
"Nah itu dia,.. itu namanya siapa ? anda mengenalnya..?"
Tanya pria itu sambil menatap tajam kearah Yu Ming .
Yu Ming tetap dengan senyum sinis nya, dia berkata,
"Aku bukan hanya mengenalnya, aku bahkan sangat akrab dengan nya.."
"Ada keperluan apa anda mencarinya..?"
Ucap Yu Ming santai sambil minum arak.
Pria itu menatap kearah Yu Ming dengan serius dan berkata,
"Di mana dia, kemana aku bisa menemukan nya...?"
Yu Ming sambil tersenyum berkata,
"Dia jauh di ujung langit, dekat di depan mata.."
"Akulah yang kamu cari, akulah Yu Ming .."
"Siapa teman mu yang mengatakan hal itu pada mu..?"
Pria itu tidak kaget, dia mengangguk dan berkata,
"Bocah kamu punya keberanian dan kejujuran bagus.."
"Aku kagum pada mu.."
"Nama ku Hatori Kenzo, terimalah sulangan arak dar ku setelah itu kita boleh cara tempat untuk bertanding.."
"Sebentar,.. kamu belum menjawab ku..?"
Ucap Yu Ming .
Dia menahan untuk tidak menerima sulangan dari pria yang bernama Hatori itu.
Pria itu langsung menghabiskan isi di cawan nya dan berkata,
"Apa itu penting, ? lebih baik kita lupakan saja.."
"Kita langsung ke intinya saja.."
"Aku menunggu mu di depan.."
Ucap pria itu tidak bersedia menyebutkan nama sumber berita yang dia dapatkan tentang Yu Ming .
Pria itu tidak jawab, Yu Ming pun memutuskan mengabaikan nya.
Dia kembali melanjutkan minumnya.
Pria itu melihat Yu Ming tidak mengikutinya, malah terus melanjutkan minumnya.
Dia terpaksa menghentikan langkahnya dan berkata,
"Baiklah namanya Pang De dari sekte iblis.."
"Apa begitu sudah boleh..?"
Yu Ming mengerutkan alisnya dan berkata,
"Kapan dia memberitahu mu..?"
Pria itu dengan wajah heran berkata,
__ADS_1
"Seminggu yang lalu,.."
"Di mana itu..?"
Tanya Yu Ming semakin heran.
Karena sekitar 2 Minggu yang lalu Pang De sudah tewas di tangannya dalam duel satu lawan satu di sebuah selatan luar kota Lin Zi..
Pria itu dengan wajah jujur berkata,
"Di Beijing. "
Yu Ming kini menjadi semakin heran dan tidak habis pikir mendengar jawaban pria itu..
"Bagaimana ciri cirinya ?"
Tanya Yu Ming semakin penasaran.
Hatori menatap Yu Ming dengan heran dan berkata,
"Apa kamu tidak mengenalinya..?"
Yu Ming mengangguk pelan dan berkata,
"Aku tentu mengenal nya, hanya saj Pang De yang kamu kenal dan yang aku kenal kemungkinan adalah dua orang berbeda.."
"Makanya aku ingin memastikannya.."
Hatori dengan wajah bingung berkata,
"Emangnya Pang De yang kamu kenal seperti apa rupa nya. ?"
Yu Ming terdiam sejenak, seperti mengingat ingat ciri ciri Pang De, yang telah di bunuhnya itu.
Lalu dia berkata,
"Tapi dari bentuk tubuhnya, kelihatannya dia adalah seorang pria berusia sekitar 40an tahun.."
Hatori menggelengkan kepalanya dan berkata,
"Tidak benar Pang De yang aku kenal setidaknya sudah berumur 70 an tahun.."
"Kamu pasti telah salah mengenali orang ."
Yu Ming sekarang menjadi lebih yakin, Pang De yang dia kenal dan Pang De yang Hatori kenal adalah dua orang berbeda.
Yu Ming menaruh beberapa keping uang tembaga di atas meja.
Setelah itu dia segera berjalan keluar dari dalam kedai mengikuti Hatori yang sudah menanti nya di depan kedai arak.
Mereka berdua berdiri berhadap hadapan dalam jarak lebih kurang 10 meter.
Jalanan yang sedang sepi, karena hujan salju sedang turun dengan lebat di luar sana.
Sehingga di jalan raya yang panjang dan cukup lebar, hanya terlihat mereka berdua yang berdiri saling berhadap hadapan.
Salju yang turun dengan lebat mengguyur rambut dan pakaian mereka berdua hingga terlihat menjadi putih semuanya.
Satu satunya saksi mata atas pertarungan Yu Ming dan Hatori yang akan berlangsung sebentar lagi.
Hanyalah pemilik kedai, yang melihatnya lewat sela sela di belakang meja kasir.
Hatori segera mencabut pedang nya, bersiap siap untuk melepaskan serangan mautnya kearah Yu Ming .
Dia terlihat sedang menghimpun kekuatan sambil mengamati gerak gerik Yu Ming .
__ADS_1
Berusaha menemukan titik lemah yang akan dia serang.
Yu Ming juga berlaku waspada, pedang Xuan Yuan sudah dia keluarkan.
Yu Ming sadar sepenuhnya, orang yang bisa mengenal dan berteman dengan orang sekelas Pang De, yang menduduki jabatan wakil ketua sekte iblis. Tentu lah bukan orang yang bisa di anggap remeh.
Apalagi setelah mendengar dia sudah ada di tahap Alam Dewa yang tidak banyak orang di dunia persilatan daratan tengah bisa mencapainya.
Tapi dia masih berani datang menantangnya, tentunya Hatori pasti memiliki kemampuan tidak kalah darinya.
Berpikir seperti itu, Yu Ming pun bersikap waspada tidak berani meremehkan Hatori.
Hatori yang terus mengawasi Yu Ming dengan tajam, sambil menggeser kakinya sedikit demi sedikit maju kedepan. Dalam posisi setengah berjongkok.
Di mana pedang tajam berkilauan, yang hanya memilki satu sisi mata pedang terlihat ujungnya menghadap keatas.
Sedangkan gagang pedangnya yang agak kelebihan panjangnya, di bandingkan pedang biasa, dia letakkan tegak lurus sejajar dengan dadanya.
Setelah menemukan sudut dan titik terbaiknya, Hatori dalam satu teriakan keras,
"Ciaaaattt..!"
Dia langsung melepaskan satu tebasan dari bawah keatas.
Tanah bebatuan keras dan salju segera terlihat berhamburan ke udara.
Saat energi pedang Hatori yang di gin melintasi tempat tersebut.
Yu Ming yang sedari awal sudah bersiaga menghadapi serangan dari Hatori.
Begitu melihat Hatori mulai melepaskan serangan nya.
Yu Ming langsung menjejakkan sepasang kakinya keatas tanah, tubuhnya segera melejit terbang ke udara .
Dari ketinggian sana Yu Ming selain bisa menghindari serangan dari Hatori .
Dia juga bisa melepaskan serangan tebasan cahaya emas.
Seberkas cahaya kuning emas berkilauan langsung melesat menghantam kearah posisi Hatori .
"Blaaarrrr...!"
Terjadi Ledakan di posisi Hatori berada, tapi Hatori nya sendiri tidak berada di sana.
Hatori nya sendiri sudah menghilang dari sana, saat muncul lagi.
Hatori sudah berada di atas kepala Yu Ming .
"Ciaaaattt..!"
Teriak Hatori keras sambil menebaskan pedang satu sisinya, melakukan serangan menyerong kearah kepala Yu Ming .
Yu Ming segera menggunakan pedang Xuan Yuan untuk menangkis serangan Hatori dari Hatori .
"Tranggg...!"
Bunga api terlihat beterbangan di udara, saat pedang Hatori dan pedang Xuan Yuan berbenturan keras dan terjadi pergesekan di udara .
Setelah benturan pertama terjadi, Hatori dengan cepat sudah melepaskan tebasan dari samping di arahkan ke bagian dada Yu Ming .
Tebasan kuat itu bila mengenai sasaran tentu akan membuat tubuh Yu Ming terpotong jadi dua bagian.
Tapi Tebasan Pedang Hatori menemui sasaran kosong.
Karena Yu Ming dengan langkah cahaya sudah menghilang dari posisinya.
__ADS_1
Yu Ming muncul di belakang Hatori langsung memberikan tebasan kuat di tengkuk nya yang terbuka.