PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
DESA DAN YANG


__ADS_3

Ji Fa hanya bisa menangis sedih seperti anak kecil, sambil mendekap jasad istrinya erat erat dalam pelukannya.


Istri Ji Fa yang sudah pergi selama lamanya, terlihat tersenyum sedih, di kedua sudut matanya terlihat ada sebutir airmata, bergulir turun, meski nyawa nya telah tiada.


Perlahan-lahan tubuh nya berubah menjadi butiran cahaya, mulai dari kakinya terus naik, hingga ke bagian perutnya, yang membuncit besar.


Cahaya itu terus bergerak naik keatas, hingga akhirnya istri Ji Fa sang Dewi Bersayap, hilang sepenuhnya dari dekapan nya.


Kini di pangkuannya hanya menyisakan seorang bayi perempuan, yang sangat cantik dan lucu, sedang tertidur lelap dalam pangkuan Ji Fa.


Di tengah tengah dahi bayi perempuan itu, terlihat ada sebuah tato teratai merah kecil di sana.


Bayi perempuan itu terlihat sedang tertidur pulas, dengan nafas teratur.


Bibirnya terlihat menyunggingkan senyum penuh ketenangan.


Ji Fa buru buru menggunakan jubah hitamnya, untuk membungkus tubuh bayi mungil itu, agar tidak kedinginan dan masuk angin.


Bayi itu adalah satu satunya peninggalan Dewi Bersayap Fei Ying, untuk nya.


Sebagai bukti cinta kasih nya, yang pernah terjadi diantara mereka.


Ji Fa menatap putrinya dengan sedih dan berkata,


"Ahh putri ku yang malang, baru lahir, kamu sudah harus kehilangan ibu mu.."


"Semua ini salah ayah.."


"Ayahlah yang tidak becus melindungi kalian, sehingga bisa ada tragedi seperti hari ini.."


"Maafkan ayah putri ku,"


"Ayah bersumpah pada mu, ayah pasti akan menebus semua kesalahan ayah ini."


"Ayah akan menebus nya lewat kamu, ayah akan selalu berusaha membahagiakan mu dan menyayangi mu dengan seluruh jiwa raga ayah.."


Ucap Ji Fa sambil tersenyum pilu.


Sesaat kemudian Ji Fa kembali berbicara seorang diri,


"Putri ku, mulai kini, kamu adalah putri tunggal ayah, ayah akan memberi mu nama Ji Lian Hua.."


"Apa kamu menyukai nama ini putri ku..?"


Ucap Ji Fa sambil menatap putrinya lekat lekat.


Tiba tiba bayi mungil itu seperti mengerti, dia tersenyum manis ke ayah nya, meski sepasang matanya belum bisa terbuka.


Ji Fa tersenyum puas, dia mencium pipi putrinya, dengan lembut dan berkata,

__ADS_1


"Hua er ayo kita kembali ke istana.."


Sesaat kemudian Ji Fa pun terlihat meninggalkan tempat itu, sambil menggendong putrinya dalam pelukan hangat nya.


Beda orang beda nasib, Yu Ming dulunya perkasa dan menjadi panutan kebanggaan seluruh Kahyangan.


Kini selain harus terlahir sebagai putera nya Raja pecundang Di Xin yang jahat.


Dia juga harus menjadi yatim piatu, yang hidup penuh kesulitan dan cobaan hidup.


Sedangkan Hua Sien Ce, dia meski terlahir tanpa ibu kandungnya, tapi nasib nya jauh lebih baik.


Ayahnya yang seorang putra mahkota, setelah kakeknya Ji Chang meninggal.


Ayahnya secara otomatis akan langsung naik tahta menggantikan kakek nya.


Sehingga mulai saat itu, Hua Sien Ce pun berubah menjadi putri terkasih seorang Kaisar dinasti Zhou, yang paling berkuasa di daratan tengah.


Sebuah dinasti baru menggantikan dinasti Tsang, dinasti lama, yang memilki sejarah perjalanan selama 500 tahun.


Di suatu tempat lain, di sebuah desa kecil di daerah ujung selatan, yang menjadi wilayah kepala suku Xiong.


Di dalam wilayah desa yang bernama Dan Yang, Bibi Lan dan Siao Cui, yang melarikan diri dari ibu kota Zhao Ke, mereka memilih menetap di sana.


Tentu saja Di Yu Ming juga mengikuti mereka menetap di desa kecil tersebut.


Di Yu Ming yang tidak tahu apapun, dengan jati dirinya yang sebenarnya.


Di Yu Ming tumbuh menjadi seorang anak laki laki, yang sangat tampan.


Otaknya sangat cerdas, sejak berusia tiga tahun, dia sudah di masukkan kedalam kelas belajar, sekolah sastra, yang ada di desa mereka.


Dalam perkembangan ilmu kesusastraan, Di Yu Ming mengalami kemajuan pesat, karena otaknya yang encer dan daya tangkap nya yang baik.


Tapi di bidang Ilmu silat, ilmu bela diri, Di Yu Ming justru mengalami kesulitan.


Siao Cui yang kini telah menikah dengan putra kepala suku Xiong Ba, yang bernama Xiong Yi.


Statusnya kini berbeda, dia menjadi lebih terpandang dan memilki kekuasaan, dan wewenang di desa Dan Yang.


Dengan berbekal wewenang dan kekuasaan, yang di dapatkan dari suaminya.


Siao Cui selalu berusaha untuk memberikan kesempatan terbaik bagi putra angkatnya itu.


Memasukkan nya kesekolah terbaik, mencarikan nya guru silat terbaik.


Semua hal itu, dia lakukan demi memenuhi pesan majikan nya dulu, ibunda Yu Ming, putri Wen.


Tapi bagaimana pun Siao Cui berusaha mencari guru silat terbaik buat Yu Ming putra angkatnya itu.

__ADS_1


Tetap saja, Yu Ming hanya bisa menguasai ilmu silat dari kulit luarnya saja.


Alias meniru semua pergerakan jurus luarnya saja, dengan sangat baik.


Tapi isi dan inti dari ilmu silat itu tetap kosong.


Hal ini semua terjadi karena Dan Tian, Yu Ming yang di ketahui seluas samudra.


Tapi kenyataannya malah terkunci rapat oleh 5 buah kekuatan aneh, tidak kasat mata.


Jadinya bagaimana pun Yu Ming rajin berlatih, menghimpun hawa murni sesuai ajaran guru guru nya.


Dia tetap tidak punya wadah penyimpanan nya, sehingga hawa yang terkumpul, akhirnya buyar tidak bersisa.


Semua usaha dan kerja kerasnya jadi sia sia dan percuma.


Sampai sejauh ini sudah hampir 100 orang guru bela diri, yang di undang untuk melatih Yu Ming.


Tapi hasilnya sama saja, keadaan Dan Tian Yu Ming tetap terkunci, tidak bisa di buka.


Dia tetap saja adalah seorang anak yang lemah.


Untuk ukuran teman seusianya yang sehat dan normal.


Dia adalah seorang anak cacat, seorang pecundang.


Untungnya dia adalah putra angkat Xiao Cui, sehingga di desa itu tidak ada yang berani membully nya secara berterang.


Mereka hanya berani berbisik bisik mengomentarinya dari belakang.


Semua anak anak desa itu, juga memilih menjauhinya, mereka selalu melewatkan nya.


Bila ada permainan ataupun, bila hendak pergi berburu ke hutan.


Mereka tidak ada yang bersedia satu tim dengan nya, takut dia akan menjadi beban bagi mereka.


Bahkan para anak perempuan pun tidak ada yang sudi bergaul dengan nya.


Karena mereka pada menganggap nya sebagai pecundang, yang memalukan dan tidak bisa di andalkan.


Yu Ming yang hidup dengan penuh kesepian dan hampir tidak memilki teman.


Dia tumbuh menjadi anak yang lebih pendiam tertutup, dan kurang percaya diri.


Untung nya situasi tekanan batin ini, sedikit terhibur oleh perhatian kasih sayang dari bibi Lan, Siao Cui ibu angkatnya dan ayah angkatnya Xiong Yi.


Mereka semua sangat menyayangi Yu Ming, sehingga Yu Ming agak sedikit terhibur.


Kehidupan Yu Ming meski tidak berjalan sempurna, tapi dia masih bisa melewatinya dengan cukup baik.

__ADS_1


Tapi tepat saat Yu Ming berusia 8 tahun, kejadian tragis kembali menimpa keluarga dan desa nya, dan hal itu akhirnya telah merubah seluruh jalan takdir hidupnya.


__ADS_2