PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
12 Shio kelahiran turun semua


__ADS_3

Berulang kali pedang dan telapak tangan si muka anjing bertemu di udara.


Bukannya tangan si muka anjing yang terluka, justru Ji Lian Hua yang harus meringis menahan perih, di telapak tangan nya, yang pecah berdarah.


Akibat menerima tamparan keras dari si muka anjing yang ingin memaksanya melepaskan senjatanya


Di saat Ji Lian Hua sedang keteter dan main mundur, tiba-tiba si muka babi bergerak memberikan serudukan curang kearah punggung Ji Lian Hua.


"Dessss..!"


Si muka babi sangat kaget saat merasakan kepalanya di sambut oleh perut Yu Ming yang empuk.


Hingga kepalanya setengahnya terhisap masuk kedalam perut Yu Ming, yang muncul menghadang nya di sana.


Si muka babi sangat kaget, dia merasa kepalanya tenggelam kedalam bara api yang sangat panas, membakar sebagian kepalanya hingga merasakan panas dan nyeri yang sangat luar biasa.


Belum sempat dia berbuat sesuatu tahu tahu tengkuknya yang tebal dan bergajih.


Sudah terkena totokkan jari Yu Ming.


"Tukkk..!"


Totokkan yang kuat itu, berhasil menembus lemak dan kekebalan si muka babi.


Menyengat titik Feng Fu, yang langsung membuat Si muka babi lumpuh tergeletak diam di atas tanah tak bergerak lagi.


Melihat kehebatan Yu Ming orang pertama dari 12 Shio kelahiran yang berwajah mirip tikus.


Dia segera berteriak,


"Ayo kita serang mereka beramai ramai, kita selamatkan Lao Cu..!"


Begitu mendengar perintah dari Si tikus, yang sudah bergerak menyusup kedalam tanah mengejar kearah Yu Ming .


Saudara nya yang lain segera berlompatan memasuki gelanggang pertempuran.


Orang kedua yang berwajah mirip kerbau, dengan memasang sepasang tanduk baja putih diatas kepalanya.


Dia segera berlari cepat kedepan memberikan serudukan kearah Yu Ming .


Mengimbangi pergerakan si tikus yang bergerak dari bawah sana.


Orang ketiga yang wajahnya di coreng coreng belang belang, dan mengenakan pakaian kulit harimau.

__ADS_1


Dengan sepasang cakarnya yang di pasangi cakar baja, dia juga melompat cepat kedepan menerkam kearah Yu Ming .


Orang keempat adalah seekor kelinci yang berlompatan gesit, dia memberikan serangan dengan tendangan kaki nya kearah Yu Ming .


Orang kelima membentuk cakar naga yang di pasangi pisau pisau tajam, kepala nya juga mengenakan tanduk baja yang runcing.


Dia ikutan menyerang Yu Ming dengan tamparan cepat dan kuat, menggunakan sepasang cakar nya.


Orang keenam adalah seorang wanita, dia menyerang Yu Ming dengan tangan membentuk pola seperti kepala ular bergerak gerak lincah mencoba mematuk jalan darah Yu Ming .


Ujung kukunya yang di pasangi kuku runcing yang di celupkan kedalam racun ganas.


Membuat serangannya sangat mematikan bila sampai melukai tubuh lawan .


Lawan ke 7 adalah pria bermuka kuda, dia menggunakan sepasang kakinya yang di pasangi tapak besi, untuk memberikan tendangan tendangan mematikan kearah Yu Ming .


Lawan ke 8 seorang pria berjenggot kambing, kepala nya di pasangi sepasang tanduk baja, dia berlari cepat menyeruduk Ji Lian Hua dari arah samping.


Selagi Ji Lian Hua sedang sibuk menghadapi serangan dari lawan ke 11 yang bermuka anjing .


Lawan kesembilan juga ikut membantu menyerang Ji Lian Hua dengan gerak cepat dan lincah, berlompatan kesana kemari, terkadang sambil bergulingan di atas tanah.


Dia selalu berusaha mencuri curi untuk menyerang Ji Lian Hua.dari tempat tempat tidak terduga.


Dia juga menggunakan sepasang sayap buatan, membantunya bisa terbang cepat dan lincah saat menyerang.


Dia juga mengenakan paruh runcing buatan di mulutnya untuk memberikan serangan mematuk lawannya.


Lawan ke sepuluh beterbangan cepat menggunakan sepasang kakinya melancarkan serangan menyerang Ji Lian Hua.


Yu Ming menghadapi serangan tikus yang bergerak di bawah tanah, dia sambut dengan tebasan Pedang Pengoyak Bumi.


Seberkas cahaya emas membelah tanah melesat menyerang Si tikus.


Sehingga si tikus di paksa terpental keluar dari dalam tanah.


Di saat bersamaan Si kerbau yang datang menyerang dengan serudukan tanduknya.


Di hindari oleh Yu Ming dengan melompat keatas, menjejak Kepala belakang Si kerbau.


Hingga si kerbau jatuh nyungsep mencium tanah dengan kepala belakang yang diinjak Yu Ming mengalami rasa nyeri dan pusing luar biasa.


Sementara itu dengan menjejak kepala si kerbau, Yu Ming justru terbang keatas menyambut tubuh si tikus yang sedang terpental keudara dengan satu Tebasan kuat Pedang Xuan Yuan Pengoyak Langit.

__ADS_1


Si tikus yang tidak sempat menghindar langsung terbelah menjadi dua.


Melihat saudara tua nya tewas mengenaskan, si harimau mengaum marah.


Dia merubah arah terkaman nya dengan mengejar Yu Ming keatas.


Terkaman nya di sambut dengan Tebasan Pedang Xuan Yuan Es Surgawi.


Si harimau seketika berubah menjadi patung es, saat jatuh keatas tanah, dari ketinggian sana.


Sepasang kaki dan tangan langsung pecah hancur berkeping-keping, sebelum menyusul kepalanya juga pecah terlepas dari badannya saat jatuh menghantam tanah.


Si harimau telah tewas menyusul si tikus dalam satu serangan cepat Yu Ming .


Si naga kini menyerang dengan jurus cakar naga secara bertubi-tubi, di sertai dengan tendangan berputar seperti naga mengibaskan ekor.


Semua serangan itu Yu Ming hindari dengan langkah cahaya, tubuhnya berkelebat kesana kemari menghindari serangan di naga.


Pada satu kesempatan Yu Ming baru memberikan dua jurus serangan yang di warisi dari kakek luarnya Wen Zhung.


Tebasan pemotong cakar dan Tebasan pemotong kepala di lepaskan dalam waktu berdekatan, saat serangan sepasang cakar Si naga lewat di depan nya.


Tebasan cepat itu seketika membuat si naga kehilangan sepasang lengannya, menyusul kemudian kepalanya juga ikut terlepas.


Setelah menewaskan si naga, Yu Ming langsung di serang ganas oleh sepasang tangan si ular yang menyerangnya dengan jurus kepala ular beracun.


Sepasang tangan nya bergerak lincah, meliuk liuk berusaha mematuk Yu Ming .


Yu Ming sambil menghindar, dia terkadang melepaskan tebasan pedang nya untuk memapas tangan si ular.


Tapi si ular' cukup hebat, dia selalu berhasil menghindari tebasan pedang Xuan Yuan.


Bahkan balas mematuk ke pergelangan tangan dan punggung telapak tangan Yu Ming yang memegang pedang.


Sehingga Yu Ming terpaksa menarik mundur atau merubah arah serangan nya, menghindari Patukan moncong tangan berbisa si ular.


Sambil menghindari serangan dari si ular yang terus mengejar nya.


Yu Ming bergerak mundur mendekati si kerbau yang sedang mencoba bangkit berdiri sambil menggoyangkan kepalanya untuk mengusir rasa pusing nya.


Sebelum rasa pusing hilang dan mampu berdiri, kepala belakang nya, lagi lagi menerima tendangan keras.


Tendangan keras itu mengguncang otak belakang nya, sehingga si kerbau langsung tumbang lagi keatas tanah.

__ADS_1


__ADS_2