
Yu Ming yang tiada henti berlatih berlarian dan berlompatan di tebing terjal.
Akhir dia berhasil melatih pergerakannya di atas tanah datar dan dinding tebing sama cepat nya.
Sehingga Yu Ming terlihat seperti mampu berlarian di dinding tebing dengan kemiringan 90° atau pun kurang dari itu dengan sangat mudah tanpa halangan berarti.
Berlari dan terus berlari, Yu Ming akhirnya berhasil melayang keluar dari dalam Goa di dasar jurang.
Dia kini melanjutkan dengan berlarian di dinding tebing yang menjulang naik keatas.
Menuju ke puncak tebing yang merupakan sarang dari Qiong Qi, mahluk tunggangan kakek luarnya, yang hampir saja membunuhnya, juga sekaligus telah mencelakai kakek luar nya.
Yu Ming akhirnya berhasil kembali ke mulut tebing, tempat dia terjatuh setengah tahun yang lalu.
Yu Ming berdiri gagah di mulut tebing dan berteriak keras.
"Qiong Qi keluarlah..untuk menerima hukuman mu..!"
"Hari ini keberuntungan mu sudah tamat..!"
Bentak Yu Ming dari mulut Goa dengan suaranya yang lantang.
Sesaat kemudian Qiong Qi terlihat keluar juga dari dalam Goa tempat tinggal nya.
"Groowaaarrrrrrr...!"
Dia segera membalas menjawab Yu Ming dengan Geraman keras nya, yang membuat tanah tempat berpijak seperti di landa gempa.
Gempa itu sangat dahsyat, bila mahluk.lain tentu sudah tidak ada yang sanggup berdiri dengan mantab.
Tapi Yu Ming berbeda, kedua kakinya seperti mengakar dengan tanah.
Bagaimana pun tanah berguncang, Yu Ming tetap berdiri dengan stabil di sana.
Sambil tersenyum tenang Yu Ming berkata,
"Tak perlu memamerkan hal seperti itu untuk menakut nakuti anak kecil.."
"Kemarilah tunjukkan kemampuan mu.."
Ucap Yu Ming sambil melambaikan tangannya, agar Qiong Qi mendekati dirinya..
Qiong Qi meski tidak bisa berbicara, tapi dia mengerti maksud dari Yu Ming .
Tanpa menunda lagi, dia segera bergerak menyerang Yu Ming .
Qiong Qi kembali menggunakan ilmu menghilangnya seperti dulu.
Mengandalkan kecepatan nya untuk menyerang Yu Ming .
Tapi sekali ini dia harus kecewa, kemanapun dia bergerak sebelum cakarnya tiba di sasaran, pedang Yu Ming sudah tiba lebih dulu mengancam bagian ketiaknya.
Bila dia meneruskan serangan nya, cakarnya belum tentu berhasil mengenai Yu Ming .
Tapi yang jelas pedang Yu Ming pasti sudah menusuk menembus bagian ketiaknya.
Menembus dada dan menghancurkan jantung nya .
Untuk itu dia dengan sangat sangat terpaksa harus membatalkan serangannya.
Menarik kembali cakarnya, lalu menghilang dan mencoba muncul di tempat lain nya, untuk kembali menyerang Yu Ming .
Tapi lagi lagi kejadian yang sama kembali terulang.
__ADS_1
Qiong Qi benar benar di buat kesal.
"Groowaaarrrrrrr...!"
Dia meraung marah, setelah itu dia segera mundur mengambil jarak, sebelum kemudian dia kembali menerjang lebih cepat lagi menyerang Yu Ming .
Saking cepat nya pergerakan Yu Ming dan Qiong Qi, mereka berdua terlihat seperti dua bayangan cahaya.
Yang bergerak kesana kemari, muncul, lalu menghilang, kemudian muncul lagi.
Ditempat tempat berbeda dengan sangat cepatnya.
Setelah beberapa waktu berlalu, Qiong Qi mulai menyadari ada keanehan dalam pergerakan Yu Ming .
Di mana Yu Ming yang tadinya tidak berdaya dengan kecepatan gerakan nya, kini Yu Ming mampu menandingi nya dengan sangat mudah.
Semakin lama mereka bertarung Qiong Qi mulai gentar dan merasa tidak akan sanggup menghadapi Yu Ming .
Menghadapi situasi seperti ini Qiong Qi diam diam mulai mengatur rencana bersiap siap untuk terbang melarikan diri.
Dalam satu pergerakan yang sudah terencana dengan baik, tiba tiba Qiong Qi dari jarak dekat, dia melepaskan serangan duri duri di punggungnya, hingga ke bagian ekornya, untuk menyerang Yu Ming .
"Serrrr..! Serrrr..! Serrrr..! "Serrrr..!"
"Serrrr..! Serrrr..! Serrrr..! "Serrrr..!"
"Serrrr..! Serrrr..! Serrrr..! "Serrrr..!"
"Serrrr..! Serrrr..! Serrrr..! "Serrrr..!"
"Serrrr..! Serrrr..! Serrrr..! "Serrrr..!"
Yu Ming tentu saja memutar pedangnya menjadi gulungan sinar emas, untuk menghalau serangan duri yang di lepaskan oleh Qiong Qi.
Seluruh serangan duri Qiong Qi berhasil di runtuhkan oleh Yu Ming .
Tapi Qiong Qi di tempat lain sudah terbang keatas mencoba menjauhi Yu Ming .
Ingin terbang meninggalkan tempat pertarungan.
Tapi itu tentu saja hanya menjadi angan angan Qiong Qi yang tidak mungkin kesampaian.
Dia tidak mencoba kabur dengan cara licik masih baik, tapi begitu dia mencoba untuk kabur.
Itu tindakan fatal yang membuat Yu Ming mulai mengeluarkan jurus 18 Tebasan Penakluk Harimau yang dari awal memang sengaja masih Yu Ming simpan.
Pertama tama saat melihat Qiong Qi hendak kabur, Yu Ming tiba-tiba menghilang dari posisinya.
Saat muncul lagi, dia sudah berada tepat di atas Qiong Qi.
"Tebasan pemotong sayap..!"
"Singggg...!"
"Crackkkkk..!"
Sebelah sayap kanan Qiong Qi copot dari tempatnya.
Sayap Qiong Qi yang besar dan lebar terpental meninggalkan tubuh nya .
Darah terlihat bercucuran menetes netes dari luka tebasan pedang Xuan Yuan.
Qiong Qi meraung kesakitan,
__ADS_1
"Groowaaarrrrrrr...!"
Sebelum tubuhnya kemudian kehilangan keseimbangan, lalu jatuh dari atas kebawah, terbanting di atas tanah.
"Brukkkk...!"
Saat Qiong Qi berusaha untuk bangun.
Yu Ming tiba-tiba sudah muncul di sampingnya,
"Tebasan Pemotong Kepala..!"
"Singggg ..!"
"Crackkkk..!"
Tebasan Pedang yang seperti kilat menyambar datangnya, langsung menyambar kearah leher Qiong Qi.
Beruntung Qiong Qi sempat menggunakan sayapnya untuk menahan serangan Yu Ming .
Kepalanya terselamatkan tapi sayapnya tidak, kini sayap kiri Qiong Qi kembali terpental di udara.
Qiong Qi melompat mundur menjauhi Yu Ming dengan cara bergulingan di atas tanah.
Setelah itu dia baru melompat berdiri lagi dengan keempat kaki nya .
Qiong Qi kini menatap kearah Yu Ming dengan tatapan mata penuh kengerian.
Dia kini mulai sadar, kemampuan yang Yu Ming tunjukkan berasal darimana.
Qiong Qi yang terlihat semakin ketakutan mulai bergerak gerak mundur menjauhi Yu Ming .
Sikap garangnya dan penuh percaya diri yang selama ini, selalu dia tunjukkan.
Kini tidak lagi terlihat.
Dia kini terlihat tak lebih dari seekor kucing yang ketahuan mencuri makanan, kemudian berhasil di kepung dan terpojok kan.
Yu Ming tersenyum tenang dan berkata,
"Qiong Qi,.. bukannya aku tadi sudah peringatkan kamu ."
"Keberuntungan mu hari ini akan berakhir.."
"Kamu seharusnya berhati hati, kini coba kamu lihat,.."
"Apa akibatnya.."
Selagi Yu Ming sedang bicara, kucing besar yang licik itu, tiba-tiba langsung terbang menghilang dari posisinya.
Sepasang cakar depannya yang berkuku tajam terlihat ingin menembus dada Yu Ming dalam satu kali terkam.
Tapi Yu Ming sekarang berbeda, meski dia terlihat lengah. Tapi kecepatan hasil latihan nya di dasar jurang, di bawah tekanan gravitasi, kini terbukti kehebatannya.
"Wuttttttt...!"
"Tebasan pemotong cakar...!"
"Singggg..!"
"Crackkkkk..!"
"Crackkkkk..!"
__ADS_1