PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
Peti mati Giok Hitam ketiga


__ADS_3

Jurus kedua,


Membelah langit dan Bumi.


Seberkas cahaya biru berbentuk Golok Raksasa' yang mengeluarkan cahaya biru.


Melesat kedepan menyambut datangnya serangan Golok Cahaya Putih .


Terjadi benturan dahsyat di udara, hingga kembali menimbulkan ledakan beruntun dan bias energi berbentuk lingkaran cincin cahaya menyebar kesegala arah.


Beberapa batang pohon tua besar yang tumbuh di tempat itu, saat di lewati oleh energi bias berbentuk cincin cahaya.


Segera pohon pohon itu, terpotong dan bertumbangan kedalam jurang sana.


Dalam sekejap mata, di tempat itu hanya tersisa Tunggul Tunggul pohon raksasa yang tertebas oleh bias cincin energi.


Bayangan Golok Putih dan Bayangan Golok Biru yang saling menekan di udara.


Terlihat Bayangan Golok Putih terus terdesak mundur dan bergetar hebat.


Sementara Roh gaib berpakaian putih, terlihat gemetaran sepasang tangan nya.


Wajahnya yang biasanya tenang kini tampak berkerut kerut.


Dari ubun ubun kepalanya, tampak asap tipis membumbung ke udara.


Kondisi kakek Roh gaib berpakaian putih mulai terlihat agak payah.


Perlahan-lahan Golok Cahaya Putih nya, mulai muncul garis retakan di mana mana.


"Blaaarrrr...!"


Akhir nya bayangan Golok Cahaya Putih meledak hancur pecah berkeping-keping.


Golok Cahaya Biru yang tidak terhentikan melesat membelah Roh gaib berpakaian putih hingga terbelah dua hancur sirna di udara.


Belum cukup dengan itu tebing setinggi belasan meter yang cukup tebal itu, juga ikut terbelah dua. Rontok berguguran jatuh kedalam jurang hitam.


Setelah tebing terbelah roh bayangan berpakaian putih sirna, segera cuaca kembali normal.


Langit kembali terang benderang, awan gelap sudah berpencar, hujan berhenti, petir juga tidak terlihat lagi.


Semuanya kembali terlihat normal, bekas tebing tinggi yang kini berubah menjadi dataran cukup luas.


Di bagian tengahnya terlihat ada sebuah formasi berbentuk bintang, terukir diatas tanah.


Yu Ming perlahan-lahan melangkah mendekati tempat itu, hingga akhirnya dia berdiri di titik bagian paling tengah dari formasi bintang tersebut.


Tiba tiba terdengar suara yang tidak tahu dari mana asalnya, yang jelas itu adalah suara kakek roh gaib berpakaian putih yang sebelumnya menjadi penunggu di tempat ini.


"Anak muda terimakasih kamu sudah membebaskan ku dari tugas menjaga tempat ini.."

__ADS_1


"Kamu sungguh luar biasa anak muda, tapi ada satu hal yang harus aku ingatkan kembali.."


"Pikirkan baik baik sebelum kamu mengeluarkan nya dari sana.."


"Anak muda formasi ini, akan membawa mu kesana, bila kamu berhasil memecahkan rahasianya."


"Kini semua tergantung pada perubahan yang bisa kamu lakukan.."


Yu Ming mengangguk pelan menanggapi suara peringatan tersebut.


Yu Ming segera pergi meneliti, lima sudut dari formasi bintang yang terukir diatas tanah.


Yu Ming segera menemukan huruf angin di bagian tengah atas gambar tersebut.


Lalu pada bagian kanan ada huruf Api bagian kiri ada huruf Es.


Sedangkan pada bagian kaki kanan bawah ada huruf tanah.


Lalu terakhir pada kali kiri bawah ada huruf logam.


Yu Ming menebak gambar ini ada hubungannya dengan lima unsur, hanya saja ini bukan unsur dasar.


Melainkan ini unsur modifikasi dari elemen yang tercipta dari elemen gabungan lainnya.


Setelah memeriksa nya sejenak, Yu Ming segera mulai mencoba menghidupkan setiap unsur di setiap sudut gambar tersebut.


Satu persatu berhasil Yu Ming nyalakan di sana unsur unsur menuruti petunjuk di kelima sudut itu.


Segera setelah semua sudut menyala unsur yang di maksud.


Saat cahaya tersebut hilang, Yu Ming pun ikut hilang tidak lagi terlihat di sana.


Sebuah cahaya jatuh dari langit kesebuah pulau kecil yang hanya seluas 10 x 10 meter.


Yu Ming segera muncul di tengah tengah pulau itu, tepat berdiri di bawah sebatang pohon besar yang tumbuh di tengah pulau,


memayungi keseluruhan pulau itu.


Pulau aneh dan kecil itu berada di tengah tengah sebuah danau luas yang tidak bertepi.


Yu Ming mencoba mengedarkan pandangannya, tapi dia tidak melihat ada apapun yang di carinya.


Peti mati batu Giok Hitam seperti yang dia temukan sebelum nya, sama sekali tidak berada di tempat itu


Di saat Yu Ming sedang bingung mencarinya, tiba-tiba roh gaib hitam muncul di alam pikiran Yu Ming .


"Tuan muda, pohon itu kuncinya..tuan muda tempelkan telapak tangan tuan di pohon itu.."


"Kerahkan energi Hei Shi Phi memenuhi pohon itu, maka peti Giok Hitam yang mengurung akan muncul dengan sendirinya.."


"Selanjutnya lakukan sama persis dengan cara tuan muda membuka tutup.peti itu, seperti pengalaman tuan muda sebelumnya.."

__ADS_1


"Maka saudara ketiga ku akan segera terbebaskan.."


Yu Ming mengangguk paham, dia segera menghampiri pohon besar itu.


Yu Ming mengamati sejenak, sebelum kemudian dia tempelkan telapak tangannya di batang pohon tersebut.


Energi dari Hei Shi Phi mulai mengalir memenuhi batang pohon besar itu.


Pohon yang terisi secara terus menerus oleh energi Hei Shi Phi


Pohon tersebut mulai mengeluarkan suara berderak keras.


Sebelum akhirnya pohon tersebut hilang sirna di udara, kini di hadapan Yu Ming muncul sebuah peti batu giok hitam.


Sama persis seperti yang dia temukan sebelumnya.


Di tutup peti tetap ada tulisan peringatan, di sebelah depan di bagian bawah tutup peti.


Ada lekukan telapak tangan hitam putih terukir rapi di sana.


Yu Ming mengambil posisi duduk bersila, melakukan hal yang sama seperti yang pernah dia lakukan sebelumnya.


Akhirnya tutup peti berderak hebat, lalu perlahan-lahan terbuka.


Sebuah asap hitam segera meluncur keluar dari dalam peti Giok Hitam.


Asap hitam itu, kemudian membentuk sosok roh gaib hitam ketiga, yang muncul di hadapan Yu Ming .


"Tuan muda terimakasih kamu sudah membantu ku keluar dari kurungan ini.."


"Mulai saat ini dan selanjutnya aku akan mengikuti mu dan membantu mu, untuk menemukan saudara saudaraku yang lainnya.."


Yu Ming mengangguk pelan dan berkata,


"Selamat bergabung dengan kedua saudara mu.."


"Tapi sebelum itu tolong jelaskan,


di mana aku bisa temukan saudara kempat mu.?"


"Di dasar kolam ini tuan, saudara keempat ku ada di sisi timur kolam ini.."


"Di sisi barat saudara kelima ku.."


"Di sisi selatan saudara keenam ku.."


"Di sisi Utara saudara ketujuh ku."


"Nanti bila saudara ketujuh ku berhasil di keluarkan dari peti mati giok hitam.."


"Saudara ke tujuh ku ajan menunjukkan kemana misi kita selanjutnya untuk menemukan saudara ke 8, saudara ke 9, dan terakhir saudara ke 10 ku.."

__ADS_1


"Setelah itu kami akan bantu melepaskan sisa belenggu di kaki tuan muda.."


"Agar kekuatan tuan muda bisa pulih sepenuhnya dan bisa segera kembali ke kahyangan.."


__ADS_2