PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
Bentrok tak terhindarkan


__ADS_3

Yu Ming sadar yang ingin di hindar tidak bisa di hindari lagi.


Jadi dia tidak berusaha menghindarinya lagi, Yu Ming membiarkan kapalnya bergerak sendiri mengikuti arus sungai.


Hingga belasan perahu kecil itu merapat, mengurung pergerakan kapalnya .


Mereka satu persatu mulai berlompatan memasuki perahu nya.


Yu Ming mengibaskan tangannya jangkar perahu langsung terangkat dan terlempar kedalam air.


Membuat pergerakan perahunya pun terhenti.


Tidak lagi bergerak, karena bila masih bergerak.


Kapal kecil nya pasti akan hancur bertabrakan dengan kapal besar, yang menghadang di depan sana.


Melihat yang Yu Ming lakukan, pimpinan kelompok itu, terlihat agak kaget.


Dari pergerakan yang Yu Ming tunjukkan, jelas menunjukkan dia bukan mangsa yang empuk.


Pimpinan kelompok itu, memberi kode agar anak buahnya berhati hati tidak sembarang bergerak.


Yu Ming sambil tersenyum sabar berkata,


"Apa yang kalian inginkan di sini tidak akan ketemu.."


"Lebih baik pergilah, jangan menganggu pengelana miskin seperti kami.."


Pimpinan kelompok itu, tertawa mengejek, sambil melinting kumis tebalnya dia berkata,


"Kami tahu kamu miskin, tapi tujuan kami bukan kamu.."


"Asalkan kamu serahkan putri nya Ji Fa itu ikut dengan kami.."


"Kami akan segera pergi, dan menganggap kamu tidak pernah ada.."


Yu Ming masih sambil tersenyum tenang berkata,


"Kalau itu, itu sama saja kalian meminta nyawa ku.."


"Meski aku ingin, golok ku juga tidak akan mengijinkannya.."


Ucap Yu Ming sambil mengeluarkan Golok Naga Emas nya.


Pimpinan kelompok itu segera memberi kode agar bawahannya bergerak menyerang Yu Ming .


Anggota kelompok tengkorak merah, segera bergerak menyerang Yu Ming dari segala penjuru.


Golok besar kecil berdesingan memenuhi udara, semuanya bergerak menyerang kearah Yu Ming, bagaikan datangnya hujan.


Melihat serangan datang Yu Ming juga bergerak bagaikan bayangan kilat, melesat kesana kemari dengan cepat.


Menghindari serangan yang datang sambil membalas dengan pukulan badan goloknya.

__ADS_1


Setiap pukulan Yu Ming mendarat di tubuh mereka, mereka pasti terpental keluar dari kapal, tercebur kedalam sungai.


Kejadian itu berlangsung cepat, sehingga dalam sekejab saja sudah ada belasan anggota kelompok itu, yang terpental keluar dari atas kapal, tercebur kedalam sungai.


Tapi bagi anggota kelompok itu, yang biasa bergerak di daerah aliran sungai.


Mereka tidak ada yang tidak mahir bermain di dalam air.


Mereka satu persatu masih bisa kembali naik keatas perahu mereka.


Hanya luka pukulan badan pedang Yu Ming yang membuat tubuh mereka memar memar.


Membuat mereka gentar dan kapok untuk kembali maju mengeroyok Yu Ming .


Tapi bila tidak terlihat parah, Pimpinan mereka pasti akan menyuruh mereka kembali maju .


Untuk itu mereka setelah naik keatas perahu, mereka rata rata berpura pura merintih rintih kesakitan.


Agar mereka tidak di suruh suruh untuk kembali berhadapan dengan Yu Ming .


Pimpinan kelompok itu, yang melihat bawahan nya mulai habis, dia segera memberi kode.


Agar bawahannya yang lain naik keatas kapal menggantikan rekan mereka yang terlempar kedalam air.


Kelompok berikutnya mulai menggunakan kaitan yang tersambung dengan tali baja untuk menyerang Yu Ming .


"Siuuttt..!'"


"Siuuttt..!'"


"Siuuttt..!'"


Yu Ming dengan tenang memutar Golok Naga Emas menjadi gulungan cahaya emas menangkis semua ujung kaitan kecil yang mendekatinya.


Setiap terpukul oleh golok Yu Ming , kait kait kecil itu pasti akan terpental balik menghantam kearah pemiliknya hingga mereka terjatuh tunggang langgang.


Ji Lian Hua di dalam kamar, sedang asyik tidur, jadi terbangun oleh suara berisik di luar sana.


Ji Lian Hua segera menyambar pedang langitnya, lalu dia bergegas keluar dari bilik perahu.


Saat dia membuka pintu bilik perahu ingin keluar, terdengar Yu Ming berkata padanya,


"Hua er kamu tunggu di dalam saja, tidak usah keluar.."


"Mereka ini biar aku urus saja.."


Ji Lian Hua mengangguk, dia lalu menutup kembali pintu bilik perahu tidak jadi keluar.


Melihat Ji Lian Hua sudah kembali kedalam bilik perahu, Yu Ming segera mempergencar putaran golok nya.


Sehingga kait kait yang terlempar kearah nya, semakin banyak yang terpental balik dan melukai pemiliknya sendiri.


Bagaimana cara mereka melempar, mereka tetap saja sulit untuk melilit golok lengan dan kaki Yu Ming .

__ADS_1


Kepala kait mereka sebelum sampai sasaran sudah di pul balik.


Melihat kelompok kedua, masih belum juga berhasil.


Pimpinan kelompok itu, segera memberi kode agar kelompok ketiga dan keempat bergerak maju.


Kelompok ketiga segera melemparkan jala memenuhi udara ingin menjaring Yu Ming .


Seperti nelayan menjaring ikan.


Sedangkan kelompok keempat menggunakan senjata tameng rotan di lengan kiri, lengan kanan menggunakan golok pendek.


Mereka sambil bergulingan diatas rantai mereka menyerang sepasang kaki Yu Ming .


Kelompok kedua yang menggunakan tali berkait, terus melanjutkan serangan mereka untuk mencoba melilit golok dan lengan kiri kanan Yu Ming .


Bagi orang lain ini adalah suatu serangan beramai ramai dengan cara bekerja sama yang sangat apik.


Tapi bagi Yu Ming serangan itu tidak ada artinya.


Yu Ming melesat keudara menyambut datangnya jalan dengan tebasan goloknya.


Tebasan Yu Ming yang membawa unsur es, segera membekukan jaring yang di gunakan untuk menangkapnya.


Jaring membeku ketika terkena tebasan golok langsung pecah hancur berantakan.


Sehingga Yu Ming rencana menjaring Yu Ming gagal total, jaring telah di rusak dan di robek robek golok Naga Emas dengan sangat mudah.


Serangan yang bergulingan di lantai dan kaitan tali baja, semuanya juga gagal total.


Karena sasaran mereka kini ada di udara bebas, serangan mereka di bawah sana hanya menemui tempat kosong.


Golok di tangan Yu Ming yang di penuhi kilatan cahaya listrik.


Begitu di sapukan kebawah .


Semua pengepung Yu Ming langsung tersambar kilatan cahaya petir.


Sambar menyambar seperti cambuk biru yang menyapu habis mereka semua yang ada di bawah.


Kelompok pasukan tali berkait dan pasukan jaring, mereka adalah yang paling pertama jatuh tergeletak kejang kejang diatas lantai, saat tubuh mereka tersambar serangan petir dari Yu Ming .


Sedangkan kelompok pasukan tameng rotan, mereka masih terhindar dari serangan golok halilintar Yu Ming .


Tapi sebelum mereka berbuat sesuatu, untuk balas menyerang balik, Dengan lengan kiri Yu Ming menarik air sungai masuk kedalam kapal mengguyur mereka semua.


Setelah itu Yu Ming kembali menggunakan Sambaran petir untuk menyerang mereka.


Sekali ini mereka yang seluruh tubuhnya tersiram oleh air, mereka tidak lagi bisa menghindar.


Air adalah konduktor listrik, tubuh mereka yang basah oleh air, bagaimanpun mereka menggunakan tameng rotan menahan serangan listrik.


Mereka tetap tidak bisa menghindari sengatan listrik.

__ADS_1


Segera mereka menyusul rekan rekan mereka yang sudah lebih dulu mencicipi sengatan petir dari Yu Ming sebelumnya.


__ADS_2