


"Kamu mengerti kan maksud ku..?"


Ji Lian Hua mengangguk dan tersenyum lembut,


"Pergilah,.. cepat pergi cepat kembali.."

__ADS_1


"Aku menunggu mu.."


Yu Ming mengangguk pelan, kemudian dia langsung melayang ringan duduk diatas punggung Naga Panca Warna .


Yu Ming melambaikan tangannya kearah Ji Lian Hua, sebelum kemudian Naga Panca Warna membawanya melesat ke tengah laut.


Tidak lama kemudian dia sudah menghilang dari pandangan Ji Lian Hua.


Yu Ming memberikan petunjuk arah kepada Naga Panca Warna, lokasi yang ingin dia datangi.


Saat memasuki kawasan gugusan batu karang, melihat begitu banyak ikan hiu berukuran besar besar berenang bebas di bawah sana.


Naga Panca Warna bukannya ngeri, dia malah terlihat gembira dan berkata,


"Tuan muda tempat ini sangat menarik, aku pasti akan terpuaskan disini.."


Yu Ming hanya tersenyum menanggapi ucapan bersemangat Naga Panca Warna, yang tertarik ingin memangsa ikan ikan hiu raksasa sebesar kapal itu.


Saat berada di tengah wilayah gugusan karang, mulai terlihat banyak pusaran air di bawah sana.


Selain itu angin di sekitar sana juga aneh, seperti ingin menyeret paksa Yu Ming dan Naga Panca Warna, tertarik masuk kedalam pusaran air di bawah sana.


Untung nya, yang Yu Ming tunggangi adalah Naga Panca Warna , Binatang Legenda tertinggi di kastanya, yang merupakan raja dari segala binatang yang hidup di tiga alam.


Sehingga dia juga memiliki kemampuan, yang sangat berbeda lain dari lain.


Pusaran angin itu tidak berpengaruh bagi Naga Panca Warna , cukup dengan suara raungan dan hembusan angin dari mulutnya, pusaran angin yang menghalangi perjalanan mereka.


Satu persatu berhasil dia hancurkan dengan sangat mudah.


Naga Panca Warna terus membawa Yu Ming melaju kearah yang Yu Ming tunjuk.


Yu Ming segera berkata,


"Paman Naga,.. kita mendarat di atas batu besar itu saja.."


"Paman bisa menunggu ku di sana.."


Naga Panca Warna menggelengkan kepalanya dan berkata,


"Tuan muda, percayalah itu bukan batu karang, batu karang tidak akan selicin itu permukaannya.."


"Itu pasti Cangkangnya Xuan Wu, tuan muda boleh terbang sendiri melewatinya.."


"Serahkan saja dia pada ku, aku juga sudah lama tidak melatih tulang tua ku ini.."


"Hitung hitung buat berolahraga kecil.."


Mendengar ucapan Naga Panca Warna, Yu Ming diam diam sedikit kaget.


Yu Ming tidak langsung pergi, seperti saran dari Naga Panca Warna .


Yu Ming menanya Naga Panca Warna, untuk mendapatkan kepastian.


"Paman Naga,.. kamu yakin mampu menanganinya tanpa bantuan dari ku..?"

__ADS_1


"Bagaimana bila aku mengawasi dulu di sini..sejenak..?"


Naga Panca Warna tertawa dan berkata,


"Ho..ho..ho..! tak perlu tuan muda, kamu tenang saja, aku yakin aku masih mampu menghadapinya.."


Yu Ming menghela nafas panjang dan berkata,


"Baiklah,.. kalau begitu aku pergi dulu.."


"Paman hati hati.."


Naga Panca Warna mengangguk dan berkata,


"Tuan muda tenang saja.."


Yu Ming menepuk lembut lehernya Naga Panca Warna , sebelum dia melesat meninggalkan punggung tunggangan nya.


Tapi baru saja dia ingin melintasi daerah sekitar batu licin, yang menonjol ke permukaan air laut itu.


Tiba tiba terdengar suara bergemuruh kuat, di susul dengan laut mengalami pergolakan hebat.


Hingga akhirnya mulai terlihat muncul seekor kura kura raksasa, yang sangat besar berdiri menghadang perjalanan Yu Ming .


Kura kura hitam raksasa itu, langsung mengeluarkan suara raungan nya, yang mirip suara raungan gajah marah, memenuhi seluruh tempat itu.


Kura kura itu mengangkat kepalanya tinggi tinggi, saat dia mengeluarkan suara raungan dahsyat.


Dia seolah olah ingin menunjukkan keperkasaannya, bahwa wilayah itu adalah daerah kekuasaannya.


Siapapun tidak akan dia ijinkan untuk memasukinya.


Tapi sebelum Yu Ming bereaksi, melawan kura kura raksasa yang ingin menghalangi perjalanan nya.


Naga Panca Warna lebih dulu dari atas sana, membuka moncong nya lebar lebar dan membalas mengeluarkan suara raungan, yang tidak kalah dahsyat daripada suara raungan kura kura raksasa tadi.


Terdapat perbedaan suara raungan dari kedua mahluk legenda itu.


Suara raungan kura kura raksasa tadi mirip suara raungan gajah marah.


Sedangkan suara raungan Naga Panca Warna, lebih mirip dengan suara raungan monster purba


T Rex sedang marah.


Setelah mengeluarkan suara raungan nya, yang menggetarkan langit dan bumi.


Naga Panca Warna segera melepaskan semburan api panca warna, menyerang kepala kura kura raksasa, yang sedang menghadapi kearahnya.


Melihat Naga Panca Warna menyemburkan api Panca Warna menyerangnya.


Kura kura raksasa, langsung membalasnya dengan semburan air laut untuk menahannya.


Api dan air bertemu di udara, segera menimbulkan uap air beterbangan memenuhi tempat tersebut.


Dua kekuatan air dan api saling mendorong di udara, sedang membuktikan siapa yang lebih kuat.

__ADS_1


Di saat Naga Panca Warna dan kura kura hitam raksasa sedang bertarung seru.


Yu Ming memilih melesat meninggalkan tempat itu, menuju tempat yang sesuai petunjuk peta.


__ADS_2