PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
MENUJU LAUT TIMUR


__ADS_3

Seberkas bayangan roh gaib hitam muncul dari balik peti dan berkata,


"Bagus anak muda, aku pasti akan membantu mengubah takdir mu yang suram menjadi jauh lebih baik.."


"Aku juga akan membantumu menemukan sisa 8 makam kuno yang ingin kamu cari.."


"Aku dan 9 saudaraku pasti akan membantu mengembalikan kekuatan mu, yang tersegel oleh gelang berlian itu.."


"Aku jamin kamu pasti bisa kembali ke kahyangan dan berkumpul kembali dengan istri mu yang malang itu.."


Ucap roh gaib kedua.


Karena dia memang bisa membaca kejadian di masa lalu ataupun di masa depan semua mahluk hidup.


Terkecuali dirinya sendiri, terhadap dirinya sendiri dia tidak bisa melihatnya.


Itulah kelemahan satu satunya, yaitu dia tidak bisa merubah takdir nya sendiri.


Yu Ming tidak membantahnya, dia hanya mengangguk pelan dan berkata,


"Terimakasih senior, silahkan ikut bergabung.."


"Kawan dan lawan lama mu, sudah lama menanti mu ikut bergabung."


Sosok roh gaib hitam kedua tertawa gembira, lalu dia segera berubah menjadi sebuah kabut hitam masuk kedalam kening Yu Ming .


Setelah muncul dalam pikiran Yu Ming , roh gaib hitam kedua langsung menyatu kedalam tubuh roh gaib hitam pertama .


Tampilan tetap roh gaib hitam pertama, hanya kekuatan dan kemampuan nya kini menjadi bertambah satu tingkat.


Bergabungnya roh hitam kedua, kembali membuat gelang berlian, yang membelenggu tubuh Yu Ming bergetar hebat.


Tapi hanya sesaat saja, saat gelang berlian memancarkan sinarnya.


Segera kekuatan yang baru saja muncul ikut bergabung dengan kekuatan lama, langsung sirna.


Semua kembali di kendalikan oleh kekuatan gelang berlian, yang memiliki kekuatan super yang sulit di cari tandingan nya.


Roh gaib hitam segera berkata,


"Anak muda, mumpung ada waktu, segera seraplah permata permata yang belum sempat kamu serap."


"Tempat ini sangat cocok buat kamu berlatih."


"Setelah keluar dari sini..Kita bisa langsung berangkat menuju makam kuno ketiga, yang terletak di salah satu gugusan pulau kecil di lautan timur sana."


Ucap Roh gaib hitam menjelaskan.


Yu Ming mengangguk, lalu dia memilih duduk bersila diatas tutup peti batu itu.


Yu Ming segera memulai menyerap mutiara Siluman Qiong Qi yang belum sempat dia serap khasiatnya untuk di simpan ke Hei Shi Phi.

__ADS_1


Proses penyerapan khasiat Qiong Qi yang paling lama, Yu Ming sampai menghabiskan waktu satu minggu tinggal di balik air terjun itu.


Hari hari waktu nya sebagian besar dia habiskan hanya untuk menyerap Mutiara Siluman Qiong Qi.


Selain itu sebagian kecil waktunya, dia habiskan untuk menangkap ikan, membakar ikan, untuk mengisi perut dan tidur di saat dia sudah benar benar lelah dan mengantuk.


Setelah berhasil menyerap seluruh khasiat Mutiara Siluman Qiong Qi hingga mutiaranya hancur berkeping-keping.


Yu Ming di hari kedelapan pagi, baru terlihat melesat keluar dari balik air terjun, lalu mendarat ringan di tepi kolam.


Saat berada di tepi kolam, Yu Ming menatap pemandangan di sekitar tempat itu dengan penuh takjub.


Yu Ming seolah olah ingin mengingat dan menyimpan semua kenangan di tempat yang sangat indah dan menakjubkan ini.


Beberapa saat kemudian Yu Ming akhirnya terlihat sedang berlompatan melewati undakan anak tangga aliran sungai dangkal.


Akhirnya Yu Ming kembali juga ke tempat pertama dia datang.


D mana di tempat tersebut, sebuah portal cahaya yang masih setia menunggu Yu Ming memasukinya.


Setelah Yu Ming menghilang kedalam portal cahaya tersebut, barulah portal cahaya itu perlahan-lahan terlihat menyusut dan terus menyusut


Hingga akhirnya sepenuhnya menghilang dari tempat yang sangat indah itu.


Terkecuali hilangnya Yu Ming dan portal cahaya, lainnya semua terlihat normal, seolah olah tidak ada hal apapun yang terjadi di sana.


Yu Ming sendiri setelah melewati pengalaman, yang sama persis dengan waktu dia datang seminggu yang lalu.


Setelah Yu Ming keluar dari dalam portal cahaya, kali ini portal cahaya itu tetap standby di tempat itu.


Yu Ming menggunakan kunci emasnya membuka pintu Goa dengan di putar sekali kearah kiri.


Dengan cara ini pintu Goa pun kembali terbuka, Yu Ming segera kembali ke ruangan di mana peti batu yang berisi senjata rahasia itu, masih tetap hadir di tengah tengah ruangan tersebut.


Yu Ming langsung berjalan menuju pintu batu tebal yang sedang tertutup rapat, dengan bantuan kunci kuno ditangan nya.


Yu Ming akhirnya berhasil keluar dari balik pintu tebal yang terbuka secara otomatis.


Saat tiba di luar, Yu Ming segera mencium bau busuk bangkai hewan mati.


Bau itu berasal dari bangkai Qiong Qi yang telah membusuk, di penuhi oleh lalat dan ulat.


Yu Ming yang melihatnya merasa mual dan pusing, ingin muntah.


Dia buru buru berkata,


"Paman Naga keluarlah..!"


"Bantu aku meninggalkan tempat ini..!"


Sedetik kemudian Naga Panca Warna pun muncul mendekam di atas tanah.

__ADS_1


"Ayo Tuan muda naiklah ke punggung ku.."


"Kira akan segera tinggalkan puncak ini.."


Yu Ming mengangguk, lalu dia segera melompat keatas punggung Naga Panca Warna.


Yu Ming duduk tenang di atas punggung teman barunya.


"Raaarrrr...!"


Naga Panca Warna mengeluarkan suara raungan gembira, sebelum dia terbang keangkasa membawa tuan, sahabat, dan keluarga barunya, melanjutkan pertualangan baru mereka.


Tidak butuh waktu lama, Naga Panca Warna sudah membawa Yu Ming tiba di tepi telaga.


Dari sana, Naga Panca Warna segera kembali menghilang, dari hadapan Yu Ming .


Dia kembali bersembunyi melingkar di tubuh Yu Ming .


Yu Ming setelah mandi puas di telaga itu dengan tenang dan nyaman, karena Chi Wen kini sudah tiada.


Dia segera menuju lubang kecil, dari mana dia pernah datang,


Yu Ming kembali menggunakan ilmu pelepas tulang dan otot.


Seperti Ilmu yang pernah di ajarkan oleh roh hitam gaib padanya.


Dengan ilmu ajaib yang sama itu, Yu Ming akhir berhasil keluar dari lubang yang menjadi pintu rahasia menuju hutan misterius.


Setelah berhasil keluar dari mulut lubang itu, Yu Ming pun menghembuskan nafas penuh kelegaan.


"Akhirnya bisa bernafas dengan tenang tanpa perlu khawatir lagi, seperti di dalam sana.."


Ucap Yu Ming pada diri sendiri.


Sesaat kemudian Naga Panca Warna kembali muncul di hadapan Yu Ming dan berkata,


"Tuan muda kemana kita selanjutnya..?"


"Laut timur, aku perlu mencari sebuah gugusan pulau, yang berada di tempat yang sangat terpencil itu.."


Naga Panca Warna mengangguk mengerti dan berkata,


"Baik tuan muda kita akan segera berangkat kesana."


"Tapi dari tempat ini, menuju lokasi yang Tuan muda inginkan."


"Itu akan memakan waktu cukup lama, karena perjalanan nya termasuk cukup jauh.."


Yu Ming mengangguk pelan dan berkata,


"Tidak apa-apa kita jalani saja dengan santai.."

__ADS_1


__ADS_2