PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
Syarat penjaga puncak gunung


__ADS_3

Begitu Yu Ming mendarat di bagian puncak gunung tersebut .


Segera terdengar suara yang datang dari balik dinding tebing batu gunung, yang menjulang setinggi belasan meter keatas.


"Anak muda ada keperluan apa kamu memaksa sampai kemari..!?"


"Kamu sudah membunuh dua pengawal setia ku, aku juga sudah anggap, mungkin itu adalah takdir mereka.


"Mungkin di kehidupan sebelumnya, mereka berhutang pada mu ..jadi aku tidak menuntut apapun dari mu..!"


"Mengapa kamu masih terus memaksa sampai kemari..!?"


Yu Ming menjura dengan penuh sopan dan berkata,


"Maaf senior, bila tindakan ku datang kemari telah mengusik ketenangan anda.."


"Tujuan junior datang kemari, hanya mengikuti petunjuk dari teman ku.."


"Agar bisa membantunya melepaskan saudaranya, yang sedang di kurung di tempat ini.."


"Ha..ha..ha..!"


"Anak muda, roh gaib hitam yang di kurung oleh Raja Da Yu, mereka merupakan sesuatu yang sangat jahat dan sesat.."


"Bahkan kesesatan mereka melebihi kesesatan apapun di alam semesta ini.."


"Apa kamu yakin mau melepaskan mereka, ?"


"Apa kamu yakin, setelah mereka terlepas kamu sanggup mengendalikan mereka..?"


"Anak muda aku sarankan pada mu, sebaiknya jangan teruskan rencana mu.."


"Sebaiknya kamu tidak menimbulkan bencana di kemudian hari, yang sulit kamu bayangkan akibatnya.."


"Agar kamu tidak perlu menyesal di kemudian hari nya.."


Yu Ming menghela nafas panjang dan berkata,


"Segala akibatnya, aku sudah memikirkan nya, aku juga akan menanggung segala konsekuensi nya.."


"Aku sudah pikirkan itu matang matang, aku berani melepaskan mereka, tentu aku punya keyakinan bisa mengontrol mereka.."


"Mohon senior bisa memberi ijin, dan mempermudah semuanya.."


Ucap Yu Ming tegas dan mantap.


Sesosok bayangan muncul dari balik dinding, bayangan putih transparan itu melayang layang di udara.


Bayangan itu adalah seorang pria paruh baya, berwajah terang dan memelihara jenggot rapi di wajahnya.


Sepasang matanya bersinar tajam menatap kearah Yu Ming, sambil tersenyum lembut kakek itu berkata,


"Baiklah anak muda, mungkin kedatangan mu adalah takdir untuk membebaskan ku dari tugas menunggui tempat ini.."


"Kamu asalkan sanggup menyambut 3 jurus dari ku, maka kamu boleh membebaskannya."

__ADS_1


Yu Ming mengangguk dan berkata,


"Aku akan mencobanya.."


Selesai berkata, Yu Ming segera mengerahkan Chi dewa memenuhi seluruh tubuhnya.


Dia bersiap menerima serangan dari roh berpakaian putih yang ada di hadapannya.


Roh gaib merentangkan sepasang tangan nya ke samping tubuhnya, menyerap hawa di sekitar berpusaran memasuki sepasang telapak tangannya.


Sesaat kemudian kedua telapak tangannya dia tarik kedepan dadanya.


Telapak kanan menghadap ke bawah, sedangkan telapak tangan kirinya menghadap keatas.


Sebuah pusaran energi berbentuk bola energi yang mengeluarkan cahaya putih berkilauan.


Berkumpul di tengah tengah sepasang telapak tangannya, yang menghadap ke atas dan kebawah.


Pusaran energi itu terus berpusar di bagian tengah, hingga akhirnya roh gaib itu memiringkan sedikit tubuhnya.


Lalu bola energi itu, dia dorongkan kedepan dengan sekuat tenaga.


"Wusssshhh...!"


Bola energi melesat cepat kedepan, area tanah yang dilewati nya, terlihat membentuk sebuah parit galian sedalam satu meter.


Yu Ming yang melihat serangan kakek itu tiba, Yu Ming segera membentuk perisai energi Chi Ciu Sen Kung.


Sebuah energi tak kasat mata, seperti bola, terlihat membungkus seluruh tubuh Yu Ming.


"Blaaarrrr...!"


Yu Ming terlihat tidak bergeming, energi berkilauan yang tertangkis membalik, melewati begitu saja roh gaib yang sedang melayang di udara.


Pusaran energi yang membalik tersebut, menghantam dinding tebing .


Hingga dinding tebing tersebut mengalami ledakan kuat, yang di sertai guncangan hebat di seluruh permukaan puncak gunung itu.


Roh gaib kakek itu mengangguk dan tersenyum puas,


"Bagus anak muda, kamu cukup hebat mampu menyambut jurus pertama ku.."


"Coba kamu tahan serangan kedua ku ini."


Kakek itu kembali menghimpun energi dengan cara yang sama.


Tapi sedikit berbeda dengan serangan pertama nya, yang begitu energi terkumpul di depan dada langsung di dorongkan kearah Yu Ming .


Sekali ini begitu energi terkumpul, kakek itu mengerakkan sepasang tangannya membuat sebuah lingkaran.


Sehingga energi tertarik mengikuti pergerakan kedua tangannya, membentuk lingkaran besar.


Lalu energi berputaran dan masuk kedalam tangan kanan kakek itu.


Sesaat kemudian, kakek itu menggunakan jari telunjuk tunggalnya menunjuk kearah Yu Ming .

__ADS_1


Seberkas cahaya berkilauan melesat mengejar kearah Yu Ming .


Yu Ming segera mengerahkan tenaga lebih banyak, untuk memperkuat pertahanan yang terbentuk oleh energi Chi Ciu Sen Kung.


"Blaaarrrr...!"


Kembali terjadi ledakan dahsyat, sekali ini perisai energi Yu Ming tidak lagi sanggup bertahan dari serangan Roh gaib berpakaian putih itu.


Yu Ming terlihat terpental mundur hingga di tepi tebing dataran di puncak gunung tersebut.


Satu Cun lagi kaki Yu Ming akan keluar dari tepi tebing.


Yu Ming sempat menyemburkan seteguk darah segar dari mulutnya, sebelum pergerakan mundurnya terhenti di sana.


Saat terhenti di sana, Yu Ming sempat melirik kebelakang, di mana sedikit lagi dia akan terjungkal kedalam jurang tak berdasar .


Yu Ming sedikit bersyukur, dia masih bisa bertahan, tidak sampai terlempar kedalam jurang hitam di bawah sana.


Roh gaib berpakaian putih itu tersenyum lebar dan berkata,


"Anak muda satu jurus lagi..bila kamu sanggup bertahan.."


"Aku akhirnya termasuk berhasil menyelesaikan tugas ku menjaga tempat ini.."


"Aku boleh pergi dengan tenang, menempuh harus takdir baru ku.."


"Bersiaplah...!"


Ucap roh gaib berpakaian putih itu mengingatkan.


Lalu dia melakukan gerakan yang sama seperti sebelumnya, hingga tiba di bagian menyerang dengan jari telunjuk nya.


Roh gaib berpakaian putih itu melakukan gerakan menyatukan kedua telapak tangan nya di atas kepala.


Saat gerakan tersebut di lakukan, awan hitam bergulung gulung mulai menutupi langit diatas sana.


Tempat itu seketika berubah gelap gulita, kini penerangan muncul dari kedua telapak tangan kakek roh gaib yang di satukan.


Angin bertiup kencang, hujan mulai turun dengan deras, petir mengelegar, menghiasi langit dengan cahaya kilat yang menyambar nyambar.


Saat kedua telapak tangannya yang di satukan melakukan gerakan di tebaskan kebawah.


Segera muncul sebentuk bayangan Golok putih raksasa, dengan cahaya menyilaukan mata.


Bergerak dari atas kebawah menghantam kearah Yu Ming yang sedang berdiri di tempatnya.


Yu Ming berdiri diam di sana, mengatur nafas untuk menenangkan guncangan yang di terimanya pada serangan sebelum nya


Saat serangan bayangan golok putih berkilau mulai di tebaskan kebawah.


Yu Ming segera mengeluarkan Golok cahaya Biru, di tangannya.


Lalu dengan pengerahan seluruh kekuatannya sehingga memunculkan bayangan roh gaib hitam dan putih memberikan dukungan di belakang Yu Ming .


Yu Ming membalas serangan dahsyat kakek roh gaib baju putih itu dengan Tebasan Golok Cahaya Biru, memainkan jurus tiada awal tiada akhir.

__ADS_1


__ADS_2