
Qiong Qi serangan nya seperti membentur tembok keras yang tidak bisa di tembus.
Kemanapun dia menyerang, serangannya akan di pentalkan oleh putaran pedang Xuan Yuan yang seperti angin badai tornado.
Selain itu sesekali Qiong Qi juga terdesak mundur oleh sengatan listrik yang muncul dari balik pusaran.
Hal ini sangat menganggu rencananya untuk memberikan tekanan pada Yu Ming .
Pada satu kesempatan, di saat Qiong Qi sedang terpental mundur oleh sambaran petir.
Yu Ming dari balik pusaran pedang, melepaskan 4 tebasan pedang Xuan Yuan.
Dalam satu kesempatan Yu Ming sekaligus melancarkan 4 jurus, menyerang Qiong Qi.
"Tebasan Pedang Xuan Yuan Pengoyak Langit..'
"Tebasan Pedang Xuan Yuan Pengoyak Bumi.."
"Tebasan Pedang Xuan Yuan Pengoyak Gunung.."
"Tebasan Pedang Xuan Yuan Pengoyak lautan.."
Empat cahaya emas masing masing membentuk garis lengkung, melesat cepat mengejar kearah Qiong Qi.
"Cranggg..!"
"Cringggg..!"
"Bressss..!"
"Bressss..!"
Empat serangan cepat, dua di antaranya, berhasil di tahan oleh sepasang cakar Qiong Qi yang berkuku tajam.
Tapi dua yang lainnya, yang terpaksa di tahan dengan sepasang sayapnya.
Tidak berhasil menahan serangan Yu Ming, Qiong Qi di buat terpental mundur, dengan bulu sayap terlepas beterbangan di udara.
"Groowaaarrrrrrr...!"
Qiong Qi meraung marah, sekejab kemudian, dia langsung menghilang dari posisinya.
Saat muncul lagi Qiong Qi sudah ada di belakang punggung Yu Ming .
Melepaskan dua serangan cakar mencoba mencabik bagian punggung Yu Ming .
Beruntung Yu Ming masing sempat memalangkan pedang nya di belakang punggung.
Sehingga serangan itu tertangkis oleh pedang Xuan Yuan.
"Cranggg..!"
Terdengar suara benturan nyaring, di sertai bunga api berpijar.
Yu Ming dengan cepat, langsung memberikan serangan balasan dengan sebuah tendangan berputar kebelakang.
"Wuttttttt..!"
Tapi serangan Yu Ming terlambat sepersekian detik, Qiong Qi sudah menghilang dari sana.
Dia muncul di sisi lain tubuh Yu Ming , Qiong Qi menyerang dari arah kiri dengan sepasang cakarnya.
Qiong Qi mengincar leher dan pinggang Yu Ming dengan cakar tajamnya.
"Cranggg..!"
__ADS_1
"Cringggg,..!"
Yu Ming buru buru memutar pedang Xuan Yuan menahan serangan dari samping itu.
Suara nyaring kembali terdengar di sertai bunga api berpijar.
Belum juga suara nyaring dan api berpijar padam.
Qiong Qi sudah muncul ditempat lain kembali menyerang Yu Ming .
Qiong Qi seperti bisa hilang muncul sesuka hati.
Menyerang Yu Ming dari segala penjuru, Yu Ming segera di buat sibuk berputar-putar.
Dia harus berusaha mati matian bertahan dari serangan cepat Qiong Qi yang bisa muncul dan menghilang secepat cahaya.
Setelah benturan keras puluhan kali, pergerakan Qiong Qi semakin lama semakin cepat.
Yu Ming menjadi semakin repot dan mulai kesulitan membendungnya.
"Cranggg..!"
"Cringggg,..!"
"Breeettt..!"
"Cranggg..!"
"Cringggg,..!"
"Breeettt..!"
"Cranggg..!"
"Cringggg,..!"
"Breeettt..!"
Memberikan luka yang tidak ringan pada sekujur tubuh Yu Ming .
Yu Ming di buat pontang panting oleh cakar Qiong Qi.
Beruntung nya, Yu Ming memiliki struktur tulang kualitas tinggi, dan kemampuan regenerasi luka yang cepat.
Sehingga meski terluka sana sini, luka itu dengan cepat selalu pulih kembali.
Yu Ming tetap masih sulit di kalahkan oleh Qiong Qi yang semakin ganas menyerang Yu Ming mengandalkan kecepatannya.
Dalam satu kesempatan yang berlangsung sangat cepat, di saat Yu Ming sedang terpentang panting oleh serangan cakar Qiong Qi.
Qiong Qi menambahkan ekornya, ikut menyerang Yu Ming, ekor Qiong Qi yang penuh dengan duri dengan cepat menyabet kearah wajah Yu Ming .
"Bressss..!"
Yu Ming terpental dengan wajah berdarah darah, oleh serangan sabetan ekor Qiong Qi.
Belum sempat Yu Ming berdiri dengan benar, ribuan duri landak di punggung Qiong Qi di tembakkan kearah Yu Ming .
Menyerang Yu Ming dari kaki hingga keatas kepala.
"Arggghhh..!"
Jerit Yu Ming kesakitan sambil melangkah mundur dengan tubuh terhuyung-huyung kebelakang.
Kedua tangan Yu Ming dan seluruh tubuh Yu Ming yang lainnya penuh dengan duri duri landak yang menancap di sana.
__ADS_1
Hanya bagian wajah dan mata yang masih terlindungi, tidak sampai ada duri yang menancap.
Hanya terlihat luka baret berlumuran darah di sana, akibat menerima kibasan ekor Qiong Qi sebelumnya.
Di saat Yu Ming sedang terhuyung-huyung mundur kebelakang.
Qiong Qi kembali menghilang dari posisinya, saat muncul lagi, sepasang tanduk di kepalanya sudah ada di hadapan Yu Ming .
Yu Ming langsung menyarangkan pedangnya menusuk kearah kening Qiong Qi.
"Cuitttt...!"
Tapi serangan Yu Ming menemui tempat kosong, Qiong Qi telah menggerakkan kepalanya merunduk kebawah.
Justru sebenarnya kemunculan Qiong Qi di hadapan Yu Ming adalah pancingan.
Yang Qiong Qi harapkan justru adalah tikaman pedang secara reflek dari Yu Ming .
Begitu pedang menikam kedepan, otomatis bagian perut Yu Ming , pertahanan nya jadi terbuka.
Dengan gerakan sedikit merunduk kebawah, serangan pedang sudah lewat diatas kepalanya.
Qiong Qi dengan leluasa, bisa menyarangkan sepasang tanduknya kearah perut Yu Ming yang terbuka pertahanan nya.
"Creebbbb...!"
"Duaakkkk..!"
Tubuh Yu Ming di buat terpental jauh, hingga keluar dari mulut tebing.
Melayang jatuh kedalam jurang, yang tidak terlihat dasarnya.
Saat terjatuh kedalam jurang, ada sebuah batu menonjol yang keluar dari tebing.
Yu Ming yang sedang melayang jatuh tidak terkontrol, kepala belakang nya tanpa sengaja membentur, tonjolan batu tersebut.
"Brakkkk...!"
Benturan keras itu, seketika, membuat pandangan mata Yu Ming, seketika menjadi gelap gulita.
Tubuh Yu Ming terus melayang turun kedalam jurang, dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Qiong Qi tentu saja tidak Sudi melepaskan mangsa di depan matanya.
Dia langsung melesat terbang melakukan pengejaran cepat, terhadap tubuh Yu Ming yang sedang melayang turun kedalam jurang.
Qiong Qi dengan pergerakan secepat cahaya, muncul hilang di udara, dalam sekejap dia sudah berhasil menyusul Yu Ming .
Saat Qiong Qi baru membentangkan mulutnya, bersiap untuk menghisap tubuh Yu Ming, yang sudah terlihat pasrah tak berdaya.
Tiba-tiba Qiong Qi di kagetkan dengan adanya data hisap gravitasi yang sangat kuat.
Muncul dari sebuah mulut Goa di dasar jurang, yang menganga lebar. Seperti mulut raksasa, yang siap menelan apapun yang melintas lewat di depan mulutnya yang sedang terbuka lebar.
Qiong Qi buru buru menggerakkan sayap lebarnya, berusaha mati matian, mempertahankan diri. untuk bisa kembali terbang keatas.
Qiong Qi dengan sangat terpaksa melepaskan mangsa yang sudah ada di hadapannya.
Demi menyelamatkan diri dari daya tarik gravitasi di mulut Goa yang menganga lebar menghadap keatas.
Usaha keras Qiong Qi berhasil, perlahan-lahan dia terbang naik keatas menjauhi mulut Goa.
Hingga akhirnya dia kembali mendarat di tepi tebing, yang menjadi sarang nya.
"Groowaaarrrrrrr...!"
__ADS_1
Qiong Qi meraung marah kesal dan kecewa.