
Naga Panca Warna menyaksikan apa yang sedang Yu Ming lakukan, dia tidak berani pergi menganggunya.
Daripada mengusiknya, Naga Panca Warna dia memilih menggali sebuah lubang.
Lalu dia membantu mengubur jasad Long Jiu yang terbengkalai.
Selama ini hubungan mereka cukup baik, Naga Panca Warna tentu tidak sampai hati melihat nya tewas mengenaskan tanpa di kubur.
Dengan membuat sebuah lubang, Naga Panca Warna kemudian menguburkan jenazah Long Jiu secara sederhana di tempat itu.
Saat Naga Panca Warna menyelesaikan pekerjaan nya, dia menoleh kearah Yu Ming .
Dia mendapatkan kenyataan Yu Ming sudah tidak ada di tempat nya tadi.
Pantas saja dia tidak lagi mendengar suara tangis dan tawa Yu Ming .
Rupanya selagi dia sedang sibuk, Yu Ming sudah pergi secara diam diam.
Tapi tidak sulit bagi Naga Panca Warna menemukan Yu Ming , dengan penciuman nya yang tajam.
Naga Panca Warna segera menemukan posisi Yu Ming , Yu Ming ternyata memilih bersembunyi di sebuah Goa tersembunyi, yang terletak di tengah tengah tebing curam yang menghadap kelaut.
Di dalam Goa tersebut, Yu Ming membuat dua makam kecil untuk Hua er istrinya dan sebuah lagi di sebelah Hua er persis adalah makam putrinya Xiang er.
Yu Ming terlihat duduk bersila termenung dan terus menghela nafas penuh duka.
Secara bergantian dia terus menatap kearah dua makam yang ada di hadapannya.
Naga Panca Warna yang akhirnya berhasil menemukan posisi tuan mudanya.
Seperti biasa, tanpa banyak bicara, dia langsung bergabung dengan Yu Ming .
Berubah menjadi tato naga yang melingkari tubuh tuan mudanya.
Yu Ming tidak menolak juga tidak berkata apapun, dia hanya terus menghela nafas sedih saja.
Kini Yu Ming sudah jauh lebih tenang dia sudah tidak berteriak menangis dan tertawa seperti sebelumnya.
Tapi meski di luar terlihat tenang, tapi di dalam sana justru sedang kusut.
Hal itu segera terbukti, sesaat kemudian Yu Ming yang diam termenung, tiba tiba menyemburkan darah segar dari mulutnya kearah makam Ji Lian Hua dan Xiang Er.
Sesudahnya Yu Ming langsung terguling roboh pingsan di hadapan kedua orang yang sangat dia cintai itu.
Rasa sesal marah kecewa sedih yang bercampur aduk, membuat Yu Ming sulit menanggung duka kesedihan tersebut.
Yu Ming tergeletak diam di sana selama 3 hari 3 malam.
Di hari keempat pagi Yu Ming baru siuman dari pingsannya.
Yu Ming bangun untuk duduk dengan wajah lesu tak bersemangat.
__ADS_1
Dia seperti berubah menjadi seseorang yang lain, bukan Yu Ming yang dulu lagi.
Sikap tenang dan penuh pengertiannya, tidak lagi terlihat, hanya ada awan mendung kesedihan yang menghiasi wajahnya.
Yu Ming tetap duduk bersila termenung di depan kedua makam tersebut.
Hingga hari ketujuh pagi, Yu Ming baru terlihat melayang keluar dari dalam Goa.
Tapi Yu Ming terlihat seperti berubah menjadi orang lain.
Dalam sekejap saja Yu Ming yang tadinya adalah seorang pemuda tampan sederhana penuh percaya diri bijaksana dan sabar.
Kini dia telah berubah wujud menjadi seorang kakek tua berambut putih berusia seperti 80 tahunan, yang sepasang matanya terlihat tidak bersemangat, awan mendung terlihat membungkus wajahnya yang tua dan terlihat letih itu.
Saat melayang di depan Goa menatap kearah langit, Yu Ming menghelakan nafas panjang.
Sesaat kemudian Yu Ming menoleh kebelakang menatap kearah Goa dimana istri dan putri tercinta nya di semayamkan di tempat itu.
Yu Ming kembali menghela nafas panjang dan berkata pelan,
"Kalian beristirahat dengan tenang di sini.."
"Setelah tugas ku selesai, aku akan kembali kemari menemani kalian.."
"Tunggulah aku, aku pasti kembali.."
Ucap Yu Ming penuh kesedihan.
Sesaat kemudian setelah menghapus sisa airmatamu yang kembali meleleh.
Yu Ming melayang masuk kedalam portal cahaya, dengan sepasang tangan di gendong di belakang punggung nya.
Saat muncul lagi, Yu Ming sudah ada di depan pintu gerbang Pei Thian Men.
Se Ta Thian Wang, empat Raja'Langit yang berjaga di depan pintu gerbang tersebut segera menegur Yu Ming .
"Siapa kamu kakek tua, berani menerobos ketempat ini..!?'
"Lekas laporkan nama dan maksud tujuan mu..!?"
"Bila tidak ada urusan penting, segera pergi dari sini..!"
Ucap pimpinan 4 raja langit Mo Li Cing dengan wajah galak.
Yu Ming menanggapi nya dengan senyum yang lebih mirip menangis.
Yu Ming berkata,
"Paman berempat tentu telah lupa dengan saya.."
"Tidak apa-apa kejadian juga sudah begitu lama, jadi wajar saja.."
__ADS_1
"Tolong kabarin kakak misan ku Yang Jian saja, bahwa Wu Ming Lao Jen datang mengunjungi nya.."
"Dia pasti akan mengenali ku.. dengan mata Langit nya.."
Ucap Yu Ming dengan nada sabar.
Mo Li Cing saling pandang dengan ketiga saudaranya.
Mo Li Sou segera maju dan berkata,
"Kakak biar aku pergi hubungi Dewa Er Lang kemari saja, daripada nanti timbul masalah lain yang rumit.."
"Kakak dan yang lainnya tunggu di sini saja, mengawasinya.."
"Aku pergi sebentar langsung kembali.."
Mo Li Cing melirik sejenak kearah Yu Ming , melihat Yu Ming tidak terlihat seperti datang dengan niat buruk.
Dia mengangguk dan berkata,
"Baiklah kamu pergilah.."
Mo Li Sou mengangguk lalu dia segera berubah menjadi seberkas cahaya emas menghilang dari tempat itu.
Tidak perlu menunggu waktu lama tiga cahaya emas dengan cepat muncul kembali di tempat itu.
Di sana segera terlihat Dewa Er Lang hadir bersama Dewa Pagoda mengikuti Mo Li Sou hadir di samping Mo Li Cing.
Setelah mereka saling menjura memberi hormat, dan mendengar penjelasan singkat dari Mo Li Cing.
Dewa Er Lang menatap kearah Yu Ming dengan heran, tapi sesaat kemudian dia segera melangkah menghampiri Yu Ming .
Begitu tiba di hadapan Yu Ming , Dewa Er Lang langsung membentangkan sepasang tangan nya, dia memeluk erat Yu Ming penuh kerinduan dan berkata, dengan suara penuh haru bercampur gembira.
"Adik ku, akhirnya kamu kembali juga..."
"Kamu membuat kami terus memikirkan mu, akhirnya kamu kembali juga.."
"Bagus bagus,..paman dan bibi selalu menyebut mu tiada henti.."
"Kini kamu kembali, tentu mereka akan sangat gembira.."
"Ayo saya antar untuk pergi menemui mereka.."
Ucap Dewa Er Lang gembira.
Dia menggandeng tangan Yu Ming menghampiri Dewa Pagoda dan 4 Raja Langit .
Saat tiba di hadapan Dewa Pagoda dan 4 Raja Langit, Dewa Er Lang pun berkata,
"Bertemu dengan putra mahkota masih tidak memberi hormat, kalian tunggu apa..!?"
__ADS_1
Dewa Pagoda dan 4 Raja Langit menatap kaget kearah Yu Ming dan berkata,
"Pangeran Mahkota ini,..kamu kenapa sekarang jadi...?'