PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA

PETUALANGAN PUTRA ALAM SEMESTA
MISI JI LIAN HUA


__ADS_3

"Wahhh asyik kebenaran sedang lapar..!"


"Makasih ya kak mie bawang daging asapnya.."


Ucap Min Min ceria.


Yang Ni yang ikut duduk di sisi lain, meski tidak berkomentar, tapi dari tatapan matanya jelas terlihat dia sangat senang dan berterima kasih atas perhatian yang Yu Ming berikan.


Sambil tersenyum lembut dan menatap mesra kearah Yu Ming , Yang Ni berkata pelan,


"Terimakasih ya kak, ayo kita makan.."


Yu Ming mengangguk pelan dan berkata,


"Kalian makanlah dulu, aku sedang ada teman lama..."


Yu Ming selesai berkata, segera melambaikan tangannya kearah Ji Lian Hua dan berkata,


"Hua er kemarilah, ayo kita duduk bergabung bersama di sini.."


Ji Lian Hua yang tadinya tersenyum gembira, bertemu dengan Yu Ming di tempat tak terduga.


Kini melihat Yu Ming duduk di kelilingi wanita, hatinya menjadi panas dan kurang nyaman.


Senyum lebarnya kini terganti dengan senyum pahit yang agak di paksakan.


Ji Lian Hua tanpa menoleh berkata kepada tiga orang jendral kepercayaan ayahnya.


"Paman bertiga, kalian carilah tempat duduk lain, di sana tidak muat.."


"Aku mau ikut bergabung kesana dengan teman lama ku."


Yang Jian mengangguk dan mewakili kedua temannya menjawab,


"Baik tuan putri silahkan.."


"Kami paham.."


Setelah menjawab Yang Jian segera memberi kode ke Nacha dan Li Cing mengikutinya mencari tempat duduk yang agak jauh dari tempat Yu Ming dan kedua teman gadisnya berada.


Sedangkan Ji Lian Hua, dia sambil berusaha bersikap setenang mungkin melanjutkan langkahnya menghampiri Yu Ming .


Lalu dia ikut duduk di sana, duduk berhadap-hadapan dengan Yu Ming langsung.


"Maaf kehadiran ku tidak menganggu acara makan kalian kan .?"


Ucap Ji Lian Hua basa basi.


Yang Ni hanya menatap Ji Lian Hua lekat lekat, tapi dia tidak menjawabnya.


Min Min lah yang dengan sikap polos menjawabnya,


"Tidak apa apa kak, marilah bergabung bersama.."

__ADS_1


"Kakak temannya Yu Ming ke ke tentu saja, kakak juga termasuk teman kami juga.."


Yu Ming segera mendorong mie di hadapannya ke hadapan Ji Lian Hua dan berkata,


"Mie ini buat kamu saja.."


"Aku sedang kurang doyan makan daging.."


"Aku pesan ulang yang polos saja ."


Ucap Yu Ming sambil memberi kode agar pelayan restoran, menyiapkan satu mangkok tambahan mie tambahan untuk nya.


"Yang polos aja..!"


Teriak Yu Ming mengingatkan pelayan yang hendak pergi.


Pelayan itu menghentikan langkahnya sejenak, lalu menganggukkan kepalanya sebagai tanda dia paham keinginan Yu Ming .


Baru dia kembali melanjutkan langkahnya pergi ke dapur, untuk menyampaikan ke koki di dapur akan pesanan Yu Ming ..


Ji Lian Hua tidak menolaknya, dia hanya berkata pelan,


"Terimakasih.."


Tapi dia tidak menyentuhnya, dia hanya menatap kearah Yu Ming menunggu penjelasan.


Yu Ming paham apa yang menjadi pemikiran Ji Lian Hua, dia segera menjelaskan.


"Setelah ini, kami berencana melanjutkan perjalanan, mengantar Min Min pulang ke Lin Ji, baru menuju ke Tian Jing tempat asal Yang Ni.."


"Setelah itu aku baru melanjutkan perjalanan ku ke laut timur.."


"Kamu sendiri, kenapa bisa sampai kemari ? membawa bawa pasukan besar dan tiga jenderal kepercayaan nya Jiang Je Ya dan ayah mu..?"


Tanya Yu Ming balik..


Ji Lian Hua menghela nafas sedih dan berkata pelan,


"Terus terang saja tidak takut bercerita ke kakak, sebenarnya saat ini kerajaan Zhou sedang berduka.."


"Ayahanda ku baru saja wafat sebulan yang lalu, adik ku yang masih kecil Ji Song terpaksa menggantikan posisi ayah ku.."


"Paman ku Ji Dan yang menggantikan ayah ku, menjadi wali adikku, untuk memegang tahta sementara hingga adikku dewasa dan mampu menjalaninya sendiri..."


"Di ibukota semua berjalan stabil, tapi di perbatasan Utara, Huo Shu memberontak."


"Dia memutuskan bekerjasama dengan suku bar bar dari utara Bei Di."


"Mereka sudah memulai pergerakan mereka, dan berhasil menguasai 2 dari tiga kota di Utara."


"Kini dua kota di Utara, Kota Ji dan kota Beijing, sudah jatuh ketangan mereka.."


"Hanya tersisa kota tepi laut timur Tian Jin yang masih tetap bertahan.."

__ADS_1


"Gubernur nya Yu Long masih memilih tetap bersetia kepada kerajaan Zhou.."


"Aku singgah di kota ini, untuk bertemu putra paman ku Ji Qin Fu, setelah ini kami baru akan melanjutkan perjalanan menuju Utara.."


"Itulah alasan ku datang kemari, apa kakak ada bertemu dengan nya..?"


Tanya Ji Lian Hua sambil lalu.


"Tentu saja, si sombong yang selalu memusuhi Yu Ming ke ke, seperti Yu Ming Ke ke ada hutang turunan keluarga dengan nya itu.."


"Siapa yang tidak kenal..?"


"Tunggu saja sebentar lagi juga nongol, membawa jasa besar untuk rakyat kota Qu Fu.."


Jawab Yang Ni sinis, sambil melepaskan sindiran ke Ji Lian Hua.


Ji Lian Hua tidak menanggapi serius ucapan sinis dari Yang Ni, sambil tersenyum pahit dia berkata,


"Bila saudara misan ku itu, ada melakukan perbuatan yang menyinggung, biarlah Lian Hua di sini yang mewakilinya meminta maaf.."


Yu Ming menahan pundak Ji Lian Hua yang ingin menjura kearah mereka dengan lembut dan berkata,


"Sudahlah itu bukan masalah besar yang perlu di ingat dan perpanjang, apalagi sampai meminta maaf.."


"Dalam hal ini aku juga ada salah duluan terhadap saudara Qin Fu, jadi lebih baik lupakan saja.."


"Ohh ya Hua er, ..ayah mu bukannya harusnya masih muda dan sehat, mengapa begitu cepat dia ..?"


Ucap Yu Ming sedikit penasaran.


Ji Lian Hua tersenyum sedih dan berkata,


"Menurut kakek Jiang, hal ini kemungkinan besar ada kaitannya dengan masalah pribadi ayah ku, dengan putri Kaisar Langit.."


"Sewaktu ayah ku muda dulu, saat dia sedang mencari dukungan untuk mengalahkan Raja Zhoug.."


"Dia sempat mencari dukungan hingga ke kahyangan, dan ayah ku akhirnya berhasil mendapatkan dukungan dari kahyangan, berkat bantuan putri kaisar langit itu.."


"Mungkin ayah ku ada melanggar perjanjian tidak tertulis dengan putri kahyangan itu, sehingga harus menerima hukuman nya saat ini.."


Ucap Ji Lian Hua tanpa menutup nutupi rahasia keluarganya dari Yu Ming .


Yu Ming mengangguk pelan, dia sedang menduga kira kira dari 9 kakaknya di kehidupan lalu mana yang sempat terlibat dengan Ji Fa.


Tapi Yu Ming tidak berhasil mengingatnya, karena kejadian itu sebenarnya berlangsung saat Yu Ming sedang menjalani jalur reinkarnasi ke dunia.


Mungkin hanya Yang Jian, kakak sepupunya itu yang tahu, batin Yu Ming .


Tapi Yu Ming terlalu paham akan sikap kakak misannya yang sedikit berbicara banyak bekerja.


Terutama gosip gosip di kahyangan, dia kurang suka membahasnya, meski tahu sekalipun.


Jadi Yu Ming tidak ada niat untuk menanyakan hal itu ke kakak misan nya.

__ADS_1


__ADS_2