PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
DULU TERBANG KEATAS KINI TERBANG KEBAWAH


__ADS_3

Yu Ming di buat pontang panting, menghindari serangan yang sangat cepat tersebut.


Yu Ming menghindar kesana kemari tanpa jurus lagi, dia hanya mengandalkan insting nya saja.


Beberapa kali, ada juga serangan yang mampir melukai punggung dan kedua pahanya.


Darah mulai mengucur deras dari bagian yang terluka.


Sambil menahan perih di bagian yang terluka, Yu Ming yang sebelah tangan kanannya, belum bisa bebas di gerakkan.


Dia memutar Golok Naga Emas di tangan kirinya, berubah menjadi gulungan sinar keemasan. Melindungi seluruh tubuhnya dari kejaran pedang pedang terbang itu.


"Trangggg..! Tringgg.! Trangggg..!"


"Trangggg..! Tringgg.! Trangggg..!"


"Trangggg..! Tringgg.! Trangggg..!"


"Trangggg..! Tringgg.! Trangggg..!"


Terdengar suara benturan pedang dan golok beradu di udara, dengan di hiasi bunga api berpijar pijar di udara.


Di saat Yu Ming sedang sibuk menghadapi kepungan, tiga batang pedang terbang, yang bercuitan mengejarnya.


Dari arah lain kembali berembus, tiga serangan energi pedang udara kosong mendekati nya.


"Singggg...,!"


"Singggg...,!"


"Singggg...,!"


Suara berdesing tajam menghiasi serangan yang datang secara tiba-tiba.


"Breeet..!"


"Breeet..!"


"Breeet..!


Bagian punggung Yu Ming kembali terluka, tubuhnya terpental berguling guling mendekati pinggiran sungai.


Melihat situasi tidak memungkin baginya, untuk meneruskan perlawanan.


Yu Ming sengaja menggulingkan dirinya tercebur kedalam sungai dangkal, tapi air nya sangat deras.


Dalam waktu singkat sebentar saja tubuhnya, yang timbul tenggelam sudah terseret ketengah sungai, oleh arus sungai yang ber arus sangat deras itu.


Saat melihat ke enam gadis yang di tugaskan, untuk membunuhnya. Mereka hanya berdiri di tepi sungai dengan wajah kesal.

__ADS_1


Yu Ming sengaja melambaikan tangannya kearah mereka dan berkata,


"kakak kakak sekalian,..! sampai jumpa..!"


"Bila berjodoh, kelak kita akan bertemu lagi...!"


"Ha..ha...ha..!"


Ucap Yu Ming sambil menertawai mereka.


Sesaat berada dalam sungai, yang airnya dingin membekukan tulang, Yu Ming untuk sementara, lupa dengan rasa perih di sekujur tubuhnya.


Ke 6 murid senior Thian Cien Pai terlihat sangat kesal, tapi mereka tidak mungkin ikut terjun kedalam sungai mengejar Yu Ming.


Karena mereka yang biasa tinggal di gunung sejak kecil, tidak mengerti ilmu bermain di air.


Mereka hanya bisa melihat dengan mata kepala sendiri, mangsa yang sudah di depan mulut. Terlepas begitu saja, perlahan-lahan pergi menjauhi mereka.


Mereka juga harus menghadapi kemarahan dari guru mereka, karena gagal menjalankan tugas yang gurunya berikan.


Sementara ke 6 gadis itu sedang berdiri termenung di sana, Yu Ming sudah bergerak jauh meninggalkan tempat tersebut.


Tapi beberapa saat kemudian, ke 6 gadis itu segera melakukan pengejaran dengan berlari secepat terbang, mengikuti kemana pun Yu Ming pergi dengan menyusuri tepi sungai.


Yu Ming diam diam mengeluh, saat melihat enam bayangan itu mengejarnya, bagaikan hantu gentayangan di tepi sungai sana.


Di hari kedua mereka baru terpaksa menghentikan pengejaran mereka, karena tepian sungai jalannya terputus, oleh sebuah tebing dengan jurang lebar.


Bila memaksa, mereka khawatir sebelum tiba di seberang, tubuh mereka malah terlempar kebawah.


Bila itu terjadi, itu sama saja mereka melakukan tindakan bunuh diri.


Sementara Yu Ming, dia terus terseret lurus kedepan menjauhi pertigaan anak sungai itu.


Kemudian dia terseret arus berbelok tajam kearah kiri.


Dengan demikian dia semakin menjauhi pengejaran keenam gadis, yang selama ini terus mengikutinya seperti hantu gentayangan.


Setelah tidak menemukan lagi keenam gadis itu mengejarnya, Yu Ming akhirnya bisa kembali sedikit bernafas lega.


Dia membiarkan tubuhnya yang mengambang diatas air, terus bergerak timbul tenggelam di atas sungai yang berarus deras itu.


Hingga satu ketika, Yu Ming mendengar suara air bergemuruh hebat.


Yu Ming segera menyadari, dia sedang di bawa menuju air terjun, yang tidak dia ketahui berada di ketinggian berapa meter, dari permukaan di bawah air terjun tersebut.


Yu Ming dengan sangat buru buru, bergegas dengan satu tangan, dia berusaha berenang menuju pinggiran sungai, untuk naik ke darat.


Tapi Yu Ming berulang kali harus alami kegagalan, karena kuat nya arus sungai yang menyeretnya.

__ADS_1


Selain itu, dia yang hanya mengandalkan satu tangan saja, tidak cukup kuat untuk menentang arus, hingga berhasil tiba di tepi sungai sana.


Setelah berulang kali selalu mengalami kegagalan, akhirnya Yu Ming kehabisan tenaga.


Dia tidak lagi sanggup berenang ketepi sungai, kini sebisa nya dengan tangan kirinya, dia meraih apapun yang bisa di raihnya untuk bertahan.


Menunggu tenaganya pulih, baru berusaha kembali.


Akhirnya dia berhasil meraih sebuah tonjolan batu sungai dengan tangan kirinya.


Setelah beberapa waktu berjuang, akhirnya Yu Ming berhasil naik keatas tonjolan batu itu.


Untuk sementara waktu, dia terbaring lemas diatas tonjolan batu, dengan nafas Senin Kemis.


Setelah beberapa waktu berlalu, Yu Ming yang terlalu kelelahan, dia malah tertidur pulas di atas batu tersebut.


Baru saat ada air yang menerjang wajah dan tubuh nya, Yu Ming baru tersadar dari mimpi indahnya, di mana dia sedang asyik bercumbu dengan Ping Ru Meng istri di kehidupannya sebelum sekarang ini. ikuti LEGENDA PUTRA KAISAR LANGIT.


Yu Ming yang terbangun dari tidur pulas nya, sangat terkejut akan situasi dan keadaan di sekitarnya, yang saat ini gelap gulita.


Belum hilang rasa kejut nya, arus air pasang, yang sangat kencang segera menerjang nya.


Yu Ming di buat gelagapan, saat batu tempat dia berbaring, yang sebelumnya muncul di permukaan air, kini malah tenggelam di bawah air.


Yu Ming langsung terpental menjauhi batu sungai, yang kini tenggelam di dasar sungai.


Tubuh Yu Ming terus terseret oleh arus sungai yang deras bergerak cepat menuju suara air terjun yang bergemuruh keras.


Yu Ming seperti seekor semut kecil yang terseret masuk ke mulut raksasa, yang terbuka lebar siap menelan habis dirinya.


Bagaimana pun Yu Ming berusaha, sekali ini dia tidak bisa bertahan lagi.


Yu Ming sedikit menyesali dirinya yang tadi tertidur terlalu pulas dalam waktu lama, sehingga kini dia berada dalam situasi seperti sekarang ini.


Tapi bagaimana pun semua sudah terjadi, mau menyesal juga sudah terlambat.


Kini selain pasrah diri, tidak ada lagi yang bisa Yu Ming perbuat.


Akhirnya tubuh Yu Ming terlempar kedalam jurang, setinggi ratusan meter, mengikuti air yang jatuh dari atas kebawah.


Suara bergemuruh yang sangat keras mewarnai seluruh tempat Yu Ming terjatuh.


Yu Ming mengikuti air terjun bebas jatuh kedasar jurang.


Suara teriakan Yu Ming hilang tertelan suara gemuruh air


Yu Ming merasakan tubuhnya melayang layang di udara, sedikit mirip dengan dirinya saat sedang terbang bebas di udara dulu.


Hanya saja dulu dia terbang nya keatas, tanpa terpengaruh gravitasi.

__ADS_1


Kini kebalikan nya dia sedang terbang ke bawah, tertarik oleh gravitasi


__ADS_2