PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
KEDUA PATUNG HIDUP


__ADS_3

Sambil melepaskan lelah, Yu Ming mencoba memejamkan matanya.


perlahan-lahan Yu Ming akhirnya tertidur pulas di sana.


Tidak tahu berapa lama Yu Ming tertidur di sana, saat ada cahaya yang merembes masuk dari lubang di langit langit gua.


Cahaya itu kemudian bergerak mulai dari halaman di bawah undakan anak tangga, sedikit demi sedikit merambat naik melewati undakan anak tangga.


Hingga akhirnya menyinari kedua patung mahluk aneh, yang berdiri di pelataran kanan kiri pintu gerbang.


Perlahan-lahan terlihat asap tipis muncul dari lubang hidung dan mulut kedua mahluk aneh itu.


Kedua mahluk itu mulai mengeluarkan suara mendengus.


Sesaat kemudian sepasang mata mereka yang tertutup, kini mulai terbuka.


Pasir halus di kedua pelupuk mata kedua mahluk aneh itu, mulai berguguran.


Perlahan seluruh tubuh mereka mulai bisa bergerak. Batu dan pasir seperti lapisan luar, yang mengunci tubuh mereka dari luar.


Mulai terlihat berguguran jatuh meluruk keatas tanah.


Akhirnya kedua mahluk itu menggoyang goyangkan tubuh mereka dengan kuat.


Sambil mengeluarkan suara raungan keras, yang menggetarkan seluruh gua bawah tanah.


"Growwwarr...!"


Raungan singa


"Hoaaaarrrrr..!!"


Raungan monyet bertanduk.


Seluruh batu yang menempel di tubuh mereka, sepenuhnya langsung terlepas berguguran keatas lantai.


Begitu bebas kedua mahluk itu langsung melompat saling menjauhi dan mengedarkan pandangan mereka ke sekitarnya .


Yu Ming yang tadinya sedang tertidur pulas, begitu dia mendengar suara raungan keras kedua mahluk itu .


Sepasang matanya yang terpejam langsung terbuka , begitu melihat kejadian di hadapan nya.


Sepasang matanya langsung terbelalak kaget, dia menatap kurang percaya, terhadap apa yang sedang berlangsung di hadapan nya.


Kedua patung yang harusnya adalah benda mati. Kini malah terlihat mampu bergerak gerak.


Kedua mahluk itu, sepenuhnya hidup kembali.


Yu Ming serasa di sengat lebah pantatnya, dia segera melompat berdiri.


Dia juga sudah langsung mencabut Golok Naga Emas, bersiap siap menghadapi segala kemungkinan.


Melihat sepasang mata kedua mahluk itu, yang menyorot tajam. Seperti bola lampu senter berwarna merah terang, terus menyorot ke arah dirinya.


Yu Ming tanpa sadar menelan ludahnya sendiri, hingga terdengar jelas olehnya, suara.


'Glekkk..!"


Yu Ming diam diam mengeluh dalam hati,


"Baru saja menikmati sedikit ketenangan, Buaya jahanam itu akhirnya mati.."


"Ehhh,.. ini malah muncul dua mahluk jadi jadian begini, mana kekuatan ku sedang tersegel .."


"Kalian diatas benar benar pandai mempermainkan nasib orang.."

__ADS_1


Keluh Yu Ming dalam hati.


"Growwwarr....!"


Singa itu meraung ganas kearah Yu Ming .


Angin raungannya yang begitu dahsyat langsung menerpa wajah Yu Ming , hingga Yu Ming harus memiringkan kepalanya kesamping.


Di saat bersamaan monyet aneh itu juga mengeluarkan suara raungan nya.


Kelihatan nya dia ingin bersaing, tidak mau kalah dari singa di sampingnya.


"Hoaaaarrrrr...!"


Sekali lagi Yu Ming kembali harus memiringkan kepalanya kesamping.


Dia tidak kuat menghadapi terjangan angin kuat, yang di timbulkan oleh Monyet aneh itu, saat melepaskan suara raungan dahsyatnya.


Singa aneh itu, seolah olah takut mangsanya di dahului oleh Monyet aneh di sebelahnya.


Dia langsung melompat menerkam kearah Yu Ming dengan sepasang cakar depan nya, yang memilki kuku panjang dan tajam.


Sekali terkena cengkraman kuku nya, yang panjang melengkung setajam pedang pusaka.


Mustahil mangsanya mampu melepaskan diri, kukunya pasti akan membenam kedalam daging, hingga mengunci tulang mangsanya.


Melihat terkaman dahsyat datang begitu cepat nya, Yu Ming buru buru menggulingkan diri kesamping menghindari terkaman singa aneh itu.


Tapi saat singa itu menerkam, monyet aneh juga bergerak menyusul tidak mau kalah.


Dia malah menggunakan bahu nya, untuk menabrak tubuh singa aneh dari samping.


"Dukkkk...!"


Di buat terpental oleh serangan tak terduga tersebut.


Tapi sialnya Singa aneh malah terpental, tepat kearah Yu Ming yang sedang bergulingan menjauh.


Melihat kesempatan tersebut, singa aneh, tidak menyia nyia kan kesempatan.


Dia langsung membuka moncongnya lebar lebar, siap mengigit posisi tengkuk Yu Ming yang sedang terbuka.


Yu Ming yang mendengar suara angin berkesiur mendekati tengkuk nya.


Tanpa menoleh lagi, dia menggerakkan goloknya kebelakang punggung.


"Cringggg...!"


Terdengar suara gigi tajam singa aneh, berbenturan dan tertahan oleh Golok Naga Emas.


Melihat serangan gigitannya gagal, singa aneh langsung menggerakkan cakarnya.


Terarah ke punggung Yu Ming .


"Wuttttttt..!"


Yu Ming menggunakan kedua tangannya menekan lantai, sehingga tubuhnya melenting kesamping.


Menghindari cakar berkuku tajam singa aneh.


Sehingga Cakar tajam singa aneh itu, lewat tepat satu Cun dari punggung Yu Ming .


Hembusan angin dingin dan tajamnya bisa terasa oleh Yu Ming .


"Breeettt..!"

__ADS_1


Baju di bagian punggung Yu Ming robek, kulitnya sedikit mengalami luka lecet berdarah.


Dapat di bayangkan betapa kuatnya serangan cakar singa aneh tersebut.


Baru angin serangan nya saja, sudah membuat pakaian berikut kulit Yu Ming robek.


Bila terkena cakarnya langsung, tentu akan sulit di bayangkan akibat yang dapat di timbulkan nya.


Yu Ming tidak sempat memperhatikan luka perih di punggungnya.


Saat ini yang penting bagaimana dia harus menyelamatkan diri dari kedua mahluk aneh tersebut.


Yu Ming berusaha melenting sejauh mungkin, kemudian melakukan gerakan bersalto kebelakang dengan cepat.


Setelah berhasil lolos dari singa aneh, kini muncul monyet aneh yang melompat cepat seperti terbang, ingin menerkam kearah nya.


"Wusssshhh..!"


"Sialan..mampus aku kali ini.."


Keluh Yu Ming .


Yu Ming dengan cepat menebas kan Golok Naga Emas, terarah ke Monyet aneh, yang sedang menerkam.kearahnya.


"Wuttttttt..!"


Monyet itu menggunakan lengannya yang kebal senjata, karena terlindungi oleh bulu bulu nya, yang panjang panjang kuat, kebal senjata tajam !"


Untuk menangkis tebasan Golok Naga Emas yang di lepaskan oleh Yu Ming.


"Trangggg..!"


Terdengar suara benturan nyaring yang sangat kuat, di sertai bunga api berpijar.


Akibat benturan tersebut, telapak tangan Yu Ming , yang memegang gagang golok, terluka dan berdarah.


Meski telapak tangan Yu Ming mengalami luka robek yang meneteskan darah segar.


Yu Ming masih berusaha mempertahankan golok pusaka pemberian gurunya.


Dia memegang dengan erat gagang golok di dalam genggaman tangan nya.


Melihat tangkisan nya, belum bisa membuat Yu Ming melepaskan goloknya.


Monyet aneh itu kembali datang dengan tamparan telapak tangan kosongnya, yang mendatangkan angin berkesiur kuat.


"Wuttttttt..!"


Tamparan keras itu diarahkan ke kepala Yu Ming .


Yu Ming di paksa untuk menyambut serangan itu dengan tangkisan Golok Naga Emas di genggaman tangannya yang sedang terluka.


"Trangggg...!'


Sekali ini Golok Naga Emas tidak lagi sanggup Yu Ming pertahankan.


Golok Naga Emas terbang, mencelat keatas, menancap di salah satu sudut langit langit Gua.


"Crackkk..!"


"Golok Naga Emas menancap di sana, hingga gagang goloknya bergoyang goyang di udara.


Sementara itu, tubuh Yu Ming sendiri terpental menabrak pintu batu dengan keras.


"Brakkkk..!"

__ADS_1


__ADS_2